Sistematika dan Contoh Resensi Buku, Novel, Film

Resensi adalah analisis terhadap karya penulisan seperti novel, cerpen, buku fiksi dan non-fiksi, buku pelajaran, buku pengetahuan serta karya lain seperti film.

Hasil analisis berupa rekomendasi dan pertimbangan mengenai kelebihan serta keunggulan karya-karya tersebut, sehingga pe-resensi bisa memberikan pertimbangan dan rekomendasi karya-karya tersebut untuk dinikmati atau tidak.

Bagaimana bentuk, format, struktur dan cara menulis resensi buku?

Langsung saja mari baca beberapa contoh resensi buku lengkap dengan penjelasan dan strukturnya.

 

01: Unsur dan Struktur Resensi

struktur resensi adalah unsur-unsur, komponen, elemen atau bagian yang menyusun resensi buku, novel, cerpen, buku non fiksi dan fiksi.

Struktur resensi cerpen tentu akan berbeda dengan unsur resensi jurnal, pelajaran matematika, jurnalistik, karya ilmiah maupun struktur resensi buku non fiksi.

Demikian pula resensi buku tema agama tentunya akan berbeda dengan resensi buku tentang hukum, sastra, sejarah dan resensi buku remaja membangun kepribadian. Struktur resensi film pun tentu berbeda dengan unsur resensi buku ulumul Qur’an dan hadits.

***

Secara umum struktur dan cara menulis resensi buku adalah sebagai berikut:

A: Identitas Buku

Identitas buku adalah keadaan, ciri, dan suatu hal pertama kali orang mengenali sebuah buku. Sebagaimana orang mengenali diri kita, seperti dari keadaan fisik, pakaian yang digunakan, nama, dan ciri khas tertentu yang dimiliki, maka demikian juga dengan buku, novel, dan cerpen.

Apa saja identitas sebuah buku?

Paling tidak ada beberapa ciri khusus yang bisa dikenali ketika orang melihat buku, antara lain:

  • Judul buku.
  • Penulis; siapa penulis.
  • Penerbit; siapa penerbit buku.
  • Cetakan Berapa
  • Jumlah halaman buku.
  • Tahun terbit; kapan buku diterbitkan.

 

B: Isi Buku

Bagian ini memberikan informasi kepada pembaca mengenai isi buku secara keseluruhan. Tentu saja isi tiap buku tidak sama, tergantung kepada tema materi yang dibahas dalam buku itu. Misalnya buku karya ilmiah, buku tema kesehatan, ulumul hadits, hukum, sejarah dan sastra.

Tentunya akan sangat berbeda resensi buku untuk anak SD dibandingkan dengan resensi buku rumah kaca, resep kue, buku religi dan resensi buku RPUL.

Demikian juga akan berbeda resensi buku resep masakan dengan resensi buku non fiksi tentang pahlawan serta resensi novel

 

01: Format Penyajian

Format penyajian buku perlu disampaikan agar pembaca mengetahui seperti apa format penyajian pembahasan materi. Misalnya, pembahasan tema buku disajikan per bab dan sub bab, sehingga dalam buku tersebut terdapat beberapa atau banyak bab.

Kemudian disajikan juga pendukung, seperti referensi dan daftar pustaka dan segala hal yang sekiranya perlu diinformasikan kepada khalayak pembaca.

 

02: Bahasa

Peresensi buku juga sebaiknya memberikan analisa tentang bahasa yang digunakan dalam buku tersebut, sehingga pembaca akan menyiapkan segala sesuatunya ketika akan membaca buku tersebut.

 

C: Keunggulan Buku

Bagian ini harus diinformasikan oleh peresensi buku kepada pembaca. Informasi ini harus disajikan se-objektif mungkin sehingga tidak akan memberikan bias  atau mis-intepretasi bagi pembaca.

Bila rekomendasi yang diberikan tidak obyektif maka cepat atau lambat sang peresensi buku akan ditinggalkan oleh para pecinta buku.

 

D: Kelemahan Buku

Sama seperti di point (C), kelemahan buku harus disampaikan kepada pembaca. Informasi ini harus diberikan apa adanya sehingga pembaca benar-benar merasakan manfaat dari adanya resensi buku.

 

E: Kesimpulan

Bagian ini menyajikan ringkasan secara keseluruhan dari buku, mulai dari identitas, isi buku, struktur penyajian, kelebihan dan kelemahan buku sehingga akan mengerucut menjadi suatu kesimpulan yang memberikan rekomendasi untuk membaca atau tidak buku itu.

 

02: Contoh Resensi Buku Non Fiksi Terbaik

Untuk membantu memudahkan dalam memahami struktur dan format penulisan resensi buku, perhatikan beberapa contoh resensi buku non fiksi yang disajikan berikut ini.

Pada kesempatan ini disajikan contoh resensi buku ilmiah dan buku non fiksi terbaik pendidikan tinggi tentang akuntansi dan perpajakan yang disajikan secara singkat padat dan jelas serta benar.

Langsung saja perhatikan contoh resensi buku sesuai struktur lengkap dengan penjelasan yang lengkap dan benar, yakni contoh resensi buku non fiksi terbaik tema pengetahuan accounting: Pengantar Akuntansi – Adaptasi Indonesia

 

A: Contoh Resensi Buku Pelajaran Akuntansi

Buku pelajaran akuntansi adalah buku yang digunakan sebagai pegangan dan pendukung dalam mata kuliah akuntansi. Pada kesempatan ini disajikan contoh resensi buku pelajaran akuntansi yang digunakan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia dan dunia.

