Konsep Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya Bagi Pengelola Usaha

Konsep dasar akuntansi manajemen adalah berawal dari kebutuhan informasi yang akurat dan valid tentang suatu bisnis, perusahaan atau pun organisasi.

Informasi tersebut dibutuhkan oleh pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan antara lain: pengelola, pemilik modal, masyarakat dan pemerintah.

Pengelola dan pemilik modal membutuhkan informasi-informasi tersebut untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan sebuah keputusan.

Apalagi berkaitan dengan strategi perusahaan ke depan  yang penuh dengan risiko.

so, bagaimana fungsi akuntansi manajemen memenuhi kebutuhan tersebut?

Ikuti pembahasan lengkapnya berikut ini…

 

01: Pengertian Akuntansi Manajemen

pengertian akuntansi manajemen menurut para ahli

Apa yang dimaksud akuntansi manajemen?

Beberapa definisi akuntansi manajemen adalah sebagai berikut:

A: Berdasarkan pihak yang menggunakan informasi:

Berdasarkan pihak yang menggunakan informasi, pengertian Akuntansi Manajemen adalah salah satu bidang akuntansi yang tujuan utamanya adalah untuk menyajikan laporan-kaporan entitas usaha atau organisasi tertentu.

Informasi tersebut ditujukan untuk kepentingan pihak internal dalam rangka melaksanakan proses manajemen yang meliputi:

  • Perencanaan,
  • Pembuatan keputusan.
  • Pengorganisasian dan pengarahan
  • Pengendalian

 

B: Berdasarkan hasil pelaporan

Jika melihat hasil pelaporan yang diperlukan manajemen yang tidak hanya laporan masa lalu.

Namun juga meliputi proyeksi masa depan, maka Management Accounting didefinisikan sebagai berikut:

“Akuntansi manajemen adalah penerapan teknik-teknik dan konsep yang tepat dalam pengolahan data ekonomi historikal dan yang diproyeksikan dari suatu entitas usaha.

Tujuan akuntansi manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam menyusun rencana untuk tujuan ekonomi yang rasional.

Dan dalam membuat keputusan rasional ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.”

Dari berbagai pengertian Akuntansi Manajemen (Management Accounting) di atas, ada 4 (empat) catatan yang perlu diperhatikan, yaitu:

Pertama:

Perlu pemahaman teknik-teknik atau model-model seperti:

  • Konsep perilaku biaya
  • Hubungan cost volume dan profit
  • Model matematis yang relevan

 

Kedua:

Pemahaman yang baik terhadap metode akuntansi atau financial accounting dan cost accounting.

Paling tidak bagaimana metode pencatatan data akuntansi atau metode harga pokok yang dilakukan terhadap historikal keuangan perusahaan.

 

Ketiga:

Proyeksi-proyeksi yang dilakukan berhubungan dengan teori statistik.

 

Ke-empat:

Keputusan-keputusan yang diambil harus rasional yang berkaitan dengan pencapaian tujuan perusahaan.

 

C: Pengertian akuntansi manajemen menurut para ahli

(1)    Pengertian Akuntansi Manajemen menurut para ahli seperti Ralph Estes:

Definisi Akuntansi Manajemen adalah dianggap suatu bidang akuntansi yang luas berkaitan dengan pengembangan dan penggunaan informasi akuntansi.

 

(2)   Menurut para ahli lainnya, yaitu Ronald M Copeland dan Paul E.Dascher:

Pengertian akuntansi manajemen adalah bagian dari akuntansi yang berhubungan dengan identifikasi, pengukuran dan komunikasi informasi akuntansi untuk internal manajemen.

Jadi manfaat akuntansi manajemen bagi internal manajemen perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Perencanaan
  2. Proses informasi
  3. Pengendalian operasi
  4. Pengambilan keputusan.

 

02: Konsep Dasar dan Fungsi Akuntansi Manajemen

Fungsi Akuntansi Manajemen

A: Konsep Dasar Management Accounting

Konsep dasar informasi akuntansi manajemen adalah berupa data-data yang relevan dan valid untuk mengurangi ketidakpastian., dan dapat di-adaptasikan untuk memenuhi kapasitas bagi pemakainya.

