Deposito Perbankan: Pengertian, Perhitungan Bunga, Pembukuan dengan Contoh Riil

Sertifikat Deposito (Certificate of Deposit)

A: Pengertian Certificate of Deposit Menurut Para Pakar

Apa pengertian Certificate of Deposit? Apa perbedaan deposito berjangka dan sertifikat deposito?

Certificate of Deposit pada prinsipnya sama dengan term deposit. Sertifikat deposito adalah simpanan dana pihak ketiga/masyrakat dan terikat oleh jangka waktu (fixed time).

Perbedaan deposito berjangka (term deposit) dan sertifikat deposito (certificate of deposit) adalah:

  1. Sertifikat deposito diterbitkan atas unjuk (pembawa), sedangkan term deposit diterbitkan atas tunjuk (nama).
  2. Sebagai time deposit yang diterbitkan atas pembawa berarti siapa saja boleh menarik Certificate of Deposit selama bisa menunjukkan sertifikat deposito tersebut kepada bank penerbit.
  3. Di samping itu Certificate of Deposit dapat diperdagangkan oleh masyarakat setelah mendapat ijin dari Bank Indonesia (BI).
  4. Perbedaan yang lain dengan term deposit (deposito)berjangka adalah bahwa time deposit yang bunganya diperhitungkan dan diterima di muka adalah Certificate of Deposit.

Dengan demikian deposan untuk sertifikat deposito pada saat membuka deposit tersebut hanya membayar sebesar nilai tunai Certificate of Deposit, ditambah sejumlah pajak bunga deposito yang diperhitungkan di muka. Walaupun demikian pencatatan jurnal Certificate of Deposit tetap sebesar nilai nominalnya.

B: Cara Perhitungan dan Pencatatan Deposit Interest

menulis

Bagaimana cara menentukan nilai tunai Certificate of Deposit?

Nilai tunai Certificate of Deposit ditentukan dengan rumus sebagai berikut:

Nilai Tunai Sertifikat Deposito = (P x 360) : [360 + (i x t)]

Keterangan:

P = Nilai nominal Certificate of Deposit

I = Tingkat suku bunga Certificate of Deposit

t = Jangka waktu (dalam hari)

Perhatikan contoh cara menghitung deposit interest dan jurnal akuntansi deposito berikut ini:

Tanggal 1 Mei 2025 Fahima membeli Certificate of Deposit seri A sebanyak 10 lembar @ Rp 10 juta secara tunai pada Bank ABC Surabaya. Time Deposit 3 bulan dengan suku bunga deposito bank ABC 20% pa. Pajak deposit interest 15%.

Pembahasan:

1: Cara menghitung deposit interest dan nilai tunai adalah sebagai berikut

1:  Nominal SCertificate of Deposit = Rp 100.000.000

2: Nilai Tunai:

= (Rp 100.000.000 x 360) : [ ( 360 + (0,20 x 90)]
= 95.230.095

3: Bunga dibayar di muka (Diskonto) = Rp 4.761.905

4: Pajak bunga Certificate of Deposit:

= 15% x Rp 4.761.905
= Rp 714.286

5: Bunga bersih Certificate of Deposit yang dibayar bank = Rp 4.047.619

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka dapat diketahui jumlah yang harus dibayarkan ke bank oleh deposan untuk membuka Certificate of Deposit tersebut, yaitu:

= Rp 100.000.000 – Rp 4.047.619
= Rp 95.952.381

2: Pencatatan jurnal akuntansi time deposit adalah sebagai berikut:

Tanggal 1 Mei 2025 – Penerbitan certificat of deposit:

[Dr] Kas  Rp 95.952.381
[Dr] Biaya deposit interest dibayar di muka Rp 4.761.905
[Cr} Hutang PPh Rp 714.286
[Cr] Certificate of Deposit Rp 100.000.000

Tanggal 1 Juni 2025 – Jurnal Penyesuaian Amortisasi Bunga:

[Dr] Biaya Bunga Rp 1.587.302
[Cr] Biaya Bunga dibayar dimuka  Rp 1.587.302

Tanggal 1 Juli 2025 – Jurnal Penyesuaian Amortisasi Bunga:

[Dr] Biaya Bunga Rp 1.587.302
[Cr] Biaya Bunga dibayar dimuka  Rp 1.587.302

Tanggal 1 Agustus 2025 – Jurnal Penyesuaian Amortisasi Bunga dan Penarikan Certificate of Deposit:

[Dr] Biaya Bunga Rp 1.587.302
[Dr] Certificate of Deposit  Rp 100.000.000
[Cr] Biaya Bunga Dibayar Dimuka Rp 1.587.302
[Cr] Kas/Giro Fahima Rp 100.000.000

Kesimpulan

Deposito adalah salah satu layanan perbankan, di mana masyarakat atau pihak ketiga bisa menyimpan dananya di bank yang penarikannya dilakukan sesuai perjanjian antara bank dan pihak penyimpan. Layanan ini sangat populer di masyarakat, selain tabungan, giro, payment point dan lainnya.

Bagi perbankan, time deposit dapat dikategorikan sebagai kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang, tergantung pada jangka waktu jatu tempo time deposit, dan untuk mendukung layanan ini, akuntansi deposito memiliki peran yang sangat penting, misalnya untuk menghitung deposit rate, nilai tunai certificate of deposit dan mencatat jurnal transaksi.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Bila artikel ini membawa manfaat, silahkan disebarkan ke yang lain sehingga lebih banyak yang mendapat manfaatnya.

Terima kasih.*****

Note:
Untuk sesama blogger dan pengelola website pribadi ataupun entitas, serta para pakar SEO, jika menyunting artikel ini mohon disebutkan dan disertakan link sumbernya ya, sehingga tidak merugikan pihak lain. Thanks

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.