3. Jurnal Penyesuaian Utang Pendapatan (Pendapatan yang masih akan diterima)
A: Pengertian Utang Pendapatan
Apa itu utang pendapatan?
Piutang Pendapatan adalah pendapatan yang sudah diperoleh tetapi masih belum diterima dan belum dicatat dalam rekening-rekening. Oleh karena itu setiap akhir periode harus dilakukan proses penyesuaian dengan membuat jurnal penyesuaian sehingga sesuai dengan kondisi riil.
B: Contoh Membuat Jurnal Penyesuaian Utang Pendapatan
Bagaimana cara membuat jurnal penyesuaian Utang Pendapatan?
Untuk membuat jurnal penyesuaian utang pendapatan langsung saja perhatikan contoh berikut ini:
Bunga investasi obligasi yang dimiliki oleh PT Manajemen Network Makmur diterima tiap tanggal 01 Maret dan 01 September. Setiap tanggal pembayaran bunga diterima sejumlah Rp. 24.000.
Pada tanggal 31 Desember 2024 bunga yang sudah merupakan pendapatan dihitung sebagai berikut :
01 September sampai dengan 31 Desember = 4 bulan
Bunga berjalan:
= 4/6 x Rp. 24.000
= Rp. 16.000
Jurnal penyesuaian yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :
Piutang bunga obligasi Rp. 16.000 (Debit)
Pendapatan bunga obligasi Rp. 16.000 (Kredit)
Pada tanggal 02 Januari 2025 sebaiknya dibuat jurnal penyesuaian kembali agar penerimaan bunga tanggal 01 Maret 2025 dapat dicatat dengan cara yang biasa yaitu debit Kas dan kredit Pendapatan Bunga Obligasi.
Jurnal penyesuaian tanggal 01 Januari 2025 sebagai berikut :
Pendapatan bunga obligasi Rp. 16.000 (Debit)
Piutang bunga obligasi Rp. 16.000 (Kredit)
Apabila tidak dibuat jurnal penyesuaian kembali pada tanggal 02 Januari 2025 maka penerimaan bunga tanggal 01 Maret 2025 akan dicatat sebagai berikut :

Perbandingan kedua cara di atas akan lebih jelas bila dilihat dalam rekening-rekeningnya:
A. Dibuat jurnal penyesuaian kembali

Keterangan:
- Jurnal Penyesuaian
- Jurnal penyesuaian kembali
Bila tidak dilakukan proses penyesuaian, maka akan mempengaruhi nilai laba rugi perusahaan.
B. Tidak dibuat jurnal penyesuaian kembali

Keterangan :
- Jurnal penyesuaian
Ringkasan Proses Pembuatan Jurnal Penyesuaian Utang Pendapatan
Apabila diringkas, maka prosesnya sebagai berikut:
PT Manajemen Network Makmur terima bunga obligasi tiap 1 Maret & 1 September (Rp24.000 per periode).
Per 31 Desember 2024, ada bunga “numpang” 4 bulan (1 Sept – 31 Des) yang udah jadi hak kita tapi belum cair.
Hitungnya Gimana?
= 4/6 x Rp24.000
= Rp 16.000 (ini pendapatan yang udah “kerja” tapi belum dibayar!).
Jurnal Penyesuaian 31 Des 2024:
(Debet) Piutang Bunga Rp 16.000
(Kredit) Pendapatan Bunga Rp 16.000
Jangan Lupa! Pas 2 Januari 2025, balikin lagi jurnalnya biar pas Maret nggak double counting:
(Debet) Pendapatan Bunga Rp 16.000
(Kredit) Piutang Bunga Rp 16.000
Kalau lupa? Nanti pas Maret 2025, pendapatan bisa kehitung 2x (Rp 16.000 dari 2024 + Rp 24.000 di 2025), keliru kan?
Kesimpulan
Utang biaya dan pendapatan piutang adalah dua rekening/akun yang memerlukan penyesuaian di akhir periode akuntansi dalam siklus akuntansi.
Bagaimana proses penyesuaian terhadap pos utang biaya dan piutang pendapatan?
Cara sederhana dan mudah untuk melakukan proses penyesuaian terhadap dua jenis transaksi tersebut adalah dengan membuat jurnal penyesuaian, seperti yang sudah dijelaskan dan dicontohkan di atas. Dan anda bisa mengadopsi untuk diterapkan di bisnis anda.
Bila Anda ingin membenahi sistem akuntansi dan keuangan bisnis Anda, langsung saja meluncur ke SOP Finance dan Accounting Tools Sederhana Bermanfaat.
Demikian pembahasan mengenai jurnal penyesuaian utang biaya dan Piutang Pendapatan. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Nite:
Boleh menyadur dan mengutip artikel ini, tapi mohon sebutkan tautan link sumber artikelnya ya. Thanks
wahhh info menarik, tapi harus dicerna dengan baik2 supaya mengerti, biar bisa mengatur utang yang masih ad anih :p
Mantaf gan informasinya, makasih banyak ya? 🙂
saya sih biasanya nyatet keuangan cuman di hp aja mas nggak pake jurnal seperti ini.
kayaknya jurnal ini cocok untuk sebuah perusahaan ya
Woah lengkap banget nih penjelasannya, pasti ngebantu banget ya untuk adik-adik yang kesulitan ngerjain tugas akuntansinyaaaa 😀
seandainya saya bisa serajin ini menulis jurnal keuangan. pasti bakalan lebih rapi catatan keungannya