Kumpulan Contoh Cerpen Singkat Tentang Persahabatan dan Pengalaman Pribadi

Cerpen adalah jenis karya penulisan populer yang disajikan dengan gaya bercerita yang renyah, mudah dicerna dan seringkali menghibur pembacanya. Contoh cerpen singkat pendidikan, keagamaan, kehidupan sehari-hari, persahabatan, motivasi, dan cerita lucu tentang liburan.

Kami tidak akan membahas unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen beserta strukturnya, namun langsung menyajikan kumpulan contoh cerpen singkat dan menarik tentang persahabatan, pengalaman pribadi beserta strukturnya.

Langsung saja yuk baca contoh cerpen dan strukturnya berikut ini …

 

01: Contoh Cerpen Singkat Persahabatan Pribadi

cerita persahabatan

Pada contoh cerita pendek berikut ini, kami menyajikan beberapa contoh cerpen persahabatan beserta strukturnya, antara lain: persahabatan sejati, persahabatan sedih, lucu, cinta, motivasi dan cerpen tentang persahabatan di sekolah (SMA).

Seperti apa struktur dan beserta unsur intrinsiknya format cerita pendek persahabatan pribadi?

Yuk ikuti beberapa contoh cerpen singkat tentang persahabatan berikut ini ….

 

A: Contoh Cerpen Singkat Persahabatan Sejati yang Panjang

Berikut ini disajikan contoh cerpen sekolah tentang persahabatan sejati, di mana contoh cerpen dan pengarangnya menggabungkan penggunaan teks narasi dan deskripsi serta teks prosedur.

Bagaimana bentuk cerita pendek ini? Langsung saja yuk ikuti cerpennya berikut ini.

cerpen persahabatan sejati
Contoh cerpen singkat persahabatan sejati

***

Sore itu…

Sekelompok anak berlarian kejar-kejaran sambil ketawa-ketawa cekikikan.

Aktivitas rutin setiap sore selepas Ashar itu aku lakukan bertahun-tahun hingga kelas V sekolah dasar (SD). Aktivitas belajar di TPQ (Taman Pendidikan Qur’an) dekat rumah.

“Dul, yuk main ke rumahku” Tanyaku sehabis ngaji di TPQ

“Ayo, siapa takut” Celetuk Dul, sahabat sejati yang nama aslinya adalah Abdul Latif. Sebuah nama sangat bagus yang di dalamnya terkandung salah satu dari 99 Asma’ul Husna atau nama Tuhan Yang Maha Lembut.

“Dul” adalah nama panggilan yan sangat populer di lingkungan persahabatan kami. Suatu panggilan singkat, praktis, dan efisien 🙂

 

Sore itu….

Kami berlima aku ajak main ke rumahku, lumayan bisa sedikit meramaikan suasana rumahku yang sepi dan sunyi ditinggal pergi para penghuninya.

Bapakku biasa pulang dari kantor menjelang Maghrib bahkan seringkali mendekati Isya di awal dan akhir bulan. Demikian juga dengan ibuku, sampai rumah jam lima petang. So, dengan adanya sahabat-sahabat sejatiku, rumah terasa hidup dan bersinar.

 

Sore itu…

Aku ajak teman dan sahabat-sahabat sejatiku bermain robot tarmen. Apa itu robot tarmen? Sebuah robot sederhana yang tugasnya untuk mengantarkan permen.

Prosedur kerja robot tarmen adalah sebagai berikut:

  1. Robot ini bisa berjalan maju dan mundur.
  2. Ketika kita akan memberikan permen atau apapun kepada orang lain, letakkan permen di atas tangan robot.
  3. Robot akan berjalan maju menuju orang yang akan diberi permen.
  4. Setelah robot tarmen sampai kepada target, dan permen tersebut diambil, maka robot akan melangkah mundur meninggalkan orang yang diberi permen.

***

Permainan ini sangat mengasyikkan, sahabat-sahabatku berkali-kali mencoba menjalankan robot tarmen sambil ketawa-ketiwi. Kami bergantian, kadang jadi pemberi dan jadi penerima.

Jadi, selain asyik memainkannya, juga melatih kita untuk melakoni, memahami, dan merasakan bagaimana menjadi pemberi yang baik, tulus ikhlas dan tanpa pamrih. Di lain waktu mungkin kita menjadi penerima yang juga baik dan tidak menggerutu terhadap pemberian orang lain.

Makin lama permainan robot tarmen makin seru, kami mencoba dengan benda lain seperti ballpoint, pensil, dan penghapus. Bila benda yang dibawa sang robot terlalu berat, robot menjadi pelan atau malah berhenti tak kuat membawa beban.

Hal ini juga memberi pelajaran yang bagus banget untuk kami terkait dengan beban. Bila beban yang kami tanggung keberatan, maka kita akan berjalan pelan melangkah. Atau malah terhenti tak kuat membawa beban. Jadi, kita kudu menyesuaikan beban yang bisa kita bawa dalam kehidupan.

Beberapa teman penasaran dengan cara kerja robot tarmen ini. Mereka ingin tahu prosedur cara membuat robot tarmen.

“Tok, gimana caranya buat robot tarmen?” tukas Hari Chandra, salah satu teman karibku.

“Gampang bro, ntar kita buat bareng-bareng ya biar lebih seru.” Jawabku

“Oke, sippp” sahut Dul.

 

Dan tak terasa, waktu berlalu begitu cepat ….

Jarum pendek jam dinding di rumahku telah menunjukkan di angka lima, sedangkan jarum panjang menunjuk angka enam. Artinya sudah sore dan menjelang waktu Maghrib. Para sahabat sejatiku pun siap-siap pulang.

“Tok, aku balik dulu ya, sudah sore.” Kata Hari pamitan.

“Tok, aku juga pamit dulu ya.” Sahut Dul.

“Okay, besok ke sini lagi boleh” jawabku.

“Siapppp” Jawab mereka serentak.

 

Sejenak hening…..

Di rumah tinggal sendirian.

“Assalamu’alaikum wrwb” tiba-tiba dari arah pintu depan terdengar suara perempuan paruh baya. Suara yang sudah tak asing lagi di telingaku, ya suara Ibuku yang pulang kerja.

Aku segera bergegas membuka dan menyambutnya di depan pintu.

“Sudah pulang Bu” tanyaku.

“Iya, bagaimana sudah ngaji?” Tanya Ibuku.

“Sudah Bu, tadi bareng teman-teman” Jawabku.

Aku segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan mempersiapkan sholat Maghrib.

 

Tujuh belas tahun kemudian ….

Di sebuah kota metropolitan, aku menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri ternama di negeri ini. Sebagaimana umumnya aktivitas sebagai mahasiswa tentu tak jauh dari kuliah, aku pun menjalani dengan penuh semangat. Sampai detik ini semuanya berjalan lancar-lancar saja.

Sedangkan sahabat-sahabatku pun sudah bertebaran di seantero negeri, ada yang bekerja di daerahnya dan ada juga yang jauh merantau di luar Jawa.

