Sebelum Bisnis Anda BANGKRUT karena Kesalahan Penentuan Harga Jual, Hitunglah Harga Pokok Produksi dengan Akurat seperti ini

Sebelum-Bisnis-Anda-BANGKRUT_Hitunglah_HPP_dengan_Akurat

Bisnis BANGKRUT sebelum berkembang adalah sesuatu yang MENYAKITKAN dan bikin nyesek banget …

Dan pastinya tidak ingin peristiwa itu menimpa kita kan?

Lalu caranya bagaimana dong?

Sebelumnya saya sudah cerita tentang seorang mahasiswa hebat yang penuh dengan idealisme dan semangat membara membuka bisnis yang anti mainstream, yaitu jus buah.

Artikel lengkapnya bisa dibaca di sini : Cara Menentukan Harga Jual Produk Minuman

Salah satu faktor terpenting yang harus diperhatikan adalah pada penentuan harga jual barang.

Bila perhitungan harga jual barang salah, akibatnya ada dua kemungkinan yang akan terjadi.

Pertama, harga jual barang menjadi lebih tinggi sehingga pendapatan menjadi tinggi (bila ada yang mau beli tentunya). Kedua, harga jual menjadi lebih rendah sehingga perusahaan akan rugi.

Kedua akibat tersebut tentunya kurang baik bagi kelangsungan dan perkembangan bisnis kita.

Oleh karena itu agar akibat seperti di atas tidak terjadi, maka harga jual produk harus dihitung secara benar dan akurat.

Dan salah satu langkah penting untuk bisa menentukan harga jual produk yang tepat dan akurat adalah dengan menghitung nilai Harga Pokok Produksi.

Bila harga pokok produksi sudah diketahui, maka sebagai pebisnis kita dapat  menentukan harga jual suatu produk dengan akurat.

 

Pengertian Harga Pokok Produksi

Pengertian Harga pokok produksi menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah Harga pokok barang yang diproduksi meliputi semua biaya bahan langsung yang dipakai, upah langsung serta biaya produksi tidak langsung, dengan perhitungan saldo awal dansaldo akhir barang dalam pengolahan.

Selain untuk menentukan harga jual suatu produk atau barang, tujuan perhitungan harga pokok produksi adalah :

#1. Memantau realisasi biaya produksi

Informasi biaya prduksi yang sesungguhnya dikeluarkan untuk sebuah produk biasanya dibutuhkan untuk  membandingkan dengan pelaksanaan rencana prduksi.

Apakah proses produksi mengkonsumsi total biaya produksi yang telah diperhitungkan sebelumnya?

#2. Menghitung Laba Rugi Periodik

Informasi biaya produksi digunakan untuk mengetahui apakah kegiatan produksi dan pemasaran dalam periode tertentu mampu menghasilkan laba bruto atau rugi bruto.

Informasi laba rugi bruto periodik dibutuhkan untuk mengetahui kontribusi produk dalam menutup biaya non produksi dan menghasilkan laba rugi.

#3. Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam neraca.

Di dalam neraca harus disajikan harga pokok produk jadi dan harga pokok produksi pada saat tanggal neraca.

Biaya produksi yang melekat pada produk jadi yang belum laku dijual pada tanggal neraca disajikan  dalam neraca sebagai harga persediaan produk dalam proses.

Lalu elemen apa saja yang termasuk dalam biaya produk?

Ada 3 (tiga) elemen pokok dalam biaya produksi, yaitu :

#1. Biaya Bahan

Bahan adalah bahan-bahan yang diolah dalam proses produksi menjadi produk jadi. Ada 2 jenis bahan, yaitu bahan baku dan bahan pembantu.

Biaya bahan baku adalah nilai bahan baku yang digunakan dalam proses produksi, sedangkan nilai bahan pembantu atau bahan penolong yang igunakan dalam proses produksi disebut dengan biaya bahan pembantu.

Cara untuk menentukan harga pokok bahan yang digunakan dalam proses produksi adalah :

perhitungan-harga-pokok-bahan-baku

#2. Biaya tenaga kerja langsung

Biaya tenaga kerja pada fungsi produksi lebih lanjut diklasifikasikan kedalam biaya tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung.

Biaya tenaga kerja langsung adalah jumlah upah yang dibayarkan tenaga kerja yang secara langsung menangani proses pengolahan bahan baku menjadi produk selesai dan dapat ditelusuri secara langsung kepada produk selesai.

Contoh upah tukang potong, tukang jahit, border, pembuatan pola dalam pembuatan pakaian, dan operator mesin jika menggunakan mesin.

Sedangkan biaya tenaga kerja tidak langsung adalah jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja yang secara tidak langsung menangani pengolaan bahan.

Cara untuk menentukan upah tenaga kerja langsung  adalah sebagai berikut :

Biaya-tenaga-kerja-langsung

#3. Biaya overhead

Biaya Overhead adalah adalah biaya produksi selain bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

Artikel menarik yang sebaiknya anda baca : 10 Cara Praktis dan Akurat Menghitung HPP

 

Contoh Menghitung Harga Pokok Produksi Produk Fashion

Untuk kali ini kita akan menghitung biaya produksi dari sebuah bisnis fashion. Misalnya Pak Imam memiliki bisnis jilbab keren.

Pak Imam memproduksi sendiri jilbab dengan merk “Jilbab Keren”. Penjualan dilakukan secara online dan offline di toko.

Pada bulan Januari 2017 Pak Imam memiliki persediaan awal bahan baku senilai Rp. 18.159.500,- dan bahan jadi senilai Rp. 35.592.500,-.

Sebagai persiapan menjelang Lebaran, ia membeli bahan baku senilai Rp. 104.531.170,- dan bahan pembantu Rp. 1.192.200,-. Biaya tukang jahit Rp. 21.952.500,-

Dari data-data di atas, maka perhitungan Harga Pokok Produksi dan Harga Pokok Penjualan adalah sebagai berikut :

Cara-Menghitung-HPP-Fashion-01Cara-Menghitung-HPP-Fashion-02

Dari hasil perhitungan di atas, maka diperoleh jumlah biaya produksi sebesar Rp. 99.389.720,- dan Harga Pokok Penjualannya sebesar Rp. 81.725.970,-.

Demikian pembahasan mengenai harga pokok produksi dan contohnya. Bila ada yang akan ditambahan, silahkan.

***

Downlad gratis