4 Contoh Makalah Bisnis, Pendidikan, Penelitian Sains, dan Perpustakan Singkat

Makalah adalah bentuk karya tulis yang merupakan hasil analisis secara rasional dan objektif dari tema tertentu yang disusun secara sistematis. Bagaimana contoh makalah yang benar?

Bagaimana bentuk dan format makalah?

Berikut ini disajikan beberapa contoh makalah Bahasa Indnesia sederhana dan singkat dengan beberapa tema pembahasan.

Yuk langsung saja ikuti pembahasannya…

 

01: Contoh Makalah Bahasa Indonesia Yang Benar

contoh makalah bahasa indonesia
Source: Pexels.

Berikut ini disajikan contoh makalah bahasa Indonesia lengkap tentang bisnis.

Bagaimana format makalahnya?

Perhatikan pembahasan dan contoh makalah bahasa indonesia mengenai usaha bisnis berikut ini…

***

Perhatikan susunan makalah berikut ini:

contoh makalah tentang bisnis
Daftar pustaka makalah bisnis

1: Halaman Judul

Contoh makalah yang disajikan ini berjudul:

“Tantangan Implementasi Spiritualitas dalam Bisnis”

 

2: Abstrak

Berikut ini contoh abstrak makalah ini:

Pada hakekatnya sebagian besar dari kita adalah pelaku usaha, entah sebagai keryawan, manajer, pedagang, dan sebagainya.

Dan dalam hati nurani kita, pasti kita menginginkan kebaikan dalam melakukan setiap usaha.

Akan tetapi, di lapangan kita temukan sesuatu yang berbeda.

Sebagian orang, karena ingin mendapatkan keuntungan yang bersifat materi, rela malakukan apa saja dan menghalalkan segala cara, walaupun terkadang bertentangan dengan dengan moralitas agama.

Dan akhirnya timbul kalimat populer “bisnis adalah bisnis, agama adalah agama”

***

Motivasi spiritualitas mengajarkan kepada kita untuk melakukan usaha bisnis dengan perilaku dan sikap yang terpuji.

Ketika hal itu diterapkan yang baik, maka profit yang diraih tidak saja keuntungan sesaat, tapi juga keuntungan jangka panjang.

Seorang pelaku usaha adalah orang yang selalu memikirkan masa depan, tidak hanya memikirkan hari ini.

Seorang pebisnis tidak mau mengambil keuntungan sesaat yang nilainya relatif kecil dengan mengorbankan keuntungan yang jauh lebih besar dan abadi.

 

3: Halaman Pengesahan

Secara umum halaman pengesahan berisi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap makalah, yaitu penulis (mahasiswa, siswa, peneliti, guru) dan  pembimbing (dosen, guru, atasan).

Perhatikan contoh format halaman pengesahan sebagai berikut:

***

Makalah dengan judul “Tantangan Implementasi Spiritualitas dalam Bisnis” telah disetujui dan diterima pada :

Hari :
Tanggal :

Wiradesa, 31 Oktober 2020

Dosen,

Dr. M. Abdullah, S.H., M.H

 

4: Halaman Motto

Halaman motto pada contoh makalah ini adalah sebagai berikut:

“Memasuki struktur untuk mengubah struktur dari dalam”

“Dan jangan;ah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahuinya, sesungguhnya pendengaran dan penglihatan serta hati (pikiran) itu semua akan diminta pertanggungjawabannya.”

 

5: Halaman Persembahan

Halaman persembahan di contoh makalah ini adalah:

Terima kasih penulis haturkan kehadlirat Tuhan Yang Maha Lembut.

Kedua, ucapan terima kasih penulis sampaikan juga untuk orang tua dan berbagai pihak yang telah membantu penyusunan makalah ini.

 

6: Kata Pengantar

Format dan bentuk berbagai kata pengantar dapat dilihat, dibaca serta dipelajari di: Contoh Kata Pengantar singkat lengkap.

 

7: Daftar Isi

Bentuk dan format daftar dari buku, internet, makalah, karya ilmiah, penelitian dan jurnal dapat dilihat di: Contoh Daftar Isi yang baik dan benar.

 

Bab I : Pendahuluan

contoh pendahuluan makalah
contoh pendahuluan makalah singkat.

A: Latar Belakang Makalah

Latar belakang di contoh makalah bisnis ini adalah seperti berikut ini:

Implementasi manajemen berbasis spiritualitas tidak selalu sepenuhnya berjalan sebagaimana mestinya.

Adanya kelemahan hati sebagai internal factor dan hambatan eksternal dari pengaruh lingkungan, senantiasa membayang-bayangi perilaku manusia, mengintip kelemahan dan sewaktu-waktu menerkam bagi individu yang tidak memiliki ketahanan ruhani.

Banyak contoh, tatkala seorang aktivis masih menjadi mahasiswa, ia memiliki idealisme kuat, militan, dan integritas yang tak tergoyahkan.

Tetapi ketika memasuki jagad nyata, birokrasi, partai politik, dunia swasta sebagai pengusaha atau manajer.

Ia tidak bisa mempertahankan apa yang diperjuangkan dahulu.

Kebanyakan mereka larut dalam mainstream yang berlaku, bahkan makin lama nyaman menikmatinya.

 

B: Identifikasi Makalah

Berdasarkan uraian dan contoh-contoh latar belakang di atas yang membuktikan dunia pendidikan kita di satu sisi, relatif berhasil menerapkan nilai-nilai kesamaan, kejujuran, kebersamaan dan seterusnya di komunitas perguruan tinggi.

Di sisi lain, universitas hanya menjadi menara gading yang berjarak dengan dunia nyata di sekitarnya.

Bagaikan David dan Goliat, seorang lulusan perguruan tinggi setelah memasuki dunia kerja, banyak yang tidak mampu mempertahankan idealisme, kebebasan berpikir dan sportivitas.

Banyak dari mereka larut dan tertelan oleh arus besar yang menggilas nilai-nilai luhur yang selama ini dipelajari dan diyakini.

 

C: Pembatasan Makalah

Berdasarkan perumusan masalah, maka agar pembasahan makalah ini lebih fokus, maka penulis membatasi pembahasan yaitu:

  • Apa kendala dan hambatan tidak ter-implementasikannya spiritualitas?
  • Bagaimana solusi dari kendala-kendala tersebut?

 

D: Rumusan Makalah

Dari pemataran dan uraian latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:

  • Ada lima tantangan implementasi spiritualitas dalam bisnis
  • Lima tantangan itu harus dicarikan jalan keluar dan solusi nyata yang tepat.

 

E: Tujuan Makalah

Untuk melakukan identifikasi, analisis, dan mencarikan solusi yang tepat terhadap hambatan dan kendala implementasi spiritualitas dalam bisnis.

 

F: Manfaat Makalah

#1: Manfaat Teoritis

Sebagai referensi bagi siapa saja yang membutuhkan materi tentang implementasi spiritualitas dalam bisnis.

#2: Manfaat Praktis

Menambah pengetahuan dan wawasan serta mengetahui solusi yang smart mengenai penerapan spiritualitas dalam bisnis.

 

G: Batasan Pengertian Makalah

Agar pembahasan lebih terfokus dan benar-benar menghasilkan solusi ampuh tentang tema makalah, maka definisi dan pengertian dibatasi hanya menyangkut masalah penerapan spiritualitas dalam bisnis.

 

Bab II : Kajian Teori dan Hipotesis Tentang Spiritualitas Bisnis

contoh pembahasan makalah
contoh bagian pembahasan makalah

Pembahasan dan kajian teori serta hipotesis pada contoh makalah ini adalah sebagai berikut:

A: Hambatan Kultural

#1: Pengertian Kultur

Kultur berasal dari bahasa Latin colere yang artinya mengolah, mengerjakan tanah/bertani.

Pengertian kultur berkembang menjadi aktivitas manusia mengelola alam.

Menurut para ahli budaya atau kebudayaan adalah segala sesuatu yang menrupakan hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

***

Peradaban adalah tingkat budaya berdasarkan derajat kemajuannya.

Perubahan dari peradaban batu, bercocok tanam, industri sampai kebudayaan global, adalah perubahan tingkat dan corak yang terjadi akibat penemuan sains, teknologi, atau perubahan rasa, akibat adanya akulturasi budaya.

Kebudayaan sebagai super culture mempengaruhi adat istiadat yang menjadi kebiasaan kelompok masyarakat, perilaku, dan kebiasaan yang bersifat individual.

 

#2: Permasalahan Kultur

Akibat adanya pergeseran persepsi budaya lokal dan persentuhan dengan budaya luar menyebabkan terjadinya dinamika budaya.

Unsur normatif budaya yang berisi tentang apa yang baik dan buruk, apa yang seharusnya dan yang tidak serta sistem nilai agama dan kepercayaan, mengalami peningkatan atau justeru pendangkalan.

Manakala masyarakat sebagai pelaku budaya menghendaki atau membiarkan tanpa ada upaya untuk memperbaikinya.

Kerancuan tersebut adalah perubahan unsur budaya yang ikut memberi kontribusi bagi rusaknya tatanan sosial dan sistem nilai masyarakat.

Sikap masyarakat yang cuek, egois, tak peduli, menghindari konflik, ikut andil terhadap tumbuh kembangnya kultur masyarakat yang semakin menjauh dari kecerdasan spiritual.

 

#3: Solusi Permasalahan Kultur

Tidak ada kata terlambat, kita bisa memulainya dari diri kita sendiri, lingkungan terkecil seperti keluarga dan lingkungan kerja.

Kepada mereka diperlihatkan pencerahan hakikat kebudayaan yang semestinya harus diyakini  dan dijalankan sesuai dengan norma dan nilai Ilahiah.

Kita harus bersikap dan memiliki kepribadian dengan tidak mengambil keburukan sebagai sumber nilai perilaku yang niscaya akan membawa manusia ke arah jalan yang menjauh dari kebenaran.