Bagaimana peran akuntansi manajemen sehingga berguna dalam pengelolaan kegiatan operasional?

Peran Akuntansi pada umumnya dan Management Accounting khususnya sangat penting dalam menyediakan informasi bagi masyarakat secara keseluruhan.

Terutama bagi pengambil keputusan, para manajer, dan profesional.

Apalagi menghadapi suatu investasi yang memiliki nilai mata uang yang penuh dengan risiko.

Dan semakin penting pula nilai suatu informasi, jika kondisi perekonomian dan keadaan sosial yang tidak menentu serta sulit diramalkan apa yang akan terjadi.

Seperti kondisi pandemi Coronavirus (2020) yang mengakibatkan ketidakstabilan sosial dan ekonomi.

Itulah fungsi akuntansi manajemen dalam perusahaan manufaktur, dagang, dan jasa.

Jadi sudah jelas ya alasan perlunya memahami konsep dasar Management Accounting bagi pengelola usaha dan bisnis.

Ruang lingkup akuntansi manajemen, selain menyediakan informasi bagi para penggunanya, keterampilan khusus dalam pengolahan data akuntansi penting pula dipahami.

Memang, data yang diolah agar menjadi informasi yang relevan terkadang menjadi beban perusahaan, sehingga timbullah apa yang disebut cost ot information.

Data dan informasi akuntansi manajemen dapat bermanfaat jika terpenuhinya 2 hal ini, yaitu:

  • Data dan informasi tersebut dapat mengurangi ketidakpastian dari pemakainya.
  • Data dan informasi tersebut dapat di-implementasikan serta memenuhi kapasitas para pemakainya.

 

B: Fungsi Akuntansi Manajemen

Ada 2 fungsi akuntansi manajemen adalah:

#1: Fungsi sebagai mediator konflik

Fungsi pertama konsep dasar Management Accounting sebagai mediator konflik adalah fungsi  akuntansi manajemen yang merupakan salah satu spesialisasi akuntansi yang dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan.

Tentu agar sumber-sumber ekonomi yang dikuasai atau kekayaan perusahaan dapat dialokasikan dan ditransformasikan secara lebih efektif serta efisien.

 

#2: Fungsi untuk memberikan informasi tentang akibat konflik tersebut.

Fungsi kedua dari konsep dasar Management Accounting adalah memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi mengenai aspek-aspek disfungsional yang ditimbulkan oleh konflik-konflik di dalam perusahaan.

Dua peran inilah yang menyebabkan informasi khususnya yang bersifat keuangan merupakan hal penting yang harus memberi manfaat kepada pengelola dan pemilik kekayaan perusahaan.

Dan informasi akuntansi yang dikenal secara luas adalah Laporan Keuangan, yaitu Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal dan Laporan Arus Kas.

Laporan Laba Rugi dan Laporan Perubahan Modal (Laporan Perubahan Ekuitas), sepertinya belum cukup mempunyai banyak arti bagi pemilk sumber-sumber ekonomi secara universal.

Seperti diketahui bahwa setiap evolusi mengalami proses maupun ruang lingkup yang berbeda, atau situasi dan kondisi yang berbeda.

Apa yang dialami perusahaan besar atau organisasi bisnis di sini baru mencapai sekitar dari taraf penentuan target.

Atau sasaran yang berarti sebagai fungsi objektif akuntansi ini masih cenderung ke arah maksimalisasi kesejahteraan pemilik.

Hubungan data akuntansi dalam membantu keputusan pengelola bisnis dapat diringkas sebagai berikut :

  • Data pemecahan masalah – Membantu manajer dalam menentukan strategi dan keputusan khusus.
  • Data pencatatan hasil, pengarahan perhatian dan pemecahan masalah – Membantu manajer untuk melakukan perencanaan dan pengendalian operasional rutin.
  • Data pencatatan hasil – Membantu pihak eksternal untuk menentukan keputusan.

Bila kita mengambil pengertian ‘different cost for different purpose’ maka setiap perusahaan memiliki informasi yang berbeda untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Hal ini berarti bahwa tidak semua teori tentang AKUNTANSI BIAYA dan biaya standar Management Accounting dapat digunakan secara sama oleh perusahaan yang sejenis.