Contoh resensi buku pelajaran akuntansi yang disajikan ini adalah hanya salah satu contoh resensi buku pendidikan dari banyak buku pelajaran dan pengetahuan yang beredar di pasaran.

Misalnya contoh resensi buku pelajaran Bahasa Indonesia, matematika, sejarah, agama, LKS dan manajemen.

***

Langsung saja perhatikan contoh resensi buku pelajaran atau buku non fiksi beserta unsur-unsurnya berikut ini :

1: Identitas Buku Pelajaran  Akuntansi

Contoh resensi buku pelajaran

Judul buku: Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia (Principles of Accounting – Indonesia Adaptation)

Penulis : James M. Reeve, Carl S. Warren, Jonathan E. Duchac, Ersa Tri Wahyuni, Gatot Soepriyanto, Amir Abadi Yusuf, Chaerul D. Djakman

Penerbit: Salemba Empat

Jumlah halaman : xii +544 halaman

Tahun terbit: 2013

 

2: Isi Kandungan Buku Pelajaran Akuntansi

Penilaian mengenai isi atau kandungan buku dibahas dari sisi format dan struktur penyajian buku dan bahasa yang digunakan dalam buku mata kuliah akuntansi.

Bagaimana struktur penyajian buku mata kuliah akuntansi ini?

Perhatikan ulasannya dalam contoh resensi buku yang panjang lengkap dan benar dengan strukturnya berikut :

A: Format Struktur Penyajian Buku Pelajaran Akuntansi

Buku ini disajikan dalam 2 jilid, 19 x 26 cm. Buku ini menggabungkan buku Principles of Accounting yang populer dan banyak digunakan.

Pembahasan materi akuntansi disajikan dengan apik dan komprehensif, sehingga bisa diikuti oleh siapa saja, tak terkecuali para mahasiswa yang sedang menempuh studi di fakultas ekonomi.

Pembahasan materi Akuntansi dalam buku ini disajikan per bab dengan daftar isi ringkas sebagai berikut:

Dengan format penyajian buku per bab ini akan memudahkan pembaca mencari dan memilih tema mana yang akan dibaca, sehingga sangat membantu dan mengurangi penggunaan waktu yang tidak efisien.

Agar menjadi contoh resensi buku non fiksi ilmiah yang lengkap dan benar, maka kami membuat resensi per bab, namun hanya menyajikan tema beserta penjelasan singkat masing-masing bab yang disajikan dalam buku ini.

***

Berikut ini tema-tema yang dibahas dalam contoh resensi buku pelajaran mata akuntansi

Dalam buku jilid 1, kami menyajikan contoh resensi buku per bab yang lengkap sesuai struktur buku non fiksi terbaik dalam bidangnya.

Dalam buku non fiksi jilid pertama ini dibagi menjadi 9 bab, di mana masing-masing bab membahas topik tertentu secara mendalam hingga tuntas beserta contoh ilustrasi dan dalam praktik kejadian nyata dalam kehidupan sehari-hari.

 

Resensi Buku Pelajaran Akuntansi Bab I – V

Perhatikan sajian resensi buku per bab berikut ini:

Contoh resensi buku pengetahuan mata kuliah Pengantar Akuntansi.

 

Resensi Buku Bab 1

Menyajikan tema pengantar akuntansi perusahaan. Pembahasannya meliputi sifat dasar perusahaan dan akuntansi; jenis-jenis usaha, jenis entitas usaha, pemangku kepentingan dalam perusahaan, peranan etika dalam bisnis, peranan akuntansi dalam bisnis dan profesi akuntansi.

Masih dalam bab 1 dibahas juga prinsip akuntansi berterima umum (PABU) yang mencakup konsep entitas bisnis dan konsep biaya.

Pembahasan dilanjutkan dengan persamaan akuntansi, transaksi bisnisdan persamaan akuntansi, serta laporan keuangan yang terdiri dari; Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Cash Flows Statement dan hubungan antar laporan keuangan.

 

Resensi Buku Bab 2

Pada bab ini dibahas tentang cara menganalisis transaksi bisnis menggunakan akun untuk mencatatnya. Proses pencatatan itu dimulai dengan penyusunan bagan akun (chart of account). Selanjutnya melakukan analisis dan merangkum transaksi dalam akun-akun yang telah dibuat.

Cara mencatat transaksi bisnis adalah menggunakan sistem akuntansi ayat jurnal berpasangan.

Setelah semua transaksi dianalisis dan dicatat kemudian dipindahkan ke daftar saldo untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan.

 

Resensi Buku Bab 3

contoh resensi buku mata kuliah Akuntansi

Dalam bab 3 dibahas tentang proses penyesuaian. Proses penyesuaian ini dimulai dari pembahasan tentang karakteristik proses penyesuaian dan jenis akun yang memerlukan penyesuaian. Akun-akun tersebut adalah:

  • Beban Dibayar di Muka
  • Pendapatan Diterima di Muka
  • Akruan Pendapatan
  • Akruan Beban
  • Beban Penyusutan

Di akhir pembahasan dibuat daftar saldo yang disesuaikan sebagai rangkuman proses penyesuaian.

 

Resensi Buku Bab 4

Bab ke-empat ini dibahas tentang proses untuk menyelesaikan siklus akuntansi yang sudah dimulai dari bab 1.