 

B: Struktur Kelembagaan

Pembahasan struktur kelembagaan di contoh makalah ini adalah sebagai berikut:

***

#1: Pengertian Struktur Kelembagaan

Pranata sosial dan struktur kelembagaan memiliki peranan mempengaruhi pola pikir, dan perilaku seseorang.

Struktur kelembagaan formal dalam lingkup besar adalah pemerintahan mulai dari nasional sampai RT/RW.

Bagi pengusaha, struktur dan sistem ekonomi yang meliputi kebijakan moneter, fiskal dan perpajakan akan menentukan iklim bisnis di suatu negara.

Birokrasi pemerintahan dan perusahaan akan menentukan tingkat produktivitas, kreativitas dan motivasi seseorang yang menjadi anggota struktur tersebut.

 

#2: Permasalahan Struktur Kelembagaan

Kalangan bisnis, apakah itu pengusaha, manajer dan pekerja, menerima pengaruh dari struktur baru pascareformas.

Dengan demikian slogan penerapan budaya kerja dan orientasi bisnis yang dikelola secara profesional pun tidak imun dari praktek kecurangan.

Secanggih apapun sistem dan prosedur dibuat, jika dikelola oleh pelaku yang tidak amanah, akan selalu saja ada celah untuk menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingannya sendiri.

 

#3: Solusi Struktur Kelembagaan

Adanya permasalahan tersebut membuktikan bahwa manajemen dengan menerapkan kecerdasan spiritual, menjadi alternatif yang komplementer untuk dikembangkan dan disebarluaskan menjadi gerakan kebudayaan dan kelembagaan.

Menghadapi kondisi yang seringkali tak jelas ujung pangkalnya, kita harus berpegang pada apa yang dibisikkan oleh hati nurani. Tidak perlu larut atau menari di atas tabuhan genderang orang lain.

 

C: Fenomena Split of Personality

contoh pembahasan makalah
contoh bagian pembahasan makalah.

Sub bab di contoh makalah ini membahas tentang fenomena split of personality.

Perhatikan contoh pembahasannya berikut ini…

#1: Sekelumit Tentang Split of Personality

Fenomena yang terjadi di sekeliling kita di satu sisi ‘kebaikan’ berkembang masif, namun di sisi yang lain perilaku sebaliknya pun berkembang tak kalah masifnya.

Fenomena yang terjadi adalah akibat pribadi yang terbelah (split of personality, split of spirituality) disebabkan tidak menyeluruh pemahaman spiritual mereka.

Agama tidak membedakan antara kesalehan individual dan kesalehan sosial.

Perilaku memisahkan hubungan antar Tuhannya dengan sesama manusia adalah mencerminkan mengambil agama dalam persepsi menurut kepentingannya sendiri.

 

#2: Permasalahan Split of Personality

Sungguh ironis, fenomena di mana seseorang diukur keimanannya dari berapa banyak sumbangan kepada rumah ibadah dan seringnya pergi ke tanahsuci untuk berhaji dan umrah.

Sementara perilakunya tidak mencerminkan pribadi yang telah tersucikan.

Ciri pribadi yang terbelah antara lain berkembangnya sifat hedonisme, tidak adanya satu kata dengan perbuatan serta perilaku menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

 

#3: Solusi Split of Personality

Pemahaman kontekstual yang mengkaitkan risalah dengan masalah kontemporer dan keseharian, dengan mengambil esensi merupakan pencerahan menuju risalah yang utuh dan menyeluruh, komprehensif dan tidak sepotong-potong.

Menjadi tugas kita melalui lingkungan terkecil untuk kembali ke inti ajaran, yaitu Al Qur’an dan Sunah.

 

D: Ketahanan Filtrasi

Pembahasan berikutnyadari contoh makalah ini adalah tentang ketahanan filtrasi.

Berikut ini contoh pembahasan singkatnya…

#1: Sekilas Ketahanan Filtrasi

Penetrasi budaya sebagai akibat perkembangan teknologi informasi adalah aspek eksternal yang membutuhkan perubahan sikap dan orientasi bagi warga bangsa.

Sudah menjadi keniscayaan bahwa teknologi informasi telah menjadikan dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas.

Kejadia di belahan dunia manapun dapat diketahui dalam hitungan detik.

Dalam tataran budaya, akses masuk budaya luar melalui media massa dan siaran audio visual dapat dinikmati secara mudah dan murah.

Dengan demikian bangsa ini mengalami penetrasi yang nyaris sempurna untuk meruntuhkan sendi-sendi kondisi budaya bangsa.

 

#2: Solusi Permasalahan Ketahanan Filtrasi

Untuk menghadang arus besar yang nyaris melindas apa saja yang dilaluinya, seperti banjir bandang yang melanda beberapa daerah, hanya bisa dihadapi dan diatasi dengan mulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil.

Mempersiapkan generasi penerus agar tidak tertekan oleh perkembangan yang tidak dikehendaki, sudah semestinya menjadi gerakan budaya dimulai dari keluarga masing-masing.

Pendidikan agama harus dimulai dengan perilaku keteladanan orang tua atau kepala rumah tangga.

***

Budaya menerabas, tidak taat hukum dan tidak menghargai sportivitas, lebih banyak dicerminkan oleh perilaku orang tua yang tidak pantas diteladani oleh generasi penerus.

Filter yang paling kokoh adalah dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

Di tengah suasanan yang penuh tantangan ini, kita harus konsisten, istiqomah memiliki kendali nurani, yang bersumber pada nilai-nilai spiritualitas.

 

Bab III : Penutup

bab penutup makalah
contoh bab penutup makalah/

Penutup di contoh makalah ini disusun dengan format sebagai berikut:

A: Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemilau dunia memang sangat menggiurkan.

Dan manakala manusia diuji kepapaan dan ketidakberdayaan, barangkali dari seribu orang dar seribu orang yang dicoba, hanya satu dua orang yang tak bersimpuh memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Penolong.

Namun, seribu orang yang diuji kesenangan duniawi, barangkali hanya satu dua orang yang besyakur, amanah dengan nikmat yang diterima dan tetap istiqomah menggenggam kebenaran.

 

B: Implikasi

Dengan menggunakan analisis sederhana dari pembahasan beberapa hambatan implementasi spiritualitas dalam bisnis kita bisa menarik poin pentingnya, bahwa manusia mudah tergelincir kepada kehilangan pegangan ketika nikmat yang digenggamnya serta merta hilang dari dirinya.

Orang tua kita menggambarkan kehormatan duniawi yang harus diwaspadai dan hati=hati mengelolanya terdiri atas, tahta, harta, wanita, nukila (kesenangan) dan turangga (tunggangan, mobil mewah).

 

C: Saran

Berdasarkan kesimpulan dan implikasi di atas, penulis dapat mengajukan saran-saran sebagai berikut:

Menyikapi godaan kemilaunya dunia yang memiliki magnet kuat untuk membawa manusia tersedot, terjerat olehnya, tidak ada kata lain kecuali mengingat Tuhan Yang Maha Esa.

Yaitu selalu mengingat Tuhan dalam kondisi menghadapi cobaan kesenangan, maupun kesedihan dalam keadaan berdiri,, berbaring, atau duduk.

Dengan selalu mengingat-Nya akan membimbing manusia berada dalam resonansi gelombang Ilahi.

Memandu manusia terhindar dari tergelincir di jalan licin nafsu godaan dunia yang menyilaukan.

Kehidupan dunia ini hanya sementara, persinggahan sesaat, dan akhiratlah tempat tujuan yang sebenarnya dan kekal.

 

8: Daftar Pustaka

Daftar pustaka di contoh makalah tentang bisnis ini merupakan sumber dan referensi yang digunakan dalam proses penulisan makalah ini.

Bagaimana bentuk dan format daftar pustaka yang baik dan benar, Anda dapat mempelajarinya di: Contoh Daftar Pustaka makalah, buku, penelitian, karya ilmiah, dan skripsi.

 

9: Lampiran

Lampiran makalah adalah bagian dari makalah yang berisi berkas-berkas hasil penelitian, analisis, dan referensi yang digunakan dalam makalah.

***

Demikian contoh makalah yang dapat kami sajikan tentang implementasi spiritualitas dalam kehidupan.

 

02: Contoh Makalah Pendidikan Singkat Lengkap

Contoh makalah kedua yang kami sajikan adalah mengenai bidang pendidikan.

Bagaimana bentuk dan format makalah bidang pendidikan?

Perhatikan contoh makalah berikut ini…

format makalah pendidikan
Contoh format makalah pendidikan.

Uraian masing-masing bagian:

1: Halaman Judul

Contoh makalah ini berjudul:

“Membangun Kesesuaian Irama Proses Belajar Mengajar”

 

2: Abstrak

Bagian abstrak dari contoh makalah ini adalah sebagai berikut:

Jika kita menikmati alunan musik, ada banyak faktor dan alat musik yang terlibat.

Semangat para pemain musik, keseimbangan instrumen atau alat-alat musik yang digunakan, dan interpretasi sang maestro terhadap proses penciptaan nada-nada irama.

Unsur dan elemen-elemen berpadu dan kemudian menciptakan pengalaman bermusik yang menyeluruh.

Pengalaman spiritual yang luar biasa menjadi terbuka karena suasana lingkungan yang tepat, dan membuat musik menjadi hidup.

Ketika kita mampu merubah kesuksesan siswa, elemen-elemen seperti pada musik tersusun dengan baik, mulai dari suasana ruang kelas, lingkungan sekolah, rancangan bidang studi, dan fasilitas belajar mengajar.

