Bagaimana Peranan Akuntansi dalam BISNIS?

Apa peranan akuntansi dalam bisnis? Jawaban yang paling sederhana adalah akuntansi memberikan informasi untuk digunakan oleh manajemen perusahaan dalam menjalankan operasi bisnis.

Akuntansi juga memberikan informasi untuk pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam menilai kinerja dan kondisi ekonomi suatu perusahaan.

Secara umum pengertian akuntansi dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Baca juga : Persamaan Akuntansi dalam Praktik Bisnis – Contoh Jurnal Akuntansi

Sebagaimana sudah disinggung dalam beberapa artikel bahwa akuntansi adalah ‘bahasa bisnis’, karena melalui akuntansilah informasi bisnis dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan.

Contohnya, laporan akuntansi yang merangkum profitabilitas produk baru akan membantu manajemen PT Krakatau Steel untuk memutuskan apakah produk tersebut akan terus dijual.

Baca juga : 10 Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Tbk yang Sudah Diaudit

Demikian juga analis pasar modal menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan apakah mereka perlu merekomendasikan untuk membeli saham PT Krakatau Steel atau tidak.

Bank menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan pemberian fasilitas kredit guna membeli peralatan dan bahan baku bagi PT Krakatau Steel.

Pemerintah, dalam hal ini kantor pajak, menggunakan laporan akuntansi sebagai dasar untuk menetapkan pajak bagi PT Krakatau Steel.

Jadi ada 5 pemangku kepentingan yang terkait erat dengan laporan akuntansi, yaitu :

#1. Pemangku kepentingan dalam perusahaan (business stakeholders)

Adalah perorangan atau entitas yang memiliki kepentingan dalam kinerja ekonomi dan keberhasilan perusahaan. Contohnya : pemilik, pemasok, pelanggan dan karyawan.

Pemangku kepentingan perusahaan dapat digolongkan dalam satu dari empat pemangku kepentingan.

 

#2. Pemangku kepentingan pasar modal (capital market stakeholders)

Untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan pendanaan agar perusahaan dapat memnuhi dan menjalankan usahanya melalui pemangku kepentingan pasar modal.

Bank dan kreditur jangka panjang memiliki kepentingan ekonomi dalam hal pengembalian jumlah pinjaman pinjaman dan bunga yang dibebankan kepada perusahaan.

Pemilik dana ingin memaksimalkan nilai ekonomi dari investasi yang ditanamkan dan dengan demikian memiliki kepentingan ekonomi dalam usaha tersebut.

Baca juga : 5 Jenis Pasar Keuangan

 

#3. Pemangku kepentingan pasar barang atau jasa (product or service market stakeholders)

Dalam hal ini termasuk juga pelanggan yang membeli barang dan jasa dari perusahaan serta pihak ketiga yang memasok bahan baku untuk perusahaan.

Sebagai contoh, pelanggan yang membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan dari Garuda Indonesia akan memiliki kepentingan ekonomi menyangkut apakah Garuda Indonesia akan tetap menjalankan usahanya.

Karena telah membeli tiket jauh-jauh hari, mereka perlu menyakini bahwa Garuda Indonesia masih beroperasi saat mereka memerlukan jasanya.

Hal yang sama juga berlaku untuk pemasok, yang mendapatkan bahwa pelanggan yang loyal pada perusahaan akan menjadi sumber usaha mereka.

#4. Pemangku kepentingan pemerintah (government stakeholders)

Pemangku kepentingan pemerintah memiliki kepentingan dalam kinerja ekonomi perusahaan. Sebagai contoh, pemerintah propinsi sering memberikan insentif agar perusahaan mau membuka usaha di wilayahnya.

Pemerintah akan menerima pajak perusahaan maupun pajak penghasilan atas gaji karyawan perusahaan. Semakin menguntungkan usaha yang dijalankan, semakin besar pajak yang diterima pemerintah.

 

#5. Pemangku kepentingan internal (internal stakeholders)

Pemangku kepentingan internal termasuk individu-individu yang dipekerjakan perusahaan. Manajer adalah pihak yang diserahkan tanggungjawab oleh pemilik perusahaan untuk mengelola bisnis.

Kinerja manajer dinilai berdasarkan kinerja ekonomi perusahaan, sehingga manajer mendapatkan insentif untuk memaksimalkan nilai ekonomis perusahaan.

Pemilik perusahaan dapat memberikan kontrak kerja yang terikat pada seberapa baik kinerja perusahaan. Sebagai contoh, seorang manajer bisa memperoleh bagian dari keuntungan atau bagian dari kenaikan keuntungan perusahaan.

Baca juga : Beginilah Cara Menilai Kinerja Keuangan Sebuah Bank

Karyawan memberikan jasa pada perusahaan dengan imbalan gaji. Dalam hal ini karyawan memiliki kepentingan menyangkut knerja perusahaan karena pekerjaan mereka bergantung pada keberlanjutan perusahaan.

Untuk lebih jelasnya, hubungan-hubungan tersebut digambarkan dalam ilustrasi sebagai berikut :

Jadi para pemangku kepentingan menggunakan laporan akuntansi sebagai sumber informasi utama, meskipun bukan satu-satunya untuk membuat keputusan. Mereka juga menggunakan informasi yang lain.

Sebagai contoh dalam memutuskan untuk memberikan fasilitas kredit ke sebuah toko ritel setempat, bank tidak hanya menggunakan laporan akuntansi toko tersebut, tapi juga mendatangi toko dan bertanya pada lingkungan sekitarnya mengenai reputasi pemilik toko.

sop akuntansi keuangan powerful