Ilustrasi proses dan langkah-langkah siklus akuntansi adalah sebagai berikut:

1: Menganalisis dan mencatat transaksi ke dalam jurnal

2: Memindahkan (posting) transaksi ke buku besar

3: Menyiapkan daftar saldo yang belum disesuaikan

4: Menganalisis dan menyiapkan data penyesuaian

5: Menyiapkan kertas kerja atau neraca lajur akhir periode

6: Membuat ayat jurnal penyesuaian dan postign ke buku besar

7: Menyiapkan daftar saldo (neraca saldo) yang disesuaikan

8: Mempersiapkan Laporan Keuangan

9: Membuat ayat jurnal penutup

10: Menyiapkan daftar saldo setelah penutupan

 

Resensi Buku Pelajaran Akuntansi Bab V – IX

Bagaimana resensi per bab dari buku mata kuliah akuntansi ini? Mari perhatikan resensi bab 5 sampai bab 9 berikut ini:

Bab 5

Contoh resensi buku pendidikan – Akuntansi

Pada bab lima membahas tema tentang sistem akuntansi yang meliputi: sistem akuntansi dasar, sistem akuntansi manual dan sistem akuntansi komputerisasian. Sebagai penutup bab 5 dibahas tema tentang perdagangan elektronik (E-commerce).

 

Bab 6

Akuntansi untuk perusahaan dagang menjadi tema pembahasan di bab 6.

Pembahasan dimulai dengan materi tentang karakteristik perusahaan dagang, laporan keuangan untuk perusahaan dagang, transaksi dagang, proses penyesuaian dan penutup.

Melengkapi pembahasan tema di bab 6 ini adalah apendix 1 yang memberikan contoh sistem akuntansi perusahaan dagang dan apendix 2 yang membahas dan menyajikan contoh sistem persediaan periodik dengan sub bahasan sebagai berikut:

  • Harga Pokok Penjualan (HPP) menggunakan sistem persediaan periodik.
  • Bagan akun dalam sistem persediaan periodik.
  • Mencatat transaksi dagang dalam sistem persediaan periodik.
  • Proses penyesuaian dalam sistem persediaan periodik.
  • Laporan keuangan dalam sistem persediaan periodik.
  • Ayat jurnal penutup dalam sistem persediaan periodik

 

Bab 7

Materi persediaan atau inventory menjadi topik pembahasan khusus dalam bab tujuh. Dimulai dari pembahasan tentang pengendalian atas persediaan, asumsi arus biaya persediaan metode biaya persediaan dalam sistem persediaan perpetual FIFO, LIFO dan biaya rata-rata.

Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai metode biaya persediaan dalam sistem persediaan periodik. Membuat perbandingan metode biaya persediaan menggunakan metode FIFO, LIFO dan biaya rata-rata.

Penyusunan laporan persediaan dalam laporan keuangan menjadi pembahasan menarik berikutnya. Metode penilaian yang digunakan antara lain:

  • Penilaian pada nilai pasar atau biaya yang lebih rendah
  • Penilaian pada nilai realisasi bersih

Selanjutnya menyajikan persediaan di neraca keuangan perusahaan, termasuk membahas pengaruh kesalahan persediaan pada laporan keuangan.

Tema tentang memperkirakan biaya persediaan menjadi penutup bab 7. Ada dua metode yang digunakan untuk membuat perkiraan biaya persediaan, yaitu: metode ritel dari biaya persediaan dan metode laba kotor untuk memperkirakan persediaan.

 

Bab 8

Sistematika penulisan resensi buku per bab

Dalam bab delapan membahas mengenai pengendalian internal dan kas. Dimulai dengan membahas tentang tujuan pengendalian internal beserta elemen-elemen, lingkungan, penilaian risiko, prosedur, pengawasan, informasi dan komunikasi.

Selanjutnya dibahas pengendalian terhadap penerimaan dan pembayaran kas, rekening bank, rekening koran.

Topik rekonsiliasi bank, dana kas keperluan khusus, rekening bank sebagai alat pengendali kas dan pelaporan kas dalam laporan keuangan menjadi penutup bab 8.

 

Bab 9

Bagian sembilan adalah bab terakhir dari resensi buku per bab. Bagian 9 membahas tentang piutang.

Pembahasan diawali dari 3 jenis penggolongan piutang, yaitu piutang usaha, wesel tagih, dan piutang lainnya termasuk piutang tak tertagih.

Materi pembahasan dilanjutkan dengan metode penghapusan langsung untuk piutang tak tertagih, metode penyisihan untuk piutang tak tertagih; penghapusan langsung ke account penyisihan piutang dan melakukan estimasi jumlah piutang yang tidak bisa ditagih.

Untuk memberikan solusi alternatif penyelesaian piutang, dibahas juga perbandingan masing-masing metode tersebut.

Menyusun pelaporan piutang di neraca keuang perusahaan adalah topik penutup bab sembilan.

Dan untuk melengkapi pembahasan di bab sembilan ini ditambahkan juga apendiks tentang mendiskontokan wesel tagih.

***

Demikian contoh resensi buku per bab lengkap pelajaran mata kuliah akuntansi. Resensi dilakukan per bab panjang dan lengkap dengan membahas topik-topik yang disajikan dalam masing-masing bab.

 

B: Contoh Resensi Buku Pengetahuan Mata Kuliah Akuntansi

Buku pelajaran adalah salah satu dari buku ilmiah non fiksi.

