Contoh SOP Penambahan Dana Kas Beserta Langkah Membuatnya

Pembahasan contoh SOP penambahan dana kas dan cara membuatnya ini adalah jawaban pertanyaan dari pembaca setia blog manajemen keuangan ini, sekaligus pembeli Accounting Tools+SOP Akuntansi Keuangan.

Pembaca tersebut menjelaskan bahwa di perusahaannya menggunakan sistem pengelolaan dana kas dengan menggunaka:

  • 1) kas besar (rek. giro),
  • 2) bank penampungan, dan
  • 3) kas kecil.

Saat ada keperluan untuk penambahan dana kas, ada 2 (dua) prosedur kerja yang dilakukan, yaitu:

  1. Menggunakan cek dan disetor ke bank penampungan
  2. Kasir akan mengambil uang cash menggunakan ATM

Dengan fakta seperti itu, mari dibuat standar operasional penambahan kas…

 

01: Pengertian SOP (Standard Operating Procedure)

Izinkna sedikit me-refresh kembali tentang Apa itu SOP?

SOP adalah kumpulan urutan aktivitas yang harus dijalankan agar mencapai hasil kegiatan sesuai dengan yang diharapkan, atau sebuah dokumen panduan yang berisi metode khusus untuk melakukan aktivitas dengan konsisten.

Fungsi SOP antara lain untuk membuat standar aktivitas kerja agar konsistensi produk dan jasa dapat terjaga dengan baik.

Coba bayangkan, misalnya sebuah perusahaan besar yang memiliki cabang di berbagai daerah, bahkan luar negeri tidak memiliki standar kerja. Akan amburadul kan?

Selain alasan tersebut, keberadaan SOP seringkali merupakan keharusan yang ditetapkan oleh pemerintah, bank sentral, dan persyaratan standar sistem manajemen, seperti ISO 9000, 14000, OHSAS 18001.

Dari pengertian SOP secara umum di atas, kita dapat mendefinisikan SOP Penambahan Dana Kas adalah dokumen panduan yang berisi kumpulan aktivitas penambahan dana kas.

 

02: Cara Membuat SOP Penambahan Dana Kas

Cara membuat SOP Perusahaan - Penambahan Dana Kas

Sebelum membuat SOP, perusahaan sebaiknya membuat business process mapping, atau melakukan pemetaan terhadap proses bisnisnya, yakni mendata secara detil aktivitas yang ada di perusahaan.

Setelah melakukan identifikasi terhadap semua aktivitas yang ada, selanjutnya merapikan urutan setiap proses dari awal sampai akhir.

Jika aktivitas penambahan dana kas, berarti perusahaan harus mengurutkan proses tersebut mulai dari awal hingga kegiatan itu berakhir.

Setelah seluruh kegiatan diurutkan, langkah selanjutnya adalah menjabarkan kegiatan tersebut dengan informasi yang lebih lengkap,

Bila perusahaan sudah menyelesaikan pemetaan proses bisnisnya, lengkap dengan penjelasannya.

Selanjutnya melakukan analisa untuk menentukan perlu tidaknya SOP, jumlah SOP yang dibutuhkan, apakah SOP dibuat detil atau tidak, serta monitoring pelaksanaan SOP.

Sekarang waktunya untuk menyusun SOP Penambahan Dana Kas …

Untuk membuat SOP saya membagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu:

  1. Bagian Utama SOP
  2. Atribut SOP

1. Bagian Utama SOP

Bagian utama SOP biasanya disajikan pada bagian tubuh. Bagian ini terdiri dari:

Tujuan

Pada bagian ini berisi penjelasan tentang tujuan dibuatnya SOP. Misalnya: SOP penambahan Dana Kas ini dibuat sebagai panduan dan alat monitoring bagian keuangan untuk menjalankan aktivitas tentang penambahan dana kas.