 

3: Halaman Pengesahan

Perhatikan contoh halaman pengesahan makalah berikut ini:

Judul Makalah :
Nama / NIM :
Fakultas :
Jurusan :
Dosen Pembimbing :

Tulungagung, 02 November 2020

(Nino Adi Saputra)

 

4: Halaman Motto

Halaman motto pada contoh makalah pendidikan ini adalah:

“Belajar tidak mengenal usia, dari sejak dilahirkan hingga menuju ke liang lahat”

 

5: Halaman Persembahan

Perhatikan contoh kalimat persembahan makalah berikut ini:

Kepada semua pihak yang menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna. Semoga upaya dan aktivitas Anda selalu menjadi keberkahan bagi semua orang.

Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Pengasih selalu mencurahkan kasih sayang-nya untuk Anda semua.

 

6: Kata Pengantar

Silahkan lihat di contoh makalah (#1).

 

7: Daftar Isi

Silahkan lihat juga di contoh makalah (#1).

 

Bab I : Pendahuluan

Pendahuluan di contoh makalah pendidikan ini dibahas seperti berikut ini:

contoh pendahuluan makalah
contoh bagian pendahuluan makalah pendidikan

***

A: Tujuan Makalah

Minat yang sama pada seseorang akan merekatkan mereka dan memacu beraksi.

Tujuan yang sama pada setiap siswa di kelas adalah sebagai berikut:

  • mengembangkan kecakapan dalam mata pelajaran,
  • menjadi pelajar yang lebih baik dan berinteraksi sebagai pemain tim,
  • serta mengembangkan keterampilan lain yang dianggap penting.

Setelah memutuskan tujuan tersebut, selanjutnya dikomunikasikan dengan jelas kepada siswa pada awal tahun ajaran.

 

B: Prinsip-prinsip Makalah

Prinsip-prinsip yang dianut para siswa di kelas akan memberikan gambaran tentang cara yang dipilih para anggotanya untuk menjalani kehidupan ini.

Prinsip-prinsip ini hampir sama dengan kesadaran bersama yang akan menuntun sikap dan perilaku serta membantu tumbuhnya lingkungan yang saling mempercayai dan mendukung.

Agar prinsip-prinsip tersebut melekat, setiap siswa di kelas harus setuju bahwa prinsip-prinsip tersebut penting dan harus dijunjung tinggi.

***

Ketika guru mengajarkan prinsip-prinsip itu sebenarnya ia mengajarkan akhlak.

Perkembangan akhlak sebagai salah satu bagian terpenting dalam pendidikan anak.

Etika mengacu pada akhlak, yakni cara bersikap dan berinteraksi dengan orang lain.

Segala sesuatu yang dilakukan, percakapan, interaksi dengan orang lain, keluarga, dan teman menunjukkan akhlak sejati seseorang.

Seseorang akan sulit tampil dengan akhlak yang berbeda dari akhlak sejatinya.

Jika kejujuran, ketekunan, dan sifat dapat diandalkan adalah bagian dari akhlak seseorang, orang lain akan mengenali kualitas-kualitas tersebut dalam diri seseorang dan orang itu akan lebih sukses di dunia.

 

C: Pembatasan Makalah

Dalam contoh makalah ini pembahasan dibatasi sesuai dengan tema tentang membangun suasana proses belajar mengajar di kelas.

 

D: Rumusan Makalah

Bagaimana jika dalam kelas proses belajar mengajar seperti dalam konser musik di mana setiap siswa dan guru di kelas tahu posisi dan tugasnya serta bermain musik bersama secara harmonis dan indah.

 

E: Tujuan Makalah

Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai salah satu syarat tugas akhir dan sedikit memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan.

 

F: Manfaat Makalah

Beberapa manfaat makalah ini antara lain:

  • Mengetahui cara pembelajaran yang efekti dan efisien.
  • Mengetahui kunci-kunci keunggulan metode yang dibahas.
  • Menumbuhkan keyakinan kemampuan pelajar, belajar, dan mengajar.
  • Mengetahui kebijakkan, prosedur, dan peraturan belajar mengajar.
  • Menjaga kelas tetap berjalan dan tumbuh.

 

G: Batasan Pengertian

Dalam contoh makalah ini pengertian dibatasi hanya seputar istilah-istilah pendidikan, khususnya proses belajar mengajar di kelas.

 

Bab II : Kajian Teori dan Analisis Proses Belajar Mengajar

Bagaimana format pembahasan pembahasan makalah?

Perhatikan contoh pembahasan makalah di bawah ini:

kajian makalah
Contoh kajian teori makalah

***

A: Kajian Teori Keunggulan

Ada 8 (delapan) kunci keunggulan yang digunakan dalam pembahasan contoh makalah ini.

8 Kunci ini sebenarnya bisa digunakan di sekolah, lingkungan bisnis, dan program yang lain.

Delapan kunci ini menyediakan cara yang bermanfaat untuk mendapatkan keselarasan dan kerja sama.

Serta memasang kerangka kerja bagi lingkungan yang saling mendukung dan mempercayai di mana setiap orang dihargai dan dihormati.

Karena ketiadaan acaman adalah salah kondisi yang dibutuhkan untuk berjalannya proses belajar.

***

8 Kunci keunggulan itu adalah:

1: Integritas

Bersikaplah jujur, tulusda, menyeluruh, dan selaraskan nilai-nilai dengan perilaku.

2: Kegagalan awal

Pahami bahwa kegagalan hanyalah memberikan informasi yang dibutuhkan untuk sukses.

Kegagalan itu tidak ada, yang ada hanya hasil dan umpan balik. Semuanya dapat bermanfaat jika tahu cara menemukan hikmahnya.

3: Bicara dengan Niat Baik

Berbicara dengan pengertian positif, dan bertanggungjawab untuk komunikasi yang jujur dan lurus.

4: Hidup di Saat ini

Memusatkan perhatian pada saat sekarang, dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, serta mengerjakan tugas sebaik mungkin.

5: Komitmen

Memenuhi janji dan kewajiban dengan melaksanakan visi.

Dan melakukan apa yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.

6: Tanggung Jawab

Bertanggungjawab atas setiap tindakan yang telah diputuskan.

7: Sikap Luwes atau Fleksibel

Bersikap terbuka terhadap perubahan atau pendekatan baru yang dapat membantu memperoleh hasil yang diinginkan.

8: Keseimbangan

Selalu menjaga keselarasan pikiran, tubuh, dan jiwa. Sisihkan waktu sejenak untuk membangun dan memelihara tiga hal itu.

***

Terapkan 8 kunci keunggulan ini untuk menganalisis berbagai peristiwa.

Jadikan pelajaran bersifat pribadi bagi siswa dengan menunjukkan cara menerapkan kunci-kunci  secara lebih efektif dalam kehidupan mereka.

Setiap pelajaran adalah kesempatan untuk memperkuat kunci-kunci tersebut.

 

B: Keyakinan Kemampuan Pelajar, Belajar, dan Mengajar

belajar mengajar

Perhatikan contoh pembahasan makalah di bawah ini:

Keyakinan akan mempengaruhi tindakan dan perilaku kita.

Jika kita membawakan keyakinan positif dan afirmatif, maka orang-orang di sekitar kita akan terpengarah

Seperti yang dikatakn Henry Ford, “Baik Anda berpikir anda bisa atau tidak bisa. Anda benar.”

Berapapun jumlah kursus mengajar yang diikuti, atau berapapun keterampilan.

Dan metode baru yang dipelari, kemampuan kita untuk menjangkau siswa tetap sesuai dengan keyakinan dalam diri Anda.

***

Yakinlah dengan kemampuan belajar mengajar, maka akan terjadi hal-hal menakjubkan.

Mulailah proses belajar mengajar dengan langkah yang benar tiap hari.

Awali pagi hari dengan pertanyaan pembuka.

Beberapa contoh pertanyaan pembuka yang bisa digunakan antara lain:

Guru : Apakah anak-anak smart?
Murid-murid : Ya, kami smart!
Guru : Seberapa smart?
Murid-murid : luar biasa!
Guru : Bagaimana anak-anak bersikap kepada guru?
Murid-murid : sangat hormat!
Guru : Bagaimana anak-anak memperlakukan dirimu sendiri?
Murid-murid : dengan hormat juga!
Guru : Apa yang hendak kalian berikan hari ini?
Murid-murid : 100 %!

Pertanyaan-pertanyaan ini mengandung pernyataan positif yang segera dapat ditiru seluruh murid, walaupun memerlukan waktu beberapa minggu.

***

Satu hal terbaik yang dapat dilakukan seorang guru bagi murid-muridnya adalah mempercayai mereka.

Bangun keyakinan Kemampuan Pelajar, Belajar, dan Mengajar. Mungkin tidak terucapkan, tetapi jika kita menyakininya, keyakinan ini akan muncul dalam tindakan.

Lakukan proses belajar mengajar dari sudut pandang bahwa kita adalah manusia-manusia luar biasa, maka semuanya akan menjadi mungkin.

 

C: Kesepakatan, Kebijakan, Prosedur, dan Peraturan

contoh pembahasan makalah singkat
contoh pembahasan makalah pendidikan singkat

Perhatikan contoh pembahasan makalah berikut ini:

Peraturan menjadi pegangan bagi setiap orang.

Kespakatan akan menjaga ketertiban dan menuntun tindakan siswa.

Kesepakatan menjelaskan harapan guru atas muridnya.

Seluruh sekolah bisa membuat kesepakatan, dan bisa juga terbatas hanya untuk di kelas tertentu antara guru dan siswa.

***

Kebijakan mendukung tujuan kelas belajar.

Kebijakan juga menjelaskan urutan tindakan untuk situasi tertentu.

Misalnya jika siswa tidak dapat hadir, mereka harus meminta izin dan pengganti tugas yang terlewat dari guru.

Siswa mempunyai jumlah hari yang sama untuk menyelesaikan pekerjaan susulan dengan jumlah hari tidak hadir.

***

Prosedur adalah memberi tahu siswa apa yang diharapkan dan tindakan yang harus diambil.