Nikmati dan syukuri saja semua proses perjalanan ini, hingga kelak waktu yang telah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa telah tiba dan dengan senyuman terindah kembali kepada-Nya.

cerpen tentang kehidupan
contoh cerpen dan inti ceritanya

 

cerpen persahabatan sejati
Contoh cerpen persahabatan sejati

***

Pada contoh cerpen singkat tentang persahabatan sejati di atas, kita bisa mengetahui bahwa penulis menerapkan pola penulisan menggunakan teks deskripsi, teks narasi dan teks prosedur.

Perhatikan bagaimana penulis merangkaikan satu peristiwa ke peristiwa berikutnya secara runtut dari awal hingga akhir.

Di mana dalam setiap peristiwa selalu ada aktivitas atau kegiatan yang dijalani oleh aktor-aktor yang dijadikan pemain utama dalam cerpen tersebut. Gaya penulisan paragraf seperti ini menggunakan teks narasi.

Di paragraf lainnya, penulis juga berusaha menjelaskan dengan gambaran utuh dari robot tarmen. Pola penggambaran seperti ini merupakan aplikasi dari teks deskripsi.

Sedangkan penjelasan mengenai prosedur kerja dari robot tarmen, penulis menggunakan pola penulisan teks prosedur.

Jadi, dalam contoh cerpen persahabatan ini, penulis menerapkan gabungan dari teks narasi, teks deskripsi, dan teks prosedur secara apik dan serasi pada setiap paragrafnya.

***

Satu hal lagi, objek yang dijadikan contoh dalam cerpen persahabatan adalah robot tarmen. Robot tarmen ini bukan sebuah fantasi atau fiksi belaka, namun benar-benar sebuah robot yang dibuat sebagai pembelajaran anak-anak sekolah dasar (SD).

Bila Anda ingin tahu seperti apa bentuk nyata dari robot tarmen, tonton dalam video pendek di Bermain Robot Tarmen.

 

B: Contoh Cerpen Singkat Tentang Persahabatan di Sekolah

Dan berikut ini kami sajikan contoh cerpen anak sekolah tentang persahabatan di sekolah.

Bagaimana bentuk dan format cerita pendek ini? Mari ikuti contoh cerpen tentang persahabatan di sekolah berikut ini.

cerpen singkat tentang persahabatan di sekolah
Contoh cerpen singkat tentang persahabatan di sekolah

***

“Tidak usah takut kotor, nanti mandi.” Terdengar suara lembut yang sudah tidak asing lagi di telinga kami. Suara yang terdengar dari pinggir lokasi persawahan di dekat sekolah kami.

Sementara itu, puluhan anak berjalan di pematang sawah. Sesekali terdengar tawa dan teriakan mereka. “Tak usaha takut, nanti mandi.” Sekali lagi terdengar suara itu.

Akhirnya, anak-anak pun satu persatu turun ke sawah.

Sawah yang kondisinya sudah siap untuk ditanami padi. Nampak hamparan lumpur bersih tanpa ada satu pun sampah. Air sengaja dibiarkan surut dan disisa kan tinggal semata kaki.

Sebagian anak ada yang masih ragu untuk turun bermain lumpur di sawah. “Ayo, segera turun ke sawah, hari makin siang.” Terdengan suara itu untuk yang ketiga kalinya. Suara itu membuat anak-anak bergegas turun ke sawah.

***

Dan setelah semua anak turun ke sawah, terdengar suara riuh tawa dan canda. “Ternyata menyenangkan ya Dul.” Sebuah kalimat tanya meluncur dari lisan salah satu siswa.

“iya, hahahaha….” serentak beberapa teman sekolah menjawab serentak.

Sebuah pelajaran pertama yang sangat mengesankan bermain di luar ruang kelas, tepatnya di area persawahan.  Suatu pelajaran berharga yang kami peroleh, bahwa kita  jangan pernah meremehkan penampilan segala sesuatu. Entah benda hidup maupun mati. Sesuatu yang sekilas nampak buruk, setelah kita mengenalnya ternyata menyenangkan dan membahagiakan.

Seperti tanah di area persawahan yang terlihat hitam pekat tak menarik. Namun setelah kita tahu dan bercanda ria dengannya ternyata menjadi sesuatu yang indah, baik, dan membahagiakan.

***

Kami terus menikmati keasyikan bermain lumpur di area persawahan, tawa dan canda ria terdengar menggema di udara.

Dan tidak terasa, waktu pun berakhir.

“Ayo anak-anak, sebentar lagi waktunya habis.”

Terdengar suara yang sama namun content-nya berbeda. Kalau di awal tadi kita disuruh turun ke sawah, sekarang kita diminta naik meninggalkan area persawahan.

Satu per satu saya dan teman-teman sekolah naik ke pematang sawah dengan kondisi badan hitam kelam. Semua sahabat sekolahku juga demikian kondisinya, tak ada kebersihan yang nampak.

“Yuk sekarang anak-anak pada mandi di kran depan masjid ya.” Terdengar suara yang menginstruksikan semua siswa sekolah untuk membersihkan diri di depan masjid terdekat. Kami pun berlarian menuju ke lokasi bersih-bersih badan.

***

Kami pun mandi dan membersihkan pakain setelah bermain di areal persawahan. Dan acara bersih-bersih ini pun di manfaatkan sahabat-sahabat sekolah kami untuk bermain. Di mana pun berada hati tetap senang dan bahagia. Itulah dunia anak-anak.

Setelah semua bersih, guru kami menyuruh untuk kembali ke sekolah. Sepanjang perjalanan dari masjid sampai area sekolah tak henti-hentinya kami bercanda ria. Dunia anak memang mengasyikkan, semua objek bisa dijadikan mainan dan semua tempat bisa dijadikan area bermain.

Setibanya di sekolah kami istirahat sambil makan dan minum.

“Har, ternyata menyenangkan ya bermain di sawah.” Celetuk Dul, sahabat sekolahku.

“pastinyaaa.” Begitu jawaban sahabat sekolah yang lain.

Suatu pengalaman bermain baru bagi kami, baik lokasi maupun sarana permainannya. Dari permainan ini kami menjadi lebih berwawasan bahwa dunia dan seisinya ini adalah area dan sarana permainan yang menarik dan tidak membosankan.

Banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan dari permainan ini. Pelajaran menghargai orang lain, hidup mandiri, dan saling welas asih dengan sesama serta saling membantu tanpa pamrih.

Demikian sebuah contoh cerpen tentang persahabatan di sekolah. Pada contoh di atas penulis tidak menyebutkan secara jelas anak sekolah berapa yang bermain lumpur di sawah. Namun dari jenis permainan dan sedikit percakapan, kita bisa mengerti bahwa contoh cerpen di atas mencerminkan pola permainan dan persahabatan anak-anak TK.

