Langkah Sederhana dan Mudah Membuat Laporan Keuangan Toko Serba Usaha [Toserba]

Contoh Laporan Keuangan toko serba ada (toserba), bentuk, format, dan jenisnya sama seperti pada jenis usaha yang lain, yaitu terdiri dari:

  • Laporan Laba Rugi,
  • Neraca/Balance Sheet/Laporan Posisi Keuangan ,
  • Laporan Perubahan Modal/Ekuitas, dan
  • Laporan Arus Kas.
  • Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

Dan kali ini  ManajemenKeuangan.net menyajikan contoh laporan keuangan sederhana toko serba ada beserta langkah-langkah membuat laporan keuangan tersebut.

Untuk mempermudah dan bisa langsung dipraktekan, saya menggunakan contoh laporan keuangan toko Excel.

Langsung saja dimulai yuk….

 

01: Langkah Sederhana Membuat Laporan Keuangan Toko Serba Ada

contoh laporan keuangan toko

Langkah yang saya sajikan ini bisa langsung diterapkan untuk usaha toko Anda.

Dan tentu saja cara membuat laporan keuangan toko dengan Excel ini sudah saya coba dan BISA!

Selain itu sudah saya tes dengan triangulasi standar.

Jadi bukan hanya teori, apalagi omdo, omong doang 🙂

Materi praktik saya ambilkan dari artikel sebelumnya tentang: 62+ contoh jurnal umum, silahkan cek dulu bila belum membacanya.

Yakni contoh transaksi-transaksi bisnis dan pencatatan jurnal umum yang dilakukan oleh Toko Serba Ada (Toserba) Arimart.

Sehingga saya tidak perlu menuliskan ulang contoh soal dan jurnal umum-nya.

Saya tinggal melanjutkan langkah pembuatan laporan keuangan berikutnya yaitu:

  • Langkah #1: Membuat Buku Besar
  • Langkah #2: Membuat Neraca Saldo
  • Langkah #3: Membuat Neraca Lajur/Kertas Kerja
  • Langkah #4: Menyusun Laporan Keuangan

Mari dibahas satu per satu…

 

A: Langkah #1: Membuat Buku Besar – Laporan Keuangan Toko

Bagaimana cara membuat BUKU BESAR?

Cara membuat membuat buku besar sudah saya bahas berulangkali, tapi tak ada salahnya saya ulangi lagi dengan lebih rinci.

Untuk membuat buku besar adalah dengan memindahkan pencatatan transaksi bisnis di jurnal umum dan jurnal khusus ke buku besar.

Pada kasus ini, untuk memudahkan dalam proses klasifikasi dan penggolongan transaksi-transaksi Toserba Arimart, saya membuat 10 Akun/rekening sebagai berikut:

  1. Kas
  2. Persediaan
  3. Piutang dagang
  4. Utang dagang
  5. Modal
  6. Penjualan
  7. Harga pokok penjualan (HPP)
  8. Diskon penjualan
  9. Adm bank
  10. Bahan habis pakai

Jadi setiap transaksi bisnis Toserba Arimart diklasifikasikan dan digolongkan dalam 10 akun tersebut.

Ada satu transaksi yang belum dicatat oleh Toserba Arimart pada artikel sebelumnya, yaitu setoran modal pemilik sebesar Rp 23.000.000.

Oleh karena itu, saya catat di pembahasan ini. Transaksi tersebut akan menambah nilai KAS dan MODAL senilai Rp 23.000.000.

Penambahan nilai kas dicatat pada sisi DEBIT, sedangkan modal dicatat di sisi KREDIT.

Jadi pencatatan jurnal transaksi setoran modal pemilik tersebut adalah sebagai berikut:

Kas Rp 23.000.000  ………………  (Debit)
Modal Rp 23.000.000 …………… (Kredit)

Untuk pencatatan transaksi-transaksi lainnya silahkan baca di 68+ Contoh Jurnal Umum, ya.

Hmmmm…. tapi kok ndak enak ya, kalau harus bolak-balik ke artikel tersebut.

