30: Akuntansi Saham
A: Pencatatan Penerbitan Saham
Sumber utama modal disetor adalah berasal dari menerbitkan saham biasa dan saham preferen. Saham yang diterbitkan pada nilai nominal dicatat dengan mendebit Kas, dan mengkreditkan kelas saham yang diterbitkan sejumlah nilai nominal.
[Debit] Kas Rp xxx
[Kredit] Saham Biasa/Preferen Rp xxx
Saham yang diterbitkan di atas nilai nominal dicatat dengan mendebit Kas, dan mengkreditkan Agio Saham untuk selisih antara kas yang diterima dan nilai nominal saham.
[Debit] Kas Rp xxx
[Kredit] Agio Saham Rp xxx
Saat saham diterbitkan dengan mempertukarkan aset selain kas. Aset yang diperoleh dicatat sesuai dengan nilai pasar wajarnya. Ketika saham tanpa nilai nominal diterbitkan, seluruh hasil yang diterima dicatat ke akun saham.
Saham tanpa nilai nominal dapat diberikan nilai yang tertera per lembar saham, dan kelebihan antara hasil yang diterima dengan nilai yang tertera dikreditkan ke Agio Saham.
B: Pencatatan Dividen Saham
Ayat untuk mencatat pengumuman pembagian dividen tunai adalah debit pada pada Dividen dan kredit pada Utang Dividen.
[Debit] Dividen Rp xxx
[Kredit] Utang Dividen Rp xxx
Saat dividen saham diumumkan, Dividen Saham didebit sebesar nilai wajar saham yang diterbitkan. Dividen saham yang dibagikan dikreditkan sebesar sebesar nilai nominal atau nilai yang tertera dari saham biasa yang akan diterbitkan.
—
Selisih antara nilai wajar saham dengan nilai nominal atau nilai yang tertera dikreditkan ke Agio Saham Biasa.
[Debit] Dividen Saham Rp xxx
[Kredit] Dividen Saham Dibagikan Rp xxx
[Kredit] Agio Saham Biasa Rp xxx
Saat saham diterbitkan pada tanggal pembayaran, Dividen Saham yang Dibagikan didebit. Dan Saham Biasa dikreditkan sejumlah nilai nominal atau nilai yang tertera dari saham yang diterbitkan.
[Debit] Dividen Saham Dibagikan Rp xxx
[Kredit] Saham Biasa Rp xxx

C: Pencatatan Saham Treasuri (Treasury Stock)
Saat sebuah perseroan membeli sahamnya sendiri, biasanya digunakan akuntansi metode biaya. Saham Treasuri didebit sejumlah biayanya, dan Kas dikreditkan.
[Debit] Saham Treasuri Rp xxx
[Kredit] Kas Rp xxx
Jika saham dijual kembali, Saham Treasuri dikreditkan sebesar biayanya, dan selsisih antara biaya dan harga harga penjualan biasanya didebit atau dikreditkan ke Agio Saham Treasuri.
[Debit] Agio Saham Treasuri Rp xxx
[Kredit] Saham Treasuri Rp xxx
D: Pemecahan Saham
Saat sebuah perseroan mengurangi nilai nominal atau nilai yang tertera pada saham biasa, dan menerbitkan sejumlah tambahan lembar saham secara proporsional, telah terjadi pemecahan saham.
Tidak ada perubahan dalam saldo akun terkait, dan tidak ada ayat jurnal yang diperlukan untuk mencatat pemecahan saham.
E: Pelaporan Saham
Dua pilihan untuk melaporkan ekuitas pemegang saham. Perubahan dalam laba ditahan dilaporkan di laporan laba ditahan. Pembatasan laba ditahan harus diungkapkan. Penyesuaian periode sebelumnya dilaporkan di laporan di laporan laba di tahan. Perubahan dalam ekuitas pemegang saham dapat dilaporkan di laporan ekuitas pemegang saham.
31: Sistem Akuntansi Penggajian dan Pajak Penghasilan
Kewajiban perusahaan atas gaji ditentukan dari total penghasilan karyawan, termasuk lembur. Dari jumlah ini, kemudian dikurangi potongan untuk memperoleh gaji bersih yang akan dibayarkan kepada karyawan.
Kebanyakan perusahaan yang memiliki kewajiban atas gaji, seperti iuran untuk BPJS, jaminan hari tua, jaminan kematian, kecelakaan kerja.
Register gaji digunakan untuk menyusun dan merangkum data yang diperlukan untuk setiap periode pembayaran gaji. Register gaji didukung oleh catatan penggajian yang rinci untuk setiap karyawan, yang disebut catatan penghasilan karyawan.
