Cara Membuat Neraca Keuangan Perusahaan
A: Langkah-langkah Membuat Neraca Keuangan Perusahaan
Bagaimana cara membuat neraca?
Setelah mengetahui format dan contoh neraca, sekarang waktunya untuk membuat neraca. Ada 3 cara tidak biasa dan mudah yang akan membantu anda saat membuat neraca, yaiu:
#1: Pelajari, pahami, dan kuasai konsep serta pengertian Aset
Cara membuat neraca usaha kecil yang pertama adalah mempelajari, memahami, dan menguasai penerapan mengenai konsep dan pengertian aset/aktiva.
Logikanya gini mas, bagaimana kita akan bisa menyajikan aset dalam format neraca yang sudah kita ketahui kalau kita tidak tahu pengertian aset, karakteristik aset, apa saja yang termasuk aset, dan segala hal tentang aset.
Betul kan?
Lalu apa sih pengertian aktiva/aset?
Menurut FASB dalam Elements of Financial Statement of Business Enterprises menyatakan bahwa aset atau aktiva adalah manfaat ekonomis yang akan diterima perusahaan di masa yang akan datang karena transaksi di masa lalu.
Ada 2 jenis aktiva, yaitu aktiva lancar (current asset) dan aktiva tetap (fixed asset)
1: Aset Lancar (Current Asset)
Aset lancar adalah aset yang akan direalisasikan dalam satu siklus bisnis perusahaan. Yang termasuk aset lancar antara lain:
- Kas dan setara kas
- Persediaan barang dagang
- Piutang dagang
- Investasi jangka pendek
- Biaya dibayar di muka
Cara melaporkan elemen-elemen aset lancar dalam neraca adalah disusun berdasarkan tingkat likuid aset tersebut. Dimulai dari yang paling likuid, selanjutnya diikuti dengan elemen-elemen aset yang kurang likuid dibawahnya.
2: Aset Tetap (Fixed Asset)
Pengertian aset tetap adalah aset yang bersifat jangka panjang atau secara relatif memiliki sifat permanen serta dapat digunakan dalam jangka panjang.
Aset ini merupakan aset berwujud karena memiliki bentuk fisik. Aset ini dimiliki dan digunakan perusahaan dan tidak dijual sebagai bagian dari kegiatan operasi normal.
Nama lain untuk aset tetap dalam bahasa Inggris adalah plant assets; property, plant, and equipment (PPE).
Yang termasuk aset tetap antara lain: tanah, gedung, kendaraan, perabot, mesin, dan peralatan. Cara menyajikan aset tetap pada neraca dimulai dari yang umurnya paling lama, selanjutnya disusul dengan yang umurnya lebih pendek.
Aset tetap suatu perusahaan dapat menjadi bagian signifikan dari jumlah total asetnya. Perhatikan tabel berikut:

Tabel di atas menunjukkan contoh persentase aset tetap terhadap jumlah aset untuk beberapa perusahaan yang dibagi berdasarkan perusahaan jasa, manufaktur dan dagang.
Pada tabel di atas kita dapat melihat aset tetap di kebanyakan perusahaan memiliki proporsi yang signifikan terhadap jumlah aset.
Sebaliknya Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), sebuah perusahaan perbankan tidak tergantung pada aset tetapnya dalam menyediakan jasa untuk nasabahnya.
#2: Pelajari, pahami, dan kuasai konsep serta pengertian Liability
Cara tidak biasa untuk membuat neraca usaha kecil adalah mempelajari, memahami, dan menguasai konsep serta pengertian liability.
Liability atau kewajiban merupakan elemen kedua dalam neraca (lihat format neraca). Oleh karena itu agar kita bisa membuat neraca usaha kecil dengan mudah maka harus memahami elemen ini.
Jenis Liabilitas
Yang termasuk dalam kewajiban antara lain: kewajiban lancar (hutang lancar), kewajiban jangka panjang, pendapatan yang diterima di muka, dan hutang lainnya.
1: Hutang Lancar
Saat sebuah perusahaan atau bank memberikan fasilitas kredit, sama artinya dengan memberikan pinjaman.
Perusahaan, bank, atau individu yang memberikan pinjaman disebut kreditur atau pemberi pinjaman. Individu atau perusahaan yang menerima kredit disebut debitur atau peminjam.
Utang merupakan kewajiban untuk membayar yang dicatat sebagai kewajiban atau liabilitas (liability).
Bank dan lembaga keuangan lainnya memberikan pinjaman atau kredit kepada para konsumen untuk pembelian berbagai macam barang.
Sebagai contoh adalah J.CO Donuts, sebuah jaringan bisnis donat dan kedai kopi (kafe/caffee) di Indonesia yang memiliki lebih dari 40 outlet di seluruh Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
J.CO Donuts menggunakan kredit usaha jangka pendek/utang usaha untuk membeli bahan-bahan baku pembuatan donuts di masing-masing kedainya.