Prosedur kelas misalnya:

  • Berbaris di depan pintu sebelum proses belajar mengajar dimulai.
  • Tempat mengumpulkan pekerjaan rumah,
  • Cara menyusun bangku untuk tugas kelompok,
  • Lima menit pertama jam pelajaran digunakan untuk mengulang pelajaran sebelumnya.

Prosedur yang akrab akan menciptakan rutinitas penting bagi siswa, bukan hanya di kelas yang lebih rendah, tapi juga untuk semua kelas belajar.

Prosedur mengesankan adanya kestabilan, kendali, dan struktur.

***

Peraturan lebih ketat daripada kesepakatan dan kebijakan.

Melanggar peraturan menimbulkan konsekuensi yang jelas. Misalnya, karena kita saling mendukung, maka tidak boleh ada kata-kata ejekan dan bulian.

Bila ada yang melakukan hal itu selesaikan dengan peraturan yang telah ditetapkan.

***

Landasan yang stabil akan menciptakan pedoman untuk bertindak. Agar efektif, semua unsur landasan harus dimengerti semua orang.

Perlu waktu untuk menjelaskan semua kebijakan, prosedur, dan peraturan.

Dan pastikan semua siswa selaras dan memahami persis maksudnya.

Nyatakan semua konsekuensi dengan jelas, dan patuhilah.

Siswa mungkin menganggap tidak apa-apa terlambat masuk kelas lima menit, karena guru tidak pernah menyatakan kesepakatan, dan mereka meilhat tidak ada konsekuensi untuk keterlambatan.

Kejelasan pedoman sejak awal akan menghindari kesalahpahaman seperti itu dan membantu kelancaran kelas.

***

Guru akan mendapatkan kerja sama yang lebih besar jika mengajak siswa membantu membuat peraturan.

Jika memungkinkan, mintalah siswa menentukan kebijakan dan peraturan kelas dengan cara menanyakan pedoman apa yang mereka anggap perlu untuk mendukung tujuan proses belajar mengajar di kelas.

Rasa tanggung jawab siswa terhadap peraturan akan lebih besar jika mereka terlibat dalam pembuatannya.

Dengan mendengarkan saran mereka, akan membuat mereka merasa dihargai dan dihormati.

Peraturan menjadi keputusan bersama dan menciptakan kesatuan yang lebih erat.

 

D: Menjaga Kelas Tetap Berjalan dan Tumbuh

Perhatikan contoh bagian pembahasan makalah berikut ini:

contoh bagian makalah
contoh bagian pembahasan makalah pendidikan.

***

Membangun landasan yang kokoh memerlukan waktu, upaya, dan tenaga.

Hal ini merupakan proses yang terus berlangsung. Perhatian yang konsisten akan menjaga agar apa yang kita bangun tetap kuat dan sehat.

Sepanjang tahun, pastikan tetap setia pada pedoman yang telah disusun.

Terus dukung tujuan kita, implementasikan dengan penuh energi dan semangat.

Dan tetap melibatkan siswa, dan terus jaga agar tingkat minat tetap tinggi.

Bagaimana caranya?

Dengan memperlakukan siswa sebagai mitra dalam belajar dan memberikan gambaran masa depan agar membuat mereka penasaran tentang apa yang akan terjadi.

 

#1: Mitra dalam Belajar

Studi menunjukkan bahwa hanya sedikit yang disimpan dari informasi yang diberikan dengan cara kuliah tradisional.

Agar proses belajar nyata terjadi guru harus melibatkan siswa secara aktif.

Langsung memberi tahu siswa pada permulaan bahwa mereka bertanggung jawab atas pendidikan mereka sendiri.

Sebagai mitra dalam belajar, mereka harus mengembangkan dan mendukung peraturan.

Kunci-kunci, tujuan kelas, dan semua unsur lain yang membentuk landasan.

Berilah motivasi mereka agar mereka ingin belajar, dengan menciptakan lingkungan belajar yang menggairahkan dan menggemberikan, dan sampaikan kepada mereka bahwa siswa bertanggung jawab atas hasil belajar mereka.

***

Salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan membiarkan siswa membuat pilihan di vawah pedoman yang digariskan.

Daripada menuntut laporan lisan standar sambil memegang catatan, bolehkanlah siswa memilih anrara laporan.

Misalnya menciptakan sebuah cerita pendek dan lucu.

Apakah mereka lebih suka membaca buku lebih dahulu atau menonton video-nya?

Memecahkan masalah sendiri atau berdasarkan petunjuk?

Dengan cara memberikan beberapa pilihan.

Pengajar membiarkan mereka memegang kendali atas pendidikannya sendiri.

Siswa akan lebih menikmati proyek kelas, dan belajar lebih banyak, dan bukankah itu tujuan dari pembelajarannya?

 

#2: Penggambaran Masa Depan

Sub bab pada contoh makalah ini membahas tentang penggambaran masa depan seperti berikut ini:

Penggambaran masa depan menumbuhkan antisipasi dan seperti cuplikan film akan datang yang memberi cukup informasi untuk membuat seseorang tertarik, terpikat, dan menginginkan lebih.

Guru dapat menggunakan penggambaran masa depan untuk menumbuhkan kegairahan tentang apa yang akan terjadi, baik itu semester depan, minggu berikutnya, atau suatu saat pada hari itu juga,

***

Penggambaran masa depan juga berarti membuat kaitan.

Siswa sering mengeluh bahwa tidak ada satu pun hal yang mereka pelajari akan berguna dalam dunia nyata.

Anda harus membuatkan kaitan itu untuk mereka.

Penggunaan penggambaran masa depan menciptakan vis masa depan bagi siswa, menggnatikan pelajaran dengan masa depan.

Siswa SMA pun seringkali mengalami kesulitan mengaitkan sebab dan akibat, karena itu guru bisa membantu mereka dengan menguraikannya secara terperinci.

Dengan menciptakan visi bagi siswa, guru menunjukkan nilai ajaran dan motivasi mereka untuk sukses di sekolah.

 

Bab III : Penutup

Bagian penutup makalah biasanya memuat kesimpulan dan saran.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh bagian penutup makalah berikut ini:

contoh penutup makalah
contohbagian penutup makalah pendidikan.

***

A: Kesimpulan dan Saran

Guru bisa menciptakan landasan yang kuat di kelas dengan menggariskan parameter dan pedoman yang jelas untuk diikuti  siswa, antara lain: tujuan, prinsip-prinsip, keyakinan, prosedur, kebijakan, peraturan, dan kesepakatan bersama.

Parameter-parameter ini harus jelas bagi semua siswa, dan mereka harus berkomitmen untuk mengikutinya.

Pedoman yang jelas menciptakan lingkungan kelas yang aman, meningkatkan pengambilan risiko dan belajar.

Kita memiliki kemampuan dan akhlak untuk memelihara landasan yang kokoh untuk kehidupan yang sukses.

 

8: Daftar Pustaka

Daftar pustka adalah sumber referensi yang digunakan dalam penulisan makalah ini.

Sumber-sumber referensi penyusunan makalah bisa berasal dari buku, internet, jurnal, dan karya penulisan yang lain.

 

9: Lampiran

Lampiran adalah berkas-berkas pendukung yang digunakan dalam penulisan makalah, misalnya form kuesioner dan hasil-hasil analisis di lapangan.

***

Demikian contoh makalah bidang pendidikan tentang proses belajar mengajar.

Bagaimana, cukup sederhana dan mudah ya?

Yuk baca contoh makalah berikutnya ya ….

 

03: Contoh Makalah Penelitian Singkat

buku dan hp

Berikut ini kami sajikan contoh makalah penelitian singkat tentang kimia organik.

Untuk lebih jelasnya perhatikan pembahasan dan contoh makalahnya berikut ini…

format contoh makalah penelitian
Contoh format makalah penelitian sains bidang kimia organik.

***

1: Halaman Judul

Contoh makalah ini berjudul:

“Struktur Kereaktifan dan Transformasi Organik”

 

2: Abstrak

Abstrak dari contoh makalah ini adalah sebagai berikut:

Usaha para kimiawan masa kini terutama tertuju pada pemanfaatan informasi kinetika dan informasi struktur untuk mengembangkan gambaran mengenai mekanisme yang terinci dari reaksi yang khusus.

Zat antara dikenali dari data uji kaji yang tidak langsung, atau dalam beberapa hal dengan cara isolasi.

Keadaan peralihan dapat diperkirakan tetapi tidak dapat dikenali atau diisolasi.

Tingkat reaksi, kemolekulan, dan sifat tahap pengaturan laju diturunkan dari kajian tentang kinetika reaksi.

***

Sebagian besar reaksi organik dapat digolongkan sebagai adisi, substitusi, atau eliminasi.

Penggolongan lebih lanjut menjadi nukleofil dan elektrofil menerangkan sifat antaraksi zat pereaksi-zat yang direaksikan.

Tujuan pengolongan dan tujuan mengetahui mekanisme reaksi adalah untuk menerangkan, meramal, dan mengaitkan jalannya reaksi organik yang satu dengan yang lain.

 

3: Halaman Pengesahan

Silahkan lihat di contoh makalah #1 dan #2 di atas.

 

4: Halaman Motto

“Semakin kita memahami fenomena alam semesta, akan semakin mendekatkan diri kita kepada Sang Pencipta.”

 

5: Halaman Persembahan

Ucapan terima kasih dan persembahan penulis haturkan kehadilrat Sang Pencipta yang tak pernah bosan mencurahkan karunia-Nya kepada semua ciptaan-Nya.

Tak lupa juga kepada semua pihak yang telah membantu proses penyusunan makalah ini.

 

6: Kata Pengantar

Bentuk-bentuk kata pengantar silahkan lihat kembali di contoh makalah (#1) dan (#2).

 

7: Daftar Isi

Silahkan pelajari kembali di contoh makalah 01 dan 02.

 

Bab I : Pendahuluan

Bab pendahuluan di contoh makalah ini adalah:

pendahuluan makalah kimia organik
Contoh Bab Pendahuluan Makalah Penelitian Kimia Organik.

