Inilah 7 Cara Kreatif Memiliki Rumah Minimalis Sederhana Sebelum Usia 40 Tahun

cara-memiliki-rumah-minimalis-sederhana

“ Rumahku adalah surgaku “
“ Rumahku adalah istanaku “

Dua ungkapan itu sangat populer di masyarakat, sehingga tak peduli sekecil dan sesederhana apapun rumah yang dimiliki, rumah itu tetaplah istana bagi penghuninya.

Tempat berteduh saat hujan dan terik panas sinar matahari , tempat bercengkrama dengan anak dan isteri, tempat untuk mengarungi bahtera kehidupan dengan berbagai suka dan dukanya

Sebaliknya, sebesar dan semegah apapun rumah, bila rumah itu bukan milik sendiri, entah itu milik mertua, orang tua atau kontrak, akan membuat penghuninya tidak bisa tidur dengan nyenyak, tidak tenang lahir dan batin.

Tetapi fakta menunjukkan bahwa tidak semua keluarga dapat memiliki rumah sendiri. Salah satu alasannya adalah mereka tak memiliki cukup dana untuk membeli rumah.

Padahal harga rumah dan tanah tiap tahun semakin naik, dan peningkatannya lebih cepat daripada peningkatan gaji. Kecepatannya bisa di-umpamakan seperti larinya siput dengan kancil ( dengan catatan si kancil tidak istirahat tidur ) 🙂

Punya rumah di usia muda apalagi dibawah 30 tahun adalah dambaan sebagian besar orang. Lalu bagaimana bila sampai usia 40 tahun belum memiliki rumah sendiri, berikut ini ada 7 wejangan tulus yang layak untuk diterapkan.

1. Audit sederhana kondisi keuangan Anda.

audit-sederhana-keuangan

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengetahui kondisi keuangan Anda. Tidak usah menunggu nanti kalau gajinya sudah besar, berapapun besar gaji Anda setiap orang bisa beli rumah dengan gaji kecil, asal tahu caranya.

Cara yang bisa dilakukan adalah melakukan audit sederhana secara menyeluruh pada keuangan Anda. Tidak usah seperti audit laporan keuangan perusahaan Tbk.

Baca juga : Cara Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Hasil Merger

Langkah sederhana pertama adalah pilah-pilah berdasarkan sumber dan peruntukannya.

Sumber dana dimasukkan ke sisi pemasukkan, dan peruntukkannya di masukkan ke sisi pengeluaran, bila semua sudah diketahui lalu analisa-lah.

Dari analisa itu akan diketahui apakah hasilnya timpang, seimbang, atau masih ada sisa uang yang bisa disimpan. Hasil analisa bisa dijadikan sebagai pijakkan untuk melakukan langkah-langkah strategis berikutnya.

Dan bila membutuhkan bantuan seorang financial planner, Mbak Prita Ghozie, perempuan cantik dan cerdas ini mungkin cocok untuk diminta bantuannya.

Berikutnya, Anda harus bisa memproyeksikan kondisi keuangan Anda di masa depan. Dengan penghasilan saat ini, apakah keuangan Anda tetap akan sehat setelah memutuskan membeli rumah?

Jika tidak, langkah apa yang diperlukan untuk menambah penghasilan.

 

2. Cari cara yang tepat untuk mengelola uang bulanan.

Bila Anda seorang karyawan, gaji bulanan ibarat suntikan segar yang menambah energi. Lalu, bagaimana caranya agar gaji itu bisa mencukupi pengeluaran Anda?

Kedisiplinan menggunakan uang adalah kunci mewujudkan tujuan itu.

Cara sederhana manajemen keuangan yang bisa diterapkan adalah membagi-bagi dana Anda ke berbagai pos, misalnya untuk:
– Kebutuhan pokok bulanan
– Biaya pendidikan anak
– Membayar kredit ; rumah, kendaraan
– Kebutuhan tambahan
– Dana simpanan (khusus untuk pengeluaran yang sifatnya penting dan mendesak)

Dan Anda sendirilah yang paling tahu kebutuhan Anda, sehingga Anda sendirilah yang bisa mengatur keuangan Anda.

