Bentuk-Bentuk Buku Besar Umum dan Buku Besar Pembantu

Membuat Buku Besar adalah salah satu tahap penting dalam proses penyusunan Laporan Keuangan. Bentuk-bentuk buku besar antara lain: bentuk buku besar t, 3 kolom, 4 kolom, dan sebelah menyebelah.

Buku Besar dibuat setelah kita melakukan pencatatan transaksi bisnis ke Jurnal Umum.

Dari Jurnal Umum, catatan-catatan kemudian dipindahkan (posting) ke BUKU BESAR.

Bagaimana cara paling sederhana dan mudah untuk membuat buku besar?

Mari simak pembahasannya berikut ini…

 

01: Pengertian Buku Besar Akuntansi

Pengertian Buku Besar

A: Definisi Buku Besar Akuntansi

Secara umum pengertian Buku Besar adalah kumpulan rekening-rekening atau akun-akun yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan.

Sebagaimana kita pahami bahwa Laporan Keuangan adalah sajian ringkas dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama periode tertentu.

Untuk dapat menyediakan data dalam bentuk laporan keuangan, maka setiap transaksi keuangan harus:

  • dikelompok-kelompokkan,
  • digolongkan,
  • diklasifikasikan,
  • diringkas dan kemudian baru bisa disajikan.

Jadi, setiap terjadi transaksi akan dicatat dalam buku jurnal.

 

B: Posting Buku Besar Akuntansi

Selanjutnya catatan tersebut akan dipindahkan ke dalam rekening-rekening yang sesuai.

Rekening-rekening transaksi ini sebaiknya disusun menurut susunan yang akan memudahkan dalam proses penyusunan Laporan Keuangan.

Setelah membuat  buku besar, proses selanjutnya adalah membuat neraca saldo, jurnal penyesuaian, neraca lajur dan menyusun Laporan Keuangan Lengkap, yaitu:

  • Posisi Keuangan atau Neraca (Balance Sheet)
  • Laporan Laba Rugi (Profit Loss Statement)
  • Perubahan Modal/ Ekuitas
  • Laporan Arus Kas (Cash Flows Statement)
  • Catatan Atas Laporan Keuangan

 

02: Jenis Rekening Buku Besar

Bagaimana pengelompokkan jenis-jenis rekening buku besar?

Rekening-rekening dalam general ledger ini dipisahkan menjadi 3 kelompok, yaitu:

  • Kelompok Rekening Riil
  • Kelompok Account Nominal
  • Rekening Campuran

Untuk lebih jelas, mari dibahas dan diuraikan satu per satu ya…

 

A: Kelompok Rekening Riil (Nyata/ Sesungguhnya)

Apa yang dimaksud dengan rekening riil buku besar?

Pengertian rekening riil adalah rekening-rekening aktiva, utang dan modal yang merupakan pos-pos neraca.

Sehingga bisa disebut juga sebagai rekening neraca.

Apa saja yang termasuk rekening riil buku besar?

Yang termasuk dalam rekening riil adalah sebagai berikut :

 

coa
Note: Rekening Nominal Buku Besar Akuntansi

 

B: Kelompok Rekening Nominal Buku Besar

bentuk buku besar

Apa yang dimaksud dengan rekening nominal buku besar?

Pengertia rekening nominal adalah rekening-rekening pendapatan, laba, biaya dan rugi yang merupakan pos-pos dalam laporan Laba Rugi.

Oleh karena itu, rekening nominal disebut juga rekening laba rugi.

Apa saja yang termasuk rekening nominal buku besar?

Yang termasuk dalam rekening nominal adalah sebagai berikut :

akun nominal
Note: Rekening Nominal Buku Besar Akuntansi

C: Kelompok Rekening Campuran Buku Besar

Apa yang dimaksud dengan rekening campuran buku besar?

Pengertian rekening campuran adalah rekening-rekening yang saldonya mengandung unsur-unsur rekening riil dan nominal.

Bila digambarkan dalam sebuah chart, rekening-rekening campuran adalah sebagai berikut :

 

klasifikasi akun buku besar
Note: Rekening Campuran Buku Besar Akuntansi

 

Rekening-rekening campuran ini di setiap akhir periode perlu dianalisa dan dipisahkan menjadi rekening riil dan nominal.

Contoh rekening-rekening campuran adalah rekening bahan pembantu kantor yang didalamnya terdiri dari jumlah bahan pembantu yang digunakan dan persediaan bahan pembantu.

 

03: Bentuk Buku Besar Akuntansi

Cara Membuat Buku Besar

A: Proses Membuat Buku Besar Akuntansi

Untuk memudahkan pembukuan ke dalam rekening-rekening maka masing-masing rekening diberi nomor kode yang disesuaikan dengan kelompoknya.

Kemudian ada rekening-rekening yang dibuat sebagai pengurang rekening-rekening lain yang disebut rekening-rekening kontra atau rekening negatif.

