Alasan Perlunya Memahami Konsep Dasar Akuntansi Manajemen Bagi Pengelola Bisnis

Konsep dasar akuntansi manajemen berawal dari kebutuhan akan sebuah informasi yang akurat dan valid tentang suatu bisnis, perusahaan atau pun organisasi.

Informasi tersebut dibutuhkan oleh pihak-pihak yang terkait dengan dengan perusahaan tersebut seperti pengelola, pemilik, masyarakat dan pemerintah.

Pengelola dan pemilik membutuhkan informasi-informasi tersebut untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan sebuah keputusan.

Apalagi berkaitan dengan strategi perusahaan ke depan  yang penuh dengan risiko.

Sehingga diperlukan konsep dasar informasi akuntansi berupa data-data yang relevan dan valid agar dapat mengurangi ketidakpastian dan dapat di-adaptasikan serta memenuhi kapasitas bagi pemakainya.

 

01: Fungsi Konsep Dasar Akuntansi Manajemen

konsep dasar akuntansi manajemen

Ada 2 fungsi konsep dasar akuntansi manajemen, yaitu:

  • Fungsi sebagai mediator konflik
  • Fungsi untuk memberikan informasi tentang akibat konflik tersebut.

Fungsi pertama konsep dasar akuntansi manajemen sebagai mediator konflik, yaitu peran akuntansi manajemen yang merupakan salah satu spesialisasi akuntansi yang dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan.

Tentu agar sumber-sumber ekonomi yang dikuasai atau kekayaan perusahaan dapat dialokasikan dan ditransformasikan secara lebih efektif serta efisien.

Fungsi kedua dari konsep dasar akuntansi manajemen adalah memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi mengenai aspek-aspek disfungsional yang ditimbulkan oleh konflik-konflik di dalam perusahaan.

Dua peran inilah yang menyebabkan informasi khususnya yang bersifat keuangan merupakan hal penting yang harus memberi manfaat kepada pengelola dan pemilik kekayaan perusahaan.

Dan informasi akuntansi yang dikenal secara luas adalah Laporan Keuangan, yaitu Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal dan Laporan Arus Kas.

Baca juga : Langkah Sederhana dan Cepat Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Travel

Hubungan data akuntansi dalam membantu keputusan pengelola bisnis dapat diringkas sebagai berikut :

Data pemecahan masalah – Membantu manajer dalam menentukan strategi dan keputusan khusus.

Data pencatatan hasil, pengarahan perhatian dan pemecahan masalah – Membantu manajer untuk melakukan perencanaan dan pengendalian operasional rutin.

Data pencatatan hasil – Membantu pihak eksternal untuk menentukan keputusan.

Bila kita mengambil pengertian ‘different cost for different purpose’ maka setiap perusahaan memiliki informasi yang berbeda untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Hal ini berarti bahwa tidak semua teori tentang AKUNTANSI BIAYA dan biaya standar akuntansi manajemen dapat digunakan secara sama oleh perusahaan yang sejenis.

Jadi, konsep dasar informasi akuntansi manajemen yang valid dan relevan merupakan mesin yang bisa membuat pengelola bisnis bisa berjalan.

Ketiadaan aliran informasi yang lancar, pengelola bisnis akan menjadi tidak berdaya dalam melakukan aktivitas.

Dengan kata lain pengertian akuntansi manajemen (bahasa Inggris: management accounting) adalah salah satu tools yang dapat digunakan oleh pengelola suatu bisnis.

Atau perusahaan melalui perencanaan dan pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Kolaborasi yang apik antara berbagai komponen akan dapat memberikan informasi, saran dan masukkan kepada pengelola bisnis atas berbagai tahap aktivitas perusahaan.

 

02: 10 Faktor Penting Konsep Dasar Akuntansi Manajemen

konsep dasar akuntansi manajemen

Setelah kita memahami konsep dasar akuntansi manajemen, selanjutnya perlu diperhatikan juga 10 faktor pentingnya konsep dasar akuntansi manajemen yaitu :

#1. Tujuan Utama

Tujuan utama dari akuntansi manajemen adalah untuk pihak-pihak internal perusahaan atau organisasi dari berbagai tingkatan manajemen. Misalnya manajer dan direktur.

#2. Dasar Penyusunan Laporan

Penyusunan laporan didasarkan pada biaya dan manfaat. Tujuan dari penyusunan laporan berhubungan dengan teori keputusan manajemen.

#3. Objek yang diukur dan dikomunikasikan

Akuntansi manajemen menggunakan pencapaian kinerja para pengelola perusahaan seperti para manajer pada berbagai tingkatan di perusahaan ataupun organisasi sebagai objek pengukuran.

#4. Orientasi Laporan

Akuntansi manajemen berorientasi pada masa depan dan prediksi melalui pertimbangan berbagai faktor ekonomi dan non ekonomi.

#5. Jarak Waktu Pelaporan

Jarak waktu penyusunan laporan akuntansi manajemen relatif fleksibel, bisa disusun dalam jarak waktu lebih pendek atau lebih panjang.

#6. Bentuk Laporan

Bentuk laporan akuntansi manajemen bentuknya terinci, misalnya terdiri dari tiap aktivitas, tiap jenis produk, tiap divisi, dan tiap daerah.

#7. Tingkat Kesulitan

Akuntansi manajemen memiliki tingkat kesulitan yang relatif tinggi dengan melibatkan banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu.

#8. Isi Laporan

Isi laporan dalam akuntansi manajemen mencakup anggaran, laporan biaya, laporan pencapaian kerja atau prestasi, dan laporan analisis khusus.

#9. Tingkat Presisi

Bila dibandingkan dengan akuntansi keuangan, tingkat presisi dan akurasinya lebih rendah.

#10. Sifat Mandatori

Dalam konsep dasar akuntansi manajemen tidak bersifat mandatori, yang lebih dipentingkan adalah manfaat dari informasi.

Demikian artikel yang membahas tentang konsep dasar akuntansi manajemen dan 10 faktor penting yang perlu diperhatikan terkait akuntansi manajemen.

Terima kasih

***

manajemen keuangan dan SOP