Resensi buku pengetahuan mata kuliah akuntansi adalah hanya salah satu contoh resensi buku pengetahuan.

Selanjutnya kami akan menyajikan contoh resensi buku pengetahuan singkat padat dan jelas tema mata kuliah akuntansi jilid 2. Kami langsung membuat resensi buku non fiksi ini per bab.

Langsung saja perhatikan contoh resensi buku non fiksi pengetahuan mata kuliah accounting berikut ini:

Dalam buku jilid dua ini dibagi menjadi 8 bab, yaitu bab 10 sampai bab 17. Dan resensi buku yang kedua ini adalah sebagai contoh resensi buku yang panjang lengkap dan benar.

***

Bagaimana unsur dan struktur resensi buku non fiksi yang baik dan benar?

Langsung saja perhatikan contoh resensi buku per bab mata kuliah akuntansi berikut ini:

Resensi Buku Pelajaran Mata Kuliah Accounting Bab X – XIV

Bab 10

Struktur resensi buku pengetahuan Akuntansi

Di bab sepuluh ini dibahas mengenai aset tetap dan aset tak berwujud. Diawali dengan uraian tentang karakteristik aset tetap, penggolongan biaya, biaya aset tetap, pengeluaran modal dan pendapatan dan sewa aset tetap.

Kemudian melangkah pada akuntansi untuk penyusutan, faktor-faktor dalam menghitung beban penyusutan dan metode garis lurus.

Penulis juga membuat perbandingan dengan metode lain yaitu metode unit produksi, metode saldo menurun ganda, penyusutan untuk pajak penghasilan pemerintah dan mengubah estimasi penyusutan.

Pembahasan dilanjutkan dengan materi pelepasan, membuang aset tetap, menjuatl dan menukar aset tetap.

Topik berikutnya adalah aset tak berwujud, hak paten, hak cipta, merek dagang dan goodwill.

Bab 10 ini ditutup dengan pelaporan keuangan untuk aset tetap dan aset tak berwujud, analisis dan interpretasi keuangan.

 

Bab 11

Tema bagian sebelas adalah kewajiban lancar dan penggajian. Pembahasan dimulai dengan kewajiban lancar, utang usaha, bagian utang jangka panjnag yang jatuh tempo dalam jangka pendek dan wesel bayar jangka pendek.

Selanjutnya adalah menguraikan tentang sistem akuntansi untuk penggajian karyawan dan pajak penghasilan, sejak menghitung gaji karyawan bersih, yaitu gaji yang sudah dipotong kewajiban karyawan.

Bab 11 ditutup dengan materi pembahasan tentang tunjangan, cuti dan dana pensiun serta kewajiban kontinjensi.

 

Bab 12

Akuntansi untuk persekutuan adalah topik pembahasan bab 12. Sub topik yang dibahas adalah perusahaan perseorangan, persekutuan, CV dan firma. Kemudian pendirian dan pembagian laba persekutuan, keikutsertaan dan pengunduran diri rekan, likuidasi persekutuan dan laporan ekuitas persekutuan.

 

Bab 13

Pembahasan lebih rinci dan mendalam tentang perseroan dilanjutkan pada bab 13.  Apa saja yang dibahas dalam bagian 13 ini, berikut ini daftarnya:

  • Karakteristik perseroan
  • Ekuitas pemegang saham
  • Modal disetor yang diperoleh dari penerbitan saham
  • Akuntansi untuk dividen
  • Transaksi saham treasuri
  • Melaporkan ekuitas pemegang saham
  • Pemecahan saham

 

Bab 14

Pajak penghasilan, pos laba yang tidak biasa, dan investasi dalam saham menjadi pembahasan dalam bab empat belas.

Sub tema yang dibahas dalam bab ini adalah pajak penghasilan perseroan (PPH Badan), pembayaran, alokasi, laporan dan analisis pajak.

Berikutnya dibahas tentang pos tida biasa di Laporan Laba Rugi, antara lain pos tidak biasa yang mempengaruhi laporan laba rugi  periode berjalan dan periode sebelumnnya.

Bab empat belas ditutup dengan pembahasan materi akuntansi untuk investasi saham. Apa saja yang dibahas dalam tema ini? Laba per saham biasa, investasi jangka pendek dan panjang dalam saham, penjualan investasi saham dan penggabungan usaha.

 

Resensi Buku Pelajaran Mata Kuliah Accounting Bab XV – XVII

Bab 15

Utang obligasi dan investasi dalam obligasi adalah materi yang dibahas dalam bab 15.

Apa saja materi yang diulas dalam bab lima belas?

Perhatikan daftar isi bab #15 berikut ini:

  • Pendanaan untuk perusahaan
  • Karakteristik, terminologi, dan penetapan nilai utang obligasi
  • Akuntansi untuk utang obligasi; obligasi yang diterbitkan pada nilai nominal, harga diskon, harga premium, kupon nihil, dan amortisasi diskon obligasi.
  • Pembayaran dan penebusan utang obligasi dan pelunasan oligasi
  • Investasi dalam obligasi; pembelian, bunga, dan amortisasi
  • Neraca perusahaan; penyajian utang, diskon, dan amortisasi obligasi di neraca.

 

Bab 16

Statement of Cash Flow atau Laporan Arus Kas adalah materi bab 16. Pembahasan dimulai dari format struktur laporan arus kas. Kemudian dilanjutkan dengan proses dan langkah-langkah membuat laporan arus kas.