Ruang lingkup

Bagian ini berisi penjelasan mengenai cakupan SOP. Misalnya: SOP ini mencakup proses persiapan hingga penyimpanan dokumen (arsip) penambahan dana kas.

Tanggungjawab

Bagian ini berisi penjelasan tentang siapa bertanggung jawab apa. Misalnya: Staff Keuangan bertanggung jawab terhadap persiapan dokumen, pencairan, dan penyimpanan dokumen penambahan dana kas.

Ketentuan/Kebijakan

Bagian ini berisi tentang aturan dan syarat-syarat yang harus dipatuhi ketika
menjalankan SOP.

Definisi

Bagian defini berisi penjelasan dari istilah-istilah yang digunakan dalam SOP tentang penambahan dan kas ini, misalnya: kas kecil, rekening bank

Referensi

Bagian referensi berisi mengenai sumber referensi yang digunakan dalam SOP penambahan dana kas ini, misalnya peraturan perusahaan, quality management system, PSAK.

Peralatan

Bagian peralatan berisi penjelasan tentang peralatan dan alat kerja serta alat-alat pendukung lain yang digunakan dalam pelaksanaan SOP penambahan dana kas. Misalnya software akuntansi yang digunakan.

Peringatan

Elemen dalam peringatan ini berisi penjelasan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan saat menjalankan aktivitas pekerjaan. Misalnya: penulisan invoice harus jelas dan tidak ada tip ex.

Prosedur

Dalam bagian prosedur berisi penjelasan tentang urutan kerja, siap yang mengerjakan dan bagaiaman cara mengerjakannya. Penjelasan bisa sederhana atau rinci tergantung pada kebutuhan.

Lampiran

Bagian lampiran ini berisi merupakan bagian SOP yang tidak bisa dimasukkan dalam badan SOP. Lampiran ini bisa juga berupa dokumen pendukung dari luar perusahaan. Misalnya peraturan pemerintah, pajak.

 

2. Atribut SOP

Contoh SOP Perusahaan - Atribut

Atribut SOP biasanya diletakkan di bagian header atau footer. Beberapa
atribut penting yang biasa digunakan dalam SOP antara lain:

Judul

Bagian judul berisi kalimat singkat yang dapat mendeskripsikan keseluruhan SOP. Misalnya: SOP Penambahan Dana Kas

Nomor SOP

Bagian SOP berisi tentang nomor identitas untuk memudahkan dalam monitoring dan pengawasan. Misalnya: MKN-SOP-05.23.8-18

Tanggal berlaku

Berisi waktu berlakunya SOP. Misalnya: 01 Agustus 2018

Nomor revisi

Bagian ini menunjukkan pejelasan tentang revisi, apakah pernah direvisi, berapa kali dan kapan waktu revisi. Misalnya: 2 kali revisi.

Nomor halaman

Berisi tentang halaman berapa dari berapa halaman. Misalnya:  2 dari 4

Pengesahan/persetujuan

Bagian ini berisi tentang penanggung jawab penyusunan SOP lengkap dengan nama, jabaran, dan tanda tangan.

Format SOP

Untuk menyusun SOP penambahan dana kas  kami menggunakan format narasi, yaitu berupa deskripsi dengan menggunakan kalimat yang singkat atau panjang dan lengkap tergantung kebutuhan perusahaan.

 

03: Contoh SOP Perusahaan Penambahan Dana Kas

Contoh SOP perusahaan penambahan dana kas diambil dari bagian kedua, dengan menyatukan tiap elemennya menjadi satu SOP yang lengkap seperti berikut ini:

Halaman #1:

contoh sop perusahaan - penambahan dana kas

Contoh SOP Perusahaan

Contoh SOP Perusahaan
sop perusahaan – penambahan dana kas – footer

Halaman #2:

Contoh SOP Perusahaan

Contoh SOP Perusahaan
Contoh SOP Perusahaan

Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai topik cara membuat SOP perusahaan tentang penambahan dana kas.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

***