Masihkah Menganggap Catatan Keuangan Tidak Penting? Baca ini!

Akuntansi itu penting

Catatan keuangan perusahaan merupakan dokumentasi dari setiap transaksi keuangan yang terjadi dalam mengelola usaha.

Semua perusahaan besar yang kredibel bisa dipastikan mempunyai Laporan Keuangan. Apalagi bila perusahaan tersebut menjual sahamnya ke publik dengan mendaftar di bursa efek, pasti memiliki laporan keuangan.

Bila perusahaan atau bisnis Anda masih kecil, atau baru mulai berbisnis dan belum melakukan pencatatan keuangan, maka segeralah untuk memulai atau akan terus kecil dan mati.

Jika Anda sebagai pemilik bisnis, dari mana Anda bisa dengan cepat mengetahui kinerja usaha Anda?

Kemungkinan ini beberapa jawabannya,

Dari skala usahanya, semakin besar skala usahanya berarti kinerja usahanya baik

Dari namanya yang semakin dikenal orang banyak

Dari dua jawaban tersebut, bisa jadi “tepat” atau “tidak/kurang tepat”.

Semakin besar skala usaha sebuah perusahaan, bisa jadi perkembangan perusahaan tersebut baik.

Namun bagaimana bila peningkatan skala usaha itu ditopang dengan hutang yang besar?

Coba perhatikan berapa banyak perusahaan yang kelihatannya ‘mentereng’, ekspansi ke mana-mana lalu sayup-sayup gaungnya redup dan akhirnya hilang…

Kemudian dari namanya yang semakin dikenal oleh lebih banyak orang. Ini juga belum menjamin bahwa kinerja perusahaan tersebut baik.

Coba amati, sejak kita kecil sampai dewasa, berapa banyak nama perusahaan yang dulu sangat dikenal sekarang tidak ada lagi.

Atau kalau kita mau mengamati di sepanjang jalan yang kita lewati, berapa banyak papan nama perusahaan yang kondisi usahanya tidak jelas. Hanya papan namanya saja yang jelas 🙂

Lalu,  apa cara yang paling tepat dan akurat untuk mengetahui kondisi bisnis Anda?

LAPORAN KEUANGAN!

laporan keuangan perusahaan

Iya, cara yang tepat dan akurat adalah dengan MAMBACA Laporan Keuangan perusahaan.

Laporan Keuangan adalah seperti dashboard kendaraan Anda, dari dashboard, Anda bisa mengetahui kondisi kendaraan Anda.

Demikian juga melalui laporan keuangan, Anda bisa mengetahui kondisi usaha Anda.

***

buat catatan keuangan bisnis Anda

Laporan Keuangan adalah output dari proses akuntansi di suatu perusahaan, lembaga, atau instansi. Proses seperti itu terus terjadi hingga disebut sebagai siklus akuntansi.

Pembahasan detail tentang siklus akuntansi bisa dipelajari di artikel : Siklus Akuntansi dari A hingga Z.

Proses  akuntansi mempunyai tahapan operasional yang sistematis sehingga akan mampu memberikan gambaran kondisi bisnis anda.

Proses akuntansi akan membantu kita untuk mengelola setiap transaksi bisnis  menjadi sebuah informasi yang bisa membantu kita menilai kinerja dan kondisi bisnis kita saat ini.

Di dalam proses akuntansi tidak hanya membahas mengenai pencatatan, tapi juga menggolongkan dan meng-ikhtisarkan sebuah transaksi bisnis.

Melalui proses seperti itu sehingga akan bisa memberikan informasi mengenai apa saja yang menjadi sumber pendapatan dalam bisnis kita.

Selanjutnya kita bisa menggolong-golongkan mana sumber pendapatan yang paling optimal dalam bisnis kita.

Ketika sebuah perusahaan memiliki banyak sumber pendapatan, maka pendapatan tersebut pasti akan mempunyai konsekuensi timbulnya biaya dalam proses menghasilkan pendapatan itu.

