Debt Equity Ratio (DER) untuk Analisis Penghitungan Pajak Peghasilan Badan

Perbandingan Antara Utang Dan Modal atau dalam istilah bahasa Inggris disebut dengan Debt Equity Ratio (DER) ditetapkan besarannya untuk menghitung pajak penghasilan (PPh) bagi wajib pajak badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia yang modalnya terbagi atas saham-saham.

Bagaimana cara menghitung DER? Yuk baca dan pelajari pembahasan serta contohnya dalam artikel berikut.

Utang

Apa utang yang bisa diperhitungkan dalam DER?

Utang yang dapat diperhitungkan adalah saldo rata-rata utang pada satu tahun pajak atau bagian tahun pajak, yang dihitung berdasarkan:

  • Rata-rata saldo utang tiap akhir bulan pada tahun pajak yang bersangkutan.
  • Rata-rata saldo utang tiap akhir bulan pada bagian tahun pajak yang bersangkutan.
  • Dalam hal rata-rata saldo utang tiap akhir bulan tidak dapat diketahui berdasarkan pembukuan yang diselenggarakan oleh Wajib Pajak, rata-rata saldo utang tersebut dihitung menurut dokumen yang dapat menunjukkan posisi utang pada tiap akhir bulan.
  • Utang termasuk Utang Swasta Luar Negeri yang disampaikan sesuai format Laporan Utang Swasta Luar Negeri pada lampiran SPT Tahunan PPh Badan.
  • Utang swasta luar negeri tidak termasuk utang dagang yang tidak dibebani bunga.

Apa saja yang tidak termasuk utang?

Yang tidak termasuk utang adalah:

  • Utang yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya; atau
  • Utang yang digunakan untuk mendapatkan penghasilan yang bukan merupakan objek pajak atau yang dikenai pajak yang bersifat final.

Jadi, saldo utang terdiri dari saldo utang jangka panjang dan saldo utang jangka pendek termasuk saldo utang dagang yang dibebani bunga.

Modal

Apa yang dimaksud modal?

Modal adalah saldo rata-rata modal pada satu tahun pajak atau bagian tahun pajak, yang dihitung berdasarkan:

  1. Rata-rata saldo modal tiap akhir bulan pada tahun pajak yang bersangkutan; atau
  2. Rata-rata saldo modal tiap akhir bulan pada bagian tahun pajak yang bersangkutan
  3. Apabila rata-rata saldo modal tiap akhir bulan tidak dapat diketahui berdasarkan pembukuan yang diselenggarakan oleh Wajib Pajak, rata-rata saldo modal tersebut dihitung menurut dokumen yang dapat menunjukkan posisi modal pada tiap akhir bulan.

Apa saja yang termasuk saldo modal?

Saldo modal meliputi:

  • Ekuitas sebagaimana dimaksud dalam Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku dan
  • Pinjaman tanpa modal dari pihak yang memiliki hubungan istimewa.

Apa yang dimaksud Ekuitas?

Yang dimaksud ekuitas menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah:

Ekuitas = Aset – Liabilitas

Elemen Ekuitas

Apa saja yang termasuk ekuitas?

Ada 5 elemen ekuitas, yaitu:

  1. Modal Disetor: modal saham dan agio/disagio saham (additional paid-in capital).
  2. Laba Laba Ditahan (Retained Earning) :
  3. Modal Penilaian Kembali: adalah selisih nilai buku lama dengan nilai buku baru.
  4. Sumbangan: modal yang diperoleh perusahaan karena memperoleh aset yang berasal dari sumbangan.
  5. Modal Lain-lain: modal selain 1-4

Besaran DER

Berapa standar besaran DER?

Besarnya perbandingan antara utang dan modal ditetapkan paling tinggi sebesar 4: 1.

Bagaimana jika besarnya DER dari wajib pajak tidak sesuai standar yang telah ditetapkan?

Apabila besarnya perbandingan antara utang dan modal Wajib Pajak melebihi besarnya perbandingan, biaya pinjaman yang dapat diperhitungkan dalam menghitung penghasilan kena pajak adalah sebesar biaya pinjaman sesuai dengan perbandingan utang dan modal di atas (4:1)

Apa saja yang dikecualikan dari ketentuan Debt Equity Ratio?

Wajib pajak yang dikecualikan dari ketentuan perbandingan antara utang dan modal adalah:

  1. Bank; (sesuai UU bank dan Bank Indonesia)
  2. Lembaga pembiayaan; (sesuai UU Lembaga pembiayaan)
  3. Asuransi dan reasuransi; (sesuai UU asuransi)
  4. Wajib Pajak yang menjalankan usaha di bidang pertambangan:
    • Minyak dan gas bumi,
    • Pertambangan umum,
    • Pertambangan lainnya yang terikat kontrak bagi hasil, kontrak karya, atau perjanjian Kerjasama pengusahaan pertambangan, dan dalam kontrak atau perjanjian dimaksud mengatur atau mencantumkan ketentuan mengenai batasan perbandingan antara utang dan modal.
  5. Wajib Pajak yang atas seluruh penghasilannya dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final berdasarkan peraturan perundang-undangan tersendiri.
  6. Wajib Pajak yang menjalankan usaha di bidang infrastruktur.
Sedang menghitung DER
Sedang meghitung DER

Biaya Pinjaman

Apa yang dimaksud biaya pinjaman?

Biaya pinjaman adalah biaya yang ditanggung Wajib Pajak sehubungan dengan peminjaman dana yang meliputi:

  1. bunga pinjaman;
  2. diskonto dan premium yang terkait dengan pinjaman;
  3. biaya tambahan yang terjadi yang terkait dengan perolehan pinjaman (arrangement of borrowings);
  4. beban keuangan dalam sewa pembiayaan;
  5. biaya imbalan karena jaminan pengembalian utang; dan
  6. selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut sebagai penyesuaian terhadap biaya bunga dan biaya pada huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e

Berapa standar nilai biaya pinjaman?

Besarnya biaya pinjaman sesuai dengan perbandingan utang dan modal yang dapat diperhitungkan dalam menghitung penghasilan kena pajak juga wajib memperhatikan ketentuan Pasal 6 dan Pasal 9 UU PPh.

Ketentuan lain terkait biaya pinjaman yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Apabila Wajib Pajak mempunyai utang kepada pihak – pihak yang mempunyai hubungan istimewa, harus pula memenuhi prinsip kewajaran dan kelaziman usaha sesuai Pasal 18 ayat (3) UU PPh.
  2. Jika Wajib Pajak mempunyai saldo ekuitas nol atau kurang dari nol, maka seluruh biaya pinjaman Wajib Pajak bersangkutan tidak dapat diperhitungkan dalam penghitungan penghasilan kena pajak.
  3. Penghitungan perbandingan utang dan modal serta biaya pinjaman yang dapat diperhitungkan dalam menghitung penghasilan kena pajak sesuai contoh sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PMK 169/PMK.03/2015.
Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.