***

A: Latar Belakang dan Identifikasi Makalah

Hubungan keruangan dan sifat fisika, ditimbulkan karena kerangka atom dan ikatan yang membentuk molekul.

Di samping gerakan yang menyebabkan pengaturan kembali konformasi, molekul dianggap statis dalam arti bahwa ikatan tidak dibentuk atau diputuskan.

Itulah awal dan latar belakang ceritanya.

Sekarang kita perlu bertanya bagaimana dan mengapa senyawa organik mengalami reaksi kimia.

Pertanyaan itu adalah satu pertanyaan mengenai dinamika.

 

B: Pembatasan dan Rumusan Makalah

Dalam makalah ini dibahas peralihan antara struktur dan dinamika, anatara lain:

  • Meninjau ciri yang membuat suatu senyawa lebih reaktif daripada yang lain.
  • Bagaimana struktur mempengaruhi kenergian di dalam molekul.
  • Apa yang akhirnya menyebabkan reaksi antara molekul.

 

C: Tujuan dan Manfaat Makalah

Tujuan makalah adalah membenttuk suatu tubuh konsepsi yang mendasari perampatan yang luas mengenai hubungan antara struktur dan kereaktifan.

Jumlah alur reaksi yang umum, nisbi hanyalah sedikit dan terjadi berulang kali dalam jutaan reaksi organik.

Akibatnya, pengetahuan yang terinci mengenai alur untuk satu reaksi memang benar-benar akan berguna untuk memahami dan meramalkan hubungan kereaktifan dalam banyak proses lain-lainnya.

 

D: Batasan Pengertian

Dalam contoh makalah ini pengertian dibatasi hanya terkait dengan struktur, kereaktifan, dan transformasi organik.

 

Bab II : Pembahasan Teori dan Analisis Kimia Organik

Pembahasan pada contoh makalah ini dimulai dengan pengertian dasar.

Perhatikan contoh pembahasannya berikut ini…

Bab 02 Makalah Penelitian
Contoh Bab 02 Makalah Penelitian Kimia Organik.

***

A: Asam dan Basa

Asam adalah pemberi proton atau donor proton.

Basa adalah penerima proton.

Definisi yang lain adalah sebagai berikut:

Asam adalah penerima elektron.

Basa adalah pemberi elektron atau donor elektron.

Kita akan menemukan bahwa kedua sistem untuk menggolongkan asam dan basa berguna dalam membahas reaksi organik.

Keasaman dan kebiasaan merupakan sifat nisbi molekul.

***

Senyawa tertentu bisa saja merupakan suatu asam dalam hubungannya dengan suatu zat dan merupakan suatu basa dalam hubungannya dengan zat yang lebih lagi.

#1: Asam Karboksilat dan Amina

Asam karboksilat adalah asam yang umum di dalam kimia organik.

Meskipun asam tersebut cukup asam untuk memberikan proton kepada air, tapi tetapan disosiasinya kecil.

Asam karboksilat digolongkan sebagai asam lemah di dalam medium berair.

 

#2: Derajat Keasaman

Keasaman asam kuat biasanya diukur di dalam medium bersifat asam, dan kemudian nilainya dihubungkan dengan skala air.

Keasaman asam organik lemah umumnya ditentukan dalam pelarut organik dan dapat dihubungkan dengan medium berair.

Senyawa organik terprotonkan adalah asam organik yang terkuat, dan asam terkuat yang dikenal adalah senyawa an-organik.

Perampatan menarik lainnya adalah bahwa dalam suatu deret senyawa dengan kerangka yang serupa, maka alkohol merupakan yang paling asam, amina kurang asam, dan hidrokarbon adalah yang paling tidak asam.

 

#3: Hubungan Energi

Apabila suatu reaksi kimia mencapai keseimbangan, kedudukan keseimbangan menggambarkan energi nisbi pereaksi dan hasil reaksi.

Walaupun kedudukan keseimbangan terdapat ke arah pereaksi untuk disosiasi sebagian besar asam karboksilat, pemindahan proton berlangsung sangat cepat.

Selisih energi bebas menentukan kedudukan keseimbangan dan bukan lajunya pada waktu keseimbangan tercapai.

Selisih energi bebas yang nisbi kecil menyebabkan perubahan yang agak mencolok pada kedudukan keseimbangan.

 

B: Dampak Struktur pada Keasaman dan Kebebasan

gelas dan notepad

Contoh makalah di bagian ini merupakan pembahasan tema makalah dengan lebih mendalam.

Perhatikan contoh pembahasan makalah berikut ini:

***

Gugus fungsi umumnya adalah faktor utama dalam mengatur sifat fisika senyawa.

Gugus fungsi juga menentukan ciri utama kereaktifan senyawa organik.

Namun tidak semua asam karboksilat mempunyai nilai yang sama dan kebasaan semua amina tidak pula sama.

#1: Pengaruh Imbas

Polaeisasi satu ikatan oleh pengaruh suatu ikatan polar atau gugus polar yang berdampingan disebut pengaruh imbas.

Pengaruh imbas dapat dihasilkan dari muatan bentukan atau dipol di dalam molekul.

Misalnya, atom klor elektromagnetif pada kloroetana menarik kerapatan elektron dari atom karbon tempat elektron tersebut tertambat dan membentuk dipol yang kekal.

Dipol karbon-klor mempengaruhi atom karbon yang berkesebelahan dengan pengaruh imbas penarikan-elektron.

Pengaruh imbas untuk ikatan yang berkesebelahan adalah yang paling besar dan menurun secara cepat dengan makin jauhnya jarak antara gugus yang berantaraksi.

 

#2: Pengaruh Ruang

Pengaruh struktur yang timbul dari antaraksi keruangan antara gugus dikenal sebagai pengaruh ruang.

Tolakan tak terikat, baik yang bersifat elektron maupun yang bersifat ruang, dapat mengatur konformasi molekul.

Pengaruh ruang  dapat pula memegang peranan dalam keasaman.

Hambatan ruang terhadap pengsolvatan yang disebabkan oleh jumlah besar asam atau pelarut, dapat menghambat pemantapan-pelarut dari basa konjugasinya, dan dengan demikian keasaman lebih rendah.

 

#3: Pengaruh Resonansi

Resonansi

Keasaman asam karboksilat yang meningkat dalam hubungannya dengan alkohol dapat disebabkan oleh pengawasetempatan pasangan elektron ion karboksilat.

Basa konjugasi suatu asam karboksilat secara nisbi lebih termantapkan dibandingkan dengan asamnya, daripada suatu anion alkoksida dibandingkan dengan alkoholnya.

 

C: Cara Resonansi

Pembahasan tema contoh makalah di bagian ini semakin mendalam, yaitu membahas tentang cara resonansi.

Perhatikan contoh pembahasan makalah di bawah ini:

***

Kedalaman pembahasan suatu makalah tergantung pada kemampuan penulis.

Semakin tinggi kemampuan penulis, biasa semakin mendalam pembahasan tema sebuah makalah.

Perhatikan contoh pembahasan makalah berikut ini:

Susunan siklik dari ikatan rangkap dua dan ikatan tunggal yang bersilih-ganti di dalam benzena, memberikan salah satu contoh resonansi yang sangat berguna.

Benzena biasanya dilukiskan dengan salah satu di antara dua struktur dari segi energi setara.

Teori resonansi menyatakan bahwa benzena sebenarnya adalah suatu hibrida resonansi yang dari segi energi lebih mantap daripada yang dapat dihasilkan oleh salah satu struktur pendukung.

Suatu gagasan yang lebih baik mengenai apa yang ditunjukkan oleh hibrida resonansi dalam hubungannya dengan terjadinya ikatan, diperoleh dengan memperhatikan suatu gambaran orbital molekul terkonjugasi.

 

#1: Membentuk Struktur Resonansi

Penggambaran struktur resonansi mengikuti kaidah yang diturunkan dari penerapan perhitungan mekanika kuantum pada struktur molekul.

Kaidah berikut ini memberikan pedoman untuk merumuskan struktur resonansi dan menilai tingkat pentingnya.

“struktur resonansi mencakup hanya gerakan elektron, tidak pernah gerakan inti.”

 

#2: Saham yang diberikan oleh Struktur Resonansi

Cara resonansi memberikan teknik yang mudah dan digunakan secara luas untuk menunjukkan pengawasetempatan elektron dalam molekul terkonjugasi.

Harus diingat bahwa suatu hibrida resonansi hanyalah molekul tunggal dengan elektron yang terawasetempatkan, ini bukanlah campuran struktur yang terpisah-pisah yang saling mengubah atau campuran yang beresonansi.

Namun kita menarik pada struktur pendukung yang manakah, satu atau lebih yang memberikan gambaran paling baik mengenai hibrida resonansi yang sebenarnya.

Kedua struktur resonansi benzena dipandang dari segi energi identik, dan kiranya dapat diharapkan memberikan sahamnya secara sama kepada hibrida itu.

Molekul yang sebenarnya memang diketahui memiliki suatu struktur yang dapat dianggap suatu rata-rata dari struktur pendukungnya.

 

#3: Resonansi Ketautomeran

Istilah ketautomeran menunjukkan ubah-balik isomer yang berlangsung cepat dan terbalikkan, yang dikaitkan dengan perpindahan sebenarnya dari elektron maupun satu atom hidrogen atau lebih.

Contoh yang paling umum mengenai ketautomeran menyangkut penggeseran proton antara atom karbon dan atom oksigen atau nitrogen.

Proses ini biasanya dapat ditunjukkan sebagai suatu reaksi-dalam asam-basa, meskipun proton biasanya terserak di antara banyak molekul.

 

D: Beberapa Akibat Resonansi

Sub bab di contoh makalah penelitian singkat ini membahas tentang beberapa akibat resonansi.

