Apa Itu Insentif? Memahami Pengertian dengan Contoh Perhitungan yang Mencerahkan

Insentif adalah pemberian penghargaan berbasis kinerja (target) dan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Ada juga jenis lain contohnya insentif prakerja, pajak, kemenkes, insentif untuk tenaga kesehatan dan guru honorer. Perkembangan teknologi telah membantu dan memudahkan informasi tentang insentif. Contohnya berbagai informasi tentang prakerja bisa diketahui dari insentif prakerja dashboard.

Bagaimana ketentuan dan mekanisme insentif? Mari ikuti penjelasan berikut ini dan contoh insentif perusahaan beserta simulasinya…

Definisi Insentif

A: Apa Itu Insentif?

Definisi KBBI

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), makna dari kata insentif adalah tambahan penghasilan (uang, barang, dan sebagainya) yang diberikan untuk meningkatkan gairah kerja. Arti lain dari kata insentif adalah uang perangsang.

Insentif adalah pemberian penghargaan dan kompensasi terhadap kinerja yang baik serta pencapaian target serta untuk mendorong pegawai agar terus berupaya mencapai prestasi kerja yang diharapkan.

Pedoman prosedur pelaksanaan, perhitungan serta rumusan dalam sistem insentif ini biasanya ditetapkan dengan surat keputusan manajemen perusahaan.

Definisi Menurut Para Ahli Manajemen

1: Gary Dessler

Menurut salah satu ahli manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Gary Dessler, menyampaikan bahwa insentif karyawan adalah segala sesuatu yang bisa memotivasi pegawai dan mendorong mereka untuk mewujudkan tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

2: Milkovich dan Boudreau

Menurut beliau berdua, definisi insentif karyawan adalah bentuk bayaran tambahan di luar gaji pokok yang diberikan kepada pegawai sebagai imbalan atas target dan kinerja yang telah dicapainya.

3: George T. Milkovich, Jerry M. Newman, dan Carolyn Milkovich

Pengertian insentif karyawan meliputi program penggajian yang memberikan bonus tambahan kepada karyawan atas peningkatan kinerjanya yang lebih tinggi dari standar yang telah ditetapkan perusahaan.

4: Michael Armstrong

Michael Armstrong seorang pakar manajeman sumber daya manusia terkenal kelas dunia, beliau mendeskripsikan insentif pegawai sebagai cara untuk meningkatkan motivasi karyawan melalui pemberian hadiah, bonus tambahan berupa uang atau tunjangan, yang diberikan sebagai balasan kinerja yang dicapai.

sistem insentif

B: Tujuan Insentif Adalah?

Diberlakukannya sistem incentive bertujuan untuk merangsang kinerja dan menjaga soliditas teamwork pegawai serta karyawan, baik di kantor pusat maupun kantor cabang.

Selain sebagai bentuk penghargaan juga dalam rangka untuk lebih memotivasi seluruh karyawan perusahaan dalam meningkatkan penjualan dan mencapai target yang telah ditetapkan.

C: Prosedur Pencatatan Incentive

Bagi perusahaan yang memberikan incentive diklasifikasikan sebagai biaya, sehingga dicatat di sisi Debit. Bagaimana prosedur pencatatan jurnal incentive? Untuk lebih jelasnya perhatikan beberapa contoh berikut ini:

Contoh Soal Pencatatan Incentive #1:

PT Becik Rekajaya mengeluarkan insentif sebesar Rp 25.000.500 untuk salesman dan supervisor bagian penjualan. Pembayaran incentive itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas tercapainya target penjualan bulan November 202i.

Pembayaran incentive tersebut dicatat dalam jurnal pengeluaran uang sebagai berikut:

[Debit] Insentif Karyawan Divisi Marketing .. Rp 25.000.500
[Kredit] Kas Bank …. Rp 25.000.500

Penjelasan pencatatan jurnal:

Pembayaran insentif mempengaruhi dua akun, yaitu rekening Biaya – Insentif Karyawan Divisi Marketing dan Kas Bank. Transaksi ini menambah biaya, sehingga dicatat pada sisi Debit dan menurunkan kas bank, sehingga dicatat pada sisi Kredit.

