7 Langkah Praktis Membuat 5 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Arsitektur

Langkah #6: Membuat Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Setelah dilakukan proses penyesuaian terhadap akun-akun tertentu, kemudian kita membuat neraca saldo setelah penyesuaian. Dan hasil pembuatan neraca saldo setelah penyesuaian adalah sebagai berikut:

Perusahaan Jasa Konsultan Arsitektur “Finna”
Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
31 Januari 2020

jenis jenis laporan keuangan usaha kecil
Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Langkah #7: Menyusun 5 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Arsitektur

Setelah langkah #1 hingga langkah #6 dilakukan selanjutnya kita menyusun laporan keuangan.

Ada 5 jenis laporan keuangan yang perlu dibuat, dan untuk memudahkan penyusunan 5 jenis laporan keuangan sederhana ini, saya akan menyusun neraca lajur 11 kolom sebagai alat bantu.

Tidak ada ketentuan yang mengharuskan penggunaan format tertentu dalam pembuatan neraca lajur, silahkan Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Kalau membuat neraca lajur 6 kolom cukup untuk membantu proses penyusunan 5 jenis laporan keuangan, maka tidak perlu membuat neraca lajur 11, 12 atau 14 kolom J

Neraca lajur adalah neraca yang biasanya dibuat pada proses penyusunan 5 jenis laporan keuangan sederhana dengan menggunakan Excel.

Bagaimana cara membuat neraca lajur?

Cara membuat neraca lajur adalah dengan meng-kompilasi/menggabungkan:

  1. neraca saldo sebelum penyesuaian,
  2. proses penyesuaian dengan jurnal penyesuaian, dan
  3. neraca saldo setelah penyesuaian.

4 kolom berikutnya adalah kolom laba rugi dan neraca.

Jadi neraca lajur merupakan ringkasan proses penyusunan laporan keuangan, sehingga dari neraca lajur kita sudah tahu jumlah laba (rugi), perubahan modal, neraca, dan arus kas.

So, sangat membantu kan? Dan berikut ini neraca lajur hasil kompilasi dari langkah-langkah proses penyusunan 5 jenis laporan keuangan:

Perusahaan Jasa Konsultan Arsitektur “Finna”
Neraca Lajur
31 Januari 2020

jenis laporan keuangan perusahaan jasa
Neraca Lajur

Penjelasan neraca lajur untuk masing-masing kolom berikut:

  1. Terdiri dari daftar akun yang digunakan dalam proses penyusunan 5 jenis laporan keuangan ini
  2. Daftar saldo tiap-tiap akun di kolom DEBIT
  3. Daftar saldo masing-masing akun di kolom KREDIT.
  4. Saldo akun yang memerlukan proses penyesuaian dengan posisi di kolom debit.
  5. Daftar akun-akun yang memerlukan proses penyesuaian dengan posisi di kolom kredit.
  6. Saldo akun-akun di kolom debit setelah proses penyesuaian
  7. Saldo akun-akun di kolom kredit setelah proses penyesuaian
  8. Daftar akun-akun Laba Rugi di posisi Debit
  9. Saldo akun-akun Laba Rugi di posisi Kredit
  10. Saldo akun-akun Neraca di posisi Debit
  11. Daftar akun-akun Neraca di posisi Kredit

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana cara memperoleh angka-angka di neraca lajur?

Okay saya jelaskan satu-per-satu:

A: Kolom 1 – 3:

Saya rasa sudah jelas ya, angka-angka tersebut diperoleh dari saldo tiap-tiap akun di BUKU BESAR.

B: Kolom 4 dan 5:

Angka-angka itu diperoleh dari proses penyesuaian dengan jurnal penyesuaian (lihat langkah #5).

C: Kolom 6 dan 7:

Angka-angka itu diperoleh dari perhitungan saldo tiap akun di kolom neraca saldo sebelum disesuaikan dengan kolom diproses penyesuaian. Secara sederhana dapat dituliskan dengan persamaan berikut:

Kolom Debit di kolom Neraca Saldo setelah penyesuaian:

[Kolom kredit (neraca saldo)+ kolom kredit (jurnal penyesuaian)] – kolom debit (jurnal penyesuaian)

Kolom Debit di kolom Neraca Saldo setelah penyesuaian:

[Kolom Debit (neraca saldo)+ kolom debit (jurnal penyesuaian)] – kolom kredit (jurnal penyesuaian)

Perhatikan contoh berikut:

Akun kas:

Posisi akun Kas di neraca saldo berada di kolom DEBIT senilai Rp 16.740.000. Di kolom penyesuaian nilainya Rp 0. sehingga nilai akun kas di neraca saldo setelah penyesuaian adalah:

= (Rp 16.740.000 + 0) – 0
= Rp 16.740.000

Namun perlu perhatikan bahwa selalu ada PENGECUALIAN dalam penggunaan persamaan di atas.

D: Kolom 8 dan 9 (kolom Laba Rugi)

Angka-angka di kolom ini diperoleh dengan cara memindahkan saldo akun-aku yang termasuk dalam Laporan Laba Rugi dari kolom neraca saldo setelah penyesuaian ke kolom laba rugi, misalnya, akun pendapatan dan akun biaya.

E: Kolom 10 dan 11 (kolom Neraca)

Angka-angka di kolom ini diperoleh dengan cara memindahkan saldo akun-akun neraca dari kolom neraca saldo setelah penyesuaian ke kolom neraca, misalnya, akun aset, utang, dan modal.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.