Cara Sederhana dan Mudah Membuat Laporan Arus Kas Perusahaan Jasa (Update)

Cara Sederhana dan Mudah Membuat Laporan Arus Kas Perusahaan Jasa

Laporan Arus Kas adalah ringkasan dari penerimaan dan pembayaran kas untuk periode waktu tertentu, seperti satu bulan atau satu tahun.

Laporan arus kas (statement of cash flows)  terdiri atas tiga bagian, yaitu : 1)  aktivitas operasi, 2) aktivitas investasi, dan 3) aktivitas pendanaan.

(Baca juga : Cash Flow Sehat, Indikasi BISNIS Anda Fit)

Bagaimana pula kaitan antara Laporan Arus Kas dengan jenis Laporan Keuangan lainnya seperti Laporan Laba Rugi dan Neraca.

Yuk dibedah satu per satu, sante aja step by step...

***

Elemen Laporan Arus Kas

01. Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Bagian ini melaporkan ringkasan penerimaan dan pembayaran kas dari aktivitas operasi.

Arus kas bersih dari aktivitas operasi. Arus kas dari aktivitas operasi biasanya akan berbeda dari jumlah laba bersih dalam satu periode.

Sekarang kita perhatikan contoh berikut ini :

Komponen laporan arus kas - arus kas operasional

Dari ilustrasi di atas kita bisa melihat bahwa PT Fintech, yang merupakan konsultan penyusunan SOP Akuntansi Keuangan melaporkan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp 2.900.000.

(Baca juga : 2 Metode atau Cara Membuat Laporan Arus Kas ( Statement of Cash Flow)

02. Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Bagian ini melaporkan transaksi kas untuk pembelian dan penjualan dari aset yang sifatnya permanen, atau disebut sebagai aset tetap, yang mencakup tanah, gedung, fasilitas pabrik dan perabotan kantor.

Perhatikan contoh di bawah ini :

komponen laporan arus kas - arus kas dari investasi

Dari contoh, kita bisa melihat bahwa PT Fintech membayar Rp. 20.000.000 untuk membeli tanah di bulan Februari 2018.

(Baca juga : Kapan Suatu Perusahaan Dilikuidasi atau Reorganisasi?)

 

03. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Bagian ini melaporkan transaksi kas yang berhubungan dengan investasi kas oleh pemilik, peminjam, dan penarikan kas oleh pemilik.

Berikut ini contohnya:

komponen laporan arus kas - arus kas dari pendanaan

Dari contoh di atas, perhatikan bahwa PT Fintech mendapat investasi dari pemilik sebesar Rp. 25.000.000 dan menarik Rp. 2.000.000 selama Februari 2018.

Dari ketiga contoh di atas bila disatukan menjadi sebuah laporan arus kas, bentuknya adalah sebagai berikut :

laporan arus kas lengkap

Jadi saat menyiapkan laporan arus kas, mengharuskan setiap transaksi kas untuk PT Fintech di bulan Februari 2018 dikategorikan dalam aktivitas operasi, investasi, atau pendanaan.

Dari contoh laporan arus kas perusahaan jasa PT Fintech pada bulan Februari 2018 di atas, kita bisa merinci kategori-kategori sebagai berikut :

kategori laporan arus kas

Pembayaran utang dalam transaksi (D) dikategorikan sebagai aktivitas operasi, karena dalam contoh ini, utang muncul dari pembelian bahan habis pakai yang digunakan dalam operasional.

Saldo akhir kas seperti yang ditunjukkan dalam juga akan muncul di neraca pada akhir bulan Februari 2018, dalam contoh ini sebesar Rp. 5.900.000.

Kenapa pada contoh laporan arus kas PT Fintech tidak ada saldo awal?

Dalam contoh ini, bulan Februari 2018 adalah periode pertama PT Fintech beroperasi.

Pada periode namapak di mana arus kas bersih selama Februari 2018 dan saldo kas per 28 Februari 2018 adalah sama, yaitu sebesar Rp 5.900.000 seperti yang ditunjukkan dalam contoh laporan arus kas perusahaan jasa di atas.

Pada periode berikutnya, PT Fintech akan menyajikan  di laporan arus kasnya, SALDO AWAL KAS, kenaikan atau penurunan kas selama periode berjalan, dan saldo akhir kas.

Baca juga : 2 Metode atau Cara Membuat Laporan Arus Kas ( Statement of Cash Flow)

Sebagai contoh, diasumsikan bahwa di bulan Maret 2018 PT Fintech mengalami penurunan kas sebesar Rp 2.000.000.