Jadi, konsep dasar informasi Management Accounting yang valid dan relevan merupakan mesin yang bisa membuat pengelola bisnis bisa berjalan.

Ketiadaan aliran informasi yang lancar, pengelola bisnis akan menjadi tidak berdaya dalam melakukan aktivitas.

Dengan kata lain pengertian akuntansi manajemen (bahasa Inggris: management accounting) adalah salah satu tools yang dapat digunakan oleh pengelola suatu bisnis.

Atau perusahaan melalui perencanaan dan pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Kolaborasi yang apik antara berbagai komponen akan dapat memberikan informasi, saran dan masukkan kepada pengelola bisnis atas berbagai tahap aktivitas perusahaan.

 

C: Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen

Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen

Ruang lingkup materi akuntansi biaya antara lain:

#1: Activity Base Costing (ABC) dan Activity Base Management (ABM)

Pembebanan dan alokasi biaya tidak langsung dalam menetapkan harga pokok yang adil dan akuratt.

Teori akuntansi biaya ini perlu diperhatikan oleh akuntansi manajemen.

Apa alasannya?

Karena pengambilan keputusan tidak akan efektif bila latarbelakang  harga pokok suatu produk tidak diketahui dengan baik.

Beberapa teori yang dibahas dalam lingkup ini antara lain:

  • Prosedur dan skema alokasi biaya.
  • Tahap-tahap perancangan sistem.
  • Perbandingan sistem ini dengan sistem tradisional.

 

#2: Konsep Biaya untuk Pengambilan Keputusan

Fokus ruang lingkup pembahasan materi ini adalah menyangkut terminologi dan klasifikas biaya.

Kemudian mempelajari hubungan biaya dengan pengendalian dan pengambilan keputusan.

Materi-materi yang dibahas dalam bab ini antara lain:

  • Identifikasi biaya
  • Keputusan untuk membuat sendiri atau membeli
  • Keputusan diproses lebih lanjut atau tidak.

 

#3: Perencanaan dan Pengendalian Laba

Biaya adalah informasi penting bagi akuntansi manajemen dalam perencanaan dan pengendalian.

Untuk mendapatkan komposisi yang tepat dalam proses perencanaan dan pengendalian laba, pengelola perusahaan bisa menggunakan berbagai konsep, model dan metode.

Misalnya: Model CVP yang membahas tentang biaya, volume, dan harga.

Materi lain yang dibahas adalah:

  • Konsep dan aplikasi BEP (Break Event Point)
  • Hubungan antara margin of safety, profit margin, dan rasio margin kontribusi.
  • Operating, financial dan total leverage.

 

#4: Perilaku Biaya dan Analisis Metode Statistik

Untuk membuat perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan manajemen perusahaan perlu memahami mengenai pemisahan biaya dan klasifikasinya.

Beberapa hal yang perlu dibahas antara lain:

  • Biaya Tetap (Fixed Cost)
  • Biaya Variabel
  • Laba satuan produk dan total biaya per unit
  • Perilaku biaya campuran.

 

#5: Penetapan Harga

Tujuan penetapan harga adalah untuk mengurangi ketidakpastian dan digunakan untuk memudahkan dalam pengambilan keputusan-keputusan perusahaan.

Ruang lingkup materi akuntansi manajemen ini adalah:

  • Cara menentukan harga target
  • Metode penentuan harga, misalnya dengan cost plus pricing.
  • Penetapan harga per waktu dan harga bahan.
  • Situasi harga dan faktor yang mempengaruhinya.

 

#6: Budgeting

Budget adalah rencana tertulis tentang  aktivitas-aktivitas yang akan dilakukan oleh perusahaan elama jangka waktu tertentu.

Beberapa topik yang dibahas dalam ruang lingkup budgeting adalah:

  • Manfaat dan keterbatasan anggaran
  • Jenis-jenis anggaran
  • Contoh-contoh anggaran
  • Analisis penyimpangan anggaran.

 

#7: Penentuan Transfer Pricing

Ruang lingkup pembahasan materi ini dalam akuntansi manajemen berkisar tentang pertanyaan:

“berapa harga yang akan dibebankan atas perpindahan produk dan jasa dalam satu perusahaan yang sama?”