 

C: Contoh Cerpen Persahabatan Panjang Beserta Strukturnya

Berikutnya kami sajikan contoh cerita pendek tentang persahabatan panjang. Sebuah cerpen yang mengisahkan persahabatan panjang seorang anak manusia sejak usia enam tahun hingga enam belas tahun.

Bagaimana ceritanya? Yuk ikuti dan baca contoh cerpen persahabatan panjang berikut ini …

cerpen persahabatan
Contoh cerpen singkat tentang persahabatan panjang

***

Saat usiaku enam tahun …

Persahabatan panjang itu dimulai ketika orang tua mendaftarkan aku ke Sekolah Al Qur’an “Qur’anic School”.

Pertama kali masuk, aku ditanya surat apa saja yang sudah hafal.

“Belum ada yang dihafalkan ustadz.” Jawab Bapakku.

“Di sekolahnya ia tidak dipelajari materi manulis dan membaca Al Qur’an” Lanjut Bapakku.

Dan aku hanya memandangi mereka tak tahu apa saja yang dibicarakan.

***

“Coba lafalkan saja sebisanya ya nak” tiba-tiba suara Pak Ustadz terdengar menyapaku.

Lalu aku melafalkan sebisa dan seingatnya.

“Bismillahirrahmanirrahim.”

“Alhamdulillahirobbil’alamin.”

….

….

….

“Aamiin”.

Aku melafalkan seingatku. Bacaan itu bisa aku ingat karena seringkali diajak Bapakku sholat ke mushola “Al Ikhlas” dekat rumah.

***

“Sudah Pak Ustad” kataku

“Alhamdulillah, sudah bisa membaca Surat Al Fatikhah” kata Pak Ustadz memujiku.

“Mulai bulan depan kita belajar surat-surat yang lain di sini ya” Melanjutkan perkataannya.

Aku tidak tahu apakah pujian itu dilakukan untuk formalitas atau untuk memberikan semangat kepada saya sehingga mau belajar Al Qur’an.

Akhirnya aku belajar Al Qur’an di sekolah tersebut hingga tiga tahun kemudian.

***

Selama tiga tahun itu, aku banyak mengenal dan bersahabat dengan banyak teman dari berbagai kalangan, antara lain Siti Aisyah Khumairoh, Nisa, Abdullah dan lain-lainnya. Banyak pengalaman dan cerita baru yang aku dapatkan selama tiga tahun itu, semuanya seru, indah dan mengesankan.

Aku berhenti belajar di Qur’anic School karena aku masuk kelas Qur’an di sekolah dasar. Selain program yang dilaksanakan hampir mirip, aku pun harus fokus di kelas ini dengan program hafalan harian yang kudu aku lakukan.

“Kamu nggak ikut Qur’anic School lagi ta?” sapa salah satu sahabat karibku.

“Iya, karena di sekolah dasar aku sudah ikut kelas belajar mambaca Al Qur’an” Jawabku.

“oooo, begitu ya” jawab sahabatku sambil menganggukkan kepalanya sebagai tanda kepahaman.

Persahabatan panjang itu tidak pernah terputus dan terus terjaga dengan baik hingga detik ini. Sebuah persahabatan panjang yang baik dan terus abadi tidak harus dibangun dalam kerangka terbatas dalam kungkungan bangunan dan lembaga serta institusi.

Di manapun kita berada, persahabatan sejati yang panjang dan saling memuliakan tetap bisa dibangun. Kata orang Indonesia “Carilah sahabat sebanyak-banyaknya, tapi kalau musuh, satu musuh pun jangan dicari”

***

Sepuluh tahun kemudian ….

Saat membuat dan menyusun makalah pengajuan bantuan dana untuk perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, tiba-tiba ada yang menepuk bahu kiriku,

“Hai, apa kabar?” sapanya.

Aku kaget dan menengok ke belakang, ternyataa…

“Wow, kamu sekarang cantik bangeet!” pujiku, spontan keluar dari lisanku.

Ternyata dia adalah sahabat karibku sejak usia balita dulu, sekarang kembali bertemu dalam suasana seru dan membahagiakan. Tapi bukan seperti lagunya Wak Haji “Pertemuan” J

Begitulah indahnya sebuah persahabatan panjang yang dibangun dengan tulus ikhlas dan ada tujuan dan maksud terselubung. Tamat.

cerpen persahabatan panjang
Contoh cerita pendek singkat tentang persahabatan panjang

***

Pada contoh cerpen panjang di atas, kita mengamati bahwa penulis banyak menggunakan teks paragraf narasi untuk merangkaikan satu peristiwa dengan peristiwa yang lain sehingga menjadi satu cerita utuh yang apik dan enak diikuti alur ceritanya.

 

D: Contoh Cerpen Persahabatan SMA (Sekolah Menengah Atas)

Berikut ini disajikan sebuah cerita pendek yang menceritakan tentang persahabatan SMA. Cerita itu dimulai sejak masuk pendidikan sekolah menengah atas sampai menyelesaikan sekolah. Sebuah contoh cerpen tentang persahabatan di sekolah yang lucu dan penuh dinamika.

Bagaimana alur ceritanya? Yuk baca dan ikuti contoh cerpen persahabatan SMA berikut ini…

cerpen persahabatan sma
Contoh cerpen persahabatan sma

***

Kelas satu es em a…

Persahabatan itu dimulai saat Reki dan Reka ketrima di sebuah SMA favorit di kotanya. Waktu daftar ulang murid baru, Reki dan Reka serta puluhan orang antri untuk menyerahkan berkas syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menempuh pendidikan di SMA favorit tersebut.

“Hai…” sapa Reki

“Hai juga” jawab Reka

“Sudah berapa lama kamu antri di sini?” tanta Reki

“Lumayan sih, sete”ngah jam-an yang lalu, kalau kamu sendiri sudah berapa lama” jawab Reka

“Sekitar empat puluh lima menit yang lalu, tapi ngopi dulu di warkop depan sekolah hehehe…” Jawab Reki.

“ooo begitu, sendirian atau bareng orang tua?”Tanya Reka

“diantar kakak, itu masih nunggu di warkop depan sekolah, kalau kamu sendiri bagaimana” sahut Reki.

“hihihi, di antar orang tua, kebetulan mereka sedang cuti kerja” Jawab Reka sambil malu-malu.

Di mulai dari peristiwa itu, akhirnya kami menjadi akrab selama menempuh pendidikan di SMA favorit ini. Seringkali berangkat sekolah bareng, main bareng, dan melakukan kegiatan sekolah barang. Bahkan ketika liburan sekolah kami sering meng-agendakan aktivitas untuk mengisi liburan bersama. Klop lah, istilah anak milenial jaman now.

***

Kelas dua es em a …

Menginjak kelas dua SMA, kami masih menjalin persahabatan yang akrab runtang-runtung bareng kata orang Jawa. Belajar bareng, mengerjakan tugas sekolah bersama, dan les bimbingan belajar pun tak bisa lepas 🙂

Ada cerita menarik dan asyik yang sulit dilupakan ketika kami mengerjakan tugas sekolah bersama-sama. Dan ternyata buku kami tertukar sehingga ketika masuk kelas guru kami curiga.