Tiga baris terakhir dari laporan arus kas PT Fintech untuk Maret 2018 akan tersaji sebagai berikut :

kenaikan-penurunan dalam lapran arus kas

Agar semakin jelas bagaimana cara sederhana dan mudah membuat laporan arus kas, maka berikut ini saya berikan satu contoh lagi berikut ini :

Contoh :

Ringkasan arus kas (cash flow) untuk biro perjalanan Tracking Point untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut :

Penerimaan kas :

Kas diterima dari pelanggan = Rp. 251.000.000
Kas diterima dari investasi tambahan oleh pemilik = Rp. 50.000.000

Pembayaran Kas :

Kas dibayarkan untuk beban = Rp. 210.000.000
Kas dibayarkan untuk tanah = Rp. 80.000.000
Kas dibayarkan ke pemilik untuk keperluan pribadi = Rp. 30.000.000

Saldo kas per 1 Januari 2018 adalah Rp. 72.050.000.

Pertanyaan :

Buatlah laporan arus kas Biro perjalanan Tracking Point, untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017?

Jawaban :

laporan arus kas perusahaan jasa travel

 

(Update :05 Mei 2018)

Hubungan Laporan Arus Kas dengan Laporan Keuangan Lain

Bagaimana hubungan laporan arus kas dengan laporan laba rugi, Laporan perubahan modal dan neraca?

Sebagaimana kita pahami bahwa laporan keuangan saling terkait antara satu dengan yang lain. Agar lebih mudah dalam memahami keterkaitan ini, perhatikan contoh-contoh berikut ini :

01. Keterkaitan antara Laporan Laba Rugi dan Laporan Perubahan Modal

Hubungan laporan perubahan ekuitas pemilik dan laporan laba rugi

Laporan Laba Rugi dan laporan perubahan modal saling berhubungan. Laba atau rugi bersih mncul di laporan laba rugi dan juga dalam laporan perubahan modal sebagai penambahan.

Jika laba bersih atau pengurangan, jika rugi bersih dari modal awal dan tambahan investasi lain oleh pemilik selama periode berjalan.

Sebagai contoh, dari ilustrasi di atas kita mengetahui bahwa LABA BERSIH PT Fintech Jaya pada periode Februari 2018 sebesar Rp. 6.100.000.

Nilai sebesar ini, selanjutnya ditambahkan investasi sebesar Rp. 50.000.000 dalam laporan perubahan modal seperti ditunjukan dalam gambar di atas (warna merah).

 

01. Keterkaitan antara Laporan Perubahan Modal dan Neraca

hubungan laporan arus kas dan laporan perubahan modal

Laporan perubahan modal dan neraca juga saling terkait. Modal pemilik pada akhir periode di laporan perubahan modal juga muncul di neraca sebagai modal pemilik.

Sebagai contoh, modal PT Fintech Jaya Rp 52.100.000 per 28 Februari 2018, dalam laporan perubahan modal muncul di NERACA tanggal 28 Februari 2018 seperti ditunjukan pada gambar di atas.

02. Keterkaitan antara Laporan Arus Kas dan Neraca 

hubungan laporan arus kas dan neraca

Neraca dan laporan arus kas saling berhubungan. Kas di neraca juga muncul sebagai kas akhir periode di laporan arus kas.

Sebagai contoh, kas sebesar Rp. 11.800.000 yang dilaporkan di neraca oleh PT Fintech Jaya per 28 Februari 2018, juga dilaporkan di laporan arus kas Februari 2018 sebagai kas akhir periode seperti ditunjukkan pada gambar/ilustrasi di atas.

Baca juga : Tingkatkan Ketepatan Pengelolaan Kas Kecil dengan 2 Metode Ampuh ini

 

03. Keterkaitan antara Arus Kas dan Laporan Laba Rugi

hubungan laporan arus kas dan laporan laba rugi

Laporan laba rugi dan Laporan arus kas juga berhubungan.

Salah satu contohnya adalah penerimaan kas atau pendapatan di laporan laba rugi juga muncul pada laporan arus kas, yakni di bagian arus kas dari aktivitas operasi.

Perhatikan contoh ilustrasi di atas di mana pendapatan PT Fintech Jaya sebesar Rp. 15.000.000 juga dilaporkan pada laporan arus kas di bagian penerimaan kas.

Jadi, keterkaitan antar laporan keuangan seperti ditunjukkan pada gambar/ilustrasi di atas sangat penting untuk menganalisis laporan keuangan dan pengaruh transaksi dalam BISNIS.

Selain itu keterkaitan ini menjadi alat periksa apakah laporan keuangan telah dibuat dengan benar.

Sebagai contoh, jika saldo akhir kas dilaporan arus kas tidak sama dengan kas di neraca, berarti telah terjadi kesalahan.

 

Kesimpulan

Demikian artikel yang membahas cara mudah membuat Laporan Arus Kas, yakni salah satu Laporan Keuangan yang perlu dibuat dan dianalisis untuk bisnis anda.

Moga bermanfaat dan terima kasih.

Bila anda ingin menata ulang sistem keuangan pada bisnis anda, baca Accounting Tools powerful untuk BISNIS anda, sebelum keburu menggunakan sistem yang belum terbukti.

***

sop akuntansi keuangan powerful