Bila Karir Anda Bergerak seperti Siput, Lakukan 7 Hal ini agar Hasil Jerih Payah Anda Dihargai, Diakui dan Dibalas dengan Kebaikan




perkembangan karir

Karir yang bergerak lambat atau bahkan stagnan dapat terjadi karena sebab-sebab tertentu.

Umumnya siklus kehidupan itu bertumbuh dan berkembang. Bila tidak ada pertumbuhan dan perkembangan berarti sudah tidak hidup 🙂

Oleh karena itu, agar karir anda bisa kembali tumbuh dan berkembang maka perlu dicari penyebabnya, kemudian cari solusi untuk menyelesaikan penyebab itu.

Dan pada kesempatan ini, yuk kita membahasnya dalam sebuah artikel renyah nan aplikatif ini.

Pada suatu kesempatan, anda mungkin pernah disapa oleh seseorang yang pernah mengenal dan merasakan kebaikan anda,  padahal anda sudah tidak ingat lagi apa yang pernah dilakukannya untuk orang itu.

Kebanyakan orang akan selalu teringat kepada kebaikan yang pernah diterimanya.

Kesan itu akan terus tertancap dalam ingatannya.

Demikian juga dengan orang yang pernah merasakan kebaikan dari anda, mereka tidak akan melupakannya dan akan berusaha untuk membalas kebaikan itu.

Walaupun tidak semua perbuatan baik yang kita lakukan akan dianggap baik oleh orang lain.

Namun teruslah berupaya untuk menanamkan kesan kebaikan bagi semua orang.

Dan berikut ini 6 (enam) hal yang bila dilakukan akan membuat anda dihargai, diakui dan dibalas dengan kebaikan.

( Baca juga artikel keren ini ya : Mengintip 4 Kebiasaan Karyawan Hebat )

 

#1. Melakukan sesuatu untuk anak-anak

berbuat sesuatu untuk anak-anak

Apa kaitanya antara karir profesional dan melakukan sesuatu untuk anak-anak?



Apakah Anda pernah melakukan sesuatu untuk anak rekan kerja Anda? Kalau pernah, bagaimana kesan rekan kerja anda terhadap anda?

Jika Anda ingin meninggalkan kesan yang mendalam untuk seseorang, rekan kerja, calon pelanggan atau partner bisnis, maka lakukan sesuatu untuk anak-anaknya.

Hal itu jauh lebih besar artinya bagi rekan kerja, pelanggan, dan partner bisnis anda daripada apapun lainnya yang mungkin anda lakukan untuknya.

Ada sebuah kisah tentang, seorang seorang pebisnis yang sedang mempromosikan suatu event olah raga kelas dunia di Tokyo, Jepang.

Pebisnis ini memiliki rekan seorang manajer di sebuah perusahaan penerbangan, yang mempunyai anak perempuan yang sangat mengagumi salah satu pemain olah raga yang akan didatangkan pada event besar di Tokyo tersebut.

Dia menghubungi rekannya tersebut yang saat itu sudah menjadi kepala perwakilan perusahaan penerbangan di Eropa.

Dia bercerita akan mengadakan event olah raga internasional di Tokyo dan salah satu tokoh olah raga yang akan ikut pada event tersebut adalah orang yang dikagumi putrinya.

Selanjutnya dia menanyakan apakah putrinya mau datang ke event tersebut dan menjadi pemandu pribadi tokoh olah raga itu.

Putrinya langsung menerima dan ayahnya jelas sekali sangat menghargai hal itu.

Tidak ada cara yang lebih baik untuk lebih akrab dengan perusahaan penerbangan tersebut dengan cara seperti itu, dan tidak ada yang tidak pantas dalam perbuatan tersebut.

 

#2. Membebaskan orang dari kewajibannya

Seringkali orang setuju melakukan hal-hal tertentu, dan kemudian karena berbagai alasan di luar kendali mereka tidak lagi dapat melakukannya atau mungkin juga tidak ingin lagi melakukannya.

Hal itu bisa terjadi karena keadaan mungkin sudah berubah, informasi baru mungkin telah mengubah keinginan mereka untuk melaksanakan urusan itu, atau mereka mungkin telah dikesampingkan oleh orang yang mempunyai posisi yang lebih tinggi di perusahaan itu.

Bila hal itu menimpa seseorang dan anda bisa meringankan atau membebaskan beban kewajiban seseorang yang mengalami persolaan tersebut, maka  Anda akan mencapai hal yang lebih banyak untuk diri Anda dan perusahaan Anda.

Misalnya, karena kondisi perekonomian yang sedang sulit, ada beberapa klien perusahaan tempat Anda bekerja meminta keringanan biaya yang harus dibayar.

Dengan berbagai alasan logis dan mempertimbangkan beberapa hal, Anda berusaha memperjuangkan permintaan itu.

Akhirnya perusahaan tempat anda bekerja menyatakan bahwa hal itu bukanlah persoalan.

Pada tahun-tahun berikutnya saat perekonomian tumbuh dengan pesat, klien-klien perusahaan tempat Anda bekerja sudah pulih kembali bahkan tumbuh semakin baik.

Mereka tidak hanya menambah biaya pembayaran yang dianggap tambahan kekurangan sebelumnya, tapi saat mereka menjadi besar, hubungan anda, perusahaan tempat anda bekerja dan klien berkembang lebih baik.