“Mana tugas kami Reki” tanya gurunya dengan sedikit memasang wajah agak ‘sangar’ untuk shock therapy.

“Sebentar Pak” jawab Reki sambil mengambil buku dari dalam tas sekolahnya.

“Ini Pak, tugas sekolah yang Bapak berikan” Kata Reki, sambil memberikan buku tugas kepada gurunya.

***

“Ini bukumu kah?” tanya gurunya sembari ber-akting bijak dengan suara pelan dan berat.

“Tentu lah Pak, masa bukunya orang lain” jawab Reki dengan tangka.

“Hmmm, begitu ya, okay sippp” gurunya menanggapi.

“Tolong baca halaman buku ini dong” permintaan gurunya dengan senyuman tersungging.

“Bukumu ya?” sekali lagi tanya sang guru.

“mmm, mmm, bukan Pak” jawab reki sambil garuk-garuk kepala yang sebetulnya tidak gatal dan nyengir malu 🙂

“Makanya lain kali kamu kudu belajar sama James Bond 007 ya, biar lebih canggih melakukan manipulasi dan penyusupan” komentar gurunya.

“ya sudah, hitung-hitung untuk latihan, kamu sekalian kerjakan dua halaman berikutnya ya” perintah gurunya. Sambil ngeloyor menginggalkan Reki.

Sedangkan Reki sambil menggerutu dan malu sama teman-temannya, “huh” terdengar keluhan darinya sembari mengemasi buku-bukunya.

Cerita itu terus terbawa hingga Reki dan Reka lulus sekolah menengah atas, dan selalu saja ada ketawa cekikikan ketika mengulangi cerita itu.

***

Kelas tiga es em a …

Menginjak kelas tiga SMA, persahabatan dua insan remaja itu terus terjalin, malah kayak perangko lengket dan sulit dilepaskan.

Masa ini adalah penuh keseriusan, setiap guru menekankan akan artinya pendidikan, tentang apa yang diberikan, dan tentang masa depan.

So, “kamu kudu serius demi masa depanmu yang cerah” begitu kalimat wajib yang hampir kami dengar sehari-hari.

Setali tiga uang, Reka dan Reki pun tak ketinggalan, hampir setiap hari ikut bimbingan belajar dan try out yang diadakan pihak eksternal maupun sekolah. Tiada hari tanpa belajar.

“Setelah lulus SMA kamu akan melanjutkan ke mana Reka?” begitu pertanyaan Rika kepada sahabat karibnya.

“Inginnya sih kedokteran, tapi entahlah kita lihat saja nanti” jawab Reka.

“Kamu sendiri ingin melanjutkan ke mana Rika?”Tanya Reka.

“Aku sih ingin kuliah di ITB, kalau bisa yang berkaitan dengan teknologi informasi” Jawab Rika

“Kita kudu kejar cita-cita itu ya, sebisa-bisanya” Sahut Rika

Jer basuki mawa beya” kata nenek moyang kita.

***

Delapan bulan kemudian ….

Dua sahabat karib itu akhirnya terpisah untuk mengejar cita-citanya. Reka akhirnya ketrima di salah satu perguruan tinggi ternama di sebuah kota metropolitan ujung timur pulau Jawa. Sedangkan Rika, masuk Fakultas Farmasi, bidang yang masih terkait dengan kesehatan.

Kehidupan memang terus berjalan, waktu terus berganti dari detik ke detik, tahun pun berganti dan abad demi abad terus merangkai peristiwa. Itulah hakekat kehidupan.

Dan kita sebagai makhluk yang telah diberi tugas oleh Tuhan Yang Abadi, berkewajiban untuk mengisi, menjaga, dan melakukan tugas itu dengan sebaik-baiknya. Sehingga kelak siap mempertanggung jawabkan kepada yang menugaskan kita.

cerpen persahabatan lucu
Contoh cerpen singkat persahabatan sejati dan lucu di SMA.

***

Perhatikan contoh cerpen singkat pendidikan karakter remaja anak sekolah, pendidikan, dan sebuah persahabatan SMA di atas, pengarangnya banyak menggunakan teks paragraf narasi yang dilengkapi dengan beberapa teks deskripsi.

Penggunaan dua pola penulisan dalam cerpen pendidikan panjang ini menjadikan sebuah karya penulisan seakan hidup dan pembaca juga merasakan sendiri pengalaman itu.

 

02: Contoh Cerpen Singkat Pengalaman Pribadi

buku kuning

A: Contoh Cerpen Singkat Pengalaman Pribadi Liburan

Bagaimana struktur dan unsur intrinsik cerpen yang menceritakan pengalaman pribadi liburan? Perhatikan contoh cerpen dan strukturnya berikut ini….

cerpen pengalaman pribadi liburan
Contoh cerpen singkat pengalaman pribadi liburan

***

Dieng Plateu, 11 Juli 2000….

Perjalanan liburan yang sudah kami rencanakan menjelang liburan akhir semester ini dimulai dari kota kecil dan damai di kaki pegunungan Rogojembangan “Kalibening”.

Untuk mencapai Dataran Tinggi Dieng dari Kalibening, ketika itu ada dua rute yang bisa ditempuh. Rute pertama ditempuh dari Kalibening ke Banjarnegara dengan naik bis umum seperempat.

Dari Banjarnegara kemudian menuju Wonosobo selanjutnya menuju ke Dataran Tinggi Dieng. Rute ini lumayan panjang dan melelahkan, dan terkesan memutar. Kelebihannya adalah moda transportasi cukup mudah didapatkan.

Sedangkan Rute kedua, adalah langsung dari Kalibening ke Dataran Tinggi Dieng. Rute ini sebenarnya cukup dekat, namun sarana transportasi ke sana waktu itu masih sangat terbatas.

Sehingga harus cermat dan sabar untuk mendapatkan kendaraan yang menuju ke sana. Kemudian medannya juga sangat menantang, sangat menanjak dengan kanan kiri jurang yang mengangga.

***

“Kita akan lewat mana nih kawan?” begitu tanya salah satu sahabatku.

Setelah bermusyawarah dengan mempertimbangkan berbagai alternatifnya, akhirnya kami memutuskan melalui rute pertama. Salah satu alasan terkuat adalah karena alat transportasi yang tersedia.

“Okay, sebelum kita memulai perjalan liburan ini, yuk berdoa dulu ya” tanya salah satu kawan yang ditunjuk sebagai koordinator selama perjalanan.

“Oke, sippp” kompak kami menjawab.

Dan setelah berdoa, kami mulai perjalanan liburan dari terminal Kalibening naik bis umum seperempat menuju Banjarnegara, dan dilanjutkan ke Wonosoba berlanjut ke Dataran Tinggi Dieng. Singkat cerita kami sudah sampai di lokasi wisata Dataran Tinggi Dieng.