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perusahaan menggunakan metode tertentu, misalnya transfer pricing menurut harga pasar.

 

#8: Masalah Internasional dalam Akuntansi Manajemen

Bisnis membutuhkan akntansi manajemen untuk menangani  masalah keuangan dan aktivitas rutin sehari-hari.

Perubahan yang terjadi secara terus menerus secara global,  menimbulkan persoalan yang lebih kompleks.

Oleh karena itu, akuntansi manajemen juga harus memperluas perspektifnya.

Dan berikut ini topik yang dibahas dalam bab ini:

  • Keterlibatan dalam perdagangan internasional
  • Transfer pricing internasional
  • Nilai tukar mata uang asing
  • Eksposur akuntansi
  • Eksposur ekonomi
  • Eksposur transaksi
  • Pendekatan hedging

Itulah 8 ruang lingkup akuntansi manajemen.

 

03: Informasi Akuntansi Manajemen

Management Accounting

Sistem informasi akuntansi manajemen digunakan untuk apa saja?

Menurut para ahli, seperti Charles  T. Horngren, informasi akuntansi pada dasarnya bersifat keuangan yang membantu manajer melakukan 3 (tiga) masalah pokok berikut ini:

 

#1: Merencanakan Secara Efektif

Merencanakan secara efektif dan memusatkan perhatiannya pada penyimpangan apa yang direncanakan.

Penyediaan informasi akuntansi yang dapat membantu kebutuhan manajer melalui penyediaan laporan prestasi yang membantu pengelola perusahaan memusatkan terhadap masalah.

Ringkasnya, laporan prestasi adalah bentuk feedback bagi pengelola perusahaan, yang mengarahkan perhatian kepada bagian organisasi yang dapat memanfaatkan waktu manajemen secara lebih efektif.

 

#2: Mangarahkan Operasi Sehari-hari

Manajer mempunyai kebutuhan yang konstan akan informasi akuntansi dalam menjalankan operasi sehari-hari yang rutin.

Misalnya, sewaktu manajer menentukan harga pokok produk baru yang bersandar pada informasi yang disediakan akuntansi.

Tujuannya untuk memastikan hubungan harga dan biaya sudah serasi dengan strategi pemasaran yang digunakan oleh perusahaan.

Pekerjaan akuntansi dan manajemen mempunyai hubungan yang tidak mungkin terpisah dalam menjalankan operasi sehari-hari.

 

#3: Memecahkan masalah

Mencapai penyelesaian terbaik sehubungan dengan masalah operasi yang dihadapi organisasi.

Informasi akuntansi adalah faktor penting dalam menganalisis alternatif penyelesaian masalah.

Alasannya adalah biaya alternatif biasanya mempunyai biaya dan manfaat tertentu yang dapat diukur.

Dan digunakan sebagai masukan dalam memutuskan alternatif terbaik.

Apa peran data akuntansi dalam membantu keputusan manajemen perusahaan?

Berikut ini 3 (tiga) contoh peran dan fungsi data akuntansi dalam mambantu manajemen perusahaan dalam proses pengambilan keputusan penting:

Fungsi Data Akuntansi #1:

Data pemecahan masalah untuk membantu manajemen dalam strategi dan keputusan khusus.

Fungsi Data Akuntansi #2:

Data pencatatan hasil, pengarahan perhatian dan pemecahan masalah untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengendalian operasi rutin.

Fungsi Data Akuntansi #3:

Data pencatatan hasil untuk membantu pengambilan keputusan oleh pihak-pihak eksternal.

 

04: 10 Faktor Penting Konsep Dasar Akuntansi Manajemen

manfaat akuntansi manajemen

Setelah kita memahami konsep dasar Management Accounting di atas, dapat disimpulkan, paling tidak ada 10 faktor penting konsep dasar Management Accounting yaitu :

#1. Tujuan Management Accounting

Tujuan utama dari Management Accounting adalah untuk pihak-pihak internal perusahaan atau organisasi dari berbagai tingkatan manajemen.

Misalnya manajer dan direktur.

