39: Akuntansi Perbankan
Transparansi Laporan Keuangan bank menjadi kebutuhan setiap pihak yang berkepentingan dengan masalah perbankan. Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter telah merespon hal tersebut melalui perubahan-perubahan regulasi yang terkait dengan informasi keuangan suatu bank.
Materi akuntansi perbankan mengintegrasikan regulasi perbankan, konsep dan standar akuntansi perbankan. Di samping itu, dibahas secara lengkap konsep akuntansi bank, akuntansi produk penjaminan simpanan, dan jasa bank, dan penyusunan laporan keuangan cabang dan gabungan beserta contoh-contoh kasus.
Secara rinci, berikut ini materi-materi yang dibahas dalam akuntansi perbankan, antara lain:
- Konsep akuntansi Perbankan
- Laporan Keuangan Bank
- Akuntansi kliring
- Akuntansi giro nasabah
- Akuntansi tabungan
- Akuntansi deposito
- Akuntansi penjaminan simpanan Bank
- Surat berharga diterbitkan Bank
- Pinjaman yang diterima Bank
- Akuntansi modal bank
- Kas dan rekening giro Bank Indonesia
- Investasi jangka pendek
- Akuntansi kredit yang diberikan bank
- Jasa bank
- Laporan keuangan bank

40: Akuntansi untuk Perubahan Harga (accounting for price changes)
Secara umum, pengertian akuntansi perubahan harga adalah akuntansi yang membahas perubahan nilai dan cara-cara mengatasinya.
Topik kerangka alternatif akuntansi perubahan harga atau berbasis nilai ini adalah untuk melengkapi kerangka akuntansi berbasis biaya historis (cost history).
Perubahan harga mencakup perubahan nilai dan perubahan daya beli uang sebagai satuan pengukur sumber ekonomi.
Jadi, perubahan harga di sini mempunyai makna luas. Meliputi perubahan harga karena perubahan nilai barang dan perubahan karena perubahan daya beli uang dengan berjalannya waktu.
Masalah perubahan harga secara teoritis penting untuk memberi landasan berpikir dalam mengantisipasi adanya kondisi ekonomi.
Sebuah kondisi yang menuntut akuntansi untuk mewajibkan pengungkapan dampak/ pengaruh perubahan harga dalam Laporan Keuangan.
♣
Perubahan harga adalah perbedaan jumlah rupiah yang dapat digunakan untuk membeli barang atau jasa yang sama pada waktu yang berbeda. Akuntansi perubahan harga adalah bagian dari pelaporan keuangan untuk mencapai tujuan penyajian informasi keuangan.
Kalau konsep pemrosesan data dapat dipisahkan dengan proses pelaporan data, maka akuntansi perubahan harga tidak perlu mengganti kerangka akuntansi pokok.
Agar kualitas keterandalan (reliabilitas) dan keberpautan (relevansi) dapat dicapai kerangka akuntansi pokok harus dilengkapi dengan informasi informasi perubahan harga untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap laba dan posisi keuangan.
41: Aset Tetap dan Aset Tak Berwujud
Aset tetap adalah aset berwujud dan bersifat jangka panjang yang dimiliki oleh perusahaan dan digunakan dalam kegiatan operasi normal perusahaan seperti peralatan, gedung, dan tanah.
Biaya awal aset tetap mencakup seluruh jumlah yang dikeluarkan untuk mendapatkan aset hingga siap untuk dipakai, saat aset disiapkan untuk menyediakan jasa, pengeluaran pendapatan dan modal dapat terjadi.
Pengeluaran pendapatan meliputi perbaikan dan perawatan biasa. Pengeluaran modal termasuk peningkatan nilai aset dan perbaikan luar biasa. Aset tetap juga dapat disewakan dan diperhitungkan sebagai sewa modal atau operasi.
A: Depresiasi/ Penyusutan Aset Tetap
Seluruh aset tetap kecuali tanah, akan kehilangan kemampuannya untuk menyediakan jasa dan harus disusutkan dengan berjalannya waktu. Ada 3 (tiga) faktor yang dipertimbangkan dalam menentukan depresiasi, yaitu:
- Biaya awal aset tetap
- Masa kegunaan aset
- Nilai residu aset
Metode garis lurus membebankan biaya awal dikurangi nilai residu dalam jumlah yang sama selama masa kegunaan aset tetap.
