7: Beraksi dan Bukan Bereaksi
Jika anda dapat memaksa diri anda agar mundur selangkah dari setiap situasi bisnis, terutama yang sedang memanas maka daya pengamatan anda secara otomatis akan bertambah.
Bila pihak lain sedikit emosional, maka ia akan lebih banyak menyingkapkan dirinya daripada waktu-waktu lain.
Apabila anda menanggapinya dengan hati yang panas pula, maka anda tidak saja akan kurang memperhatikan, tapi juga akan lebih banyak mengungkapkan hal-hal mengenai diri anda sendiri.
Beraksi dan bukan bereaksi memungkinkan anda benar-benar dapat menggunakan hal-hal yang telah anda ketahui.
Hal ini memungkinkan anda mengubah persepsi menjadi pengendalian, dengan bereaksi atau tidak mau mundur selangkah, kemungkinan besar anda akan mencampakkan keuntungan besar.
Jika anda tidak bereaksi, maka tidak akan pernah bereaksi secara berlebihan. Dengan demikian, anda akan memegang kendali dan bukan sebagai orang yang mengendalikan. Sampai di tips ketujuh ini jelas kan? Oke sip!.
Lanjutkan bacanya…
8: Mindfulness dan Meditasi
Latihan dan praktek mindfulness serta meditasi secara rutin berkesinambungan akan membantu meningkatkan konsentrasi, fokus, dan kapasitas otak.
9: Menjaga Pola Makan Sehat
Asupan dan konsumsi makanan bergizi, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein, memberikan nutrisi penting bagi fungsi otak yang optimal.
10: Lakukan Olahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan benar akan meningkatkan aliran darah ke otak, menjaga pikiran positif, dan mendukung pertumbuhan sel-sel otak baru, sehingga fungsi otak lebih optimal.

11: Menjaga Waktu Tidur yang Cukup
Tidur adalah salah satu sarana untuk mengembalikan sel-sel rusak menjadi sel baru yang siap digunakan lagi, maka dengan menjaga waktu tidur yang cukup dan berkualitas adalah sangat penting untuk mengembalikan memori dan pemulihan otak.
12: Belajar Tanpa Henti
Teruslah belajar hal-hal baru untuk merangsang perkembangan otak dan memperkuat keterkaitan neuron.
13: Melakukan Permainan Puzzle dan Kognitif
Ada jenis-jenis permainan yang bisa dapat membantu melatih otak dalam pemecahan masalah dan analisis, contoh: bermain teka-teki, permainan papan, atau aplikasi kognitif
14: Berinteraksi Sosial
Berinteraksilah dengan orang-orang di sekitar Anda, karena aktivitas sosial dapat meningkatkan fungsi otak dan memperkuat hubungan sosial yang positif.
15: Mengelola Stres
Ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk membantu otak berfungsi lebih baik dalam situasi tekanan, contoh: meditasi, yoga, kholwat.
16: Mendengarkan Musik dengan Khusuk
Musik bisa melembutkan pikiran dan hati kita. Ada kalanya kita sedang mengalami kesedihan mendalam, setelah mendengarkan musik, walaupun tidak tahu artinya liriknya, namun tiba-tiba kesedihan itu hilang tak berbekas dari diri kita.
So, menyimak musik klasik atau jenis musik tertentu dapat merangsang otak dan meningkatkan fokus.
17: Menjaga Kondisi Cairan Tubuh yang Cukup
Kebutuhan cairan tubuh yang selalu terjaga dengan baik mendukung fungsi otak yang optimal, oleh karena itu, jaga dan pastikan untuk minum air yang cukup sepanjang hari. Kata Pak Dokter 2 – 3 liter per hari atau sesuai dengan kebutuhan.
18: Membaca beragam jenis buku
Membaca buku, artikel, atau genre yang berbeda-beda dapat membantu otak terus beradaptasi dan memperoleh wawasan baru.
19: Belajar dan Bermain Instrumen Musik
Sudah masyhur dan diakui oleh banyak ahli, bahwa musik bisa membuat otak menjadi cerdas, maka salah satu upaya mencerdaskan otak kita adalah dengan belajar atau bermain instrumen musik untuk meningkatkan koordinasi otak dan keterampilan multitasking.
20: Menjaga Kesehatan Mental
Secerdas apapun, kalau mental tidak sehat alias terganggu, maka kinerjanya pun menjadi lemot atau malah tidak bisa berfungsi, maka mengelola stres, menerapkan teknik relaksasi, dan menjaga kesehatan mental sangat penting untuk kinerja otak yang optimal.