Perhatikan pembahasannya berikut ini:

bab pembahasan makalah penelitian
Contoh bagian pembahasan makalah penelitian kimia organik.

***

#1: Definisi Resonansi

Resonansi merupakan konsepsi yang paling penting yang digunakan untuk mengaitkan struktur dengan sifat kimia.

Apabila elektron tak terikat terletak pada atom yang berdampingan dengan gugus fungsi, maka terjadilah antaraksi yang sangat penting.

Sebenarnya pengawastempatan elektron antara gugus fungsi yang terpisahkan oleh banyak atom dari suatu sistem terkonjugasi akan menghasilkan beberapa pengaruh kereaktifan struktur yang paling menarik di dalam kimia organik.

 

#2: Energi Resonansi

Resonansi selalu merupakan faktor pemantap.

Selisih energi antara molekul atau ion yang sebenarnya dan molekul atau ion yang dianggap terbaik dari struktur resonansi, dikenal sebagai energi resonansi atau energi pengawasetempatan.

Kita hanya bisa memperoleh nilai hampirannya saja dari energi resonansi.

Pada umumnya mungkin saja kita mendapatkan suatu ukuran dari energi molekul sejatinya, tetapi setiap nilai untuk struktur resonansi yang terbaik tentu merupakan suatu taksiran.

Energi resonansi senyawa aromatik memang luar biasa besar.

 

#3: Hambatan Ruang pada Resonansi

Persyaratan keruangan untuk resonansi di dalam suatu molekul sangatlah penting.

Misalnya pengaruh suatu substitusi orto terhadap kebiasaan N.N-dimetilanilina.

Anilina kurang bersifat basa daripada amina alifatik, karena elektron tak terikat (bebas) pada nitrogen diawasetempatkan ke dalam lingkar aromatik.

 

E: Laju dan Mekanisme Reaksi Organik

Mekanisme Reaksi Organik

Pembahasan bagian dari contoh makalah berikutnya adalah mengenai laju dan mekanisme reaksi organik.

Perhatikan pembahasannya berikut ini…

***

Struktur molekul mempengaruhi kedudukan keseimbangan pada waktu terjadi pemindahan proton yang berlangsung cepat pada reaksi asam-basa yang khas.

Tetapi sebagian besar reaksi kimia tidaklah berlangsung cepat, dan biasanya tidak pula mencapai keseimbangan.

Sebagai contoh, dengan adanya oksigen semua molekul organik dipandang dari segi energinya tidaklah mantap dalam kaitanya dengan karbondioksida dan air.

Sekalipun demikian molekul organik itu tidak mengalami pembakaran secara spontan.

Proses kimia, baik eksergon maupun endergon, biasanya memerlukan energi pengaktifan agar dapat terjadi reaksi dengan laju yang cukup besar.

***

Dalam pembahasan di bagian ini kita akan melihat bagaimana energi nisbi mengatur laju reaksi kimia.

Kita akan meninjau pengaruh struktur terhadap kecepatan suatu perubahan dan mempelajari bagaimana gambaran terperinci suatu alur reaksi terjadi.

 

#1: Mekanisme Reaksi

Mekanisme suatu reaksi adalah gambaran alur yang terinci dan tahap demi tahap, yang menunjukkan bahwa zat pereaksi diubah menjadi hasil reaksi.

Gambaran ini meliputi gerakan elektron yang mengakibatkan terbentuknya dan terputusnya ikatan serta hubungan keruangan atom selama perubahan bentuk.

Secara ideal, suatu mekanisme harus menerangkan perubahan struktur serta energi yang terjadi pada semua tahap reaksi.

***

Orang tidak pernah dapat mengharap untuk dapat membuktikan suatu mekanisme, karena secara uji kaji kita tidak dapat menentukan setiap rincian yang tepat dari suatu reaksi.

Seringkali dapat dibayangkan lebih dari satu alur untuk suatu reaksi.

Kita memilih mekanisme yang paling masuk akal yang taat asas dengan data riset yang tersedia.

Kemiripan dengan proses kimia yang erat berhubungan biasanya merupakan patokan penting untuk memilih suatu mekanisme reaksi.

 

#2: Zat Antara

Menggolongkan suatu perubahan kimia menjadi salah satu kelompok yang luas untuk jenis reaksi adalah langkah awal dalam mengembangkan suatu mekanisme.

Gambaran terperinci tentang proses membentuk ikatan dan menutup ikatan adalah bagian yang sangat menentukan dalam proses yang bersifat mekanistis.

 

#3: Tahana Peralihan

Tahana peralihan atau kompleks yang diaktifkan adalah konfigurasi pereaksi yang sudah memenuhi segala persyaratan yang ketat untuk terjadinya tumbukan.

Suatu gambaran hipotesis mengenai atom pada titik energi tertinggi sepanjang lintasan reaksi.

Tahana peralihan tidak dapat diisolasi atau dideteksi.

 

#4: Perubah yang Mempengaruhi Laju Reaksi

Mengubah suhu adalah cara sederhana untuk mengubah laju reaksi kimia.

Kenaikan suhu akan meningkatkan energi kinetik molekul, dan terjadilah lebih banyak tumbukan.

Katalis memperbesar laju reaksi dengan memurnikan energi pengaktifannya.

Pelarut mungkin saja menaikkan atau menurunkan laju suatu reaksi, tergantung pada pengaruhnya terhadap pereaksi atau tahana peralihan.

Reaksi yang menghasilkan ion biasanya berlangsung lebih cepat di dalam pelarut polar karena tahana peralihan ion dimantapkan oleh antaraksi dipolar yang menguntungkan.

 

#5: Kinetika Reaksi

Kajian mengenai laju reaksi disebut kinetika.

Kinetika adalah alat yang ampuh untuk mempelajari mekanisme reaksi, karena memberikan suatu ukuran laju reaksi dan suatu petunjuk mengenai jumlah dan sifat molekul yang terlibat dalam tahap pengaturan laju.

 

Bab III : Penutup

Bab penutup pada contoh makalah ini adalah berupa kesimpulan dan saran dari pembahasan tema.

Bagaimana format dan bentuk penutup makalah kimia organik ini?

Perhatikan contoh penutup makalah berikut ini…

Contoh Penutup Makalah Penelitian
Contoh Penutup Makalah Penelitian Kimia Organik.

A: Kesimpulan

Kesimpulan atau summary merupakan ringkasan dan hasil dari pembahasan.

Dan berikut ini contoh kesimpulan makalah tentang kimia organik ini:

***

Sebagian besar senyawa organik adalah asam.

Dari segi pandangan praktis, hidrokarbon sederhana merupakan pemberi proton yang sedemikian lemah sehingga tak berguna sebagai asam.

Tetapi dalam beberapa hal yang khusus, basa konjugasi dari hidrokarbon dapat digunakan sebagai pereaksi basa yang sangat sangkil dan efisien.

Pengaruh utama terhadap keasaman disebabkan oleh antaraksi resonansi dalam molekul terkonjugasi.

Cara resonansi adalah cara tangguh berdasarkan konsepsi, yang dapat digunakan untuk menafsirkan sejumlah besar pengaruh struktur terhadap keseimbangan kimia dan laju reaksi.

Resonansi dapat menyebabkan pemantapan molekul atau ion melalui pengawasetempatan elektron.

***

Penampilan struktur yang menggambarkan resonansi diperoleh dengan memindahkan elektron tak mengikat dan ikatan pi sepanjang sistem terkonjugasi tanpa mengubah kedudukan inti.

Struktur resonansi semacam semacam itu digunakan hanya untuk menunjukkan molekul yang sebenarnya yaitu suatu hibrida dari struktur resonansi yang mendukung.

Pemantapan yang menghasilkan suatu molekul karena resonansi dan dikenal sebagai energi resonansi atau energi pengawasetempatan, dapat ditaksir dengan berbagai cara fisik okimia.

***

Sebagian besar reaksi organik tidak berlangsung dengan cepat, maka dari itu laju reaksi lebih penting daripada keseimbangan.

Laju berkaitan dengan energi pengaktifan, yaitu energi yang diperlukan untuk membawa pereaksi ke konfigurasi titik energi tinggi sepanjang alur reaksi keadaan peralihan.

Struktur dan medium mempengaruhi energi pengaktifan dan mengaitkan laju reaksi dengan cara yang analog dengan pengaruhnya terhadap kesetimbangan.

 

8: Daftar Pustaka

Daftar pustaka dalam contoh makalah tentang kimia organik ini adalah referensi yang digunakan dalam menyusun makalah kimia organik ini.

 

9: Lampiran

Lampiran dalam contoh makalah kimia organik ini berisi hasil riset dan analisis yang pernah dilakukan oleh para ahli dan penulis.

***

Demikian contoh makalah tentang kimia organik yang dapat kami sajikan.

 

04: Contoh Makalah Bahasa Indonesia Singkat Tentang Perpustakaan

menulis makalah singkat

Berikut ini disajikan contoh makalah bahasa Indonesia singkat tentang Layanan Perpustakaan.

Bagaimana bentuk makalah bahasa Indonesia singkat ini?

Yuk ikuti pembahasan dan contoh makalah tentang jasa layanan perpustakaan berikut ini:

contoh bentuk makalah
Contoh format makalah tentang lyanan perpustakaan.

***

1: Halaman Judul

Judul contoh makalah ini adalah sebagai berikut:

“Layanan Jasa Sirkulasi Perpustakaan”

 

2: Abstrak

Perhatikan contoh abstrak makalah:

Perpustakaan adalah tempat strategis dan ekonomis untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan daya kreatifitas untuk menyongsong kehidupan masa depan yang lebih bermanfaat sert bermakna.

Di perpustakaan terseimpan berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang diperlukan untuk tujuan tersebut.

Tugas utama perpustakaan adalah melayani masyarakat menggunakan jasa perpustakan yakni para peminjam bahan pustaka.