Contoh Soa6 Prosedur Jurnal Insentif #2:

UD Garam Sehat Beryodium merupakan perusahaan dagang yang mendistribusikan produk-produk berbahan dasar garam. Sistem penjualan yang digunakan adalah retail dan agen atau distributor. Untuk meningkatkan kinerja para karyawannya, UD Garam Sehat Beryodium menerapkan sistem insentif. Masing-masing divisi memiliki sistem insentif sendiri.

Pada akhir periode November 2021, perusahaan mengeluarkan insentif penjualan sebesar Rp 15.000.000 karena divisi tersebut telah mencapai 90% dari total penjualan yang telah ditargetkan. UD Garam Sehat Beryodium melakukan pencatatan jurnal sebagai berikut:

[Debit] Insentif Penjualan … Rp 15.000.000
[Kredit] Kas Bank ….. Rp 15.000.000

Pengeluaran uang sebagai biaya akan menambah saldo biaya sehingga dicatat pada sisi Debit, sedangkan pembayaran insentif karyawan akan mengurangi kas sehingga dicatat di sisi Kredit.

Contoh soal  Jurnal Insentif #3:

CV Ontang-Anting Makmur adalah perusahaan dagang yang menjual aneka jajan dan oleh-oleh, seperti keripik pisang, keripik singkong, alen-alen, dan keripik tempe. Pembeli produk dari berbagai kalangan, baik perorangan maupun perusahaan.

Perusahaan memberikan insentif produk kepada karyawannya dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh dewan direksi.

Pada tanggal 2 Desember 2021, perusahaan mengeluarkan insentif karena tercapai effective reach sebesar 85% dan effective call sebesar 75%. Total insentif yang diberikan kepada karyawan adalah Rp 20.000.000, dengan perincian untuk pencapaian ER sebesar Rp 12.000.000 dan EC senilai Rp 8.000.000.

Atas transaksi tersebut, CV Ontang-Anting Makmur mencatat jurnal akuntansi sebagai berikut:

[Debit] Insentif Effective Reach …. Rp 12.000.000
[Debit] Insentif Effective Call …… Rp 8.000.000
[Kredit] Kas ….. Rp 20.000.000

Prosedur pencatatan pemberian insentif #4:

PT Sehat Waras Medikatama merupakan perusahaan distributor jenis produk surgery. Pada tanggal 31 Juli 2021, perusahaan mengeluarkan insentif kepada karyawan departemen marketing sub divisi surgery yang telah melampaui batas target penjualan yang telah ditentukan sebesar 85%.

Besaran insentif per produk yang diberikan adalah sebagai berikut:

  1. Opthalmic prod = Rp 50.000 x 100 box = Rp 5.000.000
  2. Monofilament dan monofast = Rp 10.000 x 50 box = Rp 500.000
  3. Polypropilene dan polyester = Rp 5.000 x Rp 100 box = Rp 500.000
  4. Chromic dan Plain Roll = Rp 15.000 x 200 = Rp 3.000.000
  5. Silk = Rp 5.000 x 200 box = Rp 1.000.000
  6. Total besaran insentif = Rp 10.000.000

Pengeluaran incentive ini dicatat oleh perusahaan sebagai berikut:

[Debit] Insentif Produk …. Rp 10.000.0000
[Kredit] Kas …. Rp 10.000.000

Contoh pencatatan jurnal incentive penjualan produk

insentif perusahaan

UD Aneka ReagentMu menjual aneka produk reagent. Perusahaan memberikan incentive marketing berdasarkan jumlah unit produk yang terjual. Pada bulan Agustus 2021, perusahaan mengeluarkan incentive dengan rincian per unit produk sebagai berikut:

  1. Alkaline Phosphatase : Rp 10.000 x 50 unit = Rp 500.000
  2. Bilrubin : Rp 8.000 x 100 unit = Rp 800.000
  3. Calcium : Rp 6.000 x 100 = Rp 600.000
  4. Cholesterol : Rp 20.000 x 50 = Rp 1.000.000
  5. Creatinine : Rp 5.000 x 20 = Rp 100.000
  6. Gamma GT : Rp 7.000 x 100 = Rp 700.000
  7. Glucose : Rp 8.000 x 50 = Rp 400.000
  8. HDL : Rp 10.000 x 20 = Rp 200.000
  9. Hemoglobin : Rp 10.000 x 10 = Rp 100.000
  10. Urea : Rp 5.000 x 20 = Rp 100.000
  11. Total = Rp 4.500.000