Dari sini akuntansi akan membantu kita untuk melihat mana sumber pendapatan yang paling produktif dan mana yang sudah tidak produktif lagi, sehingga bisa dihilangkan agar tidak membebani pengeluaran perusahaan.

Selain itu Laporan Keuangan memiliki kemampuan prediksi yang sudah dibuktikan secara empiris oleh dunia praktisi dan akademisi.

Kumpulan data akuntansi bisa memberikan informasi mengenai tren atau kecenderungan yang sedang dan akan terjadi, sehingga akan sangat membantu pebisnis untuk memahami tren yang akan terjadi di masa depan.

Maka agar setiap keputusan bisnis sekecil apapun bisa terukur dengan baik, mulailah dari Laporan Keuangan anda, berkacalah pada data keuangan anda

Berikut ini beberapa kasus yang menunjukkan betapa fungsi akuntansi sangat dibutuhkan.

Contoh kasus 1 :

Sebagaimana kita tahu bahwa segala sesuatu yang ada dalam bisnis itu pasti akan bekonsekuensi pada timbulnya angka dalam nominal uang.

Misalnya saat menentukan target penjualan. Apa yang biasanya dijadikan parameter dalam menentukan nilai nominal dari target penjualan?

Beberapa pelaku usaha lebih banyak mengggunakan data marketing sebagai dasar dalam menentukan target penjualan.

Namun demikian  perlu disadari bahwa setiap peningkatan pendapatan, pasti akan berkonsekuensi pada peningkatan biaya

Jika hanya menggunakan data marketing dalam menentukan target penjualan, maka akan sulit untuk bisa menilai apakah target yang ditetapkan itu sesuai dengan kondisi keuangan saat ini atau tidak.

Kedua, bagaimana konsekuensi biaya yang akan dikeluarkan untuk mencapai target yang ditetapkan itu.

Beberapa pebisnis merasa gagal hanya karena target penjualannya tidak terpenuhi.

Padahal seharusnya target yang ditentukan itu disesuaikan dengan kemampuan finansial perusahaan,  karena sebagian besar pengeluaran perusahaan adalah untuk kegiatan marketing.

Contoh kasus 2 :

Kebijakan perusahaan dalam hal penambahan karyawan.

Beberapa pebisnis hanya melihat pada aspek kebutuhan saja, namun tidak mengukur kondisi keuangan perusahaan.

Padahal penambahan karyawan pasti akan membebani keuangan perusahaan, yaitu untuk membayar gaji dan fasilitas.

Jadi, apapun yang dilakukan dalam bisnis, maka akan bermuara pada masalah keuangan  yang bermuara pada bagian AKUNTANSI.

Dan proses akuntansi akan membantu anda dalam menganalisis produktivitas bisnis anda dalam menghasilkan keuntungan.

Bila seperti itu, dan jika semua yang dilakukan dalam bisnis bermuara pada masalah keuangan, So, masih memandang tidak penting AKUNTANSI?

Lalu bagaimana caranya untuk membuat atau menyusun Laporan Keuangan yang Akurat?

Penulis sudah menuliskan tutorialnya secara lengkap di sini : 7 Langkah Menyusun Laporan Keuangan dan toolnya ini : Sudahkah 10 Rumus Excel ini digunakan untuk membantu Menyusun Laporan Keuangan Bisnis Anda?

Dan detail step by stepnya ada di sini : Siklus Akuntansi Lengkap dari Teori hingga jadi Laporan Keuangan, dengan Excel dan Software Akuntansi.

Satu lagi, bila Anda agak males dan ribet bila mulai dari awal, silahkan langsung download template Laporan Keuangan Excel-nya, tinggal download dan langsung bisa digunakan. Ini link-nya : Download Free Area.

Bagaimana menurut Anda?

***

One comment on “Masihkah Menganggap Catatan Keuangan Tidak Penting? Baca ini!
  1. Waw.. saya baru pertama kali mampir ke blog ini.. Ternyata isinya tentang manajemen keuangan ya.. Keren.. Bisa blogwalking sambil banyak belajar ini.. 🙂

Comments are closed.