Panduan Membuat Jurnal Penyesuaian Utang Biaya dan Piutang Pendapatan

2. Jurnal Penyesuaian Utang Biaya (Biaya yang masih akan dibayar)

A: Pengertian Utang Biaya

Apa yang dimaksud dengan utang biaya?

Utang biaya adalah biaya-biaya yang sudah terjadi tapi belum dibayar dan belum dicatat dalam rekening-rekening. Oleh karena itu setiap akhir periode harus dibuat proses updating dengan jurnal penyesuaian utang biaya agar biaya-biaya seperti itu dapat dibebankan dalam periode yang bersangkutan.

B: Cara dan Contoh Membuat Jurnal Penyesuaian Utang Biaya

Bagaimana cara membuat jurnal penyesuaian utang biaya (biaya yang masih akan dibayar)? Cara membuat jurnal penyesuaian utang biaya, perhatikan contoh berikut ini:

PT Manajemen Network Prima mempunyai utang obligasi sebesar Rp. 1.000.000,-  bunga 12% per tahun dibayarkan tiap tanggal 01 Mei dan 01 November.

Pada tanggal 31 Desember 2024, bunga yang masih akan dibayar dihitung sebagai berikut :

01 Nopember 2024 sampai dengan 31 Desember 2024 = 2 bulan

Bunga berjalan:

= 2/12 x  12% x Rp. 1.000.000,-
= Rp. 20.000

Jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember 2024

Biaya bunga obligasi Rp. 20.000 (Debit)
     Utang bunga obligasi Rp. 20.000 (Kredit)

Pada tanggal 2 Januari 2025 sebaiknya dibuat jurnal penyesuaian kembali agar pembayaran bunga obligasi  berikutnya dapat dicatat dengan cara yang sama yaitu dengan mendebit rekening Biaya Bunga Obligasi dan mengkredit Kas.

Jurnal penyesuaian kembali tanggal 2 Januari 2025 sebagai berikut :

Utang bunga obligasi  Rp. 20.000 (Debit)
     Biaya bunga obligasi  Rp. 20.000 (Kredit)

Bila pada tanggal 02 Januari 2025 tidak dibuat jurnal penyesuaian kembali maka pembayaran bunga tanggal 01 Mei 2025 tidak dapat dicatat dengan cara biasa tapi harus memperhitungkan rekening Utang Bunga Obligasi.

Jurnal pembayaran bunga obligasi tanggal 01 Mei 2025 bila tidak dibuat jurnal penyesuaian kembali tanggal 2 Januari 2025 adalah sebagai berikut:

contoh jurnal penyesuaian utang biaya

Perbandingan kedua cara di atas akan lebih jelas jika dilihat dalam rekening-rekeningnya.

A. Dibuat jurnal penyesuaian kembali

jurnal penyesuaian utang biaya
jurnal utang biaya

Keterangan:

  1. Jurnal Penyesuaian
  2. Jurnal penyesuaian kembali

B. Tidak Dibuat jurnal penyesuaian kembali

jurnal penyesuaian utang biaya-tanpa penyesuaian
Tidak ada penyesuaian utang biaya

Keterangan :

1: Ju1rnal penyesuaian

Ringkasan langkah-langkah pembuatan Jurnal Penyesuaian Utang Biaya

Dari contoh kasus di atas, kita bisa meringkas step by step pembuatan jurnal utang biaya sebagai berikut:

Periode 1 Nov – 31 Des 2024 (2 bulan):
Beban bunga:
= 2/12 × 12% × Rp 1.000.000
= Rp 20.000

Pencatatan Jurnalnya:

31 Des 2024 (Pencatatan Beban Akrual):

(Debet) Biaya Bunga Obligasi Rp 20.000
(Kredit) Utang Bunga Obligasi Rp 20.000

2 Jan 2025 (Jurnal Balik):

(Debet) Utang Bunga Obligasi Rp 20.000
(Kredit) Biaya Bunga Obligasi Rp 20.000

1 Mei 2025 (Pembayaran Bunga Normal):

(Debet) Biaya Bunga Obligasi Rp 60.000 (6 bulan: Jan-Mei)
(Kredit) Kas Rp 60.000

Kenapa Perlu Jurnal Balik?

Agar pembayaran bunga Mei 2025 bisa dicatat secara full 6 bulan, tanpa perlu manual mengurangi beban periode sebelumnya (2024).

Bagaimana jika tidak dibuatkan Jurnal Balik?

Pembayaran 1 Mei 2025 jadi ribet:

(Debet) Biaya Bunga Obligasi Rp 40.000 (4 bulan: Jan-Apr)
(Debet) Utang Bunga Obligasi Rp 20.000 (sisa 2024)
(Kredit) Kas Rp 60.000

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.

10 pemikiran pada “Panduan Membuat Jurnal Penyesuaian Utang Biaya dan Piutang Pendapatan”

  1. wahhh info menarik, tapi harus dicerna dengan baik2 supaya mengerti, biar bisa mengatur utang yang masih ad anih :p

  2. Woah lengkap banget nih penjelasannya, pasti ngebantu banget ya untuk adik-adik yang kesulitan ngerjain tugas akuntansinyaaaa 😀

  3. seandainya saya bisa serajin ini menulis jurnal keuangan. pasti bakalan lebih rapi catatan keungannya

Komentar ditutup.