Penjeasan singkat tentang metode unit produksi membebankan biaya awal dikurangi nilai residu dalam jumlah yang sama pada estimasi unit yang akan diproduksi oleh aset selama masa kegunaannya.
Metode saldo menurun ganda digunakan dengan mengalikan nilai buku aset yang menurun dengan dua kali tingkat depresiasi garis lurus.
Depresiasi dapat direvisi untuk mengubah masa kegunaan atau nilai residu aset. Perubahan seperti ini dapat mempengaruhi jumlah depresiasi di masa mendatang.
B: Menghitung dan Mencatat Pelepasan Aset Tetap
Untuk mencatat pelepasan aset tetap, depresiasi periode berjalan harus dicatat , selanjutnya nilai buku aset dihapus dari akun.
Untuk aset yang tidak digunakan lagi untuk menyediakan jasa, kerugian dapat dicatat untuk sisa nilai buku aset. Saat aset dijual, nilai buku dihapus, dan kas atau aset lainnya yang diterima harus dicatat.
Apabila harga jual lebih tinggi daripada nilai buku aset, maka transaksi menghasilkan laba. Jika harga jual di bawah nilai bukunya, maka terdapat rugi.
Saat aset tetap dipertukarkan dengan aset lain yang serupa karakteristiknya, tidak ada laba yang diakui pada pertukaran tersebut. Biaya aset yang diperoleh disesuaikan jika terjadi laba. Rugi dari pertukaran aset yang serupa juga harus dicatat.
C: Penerapan untuk Aset Tak Berwujud dalam Akuntansi Dasar
Aset jangka panjang seperti hak paten, hak cipta, merek dagang, dan goodwill yang tidak disertai atribut fisik. Tapi digunakan dalam bisnis adalah aset tidak berwujud. Biaya awal aset tak berwujud harus didebit ke akun aset.
Biaya hak paten dan hak cipta harus diamortisasi selama estimasi masa kegunaan aset dengan mendebit akun beban dan mengkredit akun aset tak berwujud. Merk dagang dan goodwill tidak diamortisasi, tapi diturunkan nilainya saat terjadi penurunan nilai.
D: Laporan Aset Tetap dalam Akuntansi Dasar
Jumlah beban depresiasi dan metode yang digunakan dalam menghitung depresiasi harus diungkapkan dalam laporan keuangan. Selain itu, setiap golongan utama aset tetap harus diungkapkan bersama dengan akumulasi penysutan terkait.
Aset tak berwujud biasanya disajikan dalam neraca di bagian terpisah setelah aset tetap. Setiap golongan utama aset tak berwujud harus disajikan pada jumlah bersih setelah dikurangi amortisasi terakhir.
Kesimpulan dan Penutup
40 materi dasar akuntansi adalah ringkasan materi akuntansi dasar dan manajemen keuangan dasar yang memudahkan kita untuk belajar dan mendalami akuntansi dan manajemen keuangan. Mengetahui materi secara umum dan menyeluruh, baru kemudian memahami materi detailnya.
Seperti jika kita ingin membuat rumah, maka kita sudah mengetahui bentuk rumah yang akan kita bangun, berikutnya baru kemudian detail ruang tamunya, kamar tidurnya, kamar mandinya, tamannya dan sebagainya.
Video Persamaan Dasar Akuntansi
Untuk menambah pengetahuan dan pemahaman tentang materi akuntasi dasar, yuk sejenak tonton videonya berikut ini:
Bagaimana menurut Anda?
Demikian yang bisa saya sampaikan mengenai 40 materi akuntansi dasar dan manajemen keuangan dasar sebagai landasan pokok belajar akuntansi keuangan. Semoga bermanfaat. Terima kasih. *****
Note:
Jika Anda mengutip artikel ini mohon disebutkan sumbernya ya. Thanks
Saya sangat berterima kasih karena telah membantu saya dalam mempelajari akuntansi
Terima kasih Ivonia, silahkan pelajari yang kamu butuhkan. Dan jangan lupa sebarkan ke sahanat lain jika materi ini terasa bermanfaat.