Persentase untuk kebutuhan pokok, kebutuhan tambahan, dan dana simpanan bisa divariasikan setiap bulannya.

Beberapa formula dapat dicoba dan tentukan yang paling pas untuk Anda. Formula umumnya adalah 40% untuk biaya hidup, 30% untuk membayar tagihan kredit, dan 30% untuk ditabung.

Baca juga : Siklus Akuntansi Lengkap dari A sampai Z.

 

3. Eratkan ikat pinggang : bila bisa berhemat ngapain boros.

Ada pepatah yang masyhur “ hemat pangkal kaya“. Untuk kasus ini pepatah itu masih relevan. Walau ada beberapa orang yang mengatakan tidak, tapi biarlah, karena setiap orang adalah unik.

Hemat dan boros keduanya sangat berkaitan dan saling mempengaruhi. Kunci untuk sukses mengelola keuangan, termasuk dalam berhemat adalah disiplin.

Prioritaskan segala yang menjadi kebutuhan primer Anda sebelum memenuhi kebutuhan sekunder atau tersier Anda.

Lalu apa yang dimaksud boros, yaitu mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan, seperti membayar biaya bulanan untuk kartu kredit yang tidak digunakan.

Banyak kiat menabung untuk membeli rumah, dan berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan :

#1. Kumpulkan dan jangan meremehkan uang recehan.
Uang satu juta tidak akan disebut satu juta bila ada recehan 1 rupiah. Setiap kali mendapatkan uang recehan dari kembalian di minimarket, warung, atau toko sembako segera simpan recehan itu.

Jangan mau kembalian dengan permen. Untuk tahap ini, ungkapan “ sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” masih sangat relevan.

#2Buka mata, buka telinga.
Walaupun sedang berhemat, bukannya tidak boleh makan di luar rumah dan jalan-jalan untuk rekreasi.

Kasihan kan si kecil dan isteri tercinta terus di rumah, maka buka mata dan telinga untuk mencari informasi mengenai tempat-tempat rekreasi dan makan yang enak dan murah.

#3. Kartu kredit cukup satu saja dulu, karena bila dikelola secara baik, kartu kredit bisa sangat bermanfaat. Tapi bila memang benar-benar tidak diperlukan tutup saja.

( Baca juga : Saat Rumah Kita Laksana Gudang, Ada Setetes Kebocoran yang Perlu Ditambal )

 

4. Manfaatkan waktu luang untuk merintis usaha sendiri.

bisnis-sendiri
Rata-rata waktu kerja seorang karyawan adalah 40 jam satu minggu, sehingga masih banyak waktu yang bisa digunakan untuk merintis dan mengembangkan usaha.

Dan kabar baiknya, bila Anda ingin mencari tahu tentang motivasi berwirausaha saya sudah membahasnya di artikel  “bagaimana cara menumbuhkan motivasi dan memulai bisnis“.

Beberapa ide usaha ini bisa Anda terapkan :

– Berjualan produk fisik : jualan kaos, makanan, minuman, gadget.
– Berjualan produk jasa : jualan jasa pijat refleksi,  trainer akuntansi, pajak, manajemen keuangan, pengelasan, dll
– Berjualan produk digital : jualan software, ebook, musik
– Menjualkan produk orang lain baik produk fisik maupun non fisik.

Baca juga : Accounting Tools & SOP

 

5. Investasilah

investasi-keuangan
Boro-boro investasi, untuk makan saja susah“ begitu kira-kira kata beberapa orang. Bila Anda tidak peduli dengan kondisi Anda sendiri lalu bagaimana dengan orang lain?

Karena Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang jika dia sendiri tidak berusaha untuk mengubah nasibnya.

Bila diri kita sendiri tidak berusaha dengan aktif untuk merubah nasib kita lalu apa mau disandarkan kepada pak presiden?