Setelah mengeluarkan uang insentif kepada karyawan penjualan divisi reagent, UD Aneka ReagentMu membuat jurnal sebagai berikut:

[Debit] Insentif Penjualan Divisi Reagent … Rp 4.500.000
[Kredit] Kas Bank …. Rp 4.500.000

Jurnal incentive tahunan

PT InstrumenKu Pasti Mantap menyerahkan uang insentif kepada karyawan bagian penjualan instrumen yang mencapai target 85% dengan perincian incentive per instrumen sebagai berikut:

  1. Countender : Rp 2.000.000 x 2 = Rp 4.000.000
  2. Cybow Reader : Rp 500.000 x 1 = Rp 500.000
  3. Photometer : Rp 800.000 x 3 = Rp 2.400.000
  4. Auto Chemistry Analyzer : Rp 3.000.000 x 1 = Rp 3.000.000
  5. Produk Selectra : Rp 1.500.000 x 1 = Rp 1.500.000
  6. Ruby : Rp 1.500.000 x 2 = Rp 3.000.000
  7. Emerald : Rp 750.000 x 2 = Rp 1.500.000
  8. Total = Rp 15.900.000

Uang incentivekaryawan tersebut diberikan oleh PT InstrumenKu tanggal 14 Desember 2021, kemudian mencatatnya dalam buku jurnal pengeluaran kas sebagai berikut:

[Debit] Insentif Penjualan Instrumen … Rp 15.900.000
[Kredit] Kas Bank …. Rp 15.900.000

Jurnal insentif bulanan

CV EquipmentMu Awet Bermanfaat adalah distributor produk-produk. Pada periode Juli 2021, perusahaan menyerahkan uang incentive penjualan berbagai produk dengan perincian sebagai berikut:

  1. Vital sign monitor : Rp 250.000 x 4 = Rp 1.000.000
  2. Pulse Oxymeter : Rp 100.000 x 5 = Rp 500.000
  3. Spirometry : Rp 500.000 x 3 = Rp 1.500.000
  4. Equator : Rp 400.000 x 2 = Rp 800.000
  5. Operation Lamp Ceiling : Rp 3.000.000 x 1 = Rp 3.000.000
  6. Accesories : Rp 200.000 x 5 = Rp 1.000.000
  7. Total = Rp 7.800.000

incentive tersebut diberikan pada tanggal 31 Juli 2021, kemudian dicatat dalam buku jurnal kas keluar seperti berikut ini:

[Debit] Insentif Penjualan Produk Alkes … Rp 7.800.000
[Kredit] Kas Bank …. Rp 7.800.000

Prosedur pencatatan jurnal insentif karyawan #5:

Tanggal 02 Desember 2021, PT Ecolaboratories Alam Permai menjual berbagai produk ecolab premium. Perusahaan memberikan insentif tahunan kepada para pegawainya sebagai upaya untuk membangun dan menumbuhkan kinerja karyawan secara berkesinambungan.

Pada periode Desember 2021, perusahaan membayar insentif karyawan atas pencapaian target penjualan ecolab sebagai berikut:

  1. Aguagel 5 gr = Rp 7.000 x 1.000 box = Rp 7.000.000
  2. Hidrex 5 lt = Rp 10.000 x 100 galon = Rp 1.000.000
  3. Aguagel 82gr = Rp 5.000 x 2000 tube = Rp 10.000.000
  4. Hydrex 500 ml = Rp 3.000 x 1.000 botol = Rp 3.000.000
  5. Total incentive ecolab produk = Rp 21.000.000

Pencatatan jurnal pemberikan incentive di catat seperti berikut ini:

[Debit] Insentif Produk Ecolab …. Rp 21.000.000
[Kredit] Kas Bank …. Rp 21.000.000

***

Demikian beberapa contoh perhitungan dan pencatatan pengeluaran uang incentive karyawan. Contoh-contoh yang telah disajikan ini semoga bisa menjadi inspirasi serta bisa membantu Anda dalam melakukan pencatatan jurnal incentive.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.