Setelah membeli tiket masuk kami langsung menuju Telaga Warna, sebuah danau kecil yang warna airnya berubah-ubah. Pemandangan semakin nampak mengesankan saat cahaya matahari menyinari danau kecil ini.

***

Perjalanan dilanjutkan ke area candi. Ada beberapa lokasi candi di Dataran Tinggi Dieng. Seperti peninggalan candi-candi di tempat lain, bentuk bangunan candi juga mirip-mirip, walaupun tentu ada ciri khusus yang tidak ada di daerah lain.

“Bagaimana kawan, istirahat dulu atau lanjut?” tanya koordinator perjalanan.

“Istirahat dulu ya, sholat dan makan” jawabku dan juga beberapa kawan.

Akhirnya kami mencari mushola terdekat. Setelah sholat, kami lanjutkan makan dan istirahat “leyeh-leyeh” istilah Jawanya.

***

Setelah melepas penat dan lapar, perjalanan dilanjutkan ke kawasan kawah Sikidang, sebuah kawah yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Di lokasi ini banyak penjaja telur mentah untuk direbus di air panas yang tersedia di beberapa lokasi.

Ya, suatu pengalaman unik nan menarik merebus telur secara alami tanpa perlu memasak air dengan gas atau kayu bakar. Cukup mencelupkan telur di air panas, tunggu sebentar, sudah matang dan siap di nikmati.

Cerita liburan berakhir di sini. Akhirnya kami pulang melalui rute jalur kedua, dari Dataran Tinggi Dieng – Kalibening. Rute itu kami tempuh dengan menumpang truck pick up. Selama perjalanan ini kami bisa merasakan dinginnya udara dan indahnya panorama.

Dan ternyata memang lebih dekat dan menghemat biaya transportasi. Dan seampainya di rumah, terbayar sudah rasa capai dengan seabrek pengalaman liburan yang luar biasa. Tamat.

unsur intrinsik cerpen
contoh cerpen singkat pengalaman dan strukturnya.

 

Contoh cerpen singkat pendidikan karakter remaja
Cerita pendek tentang persahabatan beserta strukturnya.

***

Pada contoh cerpen singkat tentang pengalaman liburan di atas, penulis banyak menggunakan teks paragraf deskripsi untuk menggambarkan berbagai objek, situasi, dan keadaan.

Penggunaan teks deskripsi ini memang tepat sehingga pembaca seakan-akan mengalami sendiri perjalanan liburan itu.

Penggunaan teks deskripsi dapat menggambarkan objek wisata secara baik, tujuannya agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek wisata itu.

 

B: Contoh Cerpen Singkat Kehidupan Sehari hari

Perhatikan contoh cerpen 1000+ patah perkataan kehidupan sehari-hari tentang, persahabatan, cinta, kebahagiaan dan kesedihan.

Perhatikan struktur dan unsur contoh cerita pendek berikut ini.

 

Contoh cerpen bagian #1:

Contoh cerpen singkat kehidupan sehari hari
Cerita Pendek kehidupan kaya makna.

***

Ki Ageng Ngerong adalah seorang tokoh masyarakat yang sangat dihormati, ilmunya tinggi, dan anak turunnya menjadi pahlawan kemanusiaan yaitu Nyai Ageng Ngerong.

Suatu ketika Ki Ageng Ngerong merayakan keselamatan anaknya yang bernama Dewi Roroyono yang usianya genap dua puluh tahun.

Malam itu rumah Ki Ageng Ngerong banyak tamu dari tetangga dekat dan tamu dari jauh, seperti Sunan Kudus, Sunan Muria dan Adipati Pathak Warak.

Dewi Roroyono dan adiknya, Dewi Roro Pujiwati keluar menghidangkan makanan dan minuman. Keduanya adalah gadis-gadis jelita. Semua mata memandangnya tanpa berkedip, termasuk mata Adipati Pathak Warak.

***

Dahulu, ketika Adipati Pathak Warak masih berguru kepada Ki Ageng Ngerong, gadis itu masih kecil, masih belum nampak kecantikannya, namun saat ini andaikan bunga gadis itu sedang mekar-mekarnya, hati Adipati Pathak Warak tergila-gila karenanya.

Karena tak kuasa menahan gejolak hatinya, ia menggoda Dewi Roroyono dengan kata-kata yang tidak semestinya. Dan gadis itu mukanya merah menahan perasaan malu dan tidak enak.

Esok harinya suasana gempar. Menjelang subuh Dewi Roroyono tidak ada di tempatnya.

Hilangnya Dewi Roroyono bersamaan dengan hilangnya Adipati Pathak Warak, sehingga orang-orang menduga bahwa penculik gadis itu tak lain dan tak bukan adalah Adipati Pathak Warak.

Ki Ageng Ngerong jelas tersinggung atas perilaku sang Adipati. Lalu beliau mengadakan sayembara, siapa di antara murid-muridnya yang bisa membawa kembali Dewi Roroyono maka akan dinikahkan dengan anaknya.

Sunan Kudus sengaja berdiam diri, ia sengaja memberi kesempatan kepada Sunan Muria. Karena lama tidak ada yang angkat tangan, maka Sunan Muria menyatakan kesanggupannya.

 

Contoh cerpen bagian #2:

Contoh cerpen singkat bahasa melayu
Cerita pendek singkat pendidikan akhlak

***

Pagi itu setelah matahari naik setnggi tombak, Sunan Muria berangkat menyusul Adipati Pathak Warak ke Pulau Madalika.

Dewi Roroyono dibawa lari oleh Adipati Pathak Warak ke Pulau Mandalika. Dalam perjalanan ke Pulau Mandalika Sunan Muria bertemu dengan Kapa, Napa dan Gentiri.

Setelah saling memberi keduanya mengadakan pembicaraan.

“Hendak kemana kiranya Kang Mas Umar Said?” tanya Kapa. Umar Said adalah nama asli Sunan Muria.

“Saya hendak mengambil adi Roroyono yang diculik  Adipati Pathak Warak ke Pulau Mandalika.

“Hmmm, kurang ajar betul Adipati Pathak Warak!” sahut Genthiri.

“Kalau saya berhasil mendapatkan adi Roroyono aku akan dijodohkan dengan saya.” Sambung Sunan Muria.

***

Kapa dan Genthiri berunding, Sunan Muria itu banyak tugasnya, antara lain membimbing orang memperdalam agama Islam, karena merasa senasib dan sepenanggungan sebagai saudara seperguruan, maka Kapa dan Genthiri bermaksud menggantikan tugas Sunan Muria untuk merebut Dewi Roroyono dari tangan Adipati Pathak Warak.

“Bila nanti kami berhasil membawa adi Roroyono, Kakang Umar Said tetap berhak mengawininya. Saya hanya sekedar menolong saja.” Kata Kapa.

“Saya masih sanggup melakukan sendiri.” Kata Sunan Muria.

“Itu benar, tapi kasihan murid-murid Kakang. Mereka membutuhkan bimbingan Kakang, janganlah menyia-nyiakan waktu mumpung kami bersedia membantu.” Sahut Kapa.