Okay deh sekalian untuk me-review, saya sajikan lagi secara ringkas pencatatan jurnal transaksi-transaksi Toserba Arimart.

1: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 3 Oktober 2018:

Persediaan Rp 4.120.000 ………  (Debit)
Utang Dagang Rp 4.120.000 ………. (Kredit)

2: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 5 Oktober 2018:

Persediaan Rp 8.500.000 ………..  (Debit)
Utang Dagang Rp 8.500.000 ………. (Kredit)

3: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 6 Oktober 2018:

Piutang Dagang Rp 2.800.000 …………  (Debit)
Penjualan Rp 2.800.000 ……….. (Kredit)

Harga Pokok Persediaan  Rp 1.125.000 ……….  (Debit)
Persediaan Rp 1.125.000 ………. (Kredit)

4: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 8 Oktober 2018:

Bahan Habis Pakai Rp 150.000 …………  (Debit)
Kas Rp 150.000 ………. (Kredit)

5: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 10 Oktober 2018:

Utang Dagang Rp 1.300.000 ………….  (Debit)
Persediaan Rp 1.300.000 ……….. (Kredit)

6: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 13 Oktober 2018:

Utang Dagang Rp 4.120.000 …………..  (Debit)
Diskon Penjualan Rp 80.000  …………..  (Debit)
Kas Rp 4.040.000 ……….. (Kredit)

7: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 14 Oktober 2018:

Persediaan Rp 10.500.000 …………  (Debit)
Kas Rp 10.500.000 ………… (Kredit)

8: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 15 Oktober 2018:

Utang Dagang  Rp 7.200.000 …………  (Debit)
Diskon Penjualan Rp 72.000  ………… (Kredit)
Kas   Rp 7.128.000 ………… (Kredit)

9: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 16 Oktober 2018:

Kas Rp 2.744.000 …………..  (Debit)
Diskon Penjualan Rp 56.000 …………  (Debit)
Piutang Dagang Rp 2.800.000 …………. (Kredit)

10: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 19 Oktober 2018:

Kas Rp 2.450.000 ………….  (Debit)
Penjualan Rp 2.450.000 ……….. (Kredit)

Harga Pokok Penjualan Rp 980.000 …………  (Debit)
Persediaan Rp 980.000 ……….. (Kredit)

11: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 22 Oktober 2018:

Piutang Dagang Rp 3.480.000 ………….  (Debit)
Penjualan Rp 3.480.000 ………… (Kredit)

Harga Pokok Penjualan Rp 1.400.000 …………  (Debit)
Persediaan  Rp 1.400.000 ……….. (Kredit)

12: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 24 Oktober 2018:

Kas Rp 4.350.000 …………..  (Debit)
Penjualan Rp 4.350.000 ………… (Kredit)

Harga Pokok Penjualan Rp 1.750.000 ………….  (Debit)
Persediaan Rp 1.750.000 ……….. (Kredit)

13: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 25 Oktober 2018:

Diskon Penjualan Rp 1.480.000 …………..  (Debit)
Piutang Dagang Rp 1.480.000 …………. (Kredit)

Persediaan Rp 600.000 …………..  (Debit)
Harga Pokok Penjualan Rp 600.000 …………. (Kredit)

14: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 31 Oktober 2018:

Adm Bank Rp 140.000 ………….  (Debit)
Kas Rp 140.000 ……….. (Kredit)

15: Pencatatan jurnal transaksi tanggal 31 Oktober 2018:

Harga Pokok Penjualan Rp 3.750.000 ………..  (Debit)
Persediaan Rp 3.750.000 ………. (Kredit)

Dari pencatatan jurnal transaksi di atas selanjutnya kita pindahkan ke BUKU BESAR sesuai dengan akun yang sudah kita buat.

