Cara Membuat Laporan Keuangan Usaha Kecil UMKM dengan Langkah Terperinci

Menyiapkan Buku Besar (General Ledger)

A: Daftar Akun Buku Besar (General Ledger)

Setelah kita menganalisis, mencatat dan membukukan tiap-tiap transaksi ke dalam ayat jurnal. Selanjutnya kita akan menyusun buku besar (silahkan cek kembali bagan siklus akuntansi di atas).

Dari transaksi-transaksi yang sudah dijurnal, selanjutnya adalah menyusun buku besar. Dan setelah transaksi-transaksi bulan Januari 2020 diposting ke buku besar, hasilnya adalah seperti berikut ini :

1. Modal :

contoh bentuk laporan keuangan sederhana

2. Kas :

contoh laporan keuangan kegiatan

3. Piutang Sewa :

contoh laporan keuangan bulanan

4. Peralatan Kantor :

contoh laporan keuangan organisasi

5. Bahan Habis Pakai :

contoh laporan keuangan pt

6. Beban Bahan Habis Pakai:

contoh laporan keuangan pdf

7.  Biaya Transport :

contoh laporan keuangan jasa

8. Pendapatan :

contoh laporan keuangan tahunan

9. Kerumahtanggaan :

contoh laporan keuangan cv

10. Beban Konsumsi :

contoh laporan keuangan umkm

11. Gaji Karyawan :

contoh laporan keuangan bulanan sederhana

12. Prive :

contoh laporan keuangan di excel

 

Menyusun Neraca Saldo Belum Disesuaikan (Un-Adjusted Trial Balance)

Fungsi Neraca Saldo

Setelah melakukan posting debit dan kredit ke Buku Besar, untuk menyakinkan bahwa apa yang sudah kita kerjakan sudah benar.

Salah satu caranya adalah MEMERIKSA KESAMAAN jumlah total sisi debit dan sisi kredit di buku besar. Kesamaan ini harus dibuktikan paling tidak pada akhir periode akuntansi. Bukti ini disebut daftar saldo (trial balance) bisa berbentuk hasil cetak komputer atau dalam bentuk berikut ini:

Neraca Saldo Usaha Kecil
Contoh: Neraca Saldo Usaha Kecil

Cara Membuat Neraca Saldo

Mengapa dinamakan ‘Daftar Saldo yang Belum Disesuaikan’?

Karena dalam daftar saldo tersebut belum semua akun dimasukkan. Ada akun-akun yang masih memerlukan penyesuaian. Pada contoh di atas, akun yang masih memerlukan penyesuaian adalah akan Penyusutan Peralatan Kantor.

Contoh Jurnal Penyesuaian

Bila dianggap umur Peralatan Kantor adalah 4 tahun, dengan nilai residu sebesar Rp 2.500.000, maka nilai penyusutan  peralatan kantor per bulannya bila dihitung dengan menggunakan metode garis lurus adalah sebesar Rp. 93.750,-  sehingga perlu dilakukan proses penyesuaian dengan menggunakan jurnal penyesuaian.

1. Jurnal Penyesuaian untuk Penyusutan

Pencatatan jurnal penyesuaian untuk penyusutan peralatan kantor adalah sebagai berikut :

(Dr) Beban Penyusutan   Rp. 93.750
(Cr) Akumulasi Beban Penyusutan  Rp. 93.750

2. Jurnal Penyesuaian Piutang Sewa

Akun lain yang perlu penyesuaian adalah akun Piutang Sewa. Jadi beban sewa per bulannya adalah :

= 12.000.0000 : 12 bulan = Rp 1.000.000

Dan pencatatan dalam jurnal penyesuaiannya adalah seperti ini :

(Dr) Beban Sewa   Rp 1.000.000
(Cr) Piutang Sewa               Rp. 1.000.000

sehingga daftar saldo setelah penyesuaian adalah sebagai berikut :

Neraca Saldo Usaha Kecil
Contoh Neraca Saldo Usaha Kecil

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.

Tinggalkan komentar