Contoh dari rekening kontra adalah rekening Cadangan Kerugian Piutang yang akan dikurangkan pada piutang.

Rekening Retur Penjualan yang akan mengurangi hasil penjualan.

Sedangkan rekening-rekening yang merupakan tambahan bagi rekening yang lain di sebut ‘adjunct accounts’.

Misalnya rekening Biaya Angkut merupakan penambahan terhadap rekening Pembelian.

 

B: Bentuk-Bentuk Buku Besar Akuntansi

Metode Penyusutan Aktiva Tetap

Apa saja bentuk buku besar yang digunakan untuk mencatat rekening-rekening transaksi keuangan yang digunakan, yaitu:

  • Bentuk buku besar T sempurna dan
  • Bentuk Buku Besar Saldo atau sebelah menyebelah.

 

Untuk lebih jelasnya, ikuti pembahasan dan uraiannya berikut ini…

#1: Bentuk Buku Besar T

Sesuai dengan namanya ‘T’ adalah bentuk  bentuk buku besar akuntansi yang dibuat model huruf T atau neraca.

Perhatikan bentuk buku besar huruf T berikut ini:

 Buku Besar bentuk T
Bentuk Buku Besar T

 

#2: Bentuk Buku Besar Saldo ( sebelah menyebelah )

Bagaimana bentuk buku besar saldo atau bisa juga disebut sebagai bentuk sebelah menyebelah?

Perhatikan juga rekening bentuk saldo :

 Bentuk Buku Besar saldo
Bentuk Buku Besar Sebelah Menyebelah

***

Rekening bentuk saldo bisa juga dibuat dengan kolom saldo debit dan kredit seperti berikut ini :

buku besar bentuk saldo alternatif
Bentuk Buku Besar Saldo.

 

04: Buku Besar Pembantu Akuntansi

A: Pengertian Buku Besar Pembantu

Daftar rekening-rekening yang digunakan disebut kerangka rekening (chart of account).

Untuk merinci rekening-rekening tertentu dalam buku besar seringkali diperlukan pembuatan buku besar tersendiri.

BUKU BESAR PEMBANTU adalah Buku besar yang berisi perincian suatu rekening tertentu, dan disebut juga sebagai Buku Pembantu.

Sedangkan buku besar yang berisi rekening-rekening neraca dan laba rugi di sebut Buku Besar Utama atau biasa disebut general ledger.

Misalnya dalam buku besar umum terdapat rekening Piutang.

Karena ada beberapa debitur maka rincian piutang untuk masing-masing debitur dicatat dalam buku pembantu piutang.

Sedangkan rekening Piutang dalam general ledger disebut rekening kontrol,.

Yaitu rekening yang hanya menunjukkan jumlah total di mana rinciannya sudah ada di buku besar pembantu.

Dan agar semakin jelas, saksikan penjelasan singkat dalam video ini…

 

05: Manfaat Buku Besar Pembantu

Manfaat buku besar

Apa manfaat buku besar pembantu?

Manfaat penggunaan buku besar pembantu dalam proses menyusun laporan keuangan antara lain :

  • Memudahkan penyusunan Laporan Keuangan, karena general ledger terdiri dari rekening-rekening yang jumlahnya lebih sedikit. Selain itu akan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan dalam general ledger.
  • Ketelitian pembukuan dapat diuji dengan cara membandingkan saldo dalam rekening general ledger dengan jumlah saldo-saldo dalam buku pembantu.
  • Memudahkan dalam pembagian tugas untuk pengerjaan akuntansi sehingga tanggung jawab akan lebih jelas.
  • Memungkinkan pembukuan harian dari bukti-bukti pendukung transaksi ke dalam buku pembantu.
  • Jumlah dan jenis elemen akan bisa segera diketahui.

***

Agar makin gamblang dan clear mengenai proses membuat buku besar akuntansi , sejenak yuk saksikan penjelasan dalam video singkat berikut ini….

 

06: Kesimpulan

Penyusunan rekening-rekening dalam buku besar adalah salah satu tahapan dalam proses penyusunan Laporan Keuangan.

Ada beberapa bentuk buku besar, yaitu: bentuk buku besar T, 3 kolom, 4 kolom, dan sebelah menyebelah.

Untuk membuat buku besar bisa dilakukan secara manual, semi manual, maupun menggunakan software akuntansi.

Apapun caranya, yang penting benar dan bisa membantu proses menyusun laporan keuangan.

***

Penyusunan rekening-rekening buku besar yang baik dan sistematis akan memudahkan dan meningkatkan akurasi laporan.

Oleh karena itu perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat dan menyusun rekening-rekening tersebut.

Karena akan memudahkan pekerjaan Anda dan meningkatkan kualitas dalam menyusun Laporan Keuangan.

Demikian pembahasan tentang buku besar akuntansi, komponen, bentuk buku besar, contoh, dan cara membuatnya.

Mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih. *****

manajemen keuangan dan SOP