Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas Bank

SOP atau standar operasional prosedur pengeluaran kas bank adalah standar operasional prosedur yang digunakan sebagai panduan untuk mengatur semua kegiatan yang berkaitan dengan pengeluaran kas bank.

Pengelolaan keuangan terutama penerimaan dan pengeluaran kas adalah sangat penting untuk proses kelangsungan hidup perusahaan.

Baik perusahaan yang sudah mapan, maupun perusahaan yang baru mulai berjalan.

Apalagi bagi perusahaan yang sedang dalam kesulitan keuangan.

Salah satu bentuk nyata pelaksanaan pengelolaan sistem pengeluaran kas adalah menyusun standar operasional prosedur pengeluaran kas bank.

Dan kali ini saya sajikan contoh SOP pengeluaran kas bank dan tips sederhana untuk membuat SOP perusahaan tersebut.

Yuk dimulai step by step...

 

01: Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas Bank

Sistem pengeluaran kas menurut para ahli

A: Pengertian SOP Pengeluaran Kas Bank

Mesin kas adalah salah satu pengendalian paling penting untuk melindungi kas yang diterima dari penjualan tunai.

Kebanyakan perusahaan menggunakan transfer dana elektronik untuk meningkatkan pengendalian terhadap penerimaan dan pembayaran kas.

Rekening bank membantu mengendalikan kas dengan mengurangi jumlah kas tersedia dan memudahkan transfer kas antar perusahaan dan lokasi.

Selain itu, rekening koran memungkinkan perusahaan untuk mencocokkan transaksi kas yang dicatat dalam catatan akuntansi dengan yang dicatat oleh bank.

Pemisahan tugas antara pengelola kas dan mencatat kas juga merupakan pengendalian.

Sistem voucher adalah sistem pengendalian terhadap pembayaran kas.

Sebuah sistem pengendalian yang menggunakan serangkaian prosedur untuk memberi kuasa dan mencatat pembayaran kewajiban dan kas.

Karena begitu pentingnya pengelolaan kas, maka perusahaan / entitas / organisasi perlu membuat standar operasional prosedur (SOP) pengeluaran kas bank.

***

Jadi, SOP Pengeluaran Kas adalah dokumen yang berisi  prosedur kerja yang akan menjadi pedoman dan acuan untuk pengelolaan kas.

Dan dalam kesempataan ini, blog manajemen keuangan akan menyajikan contoh SOP pengelolaan keuangan, lebih khusus tentang standar operasional prosedur (SOP) pengeluaran kas bank beserta langkah-langkah untuk membuatnya.

 

B: Format dan Komponen SOP Pengeluaran Kas Bank

Desain sistem

Format Standard Operating Procedure (SOP)

Sebelum kita membuat dan menyusun komponen-komponen standard operating procedure (SOP), pertama-tama kita harus memilih dan menentukan format SOP yang akan digunakan untuk membuat SOP Pengeluaran Kas  Bank.

Ada beberapa format standard operating procedure yang bisa dan populer digunakan oleh organisasi yang berorientasi profit dan non-profit, antara lain:

  • Format standard operating procedure – Narasi
  • Format standard operating procedure – Hierarki
  • Format standard operating procedure – Gambar
  • Format standard operating procedure – Video

Pertanyaan berikutnya adalah, mana format yang paling baik?

Tak ada yang terbaik atau pun terburuk 🙂

Semua format standard operating procedure yang disebutkan di atas bisa dan layak digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis/ bidang usahanya.

Jika suatu perusahan merasa cukup dengan format narasi sederhana, ya gunakan format itu.

Ada juga perusahaan yang memerlukan penjelasan prosedur kerja yang rinci dan sangat detil.

Sehingga mereka menggunakan kombinasi format narasi, flowchart/gambar dan video.

So, semua balik lagi pada kebutuhan perusahaan.

Istilah sederhananya “kalau sudah cukup dengan yang sederhana, mengapa menggunakan yang rumit”

Jangan dibalik ya 🙂

Dan untuk menyusun SOP pengeluaran kas bank ini, saya menggunakan kombinasi format narasi dan gambar/ flowchart untuk menjelaskan pelaksanaan prosedur kerja.

Format ini menurut saya sudah cukup bagus untuk digunakan membuat standard operating procedure pengelolaan kas bank ini.

 

Komponen-komponen Standard Operating Procedure (SOP)

sistem teknologi informasi

Apa saja komponen atau elemen penyusun standard operating procedure (SOP) pengeluaran kas bank?

Secara umum, ada 3 komponen utama standard operating procedure , yaitu:

  • Komponen Atribut, bagian header dan footer.
  • Komponen Utama, bagian isi
  • Komponen Lampiran

***

Dan berikut ini komponen dan elemen-elemen utama dalam SOP Pengelolaan Keuangan – sistem pengeluaran kas bank:

01. Ruang Lingkup

Prosedur ini dimulai sejak pembuatan Bukti Keluar Kas/Bank oleh divisi yang berkepentingan dan berakhir setelah pengeluaran kas oleh kasir.