Karena Kapa bersikeras hendak membantu maka Sunan Muria akhirnya tak dapat menolak. Dia kembali ke pesantren, sedangkan Kapa Genthiri beragkat ke pulau Mandalika.

***

“Kakang Kapa.” Kata Genthiri di perjalanan “rasanya kita akan kerepotan menghadapi Adipati Pathak Warak yang mempunyai bala tentara tidak sedikit.”

“Kau takut?” tanya Kapa

“Bukannya takut, hanya sekedar khawatir. Mungkin kita dapat membawa  Dewi Roroyono, tapi setelah bertempur habis-habisan dengan Sang Adipati dan pengawalnya. Mungkin pula kita nanti babak belur, menderita luka parah.”

“Jadi apa maumu?”

“Kita minta bantuan Bapak Guru di pulau Seprapat.” Kata Genthiri.

“Hmm, usul yang bagus. Tapi kamu sendiri yan berangkat ke Pulau Seprapat. Aku akan langsung ke pulau Mandalika untuk menyelidiki Dewi Roroyono.”

Genthiri menemui gurunya di pulai Seprapat yaitu Wiku Lodhang Datuk, sedangkan Kapa langsung ke pulau Mandalika.

Singkat cerita, dengan bantuan gurunya yang sakti mandraguna, maka Kapa dan Genthiri dapat mengalahkan Adipati Pathak Warak dan membawa Dewi Roroyono.

 

Contoh cerpen bagian #3:

Contoh cerpen singkat persahabatan sedih
Cerita Pendek penuh makna.

***

Dalam perjalanan ke rumah ke Ageng Ngerong, tak henti-hentinya Kapa memuji kecantikan Dewi Roroyono.

Sedangkan Wiku Lodhang Datuk kembali ke tempat tinggalnya di pulau Seprapat.

Rupanya Kapa telah terpesona oleh kecantikan Dewi Roroyono.

Tapi karena teringat tugasnya bahwa apa yang dilakukannya hanyalah untuk membantu Sunan Muria, bukan untuk menikmati hadiah, maka dengan agak berat hati dia serahkan kepada Ki Ageng Ngerong.

“Jadi kau yang mengalahkan sang Adipati?”tanya Ki Ageng Ngerong.

“Benar Sang Gur” jawab Kapa.

Pada saat itu Sunan Muria hadir di tempat Ki Ageng Ngerong, maka Kapa harus bicara apa adanya.

Bahwa sesungguhnya dia sendiri yang memaksa agar Sunan Muria kembali ke Pesantren Gunung Muria.

Dia dan adiknya yaitu Genthiri sanggup membantu Sunan Muria mendapatkan Dewi Roroyono dari tangan Adipati Pathak Warak.

Untuk menghargai jasa Kapa dan Genthiri, keduanya diberi tanah Buntar yang cukup luas dan berhak mengolah dan mengusai tanah tersebut. Sedangkan Dewi Roroyono dinikahkan dengan Sunan Muria.

 

Contoh cerpen bagian 4:

Contoh cerpen singkat persahabatan dan cinta
Cerpen persahabatan dan cinta

***

Waktu berlalu, namun hati Kapa tidak tenang, keterpesonaannya kepada Dewi Roroyono tak bisa dihilangkan begitu saja. Siang malam, pagi sore, panas dingin, tidur tidak nyenyak, makan pun tak enak terbayangkan wajah jelita Dewi Roroyono.

“Kang Kapa, jangan tanggung-tanggung, kenapa Kakang menyiksa diri seperti itu. Jika Kang Kapa ingin memperistri Dewi Roroyono mengapa tidak direbut saja dari tangan Sunan Muria.” Kata Genthiri, saudaranya.

Kapa menengok kepada adiknya dan berkata “Itu tindakan kurang ajar! Durhaka” sahut Kapa.

“ya, daripada Kang Kapa mati konyol seperti ini? Kalau Kang Kapa rela menerima nasib ya jangan memikirkan Dewi Roroyono lagi jangan menyiksa diri Kakang seperti itu.”

Kapa berdiam diri, menenangkan perkataan adiknya itu.

“Kalau Kakang tidak bisa menerima nasib, maka jangan kepalang tanggng. Rebutlah Dewi Roroyono dari tangan Sunan Muria.” Sambung Genthiri.

***

Kapa masih terdiam diri. Lama-lama setan memasuki jiwanya dan akhirnya dia setuju dengan saran adiknya.

“Baiklah sudah kepalang basah, mandi saja sekalian !” ujar Kapa.

“Tubuhmu masih lemah karena beberapa minggu tidak makan dan minum. Biarkan aku yang pergi ke Gunung Muria.” Kata Genthiri.

“Hati-hatilah adikku.” Kata Kapa.

***

Genthiri kemudian berangkat ke gunung Muria seorang diri, tapi di sana ia kepergok murid-murid Sunan Muria. Terjadilah pertempuran seru. Genthiri Tewas dalam pertempuran itu.

Kabar kematian Genthiri segera tersebar ke berbagai daerah. Hati Kapa menjadi murka karenanya, dan dia berangkat sendirian ke Gunung Muria. Ia cukup cerdik dan bersembunyi di rerimbunan pepohonan, menunggu saat yang tepat untuk beraksi.

Pada suatu ketika, ia melihat Sunan Muria dan beberapa murid pilihannya turun gunung. Dan kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Kapa untuk melakukan aksi legendarisnya. Ia segera naik ke Pesantren Gunung Muria.

Ketika itu, yang menjaga pesantren hanya murid-murid Sunan Muria yang ilmunya belum tinggi, sehingga dengan muda Kapa mengalahkan mereka kemudian menculik Dewi Roroyono dari dalam rumah. Dengan paksa Dewi Roroyono di bawa ke pulau Seprapat

***

Sunan Muria terkejut melihat murid-muridnya bergelimpangan di halaman padepokan. Dari keterangan mereka Sunan Muria akhirnya mengetahui bahwa pembuat onar itu adalah Kapa.

Murid Sunan Muria yang tertua kemudian ditugaskan mengejar Kapa ke Pulau Seprapat, sedangkan Sunan Muria mengobati dan merawat murid-muridnya yang terluka.

***

Di pulau Seprapat, Kapa berharap dapat perlindungan dari gurunya yaitu Wuku Lodhang Datuk. Tapi Kapa keliru, gurunya justeru menyalahkan Kapa yang berani menculik isteri orang.

“Percuma, sia-sia kebaikanmu selama ini !” kata Wiku Lodhang.

“Mana akal sehatmu? Kenapa dirimu jatuh ke dalam jurang kehinaan !”

“Guru, kenapa malah tidak mau membela saya?” protes Kapa.

“Menyesal, benar-benar menyesal aku telah menurunkan ilmu kepadamu. Hatimu telah buta karena nafsu setan. Apa keuntungan yang kauperoleh bila aku membantu manusia durhaka? Walaupun orang itu adalah muridku sendiri”

Hati Kapa benar-benar telah tertutup debu. Segala peringatan gurunya tidak didengarkan lagi. Dia bahkan bersikeras mempersalahkan gurunya yang tidak mau berada di pihaknya.