#2. Dasar Penyusunan Laporan

Penyusunan laporan didasarkan pada biaya dan manfaat. Tujuan dari penyusunan laporan berhubungan dengan teori keputusan manajemen.

#3. Objek yang diukur dan dikomunikasikan

Akuntansi manajemen (Management Accounting) menggunakan pencapaian kinerja para pengelola perusahaan.

Seperti para manajer pada berbagai tingkatan di perusahaan ataupun organisasi sebagai objek pengukuran.

#4. Orientasi Laporan

Akuntansi manajemen berorientasi pada masa depan dan prediksi melalui pertimbangan berbagai faktor ekonomi dan non ekonomi.

#5. Jarak Waktu Pelaporan

Jarak waktu penyusunan laporan akuntansi manajemen relatif fleksibel, bisa disusun dalam jarak waktu lebih pendek atau lebih panjang.

#6. Bentuk Laporan

Bentuk laporan akuntansi manajemen bentuknya terinci,.

Misalnya terdiri dari tiap aktivitas, tiap jenis produk, tiap divisi, dan tiap daerah.

#7. Tingkat Kesulitan

Akuntansi manajemen memiliki tingkat kesulitan yang relatif tinggi dengan melibatkan banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu.

#8. Isi Laporan

Isi laporan dalam Management Accounting mencakup anggaran, laporan biaya, laporan pencapaian kerja atau prestasi, dan laporan analisis khusus.

#9. Tingkat Presisi

Bila dibandingkan dengan akuntansi keuangan, tingkat presisi dan akurasinya lebih rendah.

#10. Sifat Mandatori

Dalam konsep dasar Management Accounting tidak bersifat mandatori, yang lebih dipentingkan adalah manfaat dari informasi.

 

05: Konsep Dasar Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)

Konsep Dasar Akuntansi Keuangan

Financial Accounting atau Akuntansi Keuangan adalah akuntansi yang menyediakan sarana informasi khususnya ditujukan bagi pihak eksternal.

Ada 10 faktor penting dalam konsep dasar akuntansi keuangan, yaitu:

#1: Tujuan Akuntansi Keuangan

Tujuan akuntansi keuangan adalah pihak-pihak eksternal perusahaan, yaitu:

  • Pemegang saham
  • Pajak
  • Kreditur

#2: Dasar Penyusunan Laporan Akuntansi Keuangan

Dasar penyusunan laporan akuntansi keuangan adalah prinsip akuntansi berterima umum (PABU).

Diperiksa berdasarkan norma pemeriksaaan akuntansi.

#3: Objek yang diukur dan dikomunikasikan.

Kondisi-kondisi dan kemampuan ekonomi perusahaan secara keseluruhan.

#4: Orientasi Laporan

Orientasi masa lalu, penilaian histrikal terhadap kemampuan ekonomi masa lalu.

#5: Jarak Waktu Pelaporan

Kurang fleksibel, hanya laporan bulanan, semester, tahunan.

#6: Bentuk Laporan Akuntansi Keuangan

Bentuk ringkasan dan berhubungan dengan perusahaan sebagai keseluruhan.

#7: Tingkat Kesulitan

Lebih mudah, pada dasarnya mengagungkan bidang ilmu akuntansi.

#8: Isi Laporan Akuntansi Keuangan

Laporan Akuntansi Keuangan terdiri dari:

  • Neraca
  • Laporan Laba Rugi
  • Laporan Perubahan Modal
  • Laporan Arus Kas
  • Catatan Atas Laporan Keuangan

#9: Tingkat Akurasi Akuntansi Keuangan

Presisi dan akurasi akuntansi keuangan lebih tinggi dibandingkan dengan akuntansi manajemen.

#10: Sifat Mandatori Akuntansi Keuangan

Bersifat mandatori mengikuti badan dan pemerintah yang berwenang.

 

06: Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

contoh akuntansi keuangan

Agar lebih mudah memahami pembahasan materi akuntansi manajemen di bagian ini.

Kita review kembali salah satu pengertian akuntansi adalah  menurut para ahli adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan penyediaan informasi kepada pemilik modal, kreditur dan pihak berwenang.

