Inilah 15 Materi AKUNTANSI BIAYA untuk Men-Support Pengelolaan Bisnis Anda

10: Metode Klasifikasi Biaya dalam Akuntansi Biaya (cost accounting)

A: Pengertian Klasifikasi Biaya

Klasifikasi biaya (cost classification) atau penggolongan biaya perlu dilakukan sesuai dengan tujuan akuntansi biaya (cost accounting) untuk menentukan metode yang tepat dalam mengumpulkan dan mengalokasikan biaya.

Hal tersebut perlu dilakukan karena akan menentukan laba rugi sebuah bisnis.

Dan pada akhirnya menentukan kelangsungan bisnis yang Anda kelola.

Maka siapa pun Anda, baik sebagai pemilik bisnis atau sebagai manajemen perusahaan, kepedulian anda terhadap siklus biaya dan klasifikasi biaya/penggolongan biaya perlu diperhatikan.

 

B: Konsep Klasifikasi Biaya

Ada 8 hal penting yang perlu diperhatikan dalam metode klasifikasi biaya [penggolongan biaya] yaitu:

#1: Fungsi Klasifikasi Biaya

Klasifikasi biaya/penggolongan biaya dalam akuntansi manajemen berdasarkan fungsi manajemen ada 4 jenis biaya, yaitu:

  • Biaya Produksi, yakni biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang. Contoh biaya produksi : biaya mesin per jam.
  • Biaya Pemasaran, yakni biaya yang dikeluarkan untuk menjual suatu barang atau jasa, yang termasuk biaya pemasaran, misalnya biaya iklan. Mengenai pengertian biaya iklan dan contoh-contohnya bisa diperoleh di buku-buku marketing yang dijual bebas di pasaran.
  • Biaya Operasional, adalah pengeluaran untuk menjalankan kebijaksanaan-kebijaksanaan.
  • Biaya Keuangan, adalah bagian pengeluaran yang dikaitkan dengan upaya pencarian dana. Misalnya upaya-upaya perusahaan untuk mendapatkan investor.

 

#2.  Unsur-unsur – Materi Akuntansi Biaya

Klasifikasi biaya/penggolongan biaya berdasarkan perilaku biaya ada 3 unsur, yaitu :

Unsur #1: Bahan langsung

Bahan langsung adalah biaya bahan baku yang merupakan bagian yang integral dari produk jadi.

Sehingga perlu diketahui bagaimana cara menghitung biaya bahan baku yang akurat.

Misalnya biaya bahan baku raw material untuk membuat produk yang akan dijual.

Unsur #2: Upah langsung

Upah langsung adalah ialah biaya tenaga kerja langsung untuk keperluan komponen produk jadi. Misalnya gaji pegawai di bagian produksi.

Unsur #3: Biaya biaya administrasi dan umum pabrik

Biaya biaya administrasi dan umum pabrik adalah biaya segala bahan, upah tidak langsung serta biaya produksi yang tidak alangsung dapat dibebankan pada satuan, pekerjaan atau produk tertentu.

Misalnya biaya gaji pegawai kantor administrasi.

 

#3. Klasifikasi Biaya Berdasarkan Produk

Berdasarkan produk, ada 2 jenis biaya, yaitu :

Jenis biaya #1: Biaya Langsung

Biaya langsung adalah biaya yang dibebankan pada produk tanpa memerlukan alokasi lebih lanjut.

Jenis biaya #2: Biaya Tidak Langsung

Biaya tidak langsung adalah biaya yang dibebankan pada produk dengan memerlukan alokas lebih lanjut.

 

#4: Klasifikasi Biya Berdasarkan Departemen

Klasifikasi biaya/penggolongan biaya menurut departemen dibagi menjadi 2, yaitu :

Penggolongan biaya #1: Biaya Bagian Produksi

Penggolongan biaya Bagian Produksi adalah satu unit kegiatan yang dilaksanakan atas suatu komponen atau suatu produk yang biayanya dialokasikan lebih lanjut.

Penggolongan biaya #2: Biaya pelayanan atau jasa

Penggolongan biaya bagian pelayanan atau jasa adalah suatu unit yang tidak langsung terlibat dalam kegiatan produksi dan biaya pada akhirnya dibebankan pada satuan produksi.

 

#5: Klasifikasi Biaya Berdasarkan Saat dibebankan pada Pendapatan

Berdasarkan waktu pembebanan pada pendapatan, klasifikasi biaya/penggolongan biaya dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

Penggolongan biaya #1: Biaya produk

Biaya produk adalah biaya-biaya yang dimasukkan pada waktu penghitungan biaya produksi.

Biaya produk termasuk dalam persediaan dan dalam harga pokok penjualan (HPP) apabila produk dijual.

 

Penggolongan biaya #2: Biaya periode

Biaya periode adalah biaya yang berkaitan dengan perjalanan waktu dan bukan dengan jumlah produk.

Biaya ini ditunjukkan pada biaya perhitungan laba rugi di setiap akhir periode karena tidak ada lagi manfaat yang diterima di masa mendatang.

Dan ini merupakan definisi dari expense, serta yang membedakannya dengan biaya.

Di mana pengeluaran ini telah digunakan untuk menghasilkan produk.

 

#6. Klasifikasi Biaya Berdasarkan Kaitannya dengan Volume

Klasifikasi biaya/penggolongan biaya berdasarkan volume produksi ada 2 jenis biaya yaitu :

Penggolongan biaya #1: Biaya Variabel,

Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah secara proporsional dengan perubahan kegiatan bersangkutan.

Biaya satuan tidak berubah dan tidak dipengaruhi oleh volume.

Penggolongan biaya #2: Biaya Tetap

Biaya tetap adalah pengertian biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah jumlahnya sekalipun volume berubah.

Harga satuannya akan turun bila volumenya meningkat.

 

#7. Periode yang dicakup – Materi Akuntansi Biaya

Menurut periode yang dicakup, klasifikasi biaya/penggolongan biaya dibedakan menjadi 2 yaitu :

Penggolongan biaya  #1: Modal

Modal adalah biaya yang diharapkan akan memberikan manfaat di masa mendatang dan diklasifikan sebagai aktiva.

Penggolongan biaya #2: Pendapatan

Pendapatan adalah biaya yang diharapkan akan memberikan manfaat pada waktu terjadi pengeluaran dan biasanya dianggap expense.

 

#8. Tingkat rata-rata – Materi Akuntansi Biaya

Pembagian jenis biaya berdasarkan pada tingkat rata-rata ada 2 yaitu :

Penggolongan biaya #1: Total Biaya

Total biaya atau biaya total adalah biaya kumulatif menurut kategori yang telah ditentukan.

Penggolongan biaya #2: Biaya Satuan

Biaya Satuan, yakni keseluruhan jumlah biaya dibagi dengan unit atau volume.

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.