2. Mengumpulkan data yang diperlukan untuk membuat jurnal penyesuaian
1. Mengapa Perlu Penyesuaian
Karena beberapa transaksi yang terjadi yang dicatat pada tanggal terjadinya itu masih tidak sesuai dengan keadaan pada akhir periode, maka perlu dikumpulkan data tertentu yang nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk membuat jurnal penyesuaian.
Fungsi jurnal penyesuaian adalah membuat penyesuaian untuk transaksi tertentu, misalnya, transaksi asuransi dibayar di muka, penyusutan aktiva tetap.
2. Contoh Jurnal Penyesuaian
Perhatikan contoh jurnal penyesuaian untuk transaksi tertentu berikut ini :

3. Membuat Neraca Lajur (Daftar Kertas Kerja Akuntansi)
1. Pengertian Neraca Lajur (Kertas Kerja Akuntansi)
Langkah ketiga untuk membuat laporan keuangan adalah membuat neraca lajur atau kertas kerja. Neraca lajur (daftar kerja) adalah suatu cara untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan.
Penyusunan neraca lajur dimulai dari neraca saldo dan disesuaikan dengan data yang diperoleh dari langkah nomor #2 di atas. Saldo yang sudah disesuaikan akan nampak dalam kolom neraca saldo disesuaikan dan merupakan saldo-saldo yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan laba rugi.
1. Contoh Kertas Kerja Akuntansi
Perhatikan contoh neraca lajur berikut ini:

Kertas kerja excel yang ditampilkan dalam contoh di atas terdiri dari 11 kolom. Kolom pertama menyajikan daftar akun, kemudian disusul dengan neraca percobaan, proses penyesuaian, neraca saldo setelah penyesuaian dan kolom laba rugi serta neraca. Dari neraca lajur kita sudah bisa mengetahui laba atau rugi perusahaan dan posisi keuangan masing-masing akun.
4. Membuat Laporan Laba Rugi dan Neraca
1. Cara Membuat Laporan Laba Rugi
Setelah membuat neraca lajur, selanjutnya kita menyusun laporan keuangan lengkap yang terdiri dari :
- Laporan Posisi Keuangan/ Neraca
- Statements of Profit or Loss atau Laporan Laba Rugi,
- Laporan Perubahan Modal atau Ekuitas
- Statements of Cash Flow atau Laporan Arus Kas
- Catatan Atas Laporan Keuangan
Cara membuat laporan keuangan posisi keuangan / neraca dan laporan laba rugi dapat disusun langsung dari Neraca Lajur, karena dalam neraca lajur sudah dipisahkan jumlah-jumlah yang akan dilaporkan dalam neraca dan laporan laba rugi.
Kolom neraca dan laba rugi dalam neraca lajur (daftar kerja) diubah bentuknya sehingga dapat dihasilkan neraca dan laporan laba rugi yang mudah dibaca dan dianalisa.
Perhatikan laporan laba rugi dan neraca yang dibuat dari neraca lajur berikut ini:

2. Cara Membuat Neraca (Balance Sheet)
Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa untuk membuat laporan neraca adalah dengan memindahkan saldo setiap akun yang akan disajikan dari kerja kerja akuntansi pada kolom neraca.
Bagaimana cara memindahkannya saldo akun?
Ada dua cara yang menghasilkan neraca yang sama-sama benar, yaitu:
1: Cara manual
Cara ini dilakukan dengan memindahkan satu per satu setiap saldo account dari kolom neraca ke laporan neraca yang diharuskan oleh standar akuntansi keuangan. Untuk memindahkannya kita cukup mengetikkan tanda plus (+) atau tanda sama dengan (=) pada sel excel saldo akun, selanjutnya kursus atau mouse diarahkan ke kertas kerja akuntansi kolom neraca lalu ENTER. Angka saldo pun akan langsung berpindah.
2: Memanfaatkan rumus Excel
Rumus yang digunakan untuk memindahkan setiap saldo dari kolom neraca di kertas kerja akuntansi adalah Vlook up. Langkah-langkah detailnya, silahkan baca >> Fungsi Excel.