Biaya tenaga kerja adalah biaya konversi di samping biaya overhead pabrik yang merupakan salah satu biaya untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi. Biaya tenaga kerja atau dalam bahasa Inggris disebut dengan labor cost adalah salah satu komponen biaya terbesar dalam operasional perusahaan, oleh karena perusahaan perlu melakukan pengelolaan secara baik dan benar.
Apa sebenarnya pengertian biaya tenaga kerja, cara penggolongannya, biaya yang terkait dengan tenaga kerja, dan pencatatan akuntansinya? Mari ikuti pembahasan lengkapnya berikut ini…
Pengertian Biaya Tenaga Kerja
A: Definisi dan Konsep Biaya TK (Labor Cost)
Sebelum membahas akuntansi biaya tenaga kerja, sebaiknya kita perlu memahami batasan biaya TK dan berbagai cara klasifikasinya.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan biaya tenaga kerja?
Tenaga kerja adalah usaha fisik atau mental yang dikeluarkan karyawan untuk mengolah produk. Biaya tenaga kerja adalah harga yang dibebankan untuk penggunaan tenaga kerja manusia tersebut.
Penggolongan Aktivitas dan Biaya Tenaga Kerja
A: Dasar Klasifikasi Biaya Tenaga Kerja
Dalam perusahaan manufaktur, penggolongan/ klasifikasi aktivitas tenaga kerja dapat dilakukan sebagai berikut:
- Penggolongan menurut fungsi pokok dalam organisasi perusahaan
- Klasifikasi menurut aktivitas departemen-departemen dalam perusahaan
- Penggolongan menurut jenis pekerjaannya
- Klasifikasi menurut hubungannya dengan produk.
Mari dibahas masing-masing klasifikasi tersebut…
B: Klasifikasi Biaya Tenaga Kerja
Penggolongan/ klasifikasi menurut fungsi pokok dalam organisasi perusahaan
Organisasi dalam perusahaan manufaktur dibagi ke dalam tiga fungsi pokok, yaitu produksi, pemasaran, dan Administrasi, sehingga perlu ada penggolongan dan pembedaan antara tenaga kerja pabrik dan tenaga kerja non pabrik.
Pembagian ini bertujuan untuk membedakan biaya TK yang merupakan komponen harga pokok produk dari biaya tenaga kerja non pabrik, yang bukan merupakan komponen komponen biaya produksi/ harga pokok produksi. Melainkan unsur biaya usaha.
Dengan demikian, biaya TK perusahaan manufaktur diklasifikasikan menjadi biaya tenaga kerja produksi, biaya tenaga kerja pemasaran, dan biaya tenaga kerja administrasi dan umum.

Berikut ini beberapa contoh biaya TK yang termasuk dalam masing-masing golongan tersebut:
1: Biaya Tenaga Kerja Produksi:
- Gaji karyawan pabrik
- Biaya kesejahteraan karyawan pabrik
- Upah lembur karyawan pabrik
- Upah mandor pabrik
- Gaji manajer pabrik
2: Biaya Tenaga Kerja Pemasaran:
- Upah karyawan pemasaran
- Biaya kesejahteraan karyawan pemasaran
- Biaya komisi pramuniaga
- Gaji manajer pemasaran
3: Biaya Tenaga Kerja Administrasi dan Umum:
- Gaji karyawan Bagian Akuntansi
- Upah dan Gaji karyawan Bagian Personalia
- Gaji karyawan Bagian Sekretariat
- Biaya kesejahteraan karyawan Bagian Akuntansi
- Beban kesejahteraan karyawan Bagian Personalia/ SDM
- Biaya kesejahteraan karyawan Bagian Sekretariat
Penggolongan/ Klasifikasi menurut aktivitas departemen-departemen perusahaan
Misalnya departemen produksi suatu perusahaan kertas terdiri dari 3 departemen, yaitu:
- Bagian Pulp
- Divisi Kertas
- Bagian Penyempurnaan
Biaya tenaga kerja dalam departemen produksi tersebut digolongkan sesuai dengan bagian-bagian yang dibentuk dalam perusahaan tersebut.
Tenaga kerja yang bekerja di departemen-departemen memproduksi digolongkan pula menurut departemen yang menjadi tempat kerja mereka.
Dengan demikian biaya tenaga kerja di departemen-departemen non produksi dapat digolongkan menjadi biaya tenaga kerja bagian akuntansi, biaya tenaga kerja bagian SDM, dan lain sebagainya.
Penggolongan semacam ini dilakukan untuk lebih memudahkan pengendalian terhadap biaya tenaga kerja yang terjadi di tiap departemen yang dibentuk dalam perusahaan.
Kepala departemen yang bersangkutan bertanggung jawab atas pelaksanaan kerja karyawan dan biaya tenaga kerja yang terjadi dalam departemennya.
Penggolongan/ Klasifikasi menurut jenis pekerjaannya
Di suatu perusahaan, tenaga kerja dapat digolongkan menurut sifat pekerjaannya.
Misalnya, dalam suatu departemen produksi, tenaga kerja digolongkan sebagai berikut:
- Operator
- Mandor
- Penyelia (superintendant)
Dengan demikian biaya tenaga kerja juga digolongkan menjadi upah operator, upah mandor, dan upah penyelia. Penggolongan biaya tenaga kerja semacam ini digunakan sebagai dasar penetapan deferensiasi upah standar kerja.
Penggolongan/ Klasifikasi menurut hubungannya dengan produk.
Dalam hubungannya dengan produk, tenaga kerja dibagi menjadi dua, yaitu:
- Tenaga kerja langsung dan
- Tenaga kerja tidak langsung.
Apa perbedaan biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung?
Pengertian tenaga kerja langsung adalah semua karyawan yang secara langsung ikut serta memproduksi produk jadi.
Yang jasanya dapat diusut secara langsung pada produk, dan yang upahnya adalah bagian yang besar dalam memproduksi produk, contoh biaya tenaga kerja langsung adalah upah tenaga kerja langsung.
Upah tenaga kerja langsung diperlakukan sebagai biaya tenaga kerja langsung adalah diperhitungkan langsung sebagai sebagai komponen biaya produksi. Sedangkan pengertian tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang jasanya tidak secara langsung dapat diusut pada produk.
Upah tenaga kerja tidak langsung ini disebut biaya tenaga kerja tak langsung adalah unsur biaya overhead pabrik. Gaji dan upah tenaga kerja tidak langsung dibebankan pada produk tidak langsung, tapi melalui tarif biaya overhead pabrik yang ditentukan di muka.