Bila anda mau meluangkan waktu untuk mendengar alasan mengapa seseorang mau mengubah pendapatnya, dan kemudian menempatkannya dalam perspektif hubungan secara keseluruhan.

Maka peringanan beban kewajiban memang sebaiknya Anda lakukan demi kepentingan anda sendiri.

( Baca yang ini juga ya : 2 Cara Sederhana Menyelesaikan Pekerjaan Kantor Tepat Waktu, gak pake Ribet & Lama )

 

#3. Bersikap lunak dalam tawar menawar

Mengembangkan hubungan bisnis yang sudah ada hampir selamanya lebih mudah daripada memulai yang baru.

Dengan menciptakan kesan yang tepat, anda sudah membuat orang ingin berhubungan dengan Anda berulang kali.

Untuk mencapai hal tersebut, seringkali kita harus mengetahui sampai di mana kita boleh bersikeras.

Kondisi kebuntuan antar rekan kerja seringkali berakhir dengan kerugian kedua belah pihak.  Maka tidak ada salahnya untuk sesekali bersikap lunak.

Kadang-kadang keberuntungan anda paling baik terletak pada sikap lunak dalam tawar menawar.

 

#4. Memuji dengan tulus

Pujian palsu cepat diketahui dan mudah berakibat buruk bagi yang melakukannya.




Sebaliknya pujian tulus, menghargai dan mengakui dengan tulus skill seseorang yang menguntungkan anda akan berpengaruh baik untuk anda.

Jika anda berpendapat bahwa seseorang telah bertindak bijaksana dan anda telah memperoleh manfaat darinya, maka katakan padanya betapa bijak ia menurut anda.

Namun jangan mengatakan seseorang bijak hanya karena dia telah memberi sesuatu untuk anda 🙂

Hal ini termasuk kategori pujian palsu dan akan menimbulkan rasa curiga dan bukannya rasa percaya.

Salah satu bentuk pujian tulus yang paling efektif ialah dengan membuat orang yang dipuji kelihatan lebih hebat di mata orang lain dalam perusahaan.

 

#5. Menjalin persahabatan

menjalin persahabatan

Bila semua hal berlangsung seimbang, pada umunya orang akan membeli sesuatu dari sahabatnya.

Dan meskipun hal-hal tidak cukup seimbang, orang-orang masih akan membeli dari temannya.

Anda tidak perlu menjadi sahabat karib semua orang. Tapi sekali-kali hubungi mereka, tanyakan bagaimana keadaan mereka, berbicara santai, dan ungkapkan perhatian anda.

Bila anda tidak berusaha mencari sahabat, maka anda harus bisa berhubungan dengan orang-orang netral dan pesaing.

Dan bila anda tidak ingin membina persahabatan, sebaiknya kedudukan anda jauh lebih kuat daripada pesaing anda lainnya.

( Artikel ini mungkin anda butuhkan : Pikir Ulang untuk Pindah Kerja, Bila Perusahaan Memberikan Hak Beli Saham untuk Karyawan )

 

#6. Mencari mentor dan orang-orang yang dapat dipercaya

mentor - proses belajar mengajar

Baik mentor maupun orang kepercayaan dapat menghasilkan hubungan bisnis yang sangat efektif.

Keduanya akan berniat membantu anda, ingin menolong anda, mengatasi persoalan anda, dan ingin membantu anda kapan saja mereka dapat melakukannya.

Proses mentorisme, semata-mata persoalan mencari nasehat dan pengarahan dari seseorang yang anda percaya dan hormati.

Dengan segera garis yang memisahkan antara perbuatan memberi nasihat dan membantu anda akan hilang sama sekali.

Mencari seseorang yang dapat dipercayai tidaklah berarti menghianati kepercayaan atau membocorkan rahasia perusahaan.

Itu berarti berbagi perasaan pribadi anda dari waktu ke waktu, memberikan informasi yang tidak merugikan anda tapi dapat membantunya, atau mendorong dia agar mempercayai anda.

( Baca ini juga : Untukmu Karyawan yang Merasa Sengsara dengan Pekerjaan, Putuskan Pindah atau Sengsara Hingga Ajal Menjemput )

 

#7. Bersikap Bijaksana

Bila anda bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan maka jaga rahasia perusahaan. Demikian juga bila anda sebagai pebisnis, jaga rahasia klien.

Jika anda merusak rasa percaya yang sudah diberikan orang kepada anda, maka apa yang dilakukan itu pasti akan kembali kepada anda.

Misalnya anda sebagai konsultan accounting dan pajak. Ketika ada klien yang sedang ada masalah dengan pihak lain bercerita panjang lebar ke anda.

Klien tersebut meminta tanggapan dan pendapat anda. Maka sebaiknya anda tidak mengatakan apa-apa dan tetap netral.

Kecerobohan dan ketidakmampuan menyimpan rahasia seringkali menimbulkan masalah.

Dan bila kemudian anda meninjau-nya kembali ternyata masalah yang terjadi karena anda sendirilah yang telah menciptakan masalah itu.

Maka teruslah berupaya untuk bersikap bijak.

Demikian pembahasan dari blog manajemen keuangan tentang 7 hal yang sebaiknya dilakukan bila anda ingin dihargai, diakui dan dibalas dengan kebaikan.

Bagaimana menurut pendapat anda?

***