Dan setelah dipindahkan, maka terbentuklah buku besar untuk tiap-tiap akun sebagai berikut:

1: Besar Besar – Akun Kas:

laporan keuangan toko dengan excel

 

2: Besar Besar – Akun Persediaan:

laporan keuangan toko xls

3: Besar Besar – Akun Piutang dagang:

laporan keuangan toko retail

 

4: Besar Besar – Akun Utang dagang:

laporan keuangan warung excel

5: Besar Besar – Akun Modal:

laporan keuangan toko xls

 

6: Besar Besar – Akun Penjualan:

download laporan keuangan toko excel

 

7: Besar Besar – Akun Harga Pokok Penjualan (HPP):

contoh laporan keuangan perusahaan dagang excel

 

8: Besar Besar – Akun Diskon Penjualan:

laporan keuangan perusahaan xls

 

9: Besar Besar – Akun  Administrasi Bank:

contoh laporan keuangan bulanan excel

 

10: Besar Besar – Akun Bahan habis pakai:

contoh laporan keuangan bulanan excel

 

B: Langkah #2: Membuat Neraca Saldo – Laporan Keuangan Toko

Neraca Saldo Toserba

Setelah membuat buku besar, langkah berikutnya adalah membuat neraca saldo.

Fungsi neraca saldo adalah untuk memeriksa apakah proses pencatatan jurnal transaksi dan posting ke buku besar sudah dilakukan dengan benar atau belum.

Bagaimana cara memeriksa kebenaran proses posting dari jurnal ke buku besar?

Cara meng-identifikasi kebenaran proses pemindahan dari jurnal ke buku besar adalah dengan menjumlahkan kolom DEBIT dan KREDIT.

Jika jumlah kolom/sisi debit dan sisi kredit sudah sama, berarti proses pemindahan (posting) dari jurnal ke buku besar sudah benar.

Jika jumlah sisi debit dan kredit tidak sama, maka mengindikasikan masih ada kesalahan, sehingga harus diperiksa kembali.

Dengan asumsi, identifikasi dan penggolongan serta pencatatan jurnal transaksi juga sudah dilakukan dengan benar.

Sampai di sini sudah jelas ya…

Oke, sekarang waktunya membuat neraca saldo dengan cara memindahkan saldo tiap akun di buku besar yang telah dibuat di langkah #1 ke form neraca lajur.

Dan hasilnya adalah seperti berikut ini…

Toserba Arimart
Neraca Saldo
31Oktober2018

aplikasi laporan keuangan toko excel

Perhatikan jumlah kolom debit dan kredit, sudah sama kan? Yakni sebesar Rp 36.080.000

Oke, berarti proses posting dari jurnal umum ke buku besar sudah benar.

 

C: Langkah #3: Membuat Neraca Lajur/Kertas Kerja

Langkah selanjutnya untuk membuat laporan keuangan toko dengan Excel adalah membuat neraca lajur, atau dikenal juga dengan kertas kerja akhir periode.

Kali ini saya menggunakan neraca lajur 7 kolom, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kolom pertama, berisi daftar akun-akun yang sudah dibuat untuk menyusun laporan keuangan.
  • Kolom #2 dan #3, berisi saldo tiap-tiap akun yang diambil dari buku besar.
  • Kolom #4 dan #5, berisi saldo dari akun-akun yang akan disajikan pada Laporan Laba Rugi
  • Kolom #6 dan #7, berisi saldo akun-akun yang akan disajikan pada neraca/Laporan Posisi Keuangan.

Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

laporan keuangan toko excel

Dari neraca lajur Excel ini, kita sudah mengetahui nilai laba rugi perusahaan yaitu sebesar Rp 3.151.000 (perhatikan angka yang diberi warna merah).

Laporan neraca perusahaan juga sudah bisa diketahui.

 

D: Langkah #4: Menyusun Laporan Keuangan Toko Serba Ada

menyusun 4 jenis laporan keuangan toserba

Langkah ke-4 adalah menyusun laporan keuangan toko serba ada (toserba) Arimart.

Ada 4 jenis Laporan Keuangan yang akan dibuat, yaitu:

  1. Laporan Laba Rugi
  2. Neraca
  3. Laporan Perubahan Modal
  4. Laporan Arus Kas

Bagaimana cara membuat 4 jenis laporan keuangan ini?

