Tips dan Contoh Praktis Menghitung Zakat Perusahaan

Apakah ada zakat perusahaan dalam Islam?”

“Apakah ada zakat untuk perusahaan jasa?”

Apa pengertian zakat perusahaan dan bagaimana cara menghitung zakat perusahaan?”

Tiga pertanyaan di atas adalah sebagian dari beberapa pertanyaan seputar zakat khususnya tentang zakat untuk perusahaan.

Dan artikel ini mungkin cocok dan yang Anda cari untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti di atas.

Artikel ini merupakan kelanjutan dari seri artikel tentang zakat. Sebelumnya telah dibahas tentang cara menghitung zakat profesi, zakat properti, dan zakat aset keuangan.

Walaupun zakat perusahaan mungkin belum sepopuler jenis zakat-zakat yang lain, namun penulis berharap artikel ini bisa dijadikan salah satu referensi bagi mereka yang mempunyai perusahaan dan ingin membayarkan zakatnya serta untuk mereka yang berkecimpung di dunia zakat.

Sebagaimana tujuan dan harapan penulis untuk menjadikan blog ini sebagai sumber referensi bidang keuangan, akuntansi, dan manajemen, terutama untuk aplikasi praktisnya maka materi tentang zakat perusahaan pun kami bahas di sini.

Salah satu prinsip akuntansi yang dipakai dalam sistem perhitungan zakat adalah konsep entitas.

Dalam konsep entitas, harus ada keterpisahan keuangan antara pemilik dan keuangan perusahaan, artinya secara akuntansi kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan terpisah dengan kekayaan yang dimiliki oleh individu pemilik perusahaan.

Pengakuan atas konsep entitas berarti pengakuan