***

Tanpa mereka sadari ada orang yang mendekat ke pulau Seprapat. Orang itu sedemikian saktinya. Dan sekelebatan sudah berada di depan Wiku Lodhang Datuk dan Kapa yang memegang lengan Dewi Roroyono.

Dewi Roroyono merasa lega, karena orang yang datang itu adalah salah seorang murid suaminya yang terkenal berilmu tinggi.

Murid Sunan Muria ini menghormat kepada Wiku Lodhang Datuk, kemudian ke arah Dewi Roroyono isteri gurunya.

“Mohon ma’af kepada tuan Wiku, saya datang dengan maksud damai tidak hendak membuat onar dan bukannya mengganggu ketentraman Wiku” Kata murid Sunan Muria.

Wiku Lodhang sudah maklum atas kedatangan murid Sunan Muria itu. Dia mengangguk dan hatinya lagi-lagi merasa teriris mengetahui betapa sopan murid Sunan Muria, sementara muridnya sendiri terlah berlaku kurang ajar, menculik isteri orang.

“Saya memang salah seorang guru Kapa, tapi saya tidak pernah mengajarinya berbuat jahat. Segala perilakunya di luar bukan tanggung jawab saya lagi” kata sang Wiku.

“Bila demikian izinkan saya melaksanakan tugas dari kanjeng Sunan Muria” Sahut sang murid Sunan Muria.

“Silahkan, saya tidak akan ikut dan turut campur” ujar sang Wiku.

***

“Saya tidak dapat berbicara berbelit-belit. Saya minta dengan hormat kisanak menyerahkan Kanjeng Dewi Roroyono untuk saya antarkan pulang ke gunung Muria” Kata murid Sunan Muria.

“Sudah kepalang basah, kamu bisa membawa dia setelah melangkahi mayatku” Sahut Kapa

“Menyesal sekali, saya terpaksa menggunakan kekerasan,” Kata murid Sunan Giri.

Kapa dan murid Sunan Muria sudah saling berhadapan. Kapa menyerang lebih dulu dengan hantaman tenaga dalam dari jarak jauh. Santri Sunan Muria menyambutnya dengan tangkisan serupa.

Selanjutnya terjadilah perkelahian seru. Masing-masing saling mengeluarkan jurus-jurus ilmu andalannya.

Dan pada akhirnya, Kapa harus menerima kenyataan bahwa murid Sunan Muria lebih hebat. Kapa jatuh ke tanah dan tewas di tempat. Gurunya, Wiku Lodhang hanya dapat memandanginya dengan rasa pilu dan hati hancur.

“Mohon ma’af, terpaksa saya melakukan kekerasan.” Kata murid Sunan Muria sembari membungkuk ke arah Wiku Lodhang Datuk.

“Tidak mengapa, barangkali sudah nasib murid saya memang harus mengalami hal seperti itu.” Jawab Wiku Lodhang Datuk sembari mengangkat jenazah Kapa.

***

Tanpa menoleh ke arah murid Sunan Muria dan Dewi Roroyono lagi sang Wiku melangkah ke sebuha dataran tinggi. Di sana ia akan menguburkan jenazah muridnya.

Di sepanjang perjalanan sayub-sayub terdengar sang Wiku bergumam. “Kapa, Kapa… aku mendidikmu dengan susah payah berharap agar kau menjadi orang yang mulia, nyatanya kau malah berakhir jadi seorang maling, maling isteri orang ….”

Sejak saat itu, Kapa di sebut sebagai Maling Kapa.

Dan sang murid Sunan Muria membawa Dewi Roroyono ke Gunung Muria. Di sana Sunan Muria sudah menunggu kedatangannya dengan perasaan yakin bahwa muridnya akan berhasil melaksanakan tugasnya.

Perhatikan pola penulisan yang digunakan oleh penulis cerpen di atas. Pengarang cerpen banyak menggunakan teks paragraf narasi untuk merangkai setiap peristiwa menjadi suatu kisah yang menarik dan penuh dengan unsur pendidikan serta makna kehidupan yang terkandung di dalamnya.

Demikian contoh cerpen panjang tentang kehidupan, cinta, angkara, benci, rindu, kebahagiaan dan kesedihan. Suatu kisah narasi tentang Sunan Muria.

 

C: Contoh Cerpen Singkat Bahasa Inggris

Bagaimana struktur format cerpen bahasa Inggris? Perhatikan contoh yang kami kutipkan dari kumpulan cerita Nareddin, a man with thousands of ideas berikut ini:

contoh orientasi cerpen singkat bahasa Inggris
Contoh cerpen singkat bahasa Inggris

***

Learning Music

Nasreddin has been sitting at the corner of a crossroad for the day. The people passing by the crossroad were curious about what he was doing. One of them asked, “Nasreddin, why are you sitting here all day long?”

Relaxedly he answered, “One day, there will be an accident here. If there is an accident, there will be so many people here that I cannot see the accident and what’s happening. Now, I’m here waiting for the accident before the people come here. So, I would be able to see accident.”

The people laughed at him.

“Where are you going?” asked Nasreddin.

One of them said, “We’re going to play music. Come on, let’s play together.”

Nasreddin refused their offer because he couldn’t play music. But he was ashamed to admit that he couldn’t play any musical instrument. He thought that he should take a music course.

So, the next day he went to the best music teacher in town.

“Sir, I want to learn music here. How much is the fee?”

Nasreddin asked the music teacher.

The teacher said, “My students pay me twenty thousands rupiahs for the first month and fifteen thousands for the second month and the rest.”

Nasreddin said, “All right. I’ll start learning music here from the second month.”

Bagaimana dengan contoh cerpen singkat lucu bahasa Inggris di atas?

 

D: Contoh Cerpen Singkat Pengalaman Pribadi

Contoh cerita pendek berikutnya adalah tentang kehidupan sehari hari ketika menonton konser hujan musik dan kenangan di penghujung tahun. Bagaimana struktur dan unsur intrinsik cerita pendek pengalaman pribadi? Langsung saja mari ikuti contoh cerpen singkat pengalaman pribadi berikut ini.

Contoh cerpen singkat pengalaman pribadi
Cerpen singkat pengalaman pribadi persahabatan

***

Hentakan suara drum dari Rob Bourdon bersama Linkin Park dengan Catalyst-nya terdengar menggelegar cadas dari pengeras suara sekitar lapangan bola.

Kerumunan manusia menjelang tengah malam pergantian tahun semakin ramai dan menjejali area perayaan tahun baru. Anak-anak, remaja, tua-muda, laki-laki, perempuan semua berkumpul di satu tempat. Sebuah tradisi perayaan pergantian tahun Masehi yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

***

Sementara itu di teras rumah beberapa orang sedang nyangkruk (nongkrong, duduk-duduk) sambil ditemani kopi panas….