Informasi itu biasanya bersifat kuantitatif dan disajikan dalam satuan moneter untuk:

  • Proses pengambilan keputusan.
  • Perencanaan,
  • Pengendalian sumber daya dan operasi.
  • Mengevaluasi prestasi dan pelaporan keuangan kepada para:
    • Investor,
    • Kreditor,
    • Instansi yang berwenang,
    • Masyarakat

Dari pengertian akuntansi seperti di atas, maka akuntansi keuangan maupun Management Accounting adalah menyediakan informasi keuangan dan tujuan yang sama.

Untuk lebih jelasnya, apa persamaan akuntansi keuangan dan Management Accounting, mari di dalami satu-per-satu…

 

A: Persamaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Paling tidak ada 2 (dua) persamaan akuntansi keuangan dan Management Accounting adalah sebagai berikut:

#1: Keduanya bersandar pada sistem informasi akuntansi.

Mempunyai dua sistem pengumpulan data berbeda yang berdampingan akan meningkatkan pengeluaran biaya.

Karena alasan ini, Management Accounting memanfaatkan seluas-luasnya data akuntansi keuangan yang dihasilkan secara rutin.

Meskipun Management Accounting memperluas dan menambah data tersebut.

 

#2: Keduanya bersandar pada konsep pertanggungjawaban.

Akuntansi keuangan dan Management Accounting sangat bersandar pada konsep pertanggungjawaban atau kepengurusan.

Akuntansi keuangan berkaitan dengan kengurusan perusahaan sebagai suatu keseluruhan.

Sedangkan Management Accounting ini meluas sampai orang terakhir dalam organisasi yang mempunyai tanggungjawab apapun atas biaya.

 

B: Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Apa perbedaan Management Accounting dan akuntansi keuangan?

Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen berikut ini:

perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen

perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen
Tabel: Perbedaan akuntansi keuangan dan Management Accounting.

***

Dan untuk menambah wawasan kita mengenai makalah dan materi akuntansi manajemen ini, saksikan video singkat sajian BPPK Kementerian Keuangan Republik Indonesia berikut ini;

***

Penjelasan akuntansi manajemen dapat juga Anda saksikan dalam video kedua yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Airlangga Surabaya.

 

07: Kesimpulan

Perkembangan dunia usaha dewasa ini semakin bertambah kompleks.

Baik yang berhubungan dengan persaingan, kelangsungan hidup, maupun alokasi sumber-sumber yang dimiliki perusahaan.

Kondisi seperti itu, menyebabkan perlunya persyaratan dan peralatan pengambilan keputusan yang rasional, objektif dan akurat.

Tak kalah pentingnya, penanganan informasi internal dan eksternal perusahaan, yaitu berupa potensi-potensi yang dimiliki.

Dan faktor-faktor lingkungan yang langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi kontinuitas perusahaan.

Akuntansi manajemen adalah salah satu alat yang dapat digunakan oleh manajemen sebagai input perencanaan, pengendalian serta pengambilan keputusan dari sekian banyak alternatif yang dihadapi.

Terutama dalam mencapai tujuan maksimalisasi kesejahteraan pengelola perusahaan.

Dan tujuan-tujuan berikutnya, seperti:

  • maksimalisai kesejahteraan para pemilik sumber-sumber ekonomi dan
  • masyarakat umumnya.

Informasi yang relevan dapat dimanfaatkan secara maksimal jika pembuat keputusam (decision maker) mengetahui konsep dan perilaku dan implikasi dari keputusannya.

Untuk semua itu, akuntansi manajemen yang tidak terikat dengan prinsip-prinsip akuntansi umum (PABU) memiliki kebebasan yang mengarah kepada tujuan yang diinginkan.

Sesuai dengan tema Different Cost for Different Purpose dan Cost Benefit.

Dan bila Anda ingin menerapkan sistem akuntansi keuangan yang tepat untuk usaha dan bisnis Anda, silahkan baca informasi lengkapnya ke SOP dan Accounting Tools.

Demikian artikel yang membahas tentang konsep dasar Management Accounting manajemen dan 10 faktor penting yang perlu diperhatikan terkait Management Accounting.

Terima kasih. *****

manajemen keuangan dan SOP