Cara Mencatat Investasi Obligasi dan Dana Pelunasan Obligasi

Investasi obligasi adalah jenis penanaman modal yang menarik untuk jangka panjang. Pencatatan akuntansi yang baik dan benar diperlukan dalam penanaman dana untuk obligasi.

Metode pencatatan investasi obligasi adalah dengan mencatat jumlah harga perolehan obligasi. otal harga perolehan obligasi adalah harga beli ditambah semua biaya pembelian, antara lain:

  • Komisi,
  • Materai, dan
  • Provisi.

Bagaimana cara mencatat jurnal investasi obligasi dan dana pelunasan obligasi? Ikuti pembahasan lengkapnya berikut ini, mulai dari pengertian obligasi, cara pembelian, metode pencatatan obligasi, jurnal penerbitan obligasi, dan jurnal pelunasan obligasi.

 

01: Pengertian Agio Obligasi dan Pembelian Obligasi

Apa itu agio obligasi?

Apabila harga beli berbeda dengan nilai nominal obligasi, selisihnya disebut agio atau disagio obligasi.

Agio obligasi adalah selisih harga beli obligasi di atas nilai nominal. Sedangkan disagio obligasi adalah selisih harga beli obligasi di bawah nilai nominal.

Obligasi yang dimiliki dengan cara ditukar dengan aktiva, harga perolehannya dihitung sebesar harga pasar aktiva tersebut.

Jika obligasi dibeli di antara tanggal pembayaran bunga.Pembeli membayar harga beli ditambah bunga berjalan, yaitu bunga sejak tanggal pembayaran bunga terakhir sampai tanggal pembelian obligasi.

Pembayaran bunga berjalan ini bukan merupakan harga perolehan obligasi.

 

02: Metode Pencatatan Investasi Obligasi

Bagaimana metode pencatatan akuntansi investasi obligasi?

Di paragraf awal artikel ini sekilas telah disebutkan bahwa obligasi yang dibeli dengan tujuan untuk penanaman modal jangka panjang dicatat berdasarkan jumlah harga perolehannya.

Agar lebih mudah memahami praktik perhitungan dan pencatatan transaksi penanaman modal dalam bentuk obligasi ini, perhatikan contoh berikut tentang perhitungan bunga berjalan dan pencatatan obligasi sebagai berikut :

Pak Alfred membeli obligasi PT Hebat Prima pada tanggal 1 Mei 2020 dengan nilai nominal Rp. 1.000.000,- Bunga 12% dengan harga beli sebesar  Rp 1.000.000.

Biaya pembelian, yaitu komisi dan meterei sebesar Rp. 25.000,-

Bunga obligasi dibayarkan setiap tanggal 01 Maret dan 01 September.

 

Cara Menghitung dan Mencatat Jurnal Transaksi Obligasi

Perhatikan contoh soal dan jawaban tentang cara perhitungan dan pencatatan akuntansi transaksi pembelian obligasi yang dilakukan Pak Alfred di atas:

01: Menghitung harga perolehan obligasi

(a). Harga beli obligasi = Rp 1.000.000
(b). Komisi dan meterai= Rp 25.000
(c). Bunga berjalan ( 1 Maret – 1 Mei ): 2/12 x 12% x Rp 1.000.000 = Rp 20.000
(d). Jumlah uang yang dibayarkan:
= (a) + (b) + (c)
= Rp 1.000.000 + Rp 25.000 +Rp 20.000
= Rp 1.045.000

 

02: Mencatat investas obligasi

Jurnal yang dibuat oleh Pak Alfred untuk mencatat investasi obligasi di atas adalah sebagai berikut:

 

Note : Jurnal Penanaman Dana untuk Obligasi.

 

Dalam jurnal di atas, rekening pendapatan bunga obligasi di-debit dengan jumlah Rp 20.000 yaitu bunga berjalan yang dibayarkan kepada penjual obligasi.

Sehingga pada tanggal 01 September 2020 yaitu tanggal pembayaran bunga akan dibuat jurnal sebagai berikut:

 

Note: Jurnal Pendapatan Obligasi

 

Perhitungan bunga:

= 6/12 X 12% X Rp 1.000.000
= Rp. 60.000.

Bila bunga berjalan yang dibayarkan kepada penjual obligasi di-debitkan ke rekening piutang bunga obligasi. Maka pada tanggal 1 September 2020 penerimaan bunga obligasi dicatat dengan jurnal sebagai berikut:

 

Note: Jurnal Bunga Berjalan Obligasi

 

Bila ditinjau dari segi kepraktisan akan lebih mudah bila bunga berjalan di-debitkan pada rekening pendapatan bunga obligasi.

 

03: Contoh Pencatatan Investasi Obligasi dan Dana Pelunasan Obligasi

Agar semakin terbuka pemahaman dan wawasan kita tentang penanaman dan untuk obligasi berikut ini diberikan 2 contoh perhitungan amortisasi agio obligasi.

Dan akumulasi disagio investasi obligasi adalah dengan metode garis lurus beserta jurnal-jurnal untuk pencatatan akuntansinya.

***

A: Perhitungan dan Pencatatan Penanaman Modal dalam Obligasi

01: Perhitungan amortisasi agio dan akumulasi disagio

Perhatikan contoh mengenai perhitungan amortisasi agio dan akumulasi disagio dengan metode garis lurus beserta jurna;-jurnal untuk mencatatnya berikut ini:

***

Pada tanggal 1 Maret 2015 dibeli obligasi dengan nominal Rp. 1.000.000, bunga 12%.

Jatuh tempo tanggal 31 Desember 2017 dengan harga Rp 966.000 termasuk komisi dan meterai.

Bunga investasi obligasi adalah dibayarkan setiap tanggal 1 Januari dan 1 Juli tiap-tiap tahun.

