Jurnal Penyesuaian: Pengertian, Tutorial Cara Membuatnya dengan Contoh Riil

Jurnal Penyesuaian Biaya yang Masih Harus Dibayar

A: Pengertian Biaya yang masih harus dibayar

Biaya yang masih akan dibayar adalah biaya-biaya yang sudah terjadi namun belum dibayar dan belum dicatat dalam akun.

Oleh karena itu biaya yang masih akan dibayar harus dibuatkan jurnal penyesuaian pada akhir periode agar dapat diperhitungkan di periode bersangkutan.

B: Contoh Jurnal Biaya yang masih akan dibayar

Perhatikan contoh dan cara membuat AJP biaya yang masih akan dibayar berikut ini:

Beban gaji karyawan yang masih harus dibayar oleh PT MK Jaya untuk bulan Juli 2022 adalah sebesar Rp 5.000.000, Maka pada tanggal 31 Juli 2022 PT MK Jaya membuat jurnal penyesuaian untuk transaksi tersebut seperti berikut ini:

Contoh jurnal penyesuaian utang gaji

Pada tanggal 1 Agustus 2022, PT MK Jaya sebaiknya membuat jurnal penyesuaian kembali agar pengeluaran gaji bisa dicatat dengan cara normal, yaitu dengan men-debit akun Beban Gaji dan meng-kredit akun Kas sehingga adjusting entries kembali tanggal 1 Agustus 2022 adalah sebagai berikut:

contoh jurnal penyesuaian kembali utang gaji karyawan

Jurnal Penyesuaian Pendapatan yang Masih akan Diterima

A: Pengertian Pendapatan yang masih akan diterima

Pendapatan yang masih akan diterima mirip dengan biaya yang masih akan dibayar.

Bila biaya yang masih harus dibayar perusahaan sebagai pihak yang harus memenuhi kewajibannya, sedangkan pendapatan yang masih akan diterima, perusahaan sebagai pihak yang mempunyai hak untuk menerima pendapatan.

Keduanya sama-sama harus diperhitungkan pada periode bersangkutan, sehingga harus dibuat adjusting entries pada akhir periode, bila tidak dibuat penyesuaian maka laporan laba rugi yang disajikan kurang akurat.

Pendapatan yang masih akan diterima disebut juga dengan piutang pendapatan, yaitu pendapatan yang sudah didapatkan perusahaan tapi belum diterima dan dicatat dalam akun.

B: Cara Menghitung Pendapatan yang masih akan diterima

Perhatikan cara membuat jurnal penyesuaian pendapatan yang masih akan diterima berikut ini:

Setiap tanggal 1 Maret dan 1 September PT MK Jaya akan menerima imbal hasil investasi surat berharga yang dimiliki.

Setiap tanggal penerimaan tersebut, PT MK Jaya memperoleh Rp 15.000.000.

Pada tanggal 31 Desember 2022, imbal hasil yang sudah merupakan penerimaan dihitung sebagai berikut:

= 4/6 X Rp 15.000.000
= Rp 10.000.000
( angka 4 adalah jumlah bulan dari 1 September sampai 31 Desember)

C: Contoh Jurnal Pendapatan yang masih akan diterima

Contoh Jurnal Piutang Imbal Hasil

Dari hasil perhitungan, maka dapat dibuat adjusting entries yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

contoh jurnal penyesuaian pendapatan yang masih akan diterima

Pada awal periode berikutnya, sebaiknya dibuat penyesuaian kembali, agar penerimaan imbal hasil pada tanggal 1 Maret 2022 dicatat dengan normal, yaitu dengan men-debit akun KAS dan meng-kredit akun Pendapatan imbal hasil sehingga jurnal penyesuaian kembali pada tanggal 2 Januari 2022 adalah seperti berikut ini:

contoh jurnal penyesuaian kembali untuk pendapatan yang akan diterima

Contoh Jurnal Piutang Pendapatan

Perhatikan lagi contoh soal dan cara membuat jurnal piutang pendapatan berikut ini:

Pendapatan yang belum diterima PT MK Jaya atas jasa audit keuangan tahun 2016 dan 2022, yang dikerjakan pada bulan Februari 2022 adalah sebesar Rp 25.000.000. Untuk mencatat transaksi tersebut, pada tanggal 28 Februari 2022 PT MK Jaya membuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

contoh jurnal umum

 

Pada tanggal 1 Maret 2022, PT MK Jaya membuat jurnal penyesuaian kembali seperti berikut ini:

jurnal penyesuaian kembali

Bagaimana? Gampang kan? 🙂 Lanjutkan pembahasan beserta contoh soal da jawabannya berikut ini..

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.