3 Format Laporan Biaya Ini Salah Satunya Barangkali Cocok Untuk Anda, Cobalah

3 Format Laporan Biaya Ini Salah Satunya Barangkali Cocok Untuk Anda, Cobalah

Fungsi Laporan adalah untuk menghimpun dan mengikhtisarkan semua informasi yang telah dikumpulkan.

Ada 3 bentuk laporan yang umum digunakan, yaitu :

#1. Bentuk biaya total

Biaya serta penghasilan yang relevan maupun yang tidak relevan disajikan untuk setiap alternatif tindakan.

#2. Bentuk Diferensial

Biaya dan penghasilan relevan saja yang disajian dalam laporan.

#3. Bentuk biaya kesempatan

Biaya dan penghasilan yang relevan ditambah biaya kesempatan (opportunity cost) disajikan untuk satu alternatif tindakan.

Baca juga : Begini Cara Menghitung Biaya Peluang atau Opportunity Cost

Untuk memperjelas pembahasan ketiga bentuk laporan, yuk kita lihat contoh di bawah ini :

Contoh :

PT Berkah hanya mampu untuk menjual 50.000 unit meja, sedangkan kapasitas dan produksi yang ada sebanyak 100.000 unit meja.

Biaya per unit 1 meja adalah sebagai berikut :

Bahan baku langsung                     = Rp. 20.000
Tenaga kerja langsung                   = Rp. 15.000
Biaya Overhead (BOP) variabel   = Rp, 25.000
Biaya overhead (BOP) Tetap        = Rp. 30.000
Biaya Produksi per unit                 = Rp. 90.000

Permintaan konsumen begitu rendah, sehingga dari 50.000 unit tersebut hanya terjual 10.000 unit dengan harga biasa Rp. 125.000 dan 10.000 buah saja dengan penurunan harga yang sangat drastis yaitu Rp. 80.000 per unit.

Dengan kemungkinan untuk 30.000 unit itu terjual di masa mendatang, tetapi perusahaan tidak bermaksud untuk menyimpannya sebagai persediaan.

PT Berkah sedang mempertimbangkan alternatif tindakan sebagai berikut :

  1. Membongkar meja dan menjualnya dengan harga sebesar Rp. 20.000 dengan biaya pembongkaran Rp. 5.000/unit.
  2. Mengganti model meja tersebut dengan harga jual Rp. 40.000 per buah dengan biaya produksi Rp. 6.000, biaya bahan Rp. 7.000, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead variabel Rp. 9.000

format laporan biaya total

 

#1. Bentuk Biaya Total

Disajikan  pada halaman berikutnya, pada laporan tersebut, biaya yang tidak relevan sebesar Rp. 90.000 per unit merupakan biaya yang telah terbenam (sunk cost) dan menunjukkan biaya yang telah terjadi untuk menghasilkan meja.

Jika menggunakan format biaya total dan biaya yang tidak relevan dihilangkan secara tak hati-hati dari salah satu tindakan yang diambil atau lebih, maka konsekuensinya adalah ada kemungkinan manajemen akan mengambil keputusan yang keliru.

Karena itu hendaknya harus hati-hati dan memperhatikan dengan seksama jika menggunakan format biaya total.

contoh format laporan bentuk biaya total

 

 

#2. Bentuk Biaya Diferensial

Agar pemahaman kita terhadap format laporan biaya diferensial semakin mudah, mari kita amati tabel berikut ini :

contoh format laporan bentuk biaya diferensial

Kelemahan format (bentuk) total cost :

  • Memerlukan pengertian yang mendalam (ekstra) tentang perilaku biaya terbenam (sunk cost)
  • Menyebabkan keputusan yang keliru, dengan kerugian yang cukup besar dari kedua alternatif.
  • Menyebabkan semua alternatif ditolak.

Metode diferensial memberikan kebaikan, yaitu memudahkan menerima informasi dari laporan yang disajikan dan lebih cocok dipergunakan dari biaya total.

Dari format biaya variabel atau biaya diferensial di atas dengan alternatif membongkar meja akan dapat menghemat atau mengurangi kerugian sebesar pendapatan yang disajikan dari laporan.

Kerugian 30.000 meja X 90.000 = 2.700 juta
dikurangi keuntungan membongkar 15.000 X 30.000 = 450 juta
Kerugian menjadi = 2.700 – 450 = 2.250 juta

Alternatif penggantian model akan mengurangi kerugian sebesar :
18.000 X 30.000 = 540 juta

Tentunya alternatif penggantian model lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan merombak  atau membongkar meja.

Format Laporan Biaya Diferensial

 

 

#3. Bentuk Biaya Peluang

Bentuk ini lebih efisien terutama jika terdapat banyak alternatif kemungkinan tindakan, karena biaya peluang atau opportunity cost dari suatu proyek merupakan atau menyebabkan kenaikan pendapatan yang hilang atas proyek lainnya.

Dalam format ini diasumsikan bahwa manajemen mempunyai suatu tingkat kemampuan yang sempurna dalam akuntansi manajerial sehingga mereka benar-benar mampu atau memahami konsep-konsep ganda mengenai : 1) biaya relevan dan irrelevan, dan 2) opportunity cost.

Jadi pada format ini hanya memerlukan perhitungan yang teliti atas pendapatan relevan dari alternatif-alternatif keputusan yang dihadapi, karena pendapatan satu alternatif akan menjadi opportunity cost alternatif lainnya.

contoh format laporan bentuk biaya peluang

 

Kalau membongkar akan rugi sebesar :
3.000 per unit atau sebesar 3.000 X 30.000 meja = 9.000.000

Begitu pula sebaliknya, jika alternatif mengganti model dilaksanakan, keuntungannya sebesar 3.000 per unit atau sebesar 9 juta.

Pendapatan mengganti : 30.000 X 18.000 = 54 juta
Pendapatan membongkar : 30.000 X 15.000 = 45 juta
Selisih sebesar Rp 9 juta.

Seperti yang telah dibahas dalam bentuk atau format penyajian laporan, jika laporan dibuat dengan bentuk yang terakhir (opportunity cost), maka ketidakmampuan manajemen dalam memahami biaya peluang, biaya kesempatan, opportunity cost atau pendapatan yang luput akan menyebabkan kesimpulan yang keliru tentang jumlah biaya peluang ini, maka dilanjutkan penggunaan bentuk diferensial.

Demikian artikel yang membahas tentang 3 Format Laporan Biaya, salah satunya barangkali cocok untuk kebutuhan Anda.