Buku Besar (General Ledger): Pengertian, Jenis, Format, Cara Buat dan Contoh Lengkap

4: Buku Besar Pembantu Akuntansi

A: Pengertian Buku Besar Pembantu Adalah?

BUKU BESAR PEMBANTU adalah Buku besar yang berisi perincian suatu rekening tertentu, dan disebut juga sebagai Buku Pembantu. Sedangkan buku besar yang berisi rekening-rekening neraca dan laba rugi di sebut Buku Besar Utama atau biasa disebut general ledger.

Misalnya dalam buku besar umum terdapat rekening Piutang, Karena ada beberapa debitur maka rincian piutang untuk masing-masing debitur dicatat dalam buku pembantu piutang,

Sedangkan rekening Piutang dalam general ledger disebut rekening kontrol, yaitu rekening yang hanya menunjukkan jumlah total di mana rinciannya sudah ada di buku besar pembantu.

Mengapa kita menggunakan rekening, nomor akun atau nomor perkiraan dalam buku besar?

Penggunaan nomor perkiraan dalam buku besar dipakai untuk merinci rekening-rekening tertentu dalam buku besar seringkali diperlukan pembuatan buku besar tersendiri. Daftar rekening-rekening yang digunakan disebut kerangka rekening (chart of account).

B: Apa manfaat dan fungsi buku besar pembantu?

Manfaat penggunaan buku besar pembantu dalam proses menyusun laporan keuangan adalah :

  1. Memudahkan penyusunan Laporan Keuangan, karena general ledger terdiri dari rekening-rekening yang jumlahnya lebih sedikit. Selain itu akan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan dalam general ledger.
  2. Ketelitian pembukuan dapat diuji dengan cara membandingkan saldo dalam rekening general ledger dengan jumlah saldo-saldo dalam buku pembantu.
  3. Memudahkan dalam pembagian tugas untuk pengerjaan akuntansi sehingga tanggung jawab akan lebih jelas.
  4. Memungkinkan pembukuan harian dari bukti-bukti pendukung transaksi ke dalam buku pembantu.
  5. Jumlah dan jenis elemen akan bisa segera diketahui.

5: Kesimpulan tentang Buku Besar

Fungsi penyusunan rekening-rekening dalam buku besar adalah salah satu tahap penting proses penyusunan Laporan Keuangan. Kesalahan dalam melakukan klasifikasi dan penggolongan transaksi keuangan bisnis akan berpengaruh terhadap laporan keuangan (financial statements).

Karena laporan keuangan digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan, maka ketidakakuratan laporan keuangan akan berdampak pada proses pengambilan keputusan yang juga tidak akurat. Akibat selanjutnya adalah menurunkan kinerja keuangan perusahaan.

Mengingat fungsi buku besar yang sangat penting, maka sebagai praktisi ataupun karyawan yang bertugas membuat laporan keuangan, maka kita harus mengetahui dan memahami materi buku besar.

Ada beberapa bentuk format buku besar, yaitu: bentuk buku besar T, 3 kolom, 4 kolom, dan sebelah menyebelah. Untuk membuat buku besar bisa dilakukan secara manual, semi manual, maupun menggunakan software akuntansi. Apapun caranya, yang penting benar dan bisa membantu proses menyusun laporan keuangan.

Penyusunan rekening-rekening buku besar yang baik dan sistematis akan memudahkan dan meningkatkan akurasi laporan. Oleh karena itu perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat dan menyusun rekening-rekening tersebut.

Format rekening buku besar yang baik dan sistematis akan memudahkan pekerjaan Anda dan meningkatkan kualitas dalam menyusun Laporan Keuangan.

Ada cara praktis untuk membuat buku besar, yaitu menggunakan template Laporan Keuangan Excel yang di dalamnya ada proses pembuatan buku besar otomatis. Kita tinggal memasukkan (input) transaksi-transaksi keuangan bisnis, dan secara otomatis fungsi Excel yang akan mengerjakan buku besar. Informasi lengkapnya baca di SOP Accounting Tools.

Video Pembelajaran Materi Buku Besar Excel

Video pembelajaran berisi tentang buku besar excel dan seluk beluknya beserta contoh-contohnya dalam praktik bisnis sehari-hari. Tujuan kami menyajikannya adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan serta praktik.

Dan Agar makin gamblang serta clear mengenai proses membuat buku besar akuntansi menggunakan rumus Excel SUMIF, sejenak yuk saksikan penjelasan dalam video berikut ini:

Bagaimana menurut Anda? Jika ada pertanyaan, saran dan masukkan, silahkan tuliskan di kolom komentar di bawah ini ya.

Demikian pembahasan tentang komponen, bentuk buku besar, contoh, dan cara membuat buku besar akuntansi dengan baik dan benar. Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih. *****

Note:
Jika mengutip artikel ini mohon disebutkan link sumbernya ya, sehingga Google tidak menganggap duplicate. Okaya friends?

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.