Kuasi Reorganisasi : Pengertian dan Implementasinya di Perusahaan

kuasi reorganisasi - pengertian dan implementasinya

 

Kuasi reorganisasi atau Corporate Readjustmen adalah salah satu prosedur penting dalam akuntansi yang digunakan untuk menurunkan nilai aktiva tetap berwujud (dalam rekening-rekening).

Dalam prosedur ini tidak ada perubahan dalam badan usaha. Badan usaha tetap seperti semula dan tidak ada pembentukan badan usaha baru.

Tujuan dari diadakannya prosedur kuasi reorganisasi atau corporate readjustment adalah untuk menghilangkan defisit yang timbul karena depresiasi aktiva tetap yang terlalu tinggi.

Hal itu bisa terjadi karena aktiva-aktiva tetap tersebut diperoleh pada masa harga-harga yang tinggi dan pencatatannya dilakukan dengan mencatat nilai yang realistis.

Ingin tahu bagaimana cara menghitung harga perolehan aktiva tetap?

Baca : Beginilah Cara menghitung Harga Perolehan 8 Jenis Aktiva Tetap.
Continue reading

Bagaimana Cara Menghitung Nilai Buku Per Lembar Saham (Book Value Per Share)?

Bagaimana Cara Menghitung Nilai Buku Per Lembar Saham - Book Value Per Share

 

Nilai buku saham atau Book Value Per Share adalah jumlah rupiah yang menjadi milik tiap-tiap lembar saham dalam modal perusahaan.

Nilai buku ini adalah jumlah yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham pada waktu pembubaran (likuidasi) perusahaan bila aktiva dapat dijual sebesar nilai bukunya.

Nilai buku per lembar saham (book value per share) dan pendapatan per lembar saham (Earnings Per Share/EPS) digunakan sebagai salah satu alat pengukuran terhadap kemampuan perusahaan.

Continue reading

Cara Menghitung Pendapatan Per Lembar Saham (Earnings Per Share/EPS)

Cara Menghitung Pendapatan Per Lembar Saham ( EPS )

 

Pendapatan per lembar saham adalah jumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu periode untuk tiap lembar saham yang beredar.

Informasi mengenai pendapatan per lembar saham (EPS) dapat digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk menentukan dividen yang akan dibagikan.

Informasi ini juga berguna bagi investor untuk mengetahui perkembangan perusahaan.

Bila dividen yang dibayarkan pada setiap lembar saham dibandingkan dengan pendapatan per lembar saham dalam periode yang sama, maka akan diperoleh persentase pembayaran (pay out percentage).
Continue reading

2 Cara Simpel Menghitung Laba Pembangunan Perumahan

2 cara menghitung laba pembangunan perumahan

 

Pembangunan perumahan biasanya membutuhkan waktu yang panjang. Semakin luas kompleks perumahan maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan.

Agar penentuan dan penghitungan laba rugi perusahaan untuk periode tersebut menghasilkan data yang akurat maka diperlukan metode atau cara yang tepat untuk menghitung dan membukukan transaksi-transaksi yang terjadi.
Continue reading

Bagaimana Membuat Jurnal Penyesuaian Depresiasi, Deplesi, Amortisasi dan Kerugian Piutang serta Alokasinya di Neraca Lajur?

Membuat Jurnal Penyesuaian Depresiasi, Deplesi, Amortisasi dan Kerugian Piutang serta Alokasinya di Neraca Lajur

 

Depresiasi atau penyusutan, deplesi, amortisasi dan kerugian piutang adalah biaya-biaya yang pembebanannya dilakukan di akhir periode akuntansi.

Untuk membebankan biaya-biaya tersebut dengan melalui jurnal penyesuaian.

Dan kali ini blog manajemen keuangan akan membahas bagaimana membuat jurnal penyesuaian depresiasi (penyusutan), deplesi, amortisasi dan kerugian piutang serta alokasinya di neraca lajur.
Continue reading

Begini Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Utang Biaya dan Piutang Pendapatan

Begini Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Utang Biaya dan Piutang Pendapatan

 

Utang Biaya (biaya yang masih akan dibayar) dan Piutang Pendapatan (pendapatan yang masih akan diterima) merupakan rekening yang perlu dibuat jurnal penyesuaian di akhir periode.

Baca juga : Bagaimana Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima di Muka?

Bagaimana cara membuat jurnal penyesuaiannya?

Kali ini blog manajemen keuangan akan melanjutkan pembahasan mengenai jurnal penyesuaian khususnya untuk kedua rekening yang perlu dilakukan penyesuaian ; utang biaya dan piutang pendapatan.

Yuk kita mulai satu per satu ….

Continue reading