Ada dua metode pembuatan statements of cash flows adalah:

1: Metode Tidak Langsung

  • Laba Ditahan
  • Cash flow dari kegiatan operasi
  • Arus kas yang digunakan untuk untuk pembayaran dividen

2: Metode Langsung

  • Cash yang diterima dari pelanggan
  • Pembayaran kas untuk persediaan
  • Kas untuk pembayaran beban operasi

Pembahasan ditutup dengan pembuatan kertas kerja untuk laporan arus kas; menganalisis account, laba ditahan.

 

Bab 17

isi resensi buku mata kuliah akuntansi

Isi bagian tujuh belas adalah materi analisis laporan keuangan. Pembahasan dimulai dengan menguraikan prosedur analitis dasar yang terdiri dari analisis horizontal, analisis vertikal, laporan ukuran sama, dan ukuran analitis lainnya.

Pembahasan semakin mengerucut pada analisis solvabilitas yang meliputi:

  • Analisis posisi lancar
  • Rasio aset tetap terhadap kewajiban jangka panjang
  • Analisis piutang
  • Rasio kewajiban terhadap ekuitas pemegang saham
  • Analisis persediaan
  • Berapa kali beban bunga diperoleh.

Selanjutnya diuraikan analisis profitabilitas yang terdiri dari:

  • Rasio penjualan bersih terhadap aset
  • Tingkat pengembalian terhadap total aset, ekuitas pemegang saham.
  • Laba per saham biasa
  • Rasio harga terhadap laba
  • Dividen pada saham dan hasil dividen

Pembahasan Laporan Tahunan Perusahaan atau annual report yang berisi pembahasan dan analisis oleh manajemen serta laporan mengenai kewajaran dari laporan keuangan menjadi penutup bab tujuh belas.

***

Dalam buku pelajaran mata kuliah akuntansi ini juga dilengkapi dengan 4 apendiks yaitu:

A: Tabel Bunga

B: Jurnal Pembalik

C: Kertas Kerja Akhir Periode Untuk Perusahaan Dagang

D: Ringkasan Perubahan pada Amandemen Undang-undang Pajak Penghasilan tahun 2008.

Kemudian dilengkapi juga dengan glosarium, indeks dan poin-poin dasar.

Demikian resensi per bab dari isi buku pelajaran mata kuliah akuntansi.

 

B: Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam buku ini adalah bahasa Indonesia walaupun masih banyak istilah asing yang digunakan, hal ini masih wajar untuk sebuah buku teks mata kuliah yang asalnya berbahasa asing.

Bila istilah-istilah tersebut dipaksakan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia justeru akan membuat kesulitan pembaca. Oleh karena itu istilah-istilah tersebut tetap menggunakan bahasa aslinya.

 

4: Keunggulan buku pelajaran mata kuliah akuntansi

Contoh resensi buku yang panjang

Dalam setiap resensi buku, pe-resensi perlu menyajikan keunggulan buku. Keunggulan buku bisa dinilai dari berbagai aspek, antara lain dari bahasa yang digunakan, struktur dan isi buku serta bentuk fisik dari buku.

Lalu apa keunggulan dari buku pelajaran mata kuliah akuntansi?

Keunggulan yang menonjol adalah adanya beberapa fitur unik yang sangat bermanfaat dalam mempelajari akuntansi adalah:

  • Lebih banyak contoh yang menggunakan perusahaan Indonesia yang terdapat di seluruh bab. Sebagai contoh pada bab 14 diceritakan bahwa pada tahun 2004 PT PLN melaporkan kerugian luar biasa sebesar Rp 281 miliar akibat kerusakan aset properti di Aceh, Sumatera Utara, dan Papua yang disebabkan tsunami dan gempa bumi.
  • Banyak perusahaan Indonesia yang ditampilkan pada bagian pembuka di setiap bab.
  • Dimuatnya data statistik mengenai kondisi nyata dunia bisnis di Indonesia. Sebagai contoh pada bab 10 yang menunjukkan frekuensi pengungkapan aset tidak berwujud oleh perusahaan publik Indonesia.
  • Konteks Indonesia juga disajikan di bagian latihan dan soal yang diberikan di akhir setiap bab.
  • Materi-materi yang disajikan dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia terbaru juga dibahas dalam buku ini.
  • Aturan perpajakan, regulasi bisnis juga dimuat dalam buku ini.
  • Buku ini juga dilengkapi dengan CD suplemen yang berisi sebagian soal.

Itulah beberapa keunggulan yang terdapat dalam buku mata kuliah akuntansi – Principles of Accounting – Indonesia Adaption.

 

5: Kelemahan Buku Pelajaran Mata Kuliah Akuntansi

Selain menyajikan keunggulan buku, pe-resensi juga perlu menyajikan kelemahan buku pelajaran sekecil apa pun bentuk kelemahan tersebut, sehingga ada perimbangan.

Menurut kami salah satu kekurangan yang ada dalam buku pelajaran ini adalah masih banyak menggunakan istilah-istilah asing yang seringkali sulit dipahami oleh beberapa kalangan pembaca.

Penggunaan istilah-istilah asing itu memang tidak bisa dielakkan karena belum ada padanan yang sesuai dalam bahasa Indonesia.

 

6: Kesimpulan Resensi Buku Pelajaran

Kini saat kami memberikan kesimpulan terhadap buku pelajaran akuntansi ini. Secara keseluruhan buku ini memang sangat layak untuk dijadikan buku pegangan dan pendukung serta referensi bagi mahasiswa yang menempuh kuliah di fakultas ekonomi.