“Yok, ayo jalan-jalan keluar melihat suasana pergantian tahun” ajak Henry kepada Yoyok teman karibnya.

“Ayolah, setahun sekali” sekali lagi Henry membujuk Yoyok yang tak segera beranjak dari tempat duduknya.

Antok terlihat malas untuk ikut jalan-jalan merayakan atau sekedar melihat suasana di luar merayakan pergantian tahun. Namun, akhirnya dia ikut juga jalan bersama sahabat-sahabatnya sebagai tanda persahabatan sejati dan menjaga perasaan solider dengan teman.

“Kayaknya perayaan pergantian tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya ya” tanya salah satu teman Yoyok yang bernama Andrian. Kalimat yang keluar dari lisannya yang sangat jarang dan lebih banyak diam.

“Begitulah” satu kata tanggapan dari Yoyok terdengar pelan.

“Kira-kira kenapa Yok” tanya teman lain yang bernama Hendro.

“Kurang tahu juga sih apa penyebabnya, mungkin orang-orang di sini sudah bosan dengan kebiasaan ini hihiihi” Jawab Yoyok sekenanya.

“Bisa aja kamu Yok” sergah teman lain sambil tangan kirinya memukul bahu Yoyok.

***

Sementara itu di lapangan sepak bola …

Semakin mendekati waktu pergantian tahun, tepatnya jam 00.00 suasana makin ramai. Hujan musik terus berlangsung, sementara orang-orang berdatangan.

Ada yang bergerombol dengan beberapa orang, ada yang sendirian, ada yang jalan, duduk-duduk saja, atau hanya sekedar menikmati panorama malam hari yang cerah dengan hujan musik yang seakan tidak ada berhentinya.

Dan setelah mendekati lapangan bola, ternyata orang-orang sudah menyemut. Suara musik menambah suasana makin ramai.

Yoyok dan teman-temannya pun akhirnya tiba di lapangan bola yang dijadikan pusat perayaan tahun baru di daerah itu.

“Yok, lihat itu, orang lapangan sudah ramai dengan manusia dan musik” Celetuk Hendro seperti memberitahukan dan menyakinkan kepada Yoyok.

“Iya tahu, ndro” balas Yoyok.

“Musiknya juga enak di telinga Yok, Linkin Park emang oke banget” kata Hendro kegirangan.

“ Kita mau di bagian mana kawan-kawan?” tanya Hendro kepada teman-temannya.

“nyante dulu sajalah, sembari melihat perkembangan kondisinya” Kata Hendry memberi penjelasan.

***

Yoyok dan geng akhirnya memutuskan nongkrong di tepian lapangan bola, tepatnya di warkop (warung kopi) pojok lapangan. Mereka asik menikmati minuman, cemilan, dan sebagian ada yang merokok.

Waktu menunjukkan pukul 23.30, berarti setengah jam lagi akan terjadi peristiwa pergantian tahun menuju ke tahun baru.

Sementara itu, di panggung yang disediakan oleh panitia penyelenggara di adakan acara pentas seni. Mula dari seni musik, tari/dance, komika, permainan tradisional dan sebagainya. Mereka  terus bergantian menghibur para pengunjung yang puncak acaranya adalah di saat pergantian tahun.

Acara seperti ini, termasuk pentas seni dan berbagai kreativitas lainnya dilaksanakan setiap tahun sekali, yaitu di pergantian tahun. Pada puncak acara nanti akan ada kata sambutan dari pimpinan daerah dan pihak-pihak yang terkait.

Dan puncak acara yang ditunggu-tunggu pun datang. Para pemimpin daerah dan ua adat sudah berada di atas panggung memberikan sepatah dua kata sebagai sambutan datangnya tahun baru.

Dan setelah memberikan sambutan acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pak Kyai.

***

Di sudut lapangan bola terdengar perbincangan lamat-lamat….

“Ayoo, pulang atau mau di sini terus sampai pagi?” tanya Yoyok pada teman-temannya.

“Pulanglah, besok kan masih banyak kegiatan yang harus dilakukan” jawab Henry.

“Kopi dan jajannya sudah dibayar?” Tanya Hendro.

“Sudah beres, hehehe” celetuk yang lain.

Akhirnya mereka pun beranjak dan meninggalkan sudut lapangan bola menuju rumah masing-masing.

Demikian juga dengan Yoyok, ia langsung bergegas pulang dengan kondisi mengantuk dan lelah. Pikirannya masih mengembara entah kemana. Bayangan wajah teman-temannya dengan aneka celotehannya masih jelas tergambar dalam ingatannya. Sebuah persahabatan sejati yang sudah terjalin sejak masa kanak-kanak.

Waktu bisa merubah bentuk fisik dan kondisi lingkungan, namun ruh tidak berubah tetap ada dan abadi sebagaimana harapan Yoyok tentang persahabatan itu. Selesai.

contoh cerpen singkat
Cerpen singkat tentang persahabatan sekampung.

***

Perhatikan contoh cerpen singkat tentang persabatan sejati di atas, apa gaya penulisan teks paragraf yang digunakan? Jika diamati, pengarang cerpen mengunakan kombinasi penulisan teks narasi dan teks deskripsi.

Teks paragraf narasi digunakan untuk merangkaikan satu peristiwa ke peristiwa lain, misalnya peristiwa Yoyok dan sahabatnya sebelum berangkat ke lapangan bola.

Kemudian dirangkaikan dengan peristiwa lain ketika mereka berada di sudut lapangan bola, tepatnya di warung kopi pojok lapangan.

Sedangkan teks paragraf deskripsi digunakan oleh penulis untuk mendeskripskan sesuatu. Misalnya deskripsi tentang kondisi lapangan bola.

***

Untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang karya penulisan cerpen atau cerita pendek ini, berikut kami sajikan video pembelajaran tentang cara menulis cerpen dan seluk beluknya. Selamat menonton.

 

03: Kesimpulan

Cerpen atau cerita pendek adalah jenis karya penulisan sangat populer dalam kehidupan kita sehari-hari yang dibuat dengan gaya bercerita yang unik dan menarik.

Contoh contoh cerpen singkat tentang pengalaman pribadi, anak sekolah, pendidikan karakter remaja, dan persahabatan.

Beberapa contoh cerpen beserta strukturnya dan unsur intrinsiknya sudah disajikan di atas. Baik format cerpen bahasa Melayu dan bahasa Inggris.

Walaupun contoh yang kami ketengahkan di atas mungkin bukan contoh cerpen terbaik seperti Kemarau karya Andrea Hirata tapi merupakan kumpulan cerpen singkat dan menarik.

Dan dari contoh cerpen dan analisisnya di atas, mudah-mudahan bisa menjadi referensi karya-karya penulisan dan resensi cerpen Anda.

Demikian yang dapat kami sharing tentang contoh cerpen singkat persahabatan, dan cerita pengalaman hidup sehari-hari. Semoga bermanfaat dan terima kasih.*****

manajemen keuangan dan SOP