***

Layanan berarti kesibukan aktivitas menyiapkan bahan pustaka yang setiap saat harus tersedia bagi mereka yang memerlukan.

Aktivitas yang paling sibuk di perpustakaan adalah unit pelayanan.

Pelayanan pemakai adalah unit aktivitas yang langsung berhubungan dengan pengguna sehingga kunci keberhasilan suatu perpustakaan dapat diukur dari keberhasilan dalam meningkatkan jumlah perpustakaan.

***

Layanan adalah salah satu aktivitas perpustakan, agar bahan pustaka yang sudah diolah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat pengguna.

Layanan adalah ujung tombak perpustakaan, karena merupakan layanan publik yang berhubungan langsung dengan penggunannya.

Untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang aktivitas tersebut.

 

3: Halaman Pengesahan

Silahkan baca kembali di contoh makalah #1, #2, dan #3.

 

4: Halaman Motto

“Buku adalah jendela dunia.”

 

5: Halaman Persembahan

Makalah ini penulis persembahkan untuk semua pihak yang ingin dan sedang berjuang di bidang perpustakaan untuk kebaikan umat manusia.

 

6: Kata Pengantar

Silahkan lihat kembali di contoh makalah (#1) dan (#2).

 

7: Daftar Isi

Berikut ini daftar isi dari contoh makalah tentang perpustakaan.

***

Halaman Judul
Abstrak
Pengesahan
Motto
Persembahan
Kata Pengantar
Daftar Isi

Bab I : Pendahuluan
A: Pengertian
B: Tujuan dan Fungsi Layanan
C: Batasan Pengertian

Bab II : Kajian dan Pembahasan Sistem Layanan Perpustakaan
A: Sistem Layanan Perpustakaan
B: Peraturan Perpustakan
C: Sistem Peminjaman Perpustakaan

Bab III : Penutup
A: Kesimpulan

Daftar Pustaka
Lampiran

***

Bab I : Pendahuluan

Bab pendahuluan dalam contoh makalah tentang perpustakaan ini adalah sebagai berikut:

contoh pendahuluan makalah
contoh bagian pendahuluan makalah

***

A: Pengertian Layanan Perpustakaan

Pengertian layanan perpustakaan adalah semua kegiatan yang ditujukan untuk menyiapkan segala sarana fisik dan non fisik untuk mempermudah perolehan informasi atau bahan pustaka yang dibutuhkan pemakai perpustkaan.

Arti lain dari layanan perpustakaan adalah sebagai berikut:

Definisi #1:

Layanan perpustakaan adalah pengorganisasian secara teratur dan sistematis melalui kegiatan pencatatan pendaftaran, pengklasifikasian, pengkatalogan, pemrosesan.

Dan penyiapan bahan-bahan pustaka dalam rak-rak buku serta penyusunan semua bahan pustaka yang ada dalam perpustakaan.

 

Definisi #1:

Sistem peminjaman semua fasilitas perpustakaan yang diperuntukkan bagi pemakai atau pengguna perpustakaan dengan cara cepat dan semudah mungkin sebagai suatu tugas layanan perpustakaan yang berhubungan langsung dengan penggunaannya.

 

B: Tujuan dan Fungsi Layanan

#1: Tujuan Layanan Perpustakaan

Tujuan perpustakaan adalah menyediakan layanan bagi pembaca.

Sehingga bahan pustaka yang terkumpul yang telah diolah sedemikian rupa sesuai dengan aturan yang berlaku dapat sampai ke tangan pembaca secara cepat dan tepat.

 

#2: Fungsi Layanan Perpustakan

  • Informatif: Perpustakaan dapat menyediakan dan memberikan informasi dengan cepat, tepat, dan terbaru.
  • Edukatif: Fungsi perpustakaan harus menyediakan bahan pustaka untuk menambah ilmu pengetahuan.
  • Inspirasi: Perpustakaan menyediakan bahan pustaka agar bisa mencari inspirasi dan imajinasi bagi pemakai.
  • Rekreasi: Melalui bahan pustaka, pemakai bisa bertamasya keliling dunia tanpa dipungut biaya dan aman.

 

C: Batasan Pengertian Layanan Perpustakaan

Dalam makalah ini dibatasi pengertian-pengertian yang terkait dengan layanan perpustakaan antara lain sebagai berikut:

01: Layanan Sirkulasi

Pengertian layanan sirkulasi adalah suatu kegiatan layanan peminjaman dan pengembalian koleksi yang mengatur peredaran bahan pustaka secara terorganisir melalui sistem, cara atau pencatatan yang sesuai dengan perpustakaan.

 

02: Layanan Referensi

Definisi layanan referensi adalah aktivitas layanan yang berubah bantuan kepada pengguna atau pemakai dalam menunjukkan sumber informasi secara langsung maupun tidak langsung melalui buku rujukan atau buku sumber lainnya dengan tepat.

 

03: Layanan Bimbingan Pembaca

Pengertian layanan bimbingan pembaca adalah aktivitas memberikan bantuan bimbingan kepada pemakai dalam menunjukkan sumber informasi secara langsung maupun tidak langsung mengenai penggunaan dan pemanfaatan koleksi yang tersedia di perpustakaan.

 

Bab II : Kajian dan Pembahasan Sistem Layanan Perpustakaan

bab pembahasan makalah
Contoh bab pembahasan makalah tetang layanan perpustakaan.

Bab ini di contoh makalah ini mengkaji dan membahas tentang sistem layanan perpustakaan.

Perhatikan contoh pembahasan makalah singkat berikut ini:

***

A: Syarat-syarat dan Unsur Layanan Bahan Pustaka

#1: Syarat-syarat Layanan

Agar tujuan yang diharapkan bisa tercapai maka perlu diperhatikan syarat-syarat layanan, antara lain:

  • Pencatatan aktivitas dilakukan secara teratur.
  • Menggunakan prosedur sederhana, mudah diikuti dan tidak banyak menimbulkan masalah.
  • Pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah

 

#2: Unsur-unsur yang Menunjang Layanan

  • Koleksi bahan pustaka yaitu bahan-bahan buku dan non buku yang dibina dan dimanfaatkan oleh perpustakaan dengan efektif serta efisien. Bukan sekedar asesoris dan pajangan.
  • Fasilitas, yaitu kemudahan berupa sarana prasarana yang tersedia termasuk ragam layanan.
  • Petugas, yaitu orang-orang yang menghubungkan bahan-bahan koleksi perpustakaan dengan pengguna perpustakaan atau dengan seorang tenaga ahlinya atau pustakawan dan setiap orang memiliki hubungan secara langsung terhadap perpustakaan.
  • Pemakai, yaitu orang-orang yang membutuhkan informasi dan berbagai kalangan masyarakat, baik secara individual maupun kelompok yang memanfaatkan perpustakaan.
    Misalnya guru, pelajar dan orang tua serta karyawan.

 

B: Layanan Perpustakaan

Bagian sub bab contoh makalah ini membahas tentang layanan perpustakaan.

Perhatikan contoh format pembahasannya berikut ini.

***

Secara umum layanan perpustakaan adalah:

#1: Layanan Sirkulasi

  • Menyelenggarakan administrasi peminjaman sesuai dengan sistem layanan.
  • Menyediakan bahan pustaka yang berguna untuk kepentingan atau keperluan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
  • Menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan bahan pustaka.
  • Mengadakan pengawasan koleksi.
  • Menyusun dan mengatur kembali bahan pustaka yang telah digunakan oleh pemakai.
  • Membuat laporan seluruh kegiatan yang dilakukan dalam pelayanan sirkulasi.

 

#2: Layanan Referensi

Layanan langsung:

  • Memberikan layanan penunjuk sumber informasi atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pemakai.
  • Bekerjasama secara baik dengan bagian sirkulasi dalam menjawab suatu pertanyaan yang berhubungan dengan kedua layanan tersebut.
  • Mencatat semua pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung.
  • Memberikan penelusuran informasi secara selektif.
  • Menggunakan perpustakaan dengan baik dan efektif.
  • Membina minat baca melalui bahan bacaan refereensi dengan bimbingan tertentu.
  • Bertanggung jawab terhadap semua koleksi bahsn referensi.
  • Mengembangkan bahan pustaka menjadi sumber informasi baru.

 

Layanan tidak langsung:

  • Pemeliharaan dan penjilidan buku sumber.
  • Pembinaan dan penyeleksian buku-buku sumber atau referensi.
  • Melakukan kerjasama dengan perpustakaan lain.
  • Menyusun laporan berkenaan dengan tugas-tugas layanan referensi.

 

#3: Layanan Bimbingan Pembaca

  • Memberikan pengertian tentang arti pentingnya buku dan membaca.
    • Memperkenalkan bagian-bagian buku.
    • Memperkenalkan cara memelihara buku.
  • Menanamkan dan menumbuhkan minat membaca buku.
    • Memperkenalkan jenis koleksi.
    • Menyelenggarakan lomba membaca.
    • Melatih membaca secara berencana.
  • Mengarahkan kemampuan membaca untuk belajar.
    • Membimbing dan melatih serta menceritakan kembali isi buku yang telah dibaca.
    • Menyelenggarakan quiz, lomba, dan sejenisnya dari buku.

 

C: Sistem Layanan Perpustakaan

Sistem yang digunakan di perpustakaan pada umumnya di kenal dengan istilah sistem layanan terbuka dan sistem layanan tertutup.

#1: Sistem Layanan Terbuka

Sistem layanan terbuka adalah sistem di mana para pemakai diberi keleluasaan untuk dapat memilih sendiri yang diinginkan sesuai dengan kebutuhannya.

Kelebihan Sistem Terbuka:

  • Pengguna bebas memilih sendiri bahan pustaka yang diperlkan dengan memanfaatkan kartu katalog secara efektif.
  • Jika buku yang dikehendaki tidak tidak ada di rak bisa memilih buku yang lain.
  • Dapat menimbulkan daya rangsang untuk membaca buku yang tersedia.
  • Lebih menyenangkan melihat-lihat buku daripada memeriksa dan membolak-balik kartu katalog.

