Manajemen Pemasaran: Dari Konsep Hingga Aplikasi Nyata di Bisnis

B: Fungsi Pemasaran

#1: Fungsi Pemasaran Menurut Para Ahli

Banyak pendapat dari para ahli tentang fungsi-fungsi pemasaran/ marketing, antara lain:

1.1: Fungsi Pemasaran Menurut Paul D Converse, Huegy and Mitchel

Menurut Paul D Converse, Huegy and Mitchel:

“Fungsi pemasaran adalah suatu kegiatan, pelaksanaan atau pelayanan yang diusahakan dalam rangka mendistribusikan barang dan jasa.”

(A marketing function is an act, operation, or service performed in the process of distributing good or services)

1.2: Fungsi Pemasaran Menurut William J. Shultz

Menurut William J. Shultz, manuliskan bahwa fungsi marketing:

“A marketing ‘function’ is a major specialized business activity, or a group a closely related business operation, involved to their consumer or users.”

Artinya, fungsi pemasaran adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam bisnis, yang terlibat dalam pergerakan barang jasa dari produsen sampai ke tangan konsumen.

fungsi manajemen pemasaran

1.3: Fungsi Pemasaran Menurut Rayburn D. Tousley

Menurut Rayburn D. Tousley menyatakan bahwa fungsi pemasaran adalah sebagai berikut:

“A marketing function is major specialized  activity performed.  Fungsi marketing adalah suatu kegiatan khusus dalam pemasaran, ada 8 fungsi marketing yaitu:

Function of exchange (fungsi pertukaran):

  • Selling
  • Buying

Function of physical (fungsi secara fisik):

  • Transportation
  • Storage

Facilitating function (fungsi yang memberikan fasilitas)

  • Financing
  • Risk taking
  • Market information
  • standardization

1.4: Fungsi Pemasaran Menurut Ryan

Menurut Ryan di dalam bukunya Functional Elements of Marketing Distribution menyebutkan ada 120 fungsi pemasaran. Dan, bila disederhanakan ada 9 (sembilan) fungsi pemasaran adalah sebagai berikut:

Fungsi Pemasaran #1. Merchandising

Merchandising adalah kebijakan produsen untuk mendekatkan hasil produksinya kepada selera konsumen. Berikut ini pengertian merchandising menurut para ahli dan lembaga yang kompeten:

(1) The Committee on Definitions of The American Marketing Association

Menurut The Committee on Definitions of The American Marketing Association:

Defines Merchandising as the planning and supervision involved in marketing the particular merchandise or service at the places times, and prices and in quantities which will serve to realize the marketing objectives of the business.

(2) Paul D. Converse, Huegy and Metchel

Paul D. Converse, Huegy and Metchel menyatakan:

“Merchandising is defined as…the planning involved in marketing the right merchandise or service at the right place, at the right time, in the right quantities.”

Jadi merchandising adalah perencanaan yang berkenaan dengan:

  • memasarkan barang atau jasa yang tepat pada tempatnya,
  • waktu yang tepat,
  • jumlah yang tepat dan
  • harga yang tepat.

(3) Duddy and Revzan

Sedangkan menurut Duddy and Revzan memberikan definisi:

merchandising may be define as that function of marketing which emphasize the use of strategy by either sellers or buyers other than ultimate customer or both working together, in coordination in order to secure the advantages of innovation. 

ruang lingkup manajemen pemasaran

Dari beberapa definisi merchandising yang telah disampaikan oleh para ahli, dan institusi kompeten di atas, dapat disimpulkan paling tidak ada 4 faktor yang dapat dilakukan berkaitan dengan fungsi merchandising, yaitu:

Faktor #1. Product Strategy and Service

Yang termasuk dalam strategi produk dan pelayanan adalah:

  • Product development, yaitu menciptakan barang baru yang sesuai dengan selera konsumen.
  • Product specialization vs product diversification.

Strategi pemasaran perusahaan dengan memproduksi bermacam-macam barang dan mengusahakan barang-barang yang bersifat spesialisasi.

  • Product branding, salah satu tujuannya adalah untuk identifikasi dan untuk proteksi terhadap barang-barang merk lain.
  • Product packaging and labeling
  • Product quarantees and service

Faktor #2. Struktur Organisasi dan Service

Organisasi di sini adalah organisasi penjualan, metode penjualan dan service yang diusahakan agar dapat menarik konsumen. Misalnya banyak penjual yang memberikan pelayanan dengan mengantarkan barang yang dibeli ke rumah-rumah konsumen.

Faktor #3. Teknik Memperbesar Penjualan

Strategi pemasaran yang secara umum digunakan untuk memperbesar penjualan antara lain dengan iklan dan alat-alat promosi penjualan lainnya.

Bagaimana dengan strategi pendekatan langsung ke calon pembeli?

Mari dipelajari step-by-step…

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.