Pada tanggal 31 Desember 2017 obligasi akan dilunasi oleh perusahaan yang mengeluarkan.

Berikut ini perhitungannya:

 

Disagio obligasi adalah sebagai berikut :

= Rp 1.000.000 – Rp. 966.000
= Rp. 34.000

Nilai itu akan diakumulasikan selama umur obligasi yaitu 34 bulan ( 1 Maret 2015 s/d 31 Desember 2017).

Akumulasi disagio setiap bulan adalah sebesar:

= Rp 34.000 : 34
= Rp. 1.000.

 

02: Pencatatan Jurnal  Akuntansi amortisasi agio dan akumulasi disagio

Jurnal akuntansi yang disusun untuk mencatat transaksi-transaksi di atas adalah sebagai berikut:

Perhitungan dan Pencatatan Investasi dan Pendapatan Obligasi tahun 2015 – 2016

Transaksi tanggal 1 Maret 2015: Pembelian obligasi

Berikut ini jurnal pencatatan pembelian obligasi tersebut:

[Debet] Penanaman Modal Dalam Obligasi Rp 966.000
[Debet] Pendapatan Bunga Obligasi Rp 20.000
[Kredit] Kas  Rp 986.000

 

Transaksi 1 Juli 2015: Penerimaan Bunga

Perhitungan bunga yang akan diterima:

= 6/12 x 12% x Rp 1.000.000
= Rp 60.000

Pencatatan jurnal akuntansi penerimaan bunga tanggal 1 Juli 2015:

[Debet] Kas  Rp 60.000
[Kredit] Pendapatan Bunga Obligasi  Rp 60.000

***

Dan perhitungan serta pencatatan transaksi-transaksi selanjutnya adalah sebagai berikut:

 

 

 

Pencatatan Penanaman Dana Obligasi Tahun 2017:

Untuk tahun 2017 dibuat jurnal seperti pada tahun 2016.

Pada tanggal 31 Desember 2017 ketika obligasi dilunasi dibuat jurnal sebagai berikut :

 

B: Contoh Perhitungan dan Pencatatan Investasi Obligasi #2

01: Perhitungan Penanaman Modal dalam Obligasi

Perhatikan contoh investasi obligasi berikut ini:

Pada tanggal 1 April 2015 PT Manajemen Keuangan Network membeli obligasi dengan nominal Rp 1.000.000, dan bunga 12%,

Jatuh tempo obligasi adalah tanggal 31 Desember 2017, dengan harga Rp 1.066.000 termasuk komisi dan biaya lain penanaman dana obligasi.

Bunga dibayarkan tiap tanggal 1 Maret dan 1 September, pada saat jatuh tempo obligasi dilunasi.

 

Contoh soal perhitungan investasi obligasi

Perhitungan Investasi Obligasi:

 

Perhitungan bunga dan harga beli obligasi.

 

01: Agio obligasi adalah sebesar:

= Rp. 1.066.000 – Rp. 1.000.000)
= Rp. 66.000

02: Jumlah agio investasi obligasi adalah diamortisasi selama pemilikan obligasi adalah sebagai berikut:

= (1-4-2015 s/d 31-12-2017)
= 33 bulan.

03: Amortisasi agio obligasi tiap bulan:

= Rp. 66.000 / 33
= Rp. 2.000

 

02: Metode Pencatatan Akuntansi Penanaman Modal dalam Obligasi

Metode akuntansi yang dibuat untuk mencatat transaksi di atas adalah sebagai berikut:

 

 

 

 

Pencatatan Investasi Dana Obligasi tahun 2017:

Pada tahun 2017 dibuat jurnal yang sama seperti tahun 2016.

Sehingga pada tanggal 31 Desember 2017 rekening penanaman modal dalam investasi obligasi adalah menunjukkan saldo sebesar Rp. 1.000.000.

Pada saat pelunasan obligasi adalah tanggal 31 Desember 2017 dibuat jurnal akuntansi sebagai berikut :

 

 

Dua contoh di atas menunjukkan bahwa pencatatan amortisasi agio dan akumulasi disagio dilakukan setiap akhir periode bersamaan dengan jurnal penyesuaian.

Pencatatan itu dapat juga dilakukan pada tiap tanggal penerimaan bunga bersama dengan jurnal yang mencatat penerimaan bunga.

***

Bila Anda ingin belajar lebih dalam mengenai apa itu obligasi, sebaiknya saksikan video singkat berikut ini:

 

04. Kesimpulan tentang Akuntansi Obligasi

Penanaman modal dalam obligasi atau Investasi obligasi adalah salah satu instrumen investasi yang lazim dilakukan perusahaan.

Apapun upaya yang dilakukan oleh manajemen perusahaan pada akhirnya akan bermuara pada satu tujuan utama, yaitu terwujudnya visi dan misi perusahaan.

Termasuk penanaman modal dalam obligasi. dan setiap investasi selalu ada potensi risko dan peluang. Dengan demikian di dalamnya melekat risiko investasi obligasi.

Upaya kreatif, perhitungan dan pertimbangan yang matang. Disertai pencatatan yang rapi akan menjadi kombinasi powerful untuk mewujudkan cita-cita perusahaan.

Bila masih kesulitan dalam melakukan pencatatan transaksi keuangan, seperti transaksi pembelian obligasi, ada alternatif tools yang siap pakai.

Info selengkapnya di SOP dengan dukungan Accounting Tools yang powerful.

Keep smile and focus! 

Bagaimana menurut Anda?

Silahkan bila ada yang akan ditambahkan.

Demikian pembahasan tentang penanaman dana untuk obligasi dan dana pelunasan obligasi serta metode pencatatannya.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.