 

Kekurangan Sistem Terbuka

  • Susunan buku di rak kurang terpelihara.
  • Pengguna sering menyalahgunakan, sehingga terkadang ada buku yang hilang dan halamannya sobek.
  • Petugas harus sering melakukan penataan buku.
  • Petugas perpustakan harus selalu mengawasi tanpa menimbulkan kesan curiga

 

#2: Sistem Tertutup

Definisi sistem layanan tertutup adalah sistem di mana para pengguna tidak diizinkan memasuki ruang koleksi bahan pustaka.

Sehingga bila pengguna membatalkan beberapa judul yang dikehendaki hanya dapat memilih melalui kartu dengan cara mencatat identitas buku yang dikehendaki tersebut kepada petugas.

Kebaikan Sistem Tertutup:

  • Susunan buku dalam rak dapat terpelihara dengan baik.
  • Pengontrolan buku lebih mudah dilaksanakan oleh petugas.
  • Tidak diperlukan petugas khusus.

 

Kekurangan Sistem Tertutup:

  • Alternatif melihat buku dan subjek yang sama dengan judul yang berbeda tidak ada.
  • Memilih buku melalui buku katalog sehingga kurang memberikan kesan dan rangsang dibandingkan melihat buku langsung.

 

D: Peraturan Perpustakan

contoh bagian pembahasan makalah
contoh bagian pembahasan makalah tentang perpustakaan.

Pelayanan perpustakaan harus berlangsung secara tertib dan teratur.

Dengan demikian diperlukan peraturan dan ketentuan yang mengaturnya.

Pada dasarnya peraturan adalah untuk kenyamanan membaca dalam menggunakan perpustakaan, kelancaran dalam pelayanan serta keamanan bahan pustaka.

***

Ada dua jenis peraturan yang berlaku, yaitu peraturan di ruang baca dan peraturan untuk anggota.

01: Peraturan di Ruang Baca

Karena perpustakaan adalah ruang untuk belajar, tempat melakukan penelitian, dan tempat untuk membaca, maka perlu dijaga ketenangan dan jauh dari kebisingan.

Perlu ada pemberitahuan secara tertulis yang ditempatkan di meja yang biasa dilalui orang banyak.

Misalnya “Harap Tenang”.

Kalimat tersebut untuk meningkatkan pengguna perpustakaan untuk tidak bersuara keras.

***

Di samping itu harus ada larangan rokok karena asap rokok dapat mengganggu pembaca lain.

Sedangkan larangan yang lain adalah makan dan minum diruang baca perpustakaan.

Dan juga larang untuk tidak membawa tas dan jaket ke ruang baca.

Hal itu untuk mencegah pembaca menyembunyikan buku ke dalam tas atau jaket.

 

02: Peraturan Anggota

Peraturan keanggotaan perpustakaan akan berbeda antara perpustakaan yang satu dengan perpustakaan yang lain.

Misalnya untuk perpustakaan instansi berbeda dengan perpustakaan sekolah.

Demikian pula dengan perpustakaan umum, bahkan perpustakaan sekolah satu dengan perpustakaan sekolah lain juga bisa berbeda.

Pada prinsipnya, peraturan keanggotaan perpustakaan adalah satu kebijakan dari unit yang membawahi.

***

Peraturan keanggotaan perpustakaan biasanya memuat antara lain:

  • Siapa yang diperbolehkan menjadi anggota.
  • Hak anggota
  • Kewajiban anggota
  • Sanksi bagi anggota yang tidak tertib
  • Waktu pelayanan.

 

E: Sistem Peminjaman Perpustakaan

Banyak sistem peminjaman di perpustakaan, mulai dari yang sederhana sampai yang lebih canggih.

Namun perlu diingat bahwa yang dipergunakan hendaknya yang sederhana dan mudah dimengerti.

Baik dimengerti oleh petugas dan layananannya cepat serta aman bagi perpustakaan.

Sistem yang baik adalah dapat menunjukkan dengan segera pinjaman yang terlambat dikembalikan dan setiap waktu dapat diketahui siapa yang meminjam buku dan kapan harus dikembalikan.

***

Pada prinsipnya sistem peminjaman itu memuat 3 catatan, meliputi:

  • Catatan waktu, yaitu catatan kapan harus dikembalikan.
  • Pencatatan mengenai buku, yaitu buku apa yang dipinjam.
  • Catatan peminjaman, yaitu siapa yang meminjam buku itu.

***

Sistem peminjaman untuk perpustakaan ada berbagai jenis, antara lain seperti berikut ini:

01: Sistem Buku Besar

Sistem ini menggunakan buku besar dengan memuat antara lain:

  • Nomor urut
  • Tanggal peminjaman
  • Pengarang buku
  • Judul buku
  • Tanda buku
  • Tanggal kembali
  • Tanda tangan

Sistem buku besar adalah sistem yang paling sederhana dan hanya cocok untuk perpustakaan yang kecil dan koleksinya masih sedikit.

Contoh cara meminjam.

Tiap peminjam dicatat dalam buku besar menurut abdjad nama peminjam.

Jadi setiap lembar hanya satu lembar, tetapi memerlukan beberapa buku besar.

Tetapi bisa saja dicatat secara menyeluruh dalam satu lembar. Tiap peminjam hendaknya tanda tangan sebagai bukti peminjam.

Jika peminjam mengembalikan buku, maka catatan tersebut dicatat oleh petugas dan diparaf.

 

 02: Sistem Slip

Pengertian sistem slip adalah sistem peminjaman perpustakaan menggunakan slip kertas lembar yang berisi sebagai berikut:

  • Tanggal kembali
  • Nomor anggota
  • Tanda tangan
  • Nama
  • Alamat
  • Pengarang
  • Judul buku
  • Tanggal pinjam
  • Tanda tangan

 

Cara peminjaman:

Tiap peminjaman, mengisi slip sebagai bukti bahwa koleksi tersebut dipinjam.

Setelah selesai maka disusun dalam kotak agar slip-slip tersebut tidak hilang.

Bila peminjam mengembalikan buku, maka lembar slip tersebut diberikan kepada peminjam, atau dimusnahkan.

 

03: Sistem Kantong

Definisi sistem kantong adalah peminjaman menggunakan kantong kartu anggota. Setiap anggota akan menerima kantong sesuai dengan ketentuan.

Pada setiap kantong memuat tentang :

  • Nomor anggota
  • Nama
  • Alamat
  • Masa berlakunya

Kantong kartu anggota berfungsi untuk menyimpan kartu buku, pada saat pemakaian anggota akan menerima kantong sesuai dengan ketentuan.

Cara peminjaman:

Sistem ini lebih cepat dari dua sistem sebelumnya, sebab setelah kartu buku diambil oleh peminjam dan menuliskan identitasnya.

Misalnya: nama, nomor, kapan buku harus kembali, maka kartu buku dimasukkan ke dalam kantong dan diserahkan kepada pemiliknya.

Bila kantong atau kartu anggota sudah tidak berada di kotak maka anggota tidak punya pinjaman.

 

04: Sistem Kartu

Sistem kartu hingga saat ini masih dianggap paling baik dari beberapa sistem yang telah diuraikan sebelumnya.

Perlengkapan yang harus disediakan adalah:

  • Kartu anggota
  • Kartu peminjam
  • Book card
  • Slip tanggal kembali.

 

Bab III : Penutup

Bagian penutup pada contoh makalah tentang pendidikan ini berisi kesimpulan dari pembahasan yang sudah dilakukan.

Seperti apa bentuk bagian penutup contoh makalah ini?

Perhatikan contoh penutup makalah berikut ini:

penutup makalah perpustakaan
Contoh bagian penutup makalah perpustakaan

***

 A: Kesimpulan

Dalam penyelenggaraan perpustakaan terdapat aktivitas-aktivitas yang bersifat umum dan teknis.

Karenanya layanan yang diberikan pada para pemakai jasa perpustakaan lebih ditekankan kepada masalah informasi yang banyak dibutuhkan sesuai dengan masyarakat penggunanya.

Informasi yang dibutuhkan pengguna dapat dipenuhi melalui koleksi perpustakaan.

Koleksi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengguna semaksimal mungkin melalui jasa sirkulasi.

Karena pengguna dapat memanfaatkan koleksi perpustakaan di rumah dengan cara meminjam melalui jasa sirkulasi.

***

Untuk dapat memberikan layanan yang baik kepada masyarakat penggunanya, perpustakaan didukung oleh unsur-unsur layanan yang memadahinya antara lain:

  • Koleksi
  • Sarana dan prasarana
  • Pustakawan
  • Pemakai

Semua unsur saling mendukung terciptanya layanan perpustakaan sesuai dengan tujuan dan fungsi perpustakan tersebut.

 

8: Daftar Pustaka

Bagian daftar pustaka di contoh makalah tentang layanan perpustakaan ini memuat sumber referensi yang digunakan dalam proses penulisan makalah ini.

 

9: Lampiran

Bagian lampiran pada contoh makalah ini berisi form-form yang digunakan dalam aktivitas layanan perpustakaan.

Misalnya:

  • Form statistik buku yang dipinjam
  • Kartu peminjam
  • Kartu buku

 

05: Kesimpulan

Makalah adalah karya penulisan yang lazim digunakan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pekerjaan.

Proses penulisan makalah dilakukan dengan format dan susunan tertentu.

Dan dalam kesempatan ini telah kami sajikan 4 (empat) contoh makalah tentang bisnis, pendidikan, kuliah, sains, penelitian, dan perpustakan.

Semoga 4 (empat) contoh makalah singkat bahasa Indonesia tersebut bisa digunakan sebagai referensi proses penyusunan makalah yang baik dan benar.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Terima kasih.*****

manajemen keuangan dan SOP