***

Demikian contoh resensi buku pelajaran yang bisa kami sajikan dalam versi panjang dan relatif lengkap dengan resensi per babnya.

Bisa jadi penilaian yang dilakukan oleh orang lain berbeda dengan yang kami sajikan di sini. Perbedaan itu hal yang biasa dan tidak usah diperdebatkan, namun justeru akan memperkaya jenis resensi buku.

 

03: Contoh Resensi Buku Fiksi

Buku fiksi adalah jenis karya sastra yang bertema hasil imajinasi manusia dan bukan merupakan kejadian nyata saat ini. Bisa jadi imajinasi yang dituangkan dalam buku fiksi ini suatu saat bisa menjadi kenyataan.

 

A: Contoh Resensi Buku Fiksi

Berikut ini disajikan contoh resensi buku novel ringan dan asik tentang remaja, mau tahu seperti apa ceritanya? Yuk ikuti dan baca sampai abis resensi buku novel fiksi berikut ini:

1: Identitas Buku Fiksi

Resensi buku fiksi singkat

Judul buku: Hati yang Terluka

Penulis : Arul Khan

Penerbit: DAR Mizan

Cetakan : I

Jumlah halaman : 108 halaman

Tahun terbit: 2005

 

2: Isi Buku Fiksi

A: Format Penyajian

Buku ini merupakan contoh resensi novel friend zone. Sebuah novel tentang persahabatan anak remaja dengan berbagai dinamika dan cerita gokilnya. Asik, menyenangkan dan penuh cerita.

Berbeda dengan contoh resensi buku tenggelamnya kapal van der wijck, contoh resensi buku tentang hukum dan tema kesehatan

Tema dan alur cerita dalam buku ini disajikan dengan format cerita ringan ala anak milenial jaman now. Dari 108 halaman 29 persennya berupa gambar. Jadi seperti kombinasi buku cerita dengan buku komik. Semua gambar disajikan dalam format hitam putih.

Di bagian awal buku penulis sudah mengenalkan tokoh-tokoh dalam cerita buku fiksi ini, sehingga pembaca tidak asing lagi ketika menyelami alur cerita dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya.

Pada buku fiksi ini penulis membagi 8 bagian atau bab sub tema. Pembagian ini bukan sesuatu yang baru dalam dunia penulisan. Salah satu tujuannya adalah membantu pembaca memahami per bab atau bagian sebelum menuju pemahaman dan kesimpulan secara keseluruhan.

***

Dan berikut ini kami sajikan salah satu kutipan dari sub tema “Gunanya Teman”:

“Benny langsung ngacir ke dalam rumah. Mengunci pintu, menggemboknya, dan bahkan memaku seluruh jendela. Dia tahu, anak-anak berkeinginan pindah ke rumahnya karena punya pikiran jahat mau ngedeketin adik tirinya yang berparas cantik itu.

Tok, tok, tok !!!

“Hoi, Ben. Buka pintu. Dong!” teriak anak-anak yang masih betah menggedor-gedor pintu rumah Benny sampai pagi.

“Kita kan, teman dalam suka atau duka, Ben!” bujuk anak-anak lagi.

Benny semakin erat menggenggam palu di tangannya.”

 

B: Bahasa Buku Fiksi

Penulis buku ini menggunakan bahasa Indonesia. Gaya bahasa yang digunakan adalah khas bahasa remaja yang gokil abis, kocak, rame, dan bersahabat. Bahasa yang digunakan menyesuaikan dengan target pembacanya yaitu para remaja.

Perhatikan kutipan dialog dalam buku fiksi ini sebagai berikut:

“Wah, nyasar kali nih.” timpal Benny.

“Manalah mungkin kereta bisa nyasar, Ben. Dia kan berjalan di atas rel dan rel ini hanya satu arah,” kata Ipal.

“Eh, Dung. Lo yakin, kita kagak salah, nih?” tanya Zae pada Dudung yang masih duduk dengan tenangnya.

 

3: Keunggulan Buku Fiksi

Resensi buku fiksi cerpen

Apa saja keunggulan dari buku fiksi tentang persahabatan ini?

Ada beberapa keunggulan buku fiksi ini, antara lain?

  • Tema cerita ringan dan kejadian dalam kehidupan sehari-hari.
  • Selain cerita yang ringan, panjang cerita juga simple sehingga pembaca tidak jenuh dan waktu baca pun tidak lama, sekali baca selesai.
  • Ukuran buku tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar, sehingga ringan bisa dibawa kemana-mana. Pas untuk gaya hidup anak muda zaman now.
  • Kombinasi teks dan gambar yang relatif banyak membuat penikmat buku tidak jenuh dengan ketika membacanya.

 

4: Kelemahan Buku Fiksi

Apakah ada kelemahan buku fiksi ini?

Dibalik tampilan yang bagus, menarik, dan simpel tentunya masih ada kelemahannya walaupun persentasenya kecil antara lain:

  • Gambar-gambar halaman yang disajikan dalam buku ini tidak berwarna, padahal jika dibuat berwarna akan lebih mencerahkan dan menarik sebagaimana gaya anak remaja sekarang yang cenderung menyukai media gambar dan film.
  • Jumlah gambar menurut kami agak kebanyakan sehingga isi cerita dalam buku ini sebenarnya relatif pendek. Bila ingin mempertahankan persentase gambar yang banyak, maka ada baiknya jumlah halaman juga ditambah.

