Metode Jumlah Angka Tahun : Sebuah Metode Unik Menghitung Penyusutan




Metode Jumlah Angka Tahun - Sebuah Metode Unik Menghitung Penyusutan

Metode Jumlah Angka Tahun - Sebuah Metode Unik Menghitung Penyusutan

Metode jumlah angka tahun atau sum of year’s digits method adalah salah satu dari 4 (empat) metode untuk menghitung beban penyusutan atau depresiasi yang menurun dari tahun ke tahun.

Metode ini pernah penulis singgung dalam artikel : Bagaimana Cara Menghitung Penyusutan untuk Periode Akuntansi Sebagian.

Dalam artikel tersebut dicontohkan sebuah kasus tentang perhitungan nilai penyusutan untuk sebagian periode dengan metode JUMLAH ANGKA TAHUN.

Artikel ini adalah jawaban sekaligus penjelasan atas pertanyaan Bapak Pasaribu di blog manajemen keuangan.

Namun demikian bukan berarti hanya untuk penanya saja, bagi pembaca lain bisa juga menggunakan metode atau cara ini untuk menghitung nilai penyusutan aktiva.

Bapak Pasaribu menanyakan :

Dari mana asal angka-angka 3/6, 2/6, dan 1/6 dari contoh kasus perhitungan penyusutan untuk periode sebagian itu

Yuk kita sedikit review kembali metode ini.

Dalam metode, nilai penyusutan dihitung dengan cara mengalikan bagian pengurang dengan harga perolehan dikurangi nila sisa.

Bagian pengurang ini setiap tahunnya selalu menurun, dan cara menghitungnya adalah sebagai berikut :

Pembilang : bobot untuk tahun yang bersangkutan

Penyebut : jumlah angka tahun selama umur ekonomis aktiva tetap atau jumlah angka bobot.

Sekarang kita hitung dan analisa contoh kasus berikut ini :

ILC Computer Course melakukan pengadaaan mesin yang harga perolehannya Rp, 100.000 (dalam ribu rupiah). Nilai sisanya diperkirakan Rp. 100.000 (dalam ribu rupiah). Sedangkan umur ekonomisnya selama 3 tahun.

Hitung nilai depresiasi atau penyusutan mesin tersebut?

Jawaban :

Penyusutan mesin tersebut dihitung sebagai berikut :

metode jumlah angka tahun - sum of year's digits method

Keterangan :

Penyebut dalam bagian pengurang dihitung dengan cara menjumlahkan angka bobot =

= 3 + 2 + 1 = 6

Pembilang dalam bagian pengurang adalah angka bobot tahun yang bersangkutan.

Tahun pertama : 3; dan seterusnya.

Jika penyusutan tersebut ditampilkan dalam bentuk tabel, penampakannya seperti ini :

tabel penyusutan - metode jumlah angka tahun

Bagaimana bila aktiva tetapnya hanya untuk sebagian periode akuntansi?

Sedikit me-review kembali metode jumlah angka tahun, bahwasanya ada dua langkah yag perlu dilakukan bila menggunakan metode ini untuk menghitung penyusutan aktiva tetap yang periode akuntansinya tidak penuh atau sebagian.

Langkah pertama, melakukan perhitungan penyusutan tahunan. Langkah Kedua, hasil dari langkah pertama, selanjutnya dialokasikan ke masing-masing periode atas dasar waktu.

Untuk lebih jelasnya berikut ini contohnya :

MyCom Computer Course membeli server merk IBM pada tanggal 10 Maret 2015 seharga Rp. 24.000.000,- . Umur ekonomis diperkirakan 3 tahun dan nilai residu 0 (nol).

Hitunglah nilai penyusutannya dengan metode jumlah angka tahun?

Berdasarkan landasan teori di atas bahwasanya ada dua langkah untuk menghitung penyusutan, maka langkah perhitungan penyusutannya adalah sebagai berikut :

Langkah #1. Menghitung nilai penyusutan tahunan

Langkah ini dilakukan dengan menghitung nilai penyusutan aktiva berupa server merk IBM seperti contoh di atas pada tabel perhitungan penyusutan.

Tahun ke-1 : 3/6 x Rp. 24.000.000 = Rp. 12.000.000
Tahun ke-2 : 2/6 x Rp. 24.000.000 = Rp.   8.000.000
Tahun ke-3 : 1/6 x Rp. 24.000.000 = Rp.   4.000.000

Setelah menghitung nilai penyusutan per tahun, kemudian menginjak ke langkah kedua.

Langkah #2. Mengalokasikan penyusutan tahunan (sudah dihitung di langkah ke-1) ke masing-masing periode, sehingga detailnya seperti ini :

Tahun 2015 :

= 10/12 x Rp. 12.000.000 = Rp. 10.000.000

Tahun 2016 :

= 2/12 x Rp. 12.000.000 = Rp.   2.000.000
= 10/12 x Rp.   8.000.000 = Rp.  6.667.000
= Rp. 8.667.000
Tahun 2017 :

= 2/12 x Rp. 8.000.000 = Rp. 1.334.000
= 10/12 x Rp. 4.000.000 = Rp. 3.334.000
= Rp. 4.668.000


Tahun 2018
:

= 2/12 x Rp. 4.000.000 = Rp. 666.667

Baca juga : Sudahkah Anda Menggunakan 2 Rumus Excel ini untuk Menghitung Nilai Penyusutan?

***

1 Komentar

Komentar ditutup.