Kredit jangka pendek memungkinkan J.CO Donuts untuk mengendalikan pembayaran tunai dengan memisahkan fungsi pembelian dari fungsi pembayaran.
Dengan demikian tanggungjawab karyawan yang membeli bahan baku donat dipisahkan dari tanggungjawab karyawan yang membayar pembelian tersebut. Pemisahan tugas semacam ini dapat membantu mencegahpembelian atau pembayaran yang tidak sah.
2: Hutang Jangka Panjang
Hutang atau Utang jangka panjang adalah utang yang pelunasannya lebih dari satu tahun, dan pelunasannya tidak menggunakan sumber-sumber yang digolongkan sebagai aktiva lancar.
Contoh hutang jangka panjang antara lain: utang obligasi, utang wesel jangka panjang dan utang lain-lain jangka panjang.
3: Pendapatan yang diterima di muka
Pengertian pendapatan yang diterima di muka adalah adalah penerimaan yang bukan merupakan pendapatan untuk periode bersangkutan.
Status sebagai pendapatan yang diterima di muka akan terus bertahan sampai saat penerimaan tersebut diakui sebagai pendapatan.
Bagaimana cara mencatat pendapatan yang diterima di muka setelah diakui sebagai pendapatan?
Caranya dengan menggunakan ayat jurnal penyesuaian. Bila tidak dilakukan penyesuaian terhadap pos ini, maka laporan laba rugi yang dibuat kurang mencerminkan kondisi sebenarnya. Selengkapnya dapat dipelajari di konsep dan pengertian jurnal penyesuaian

#3: Pelajari, pahami, dan kuasai konsep serta pengertian Equity
Langkah ketiga dalam membuat neraca dengan cara yang tidak biasa adalah dengan mempelajari, memahami, dan menguasai konsep serta pengertian equity (ekuitas).
Pengertian equity / ekuitas / modal adalah hak milik suatu perusahaan yang tersisa setelah dikurangi kewajiban (liabilitas), yang termasuk dalam ekuitas antara lain: modal disetor, laba tidak dibagi, modal penilaian kembali, modal sumbangan, modal lain-lain.
Elemen Ekuitas
Penjelasan dari masing-masing elemen equity tersebut adalah sebagai berikut:
- Modal disetor adalah modal yang disetorkan oleh pemegang saham.
- Laba tidak dibagi adalah akumulasi laba tidak dibagi dari periode-periode akuntansi sebelumnya.
- Modal penilaian kembali adalah modal yang diperoleh dari selisih antara nilai buku lama dengan nilai buku yang baru saat perusahaan melakukan penilaian kembali terhadap aktiva perusahaan.
- Sumbangan adalah modal yang diperoleh dari sumbangan.
- Modal lain-lain adalah modal perusahaan yang tidak bisa dimasukkan dalam kategori-kategori sebelumnya.
Setelah kita memahami elemen penyusun neraca yaitu aset, liabilitas (liability), dan ekuitas (equity), langkah selanjutnya adalah menyajikan elemen-elemen tersebut ke dalam format neraca yang sudah dipelajari di atas.
Dan setelah semua elemen neraca tersebut lengkap maka selesai sudah neraca keuangan usaha kecil yang merupakan salah satu dari 4 jenis laporan keuangan.
Mudah kan?
Kesimpulan
Neraca akhir periode adalah jenis laporan keuangan yang menyajikan aset, liabilitas, dan ekuitas suatu entitas. Apa yang disajikan ini mencerminkan kondisi ‘kesehatan; entitas tersebut.
Dari pembahasan artikel ini, dapat disimpulkan bahwa untuk membuat neraca pertama kali intinya adalah memahami format dan bentuk standar neraca. Berikutnya pelajari, kuasai, dan pahami elemen-elemen yang menyusun neraca, dan yang terakhir adalah menyajikan elemen-elemen tersebut sesuai dengan format neraca.
Dan, agar tidak kesulitan membuat neraca, simak tiga cara tidak biasa membuat neraca keuangan untuk usaha anda. Sederhana dan mudah.
Video Pembelajaran Materi Neraca Keuangan Perusahaan
Dan yang suka belajar secara visual, berikut ini saya sajikan video pembelajaran cara membuat neraca:
Bagaimana menurut Anda tentang video pembelajaran ini?
Jika Anda masih merasa kesulitan untuk membuat neraca, langsung saja gunakan template Excel dan accounting tools SOP Keuangan. Atau jika ingin mendalami neraca, yuk belajar bareng kami. Infonya baca di https://manajemenkeuangan.net/pelatihan-komputer-akuntansi/ ya.
Inilah sedkit yang bisa saya bagikan. Mudahan-mudah bermanfaat, dan terima kasih. *****
Catatan:
Jika Anda mengutip artikel ini, mohon disertakan sumber link-nya ya, sehingga tak ada pihak yang dirugikan. Thanks