 

5: Kesimpulan

Sebagai kesimpulan dari resensi buku fiksi “Hati yang Terluka” secara umum bagus dan layak untuk dibaca, terutama bagi anak remaja dan mereka yang berhubungan dengan dunia remaja.

Tema dan alur cerita dibangun mengalir, ringan dan menghibur.

 

B: Resensi Cerpen Persahabatan dan Pengalaman Hidup Sehari-hari

Bagaimana format struktur resensi cerpen?

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh resensi cerpen beserta cerpennya di contoh cerpen

Pada contoh-contoh cerpen yang diberikan itu Anda bisa membaca, menilai dan melakukan resensi cerpen beserta cerpennya.

Di situ ada beberapa jenis cerpen (cerita pendek) yang disajikan, misalnya cerpen tentang persahabatan sejati, pengalaman hidup pribadi, cerpen pendidikan dan tentang peristiwa kehidupan sehari-hari.

Perhatikan salah-satu kutipan dari contoh cerpen berikut ini:

 

04: Contoh Resensi Novel

Resensi novel adalah resensi terhadap karya sastra novel, baik novel non fiksi, fiksi, sejarah pribadi dalam bahasa Indonesia, Inggris maupun daerah seperti Madura, Batak, Sunda dan Jawa.

Contoh beberapa novel yang terkenal, antara lain tenggelamnya kapal van der wijck, laskar pelangi. surat kecil untuk tuhan, mariposa, 5 cm, dan perahu kertas. Sedangkan novel yang tidak terkenal lebih banyak lagi dari itu.

Bagaimana struktur dan unsur-unsur resensi novel?

Berikut ini disajikan contoh resensi novel dan unsur kebahasaan beserta intrinsik dan ekstrinsik yang singkat, lengkap, baik dan benar

 

A: Contoh Resensi Novel Singkat

Pada kesempatan ini kami sajikan contoh resensi novel singkat buku ketiga dari tetralogi laskar pelangi karya sang maestro Andrea Hirata.

Contoh resensi buku novel Laskar Pelangi ini kami sajikan dengan pertimbangan novel ini adalah karya sastra yang populer di zamannya dan menjadi best seller sekaligus menginspirasi dunia perfilman negeri ini.

Setiap peresensi karya sastra, termasuk novel tentunya memiliki dasar pertimbangan tertentu dalam menilai suatu novel sehingga jika ada perbedaan dengan peresensi lain itu adalah hal yang wajar dan justeru akan memperkaya karya resensi.

Peresensi A mungkin akan melihat novel dari sudut X, sedangkan peresensi B melihat dan menilai dari sisi Y, so…. hasil resensinya tentu berbeda.

Jika kita menilai sebuah mobil dari sisi mesin, tentu akan berbeda dengan orang lain yang menilai mobil tersebut dari sisi body.

Sehingga resensi yang kami sajikan di sini mungkin akan berbeda dengan orang lain, anggap itu hal biasa dalam dunia kepenulisan.

***

Langsung saja yuk ikuti contoh resensi novel laskar pelangi buku ketiga dengan judul “Edensor”.

A: Identitas Buku Novel

Resensi novel laskar pelangi

Judul buku : Edensor

Penulis : Andrea Herata

Penerbit : Bentang, Yogyakarta

Cetakan : Kesebelas

Jumlah halaman : xii + 290 hlm; 20,5 cm

Tahun terbit : Februari 2008

 

B: Isi Buku Novel

Apa isi buku novel ‘Edensor’? Secara singkat kami sajikan berikut ini:

1: Format Penyajian Novel

Buku novel ini disajikan dalam format sub tema per bab.  Walaupun tidak menggunakan istilah bab, tapi mozaik namun hakekatnya sama saja.

Mozaik 1 – 10:

Pada bagian ini judul sub-sub tema yang disajikan adalah Laki-Laki Zenit dan Nadir, Persyarekatan Bangsa-Bangsa, Juru Pendamai, Pengembara Samia, Partner in Crime, Rahasia Gravitasi, Segitiga Tak Mungkin, Wawancara dan Saputangan serta Curly.

Sebagai gambaran, kami sajikan satu paragraf pertama dari bab ini:

“Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam eksperimen relativitas Einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu.

…. dan secepat apa pengalaman yang sama memberi pelajaran pada seseorang, hasilnya akan berbeda, relatif satu sama lain.”

 

Mozaik 11 – 20

contoh resensi novel laskar pelangi

Ada sepuluh judul dalam bagian ini, yaitu: John Wayne, Paranoia, Nyonya Besar, Paradoks Pertama, Aku dan Anggun C. Sasmi, Mengapa Kau Masih Tak Mau Mencintaiku?, The Pathetic Four, Karya, Paradoks Kedua, dan Gracias.

 

Mozaik 21 – 30

Apa saja kandungan pada bagian ini? Judul-judul berikut ini barangkali bisa menjadi gambaran umum apa yang disajikan di bagian ini:

  • Helium
  • Adam Smith vs Rhoma Irama
  • Surat dari Ayahku
  • Paradoks Ketiga
  • Artikulatif
  • Cinta Adalah Channel TV
  • Pertaruhan Nama Bangsa
  • Street Performance
  • Kutukan Capo Lam Nyet Pho
  • Mevraouw Scoenmaker

Dan berikut ini kami nukilkan sebait paragraf dalam bagian ini:

“Perlahan tapi pasti aku bermetamorfosis menjadi penganut fanatik ekonomi klasik ajaran Adam Smith. Aku tertegun membaca salinan pokok-pokok pikiran beliau yang hampir tiga ratus tahun.”