—
Tunjangan karyawan adalah beban dalam periode di mana karyawan menerima tunjangan tersebut dan dicatat dengan mendebit akun beban dan mengkredit akun kewajiban. Perhatikan contoh berikut ini:
[Debit] Iuran BPJS Rp xxx
[Kredit] Utang Biaya Iuran BPJS Rp xxx

32: Prosedur Analisis Laporan Keuangan
Laporan keuangan dasar memberikan banyak informasi yang diperlukan oleh pengguna untuk membuat keputusan ekonomi.
Prosedur analitis digunakan untuk membandingkan pos-pos di laporan keuangan tahun berjalan dengan pos-pos terkait di laporan keuangan periode sebelumnya, atau untuk memeriksa hubungan dalam suatu laporan keuangan.
Seluruh pengguna laporan keuangan tertarik pada kemampuan perusahaan untuk membayar utangnya (solvabilitas) dan menghasilkan laba (profitabilitas). Solvabilitas dan profitabilitas saling berhubungan.
—
Analisis solvabilitas biasanya dinilai dengan memeriksa hubungan dalam neraca sebagai berikut:
- Posisi lancar
- Piutang usaha
- Analisis persediaan
- Rasio aset tetap terhadap kewajiban jangka panjang
- Rasio kewajiban terhadap ekuitas pemegang saham
- Berapa kali beban bunga diperoleh.
—
Analisis profitabilitas terutama menitikberatkan pada hubungan antara hasil aktivitas operasi dalam laporan laba rugi dan sumber daya yang tersedia dalam neraca. Jenis analisis utama meliputi:
- Rasio penjualan bersih terhadap aset
- Tingkat pengembalian terhadap total aset
- Analisis tingkat pengembalian terhadap ekuitas pemegang saham
- Tingkat pengembalian terhadap pemegang saham biasa
- Laba per saham biasa
- Rasio harga terhadap laba
- Dividen per saham
- Hasil dividen
33: Penalaran dalam Akuntansi Dasar
Salah satu pengertian teori akuntansi adalah sebagai suatu penalaran logis untuk menjelaskan bagaimana suatu standar akuntansi diturunkan, dikembangkan, atau dipilih.
Penalaran sangat penting perannya dalam belajar teori akuntansi, karena teori akuntansi menuntut kemampuan penalaran yang memadai. Teori akuntansi banyak melibatkan proses penilaian kelayakan dan validitas suatu pernyataan dan argumen.
Proses penalaran memberi keyakinan bahwa suatu pernyataan atau argumen layak untuk diterima atau ditolak. Penalaran logis adalah salah satu sarana untuk memverifikasi validitas suatu teori, termasuk teori akuntasi.
Penalaran adalah pengetahuan tentang prinsip-prinsip berpikir logis yang menjadi dasar dalam diskusi ilmiah. Proses penalaran juga merupakan suatu ciri sikap (attitude) ilmiah yang sangat menuntut kesungguhan (commitment) dalam menemukan kebenaran ilmiah.
—
Sikap ilmiah membentengi sikap untuk memecahkan masalah secara serampangan, subyektif, pragmatik, dan emosional.
Penalaran adalah proses berpikir logis dan sistematis untuk membentuk dan mengevaluasi suatu keyakinan (belief) terhadap pernyataan atau asersi (assertion).
Pernyataan dapat berupa teori (penjelasan) tentang suatu fenomena atau realitas alam, ekonomi, politik, atau sosial. Penalaran perlu diajukan dan dijabarkan untuk membentuk, mempertahankan, atau mengubah keyakinan. Bahwa sesuatu (misalnya teori, pernyataan, atau penjelasan) adalah benar.
—
Penalaran melibatkan inferensi yaitu proses penurunan konsekuensi logis dan melibatkan proses penarikan kesimpulan/ konklusi dari serangkaian pernyataan. Proses penurunan kesimpulan sebagai suatu konsekuensi logis dapat bersifat deduktif dan induktif.
Penalaran mempunyai peran penting dalam pengembangan, penciptaan, pengevaluasian, dan pengujian suatu teori atau hipotesisi.
Teori adalah sarana untuk menyatakan suatu keyakinan, sedangkan penalaran adalah proses untuk mendukung keyakinan tersebut. Oleh karena itu, keyakinan terhadap suatu teori atau pernyataan berkisar antara lemah sampai kuat sekali, atau tergantung pada kualitas atau efektifitas penalaran dalam menimbulkan daya dukung yang dihasilkan.
Saya sangat berterima kasih karena telah membantu saya dalam mempelajari akuntansi
Terima kasih Ivonia, silahkan pelajari yang kamu butuhkan. Dan jangan lupa sebarkan ke sahanat lain jika materi ini terasa bermanfaat.