Atau diberikannya Bukti Transfer oleh Bagian Keuangan kepada yang berkepentingan.

 

02. Pengendalian Internal

  1. Dokumen pendukung terlebih dahulu harus disetujui oleh kepala bagian atasan yang terkait.
  2. Bukti keluar kas/bank harus diverifikasi kepala bagian keuangan dan ditambahkan kode rekening.
  3. Penerima uang harus membubuhkan tanda tangan dan nama jelas sebagai tanda terima pada Bukti Keluar Kas (BKK)/ Bukti Keluar Bank (BKB).

 

03. Sistem Otorisasi

Persetujuan pengeluaran Kas/Bank dilakukan oleh Kepala Bagian Akuntansi Keuangan.

 

04. Pihak Terkait

  1. Divisi yang berkepentingan
  2. Akuntansi dan keuangan
  3. Kasir
  4. Manajer Keuangan

 

05. Dokumen

  1. Bukti Keluar Kas (BKK) / Bukti Keluar Bank (BKB)
  2. Dokumen pendukung lain

 

06. Prosedur Kegiatan

  1. Divisi yang berkepentingan, membuat BKK/BKB sesuai kebutuhan dan dilampiri dengan bukti pendukung.
  2. Minta persetujuan dan paraf kepala bagian terkait.
  3. Sampaikan ke bagian akuntansi keuangan untuk diverifikasi.
  4. Bagian akuntansi keuangan memeriksa kebenaran bukti dan dokumen pendukungnya. Membutuhkan kode rekening serta paraf sebagai verifikator.
  5. Kepala bagian akuntansi keuangan melakukan otorisasi pengeluaran kas/bank yang didukung bukti/dokumen.
  6. Manajer keuangan melakukan persetujuan pembiayaan kas/bank.
  7. Kasir melakukan pembayaran kepada divisi yang berkepentingan.

 

07. Flowchart prosedur pelaksanaan

Flowchart prosedur Pengeluaran Kas Bank
Contoh Flowchart SOP Pengeluaran Kas Bank

 

02: Contoh Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas Bank

sistem manajemen kas

Contoh SOP dibuat dengan mengambil dan menyatukan elemen-elemen di atas  menjadi bentuk utuh sebuah SOP pengeluaran kas.

Ada penambahan untuk bagian header yang merupakan identitas dari Standar Operasional Prosedur.

Bagian header memuat beberapa hal penting, antara lain:

  • Identitas perusahaan/ entitas
  • Judul Standar Operasional Prosedur
  • Penjelasan tentang waktu berlakunya SOP,
  • Perbaikan (revisi), dan
  • Jumlah halaman dokumen Standar Operasional Prosedur.

***

Untuk lebih jelasnya, berikut ini bentuk dan format utuh dari SOP Pengelolaan Keuangan – pengeluaran kas bank:

Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas, halaman #1:

Contoh SOP perusahaan - Pengeluaran Kas

Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas

Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas
Contoh SOP perusahaan – Pengeluaran Kas : Halaman 1

 

Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas, halaman #2:

SOP Manajemen Kas

Standar Operasional Prosedur Pengeluaran Kas
Contoh SOP Pengelolaan Keuangan – Flowchart2

***

Dan untuk menyegarkan kembali tentang materi sistem pengeluaran kas bank ini, saksikan video singkat bermanfaat berikut ini….

 

03: Kesimpulan

Cash management atau pengelolaan manajemen kas yang baik dan benar harus dilakukan oleh perusahaan atau pun organisasi non-profit.

Mengapa demikian?

“Iya”

Karena keberadaan kas sangat dibutuhkan oleh perusahaan dan organisasi lain, sekalipun organisasi yang tidak berorientasi keuntungan.

Penerimaan kas dan pengeluaran kas harus benar-benar menjadi perhatian pihak manajemen.

Bagaimana dan dari mana penerimaan kas itu terjadi?

Bagaimana meng-optimalkan penerimaan agar meningkatkan laba perusahaan.

Bagaimana dan untuk apa saja pengeluaran kas itu terjadi?

Bagaimana mengidentifikasi dan mengklasifikasi beban dan biaya yang mempengaruhi laba bersih perusahaan?

Dan salah satu komitmen manajemen untuk melakukan sistem pengelolaan kas yang baik adalah dengan membuat dan menyusun SOP Pengeluaran Kas Bank.

Bagaimana format, komponen-komponen, dan contoh standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan keuangan – pengeluaran kas bank sudah disajikan di atas.

Anda tinggal mempelajari dan kemudian menyusun sendiri SOP untuk usaha dan bisnis Anda.

***

Demikian contoh materi yang dapat saya bagikan mengenai SOP Pengelolaan Keuangan –  pengeluaran kas bank beserta langkah-langkah membuatnya.

Jika Anda ingin tahu contoh-contoh SOP Perusahaan lainnya beserta perangkat pendukung pelaksanaannya, langsung saja meluncur ke SOP & Accounting Tools.

Semoga bermanfaat dan terima kasih. *****

manajemen keuangan dan SOP