 

Mozaik 31 – 40

resensi novel dan unsur-unsurnya

Perhatikan judul-judul yang disajikan dalam bagian ini? Lalu bandingkan dengan isi lengkapnya, apa perbedaan dan persamaannya?

Apa saja judul-judul sub-sub tema pada bagian mozaik 31-40?

Ke Utara, Terus ke Utara, Pohon-Pohon Plum, Ujung Dunia, Enigma, Arloji, Janda-Janda Kecoa, Transendental, Enam Belas Tahun Tuhan Menunggu, dan Cinta, di Mana-Mana Cinta, serta Galliano.

 

Mozaik 41 – 44

Pada bagian ini hanya terdiri dari 4 (empat) sub bab dengan judul sebagai berikut:

  • Tanah yang Telah Dijanjikan Mimpi-mimpi
  • Indonesia Raya
  • Turnbull
  • Lorong Waktu.

Dan berikut ini disajikan petikan paragraf bagian mozaik 41 – 44 :

“… Semuanya telah kami rasakan, dalam kemenangan manis yang gilang-gemilang dan kekalahan getir yang paling memalukan, tapi selangkah pun kami tak mundur, tak pernah. Kami jatuh, bangkit, jatuh lagi, dan bangkit lagi.”

 

2: Kebahasaan Novel

contoh resensi novel dan unsur kebahasaan

Bahasa Indonesia menjadi bahasa utama yang digunakan dalam novel ini. Dibalut dengan istilah-istilah kreatif menjadikan pembaca tidak bosan dan ngantuk apalagi tidur.

Yakinlah ketika Anda membaca novel ini kadangkala akan dibuat senyum-senyum sendiri dengan kata dan istilah kreatif yang digunakan penulis.

Penulis terkadang masih menggunakan istilah-istilah asing, namun istilah-istilah asing tersebut sebagian besar sudah familiar terdengar dalam keseharian kita, lebih khusus generasi masa kini.

 

C: Keunggulan Buku Novel

Menurut kami, ide dan penyampaian kreatif serta adanya unsur-unsur motivasi menjadikan novel ini bagus dan enak dibaca dan memberikan value tersendiri bagi pembacanya.

Apalagi dikombinasikan dengan pengalaman penulis yang dituangkan dalam novel, membuat cerita dalam novel ini hidup dan bukan ada di awang-awang semata.

 

D: Kelemahan Buku Novel

Tak ada gading yan tak retak. Sebaik dan sebagus apa pun sebuah karya manusia, pasti ada kekurangannya, hanya kitab suci yang diturunkan Tuhan Yang Maha Sempurna yang benar-benar tidak ada kekurangan.

So, buku novel ini pun memiliki kelemahan, walaupun persentasenya kecil. Misalnya menggunakan istilah-istilah asing yang kurang familiar bagi pembaca tertentu. Bagi pembaca X mungkin menjadi hal yang biasa, namun bagi pembaca Z adalah sesuatu yang asing.

Termasuk penggunaan istilah dan kata yang sebelumnya tak ada ada, namun hasil kreatifitas dari penulis novel.

 

E: Kesimpulan Buku Novel

Keunggulan novel ini banyak, apalagi pernah menjadi best seller nasional yang melejitkan penulisnya ke jenjang tinggi blantika kepenulisan negeri ini, walaupun kekurangan tetap masih ada secara keseluruhan layak banget untuk Anda baca.

Memang ada beberapa bagian yang sudah tidak sesuai dan patut dikoreksi untuk kondisi zaman ini, seperti di halaman setelah daftar isi dengan kalimat: “Diinterpretasikan dari pemikiran agung Harun Yahya”.

***

Demikian contoh resensi buku novel karya Andrea Herata yang bisa disajikan, semoga bermanfaat dan menjadikan inspirasi bagi siapa pun yang ingin menekuni dunia perbukuan.

Setiap zaman selalu ada tokohnya, setiap zaman pun selalu ada trend setter-nya, barangkali zaman ini giliran Anda yang akan memegang kendalinya. Keep smile man

 

05: Contoh Resensi Film

Berikut ini contoh resensi film dilengkapi dengan data-data statistik yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan.

Bagaimana format, sistematika, struktur dan isi resensi film?

Silahkan langsung saja baca dan nikmati contoh resensi film tentang 2 Fakta Infografis Kesuksesan Film Black Panther

 

06: Kesimpulan

Resensi adalah sinopsis sebuah hasil kreatifitas manusia dalam berbagai bidang, misalnya karya penulisan ilmiah, buku non fiksi, pelajaran, pengetahuan, buku fiksi, film, cerita pendek (cerpen), novel fiksi dan non fiksi dengan unsur intrinsik dan ekstrinsiknya.

Beberapa contoh resensi yang menyangkut tujuan, fungsi, dan sistematika resensi termasuk unsur-unsur kaidah kebahasaan dan format struktur penyajiannya telah kami sajikan di atas.

Semoga beberapa contoh yang telah disajikan bisa menjadi penggugah semangat untuk terus berkarya.

Demikian contoh resensi buku, novel, film, dan cerpen yang bisa kami sajikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.*****

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.