Mana yang Lebih Penting dan Di-prioritaskan KAS atau LABA?

Kas adalah aset lancar yang dilaporkan pada neraca/balanced sheet. Laba adalah selisih positif antara pendapatan dengan biaya/beban. Mana yang lebih diprioritaskan oleh perusahaan, kas atau laba?

Sebenarnya, dua-duanya memiliki konsep, tujuan, fungsi dan manfaat yang dibutuhkan perusahaan.

Dan keduanya saling melengkapi dan mendukung satu dengan lainnya.

Untuk lebih jelasnya, mari ikuti pembahasan rincinya berikut ini….

 

01: Laba Rugi atau Cashflow?

Saat ngobrol tentang BISNIS seorang kawan ada yang tanya :

“Bro, sebenarnya pentingan mana sih KAS apa Laba atau profit ya?”

“Kenapa?”

“Begini bro, kata teman gue “selama kas lu lancar dan sehat, bisnis lu akan bisa jalan, sekalipun dalam laporan laba rugi kondisinya minus”

“Kenapa bisa seperti itu?”

“Iya, karena, laba atau profit itu teori sedangkan kas itu real, laba itu hanya catatan di atas kertas sedangkan KAS itu ada dalam rekening bank lu.

Laba itu di Laporan Keuangan sedangkan KAS itu ada di kantong lu dan satu lagi, laba itu tidak bisa digunakan sedangkan KAS bisa dipakai”

“Bagaimana menurut lu bro, penjelasan teman gue itu?”

“ Tidak seperti itu juga bro, kesalahan dalam memahami sesuatu bisa berakibat fatal”

“Kenapa?”

“Coba kita tengok kembali, apa sih sebenarnya fungsi dari laba atau PROFIT dan KAS? Masing-masing memiliki fungsi dan tugas sendiri-sendiri.

Tidak ada yang lebih penting antara satu dengan yang lain. Kas tanpa profit bahaya, dan profit tanpa kas maka itu akan menyebabkan penderitaan” 🙂

Sekilas dapat dipahami bahwa kas dan profit itu PENTING!

Dalam analisa keuangan, keduanya harus diperhatikan, dikendalikan dan dikontrol agar dapat saling beriringan dan saling mendukung satu dengan lainnya.

Mungkin mirip tema HUT RI “KERJA BERSAMA” dan hasilnya semoga bisa direngkuh dan dinikmati bersama 🙂

 

02: Fungsi Laba Rugi dan Laporan Arus Kas [Cashflow]

Untuk diketahui bahwa profit adalah berkaitan dengan membangun PERFORMA, sedangkan kas adalah berkaitan dengan upaya perusahaan agar MAMPU membangun PERFORMA.

Jadi bila masih ada yang mengatakan bahwa laba itu hanya teori seperti penjelasan teman dari teman saya itu, maka seperti ‘gagal paham’ dan perlu piknik agar kembali ke jalan yang benar 🙂

Kalau kita membaca laporan keuangan maka profit ditunjukkan oleh laporan laba rugi, sedangkan KAS ditunjukkan oleh laporan arus kas [cashflow]

 

A: Laporan Laba rugi

Laporan laba rugi berfungsi untuk mengontrol apakah perusahaan menghasilkan laba atau tidak. Laporan Laba Rugi tidak peduli apakah ada uangnya atau tidak.

Sebagaimana kita ketahui di laporan laba rugi, bahwa laba perusahaan diperoleh dari perhitungan antara pendapatan dikurangi beban.

Pendapatan perusahaan diperoleh dari penjualan dan pendapatan lain di luar aktivitas utama.

Sedangkan beban, meliputi beban-beban untuk aktivitas operasional seperti beban penjualan antara lain:

  • iklan Google Ads,
  • promosi,
  • beban administrasi & umum
  • gaji karyawan serta
  • beban lain seperti beban bunga & administrasi bank.

 

B: Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas berfungsi untuk mengontrol di perusahaan ada uang atau tidak, ia tidak peduli perusahaan laba atau tidak.

Dalam Laporan Arus Kas, kita bisa mengetahui penggunaan kas untuk operasional, investasi dan financing.

Kedua fungsi tersebut saling mendukung satu dengan lainnya, kerja bareng, kerja bersama bukan sendiri-sendiri.

Lalu di titik mana KAS dan Profit bertemu?

KAS yang harus menjadi orientasi bagi perusahaan mana pun, adalah kas yang berasal dari aktivitas OPERASIONAL perusahaan.

Sebagaimana kita ketahui bahwa pergerakan kas dibedakan menjadi 3 jenis kegiatan, yaitu :

1) Kegiatan Operasional (operating activities),
2) Kegiatan Investasi (investing activities), dan
3) Kegiatan Pendanaan (financing activities).

Aliran kas dari operating activities adalah penerimaan dan pengeluaran kas dari kegiatan-kegiatan operasional perusahaan.

Seperti membayar gaji karyawan, membiayai operasional kantor, penerimaan deviden, penerimaan bunga, penerimaan dari pelanggan.

Aliran kas dari investing activities adalah aliran kas dari kegiatan investasi, seperti penjualan mesin pabrik.

Aliran kas dari financing activities adalah aliran kas dari kegiatan pembelanjaan untuk penjualan obligasi, emisi saham, pembayaran deviden dan pelunasan kredit dari bank.

Kalau dijabarkan dalam laporan arus kas (statement of cash flows) bentuknya seperti berikut ini :

Di mana aktivitas operasional perusahaan dilaporkan? Tentu saja dilaporkan di Laporan Laba Rugi

Kas dari kegiatan operasional yang dikenal juga sebagai OCF (operating cash flow), tidak lain dan tidak bukan adalah merupakan kegiatan yang dilaporkan pada Laporan Laba Rugi yang ADA UANGNYA.

Jadi bagaimana mungkin mengesampingkan LABA.

Padahal kondisi kas yang sehat justru diperoleh dari KEUNTUNGAN atau PROFIT.

Baca juga : Inilah 6 Istilah Populer dalam Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dan Manufaktur

Seperti kata seorang teman :

“Kas bagus, sementara profit jelek, maka bisa jadi itu sedang SAHUR atau sedang BERBUKA

SAHUR maksudnya, MAKAN dahulu puasa kemudian

BERBUKA maksudnya, puasa dahulu MAKAN kemudian” 🙂

So…

Keduanya SANGAT PENTING dan saling mendukung, tidak bisa dipisah-pisahkan.

Masihkah meremehkan atau melebihkan KAS atau LABA?

Untuk menambah wawasan kita, tonton video singkat tentang cerita seorang pengusaha dalam memandang profit dan laba berikut ini….

Bagaimana, menarik kan?

Profit adalah darah, dan kas adalah oksigen.

Jadi keduanya penting dan saling melengkapi.

Demikian pembahasan tentang persamaan dan perbedaan arus kas dan laba rugi.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.*****

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.