4 jenis laporan keuangan toserba Arimart dapat dibuat dengan cara mengambil saldo masing-masing akun dari neraca lajur bentuk 7 kolom di atas ke format laporan keuangan.

Perhatikan tiap jenis laporan keuangan berikut ini:

#1: Laporan Keuangan Toko Serba Ada (Toserba) Arimart – Laba Rugi

Laporan Laba Rugi Toko Serba Ada Arimart disusun dengan memindahkan saldo-saldo akun neraca lajur excel kolom #4 dan #5 ke format Laporan Laba Rugi

Dan haslinya adalah sebagai berikut:

#1: Neraca Lajur kolom #4 dan #5

cara membuat laporan keuangan dengan excel 2010

#2: Laporan Laba Rugi

Toserba Arimart
Laporan Laba Rugi
Untuk periode yang berakhir 31Oktober2018

contoh laporan keuangan toko excel

 

#2: Laporan Keuangan Toko Serba Ada – Neraca/ Laporan Posisi Keuangan

Neraca atau laporan posisi keuangan Toserba Arimat disusun dengan memindahkan saldo-saldo akun di neraca lajur kolom #6 dan #7 ke format laporan posisi keuangan.

Perhatikan langkahnya berikut ini:

#1: Neraca Lajur kolom #6 dan #7

cara membuat laporan keuangan toko excel

 

#2: Laporan Posisi Keuangan/Neraca

Toserba Arimart
Laporan Posisi Keuangan/Neraca 
Per 31Oktober2018

laporan keuangan perusahaan excel

 

#3: Laporan Keuangan Toko – Perubahan Modal/Ekuitas

Laporan Perubahan Modal Toserba Arimart dibuat juga berdasarkan pada neraca lajur Ekcel sederhana di atas.

Dan hasilnya seperti berikut ini:

 

Toserba Arimart
Laporan Perubahan Modal/Ekuitas
Untuk periode yang berakhir 31Oktober2018

contoh laporan keuangan toko retail

 

#4: Laporan Keuangan Toko – Arus Kas

Aktivitas arus kas dalam laporan arus kas dibedakan menjadi 3 komponen utama, yaitu:

  • Aktivitas arus kas dari operasional
  • Aktivitas arus kas dari investasi
  • Aktivitas arus kas dari pendanaan

Dan berikut ini Laporan Arus Kas Toko Serba Ada Arimart:

 

Toserba Arimart
Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows)
Untuk periode yang berakhir 31Oktober2018

membuat laporan keuangan toko dengan excel

Perhatikan Kas per 31 Oktober 2018, nilai HARUS SAMA dengan nilai kas yang dilaporkan di laporan posisi keuangan atau neraca yaitu sebesar Ro 10.586.000.

Dan dengan selesainya langkah ke-4 ini, maka lengkap sudah proses penyusunan Laporan Keuangan Toko Serba Ada (Toserba) Arimart.

Langkah-langkah membuat laporan keuangan toserba ini juga bisa diterapkan untuk membuat laporan keuangan:

  • warung serba ada (waserba),
  • toko kelontong,
  • toko material bangunan,
  • toko sembako,
  • toko baju grosir,
  • toko roti,
  • toko mas, dan jenis usaha lainnya.

Hasil laporan yang sudah dihasilkan bisa dijadikan template pembukuan Excel/spreadsheet.

Melengkapi artikel ini, berikut saya sajikan satu video pendek tentang tips membuat laporan keuangan sederhana…

Jika Anda ingin malas membuat template Excel untuk membuat laporan keuangan, ada yang sudah jadi dan siap pakai lengkap dengan perangkat pendukung lainnya. Langsung saja cek di Accounting Tools & SOP.

Demikian yang dapat saya sampaikan tentang contoh laporan keuangan sederhana toko serba ada (toserba) besarta step-by-step cara membuatnya, semoga bermanfaat.

Dan bila ada yang ingin disampaikan, silahkan tulis komentar Anda setelah artikel ini.

Terima kasih

manajemen keuangan dan SOP