Laju inflasi lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikkan gaji karyawan, dan yang sanggup mengejar kenaikan inflasi adalah jika uang Anda di-investasikan ke tempat yang produktif.

Pilih kegiatan investasi yang pas dengan kondisi dan kemampuan Anda. Dan syarat utama agar bisa berinvestasi adalah Anda mempunyai dana untuk di-investasikan. Minimal 20% dari penghasilan bulanan harus di-investasikan.

Oleh karena itu poin 3 dan 4 harus benar-benar diterapkan! Karena bila poin-poin itu berhasil diwujudkan maka poin 5 ini pun akan bisa wujudkan.

( Baca juga : 2 Cara Simpel Menghitung Laba Pembangunan Perumahan )

 

6. Anda saat ini sedang berjuang memiliki rumah sekaligus memenuhi kebutuhan, maka carilah rumah idaman dengan harga yang terjangkau.

Memiliki rumah mewah adalah idaman setiap orang. Namun Anda harus menyadari bahwa harga rumah tiap tahunnya naik.

Bila Anda ngotot harus membeli rumah mewah, jangan-jangan keinginan itu hanya akan menjadi sebuah keinginan yang dibawa sampai akhir hayat.

Oleh karena itu bila Anda sudah memiliki cukup uang untuk membeli rumah, atau hanya untuk membayar uang mukanya, bersegeralah untuk membeli rumah.

Realistislah melihat keadaan Anda, pilih rumah dengan dengan harga yang terjangkau, walaupun rumah minimalis sederhana.

Cara informasi mengenai pembiayaan property mulai dari menggunakan instrumen hipotek sampai sistem syari’ah. Pertimbangankan yang paling sesuai dengan Anda.

Bila Anda memilih KPR sebagai sarana untuk memiliki rumah, agar mendapatkan persetujuan dari bank, maka pastikan angsuran harga rumah tak melebihi penghasilan Anda saat ini.

Beberapa tips berikut bisa dijalankan :
– Tidak ragu membeli rumah di daerah pinggir kota.
– Usahakan membeli rumah di waktu awal launching.
– Sering-seringlah mengunjungi pameran properti dan membaca berita properti

 

7. Bersedekah

Suatu ketika seorang penceramah agama menceritakan, bahwasanya saat beliau di rumah tahanan menginginkan makan masakan Padang. Satu potong roti masih ada digenggamannya.

Saat beliau akan memakan roti tersebut, tiba-tiba ada segerombolan semut melintas di depannya. Beliau mengamati semut-semut itu, dan lupa menyantap roti yang sudah siap dimakan.

Singkat cerita beliau memberikan sepotong roti yang masih ada di tangannya kepada segerombolan semut itu.

Tak lupa beliau berucap “semut doa’kan kepada Tuhanmu agar memberikan masakan Padang untukku” dan tak diduga-duga beberapa saat kemudian ada seorang penjaga tahanan yang memberikan nasi Padang untuknya.

Dari kejadian kecil itu akhirnya beliau menjadi seorang penceramah kondang yang terkenal menyebarkan virus sedekah.

Sedekah merupakan kunci yang akan membuka pintu rezeki Anda. Bila rezeki diibaratkan seperti air yang mengalir melewati kran, maka pembuka kran itu adalah sedekah.

Jangan menunggu kaya dulu lalu bersedekah! Sesuaikan dengan kondisi Anda.

Fakta menunjukkan bahwa orang-orang kaya yang senang bersedekah akan membuat mereka semakin kaya, harta mereka akan bertambah, bertambah, dan bertambah.

Dan bila Anda mencari informasi seluk-beluk zakat dan cara perhitungannya artikel  ” cara menghitung zakat properti, profesi, aset keuangan, dan perusahaan” sangat cocok untuk Anda.

Atau bila anda pengelola zakat infak dan sedekah, untuk membuat laporannya bisa download  di : Download Laporan Keuangan Lembaga Zakat.

Demikian pembahasan renyah mengenai 7 Cara Kreatif untuk Memiliki Rumah Minimalis Sederhana.

Bagaimana dengan Anda?

***