Contoh Neraca Lajur Perusahaan Dagang dan Jasa
Untuk memudahkan dan memperluas pemahaman kita mengenai kertas kerja. Berikut ini saya sajikan 2 contoh neraca lajur perusahaan dagang yang membuat sendiri produknya, dan perusahaan jasa
A: Contoh Kertas Kerja/Neraca Lajur Perusahaan Dagang
Perhatikan contoh worksheet 10 kolom perusahaan dagang yang memproduksi sendiri produknya sendiri, yaitu hijab syar’i dan asesorisnya:
1: Kertas Kerja/Neraca Lajur Kolom 01, 02, 03 dan 04 – Kolom Neraca Saldo
1: Contoh worksheet perusahaan dagang bagian #1:

2: Contoh worksheet perusahaan dagang bagian #2:

3: Contoh worksheet perusahaan dagang bagian #3:

Keterangan:
- Kolom 01 berisi Kode-kode akun yang digunakan perusahaan.
- Kolom 02, berisi nama-nama akun.
- Perusahaan menggunakan 66 akun dan nama akun sebagai berikut:
A: Akun-akun Aset
- 1-0000 Aktiva Lancar
- 1-11100 Kas Toko
- 1-11300 Rekening BCA
- 1-11400 Bank Mandiri
- 1-11500 Rekening BNI
- 1-11600 Mandiri Hijab Syar’i
- 1-11700 Biaya Dibayar Dimuka
- 1-12000 PIUTANG
- 1-12100 Piutang Dagang
- 1-12200 Piutang Lain-lain
- 1-13000 PERSEDIAAN
- 1-13100 Persediaan Bahan Baku
- 1-13200 Persediaan barang dalam proses
- 1-13300 Persediaan barang jadi
- 1-20000 ASET TETAP
- 1-21000 Tanah
- 1-22000 Perlengkapan Kantor
- 1-23000 Akumulasi Penyusutan Aktiva Tetap
- 1-24000 Bangunan
B: Akun-akun Utang (Liabilitas)
- 2-00000 UTANG
- 2-10000 Utang Dagang
- 2-20000 Utang Lain-lain
- 2-30000 Utang Sewa
- 2-40000 Pendapatan Diterima di Muka
C: Akun-akun Modal (Ekuitas)
- 3-00000 Modal
- 3-10000 Laba ditahan
- 3-20000 Laba Bulan ini
- 3-30000 Prive
D: Akun-akun Pendapatan
- 4-00000 PENDAPATAN
- 4-10000 Penjualan Hijab Syar’i
- 4-11000 Retur Penjualan Hijab Syar’i
- 4-20000 Penjualan Hijab Syar’i
- 4-21000 Retur Penjualan by Hijab Syar’i
- 5-00000 HPP
- 5-10000 Pembelian Bahan Baku
- 5-20000 Pembelian Bahan Baku-
- 5-30000 Pembelian Bahan Pembantu
- 5-40000 Upah Langsung
- 5-50000 Upah Langsung
D: Akun-akun Beban
- 6-00000 BEBAN
- 6-10000 BEBAN PENJUALAN
- 6-11000 Biaya Pengiriman
- 6-12000 Biaya Marketing
- 6-13000 Biaya Marketing
- 6-14000 Bagi hasil Ria
- 6-20000 Beban Administrasi dan Umum :
- 6-21000 Gaji Karyawan
- 6-22000 Gaji Karyawan Hijab Syar’i
- 6-23000 Biaya sewa
- 6-24000 ATK
- 6-25000 Macam-macam Biaya Umum
- 6-26000 Zafak
- 6-27000 Telp,Internet,Pulsa
- 6-28000 Konsultan Fee
- 6-29000 Macam-macam Biaya Umum
- 6-21100 Biaya Penyusutan
E: Akun-akun Pendapatan Lain-lain
- 7-00000 Pendapatan lain-lain
- 7-10000 Bunga BCA
- 7-20000 Bunga Bank Mandiri
- 7-30000 Bunga BNI
- 7-40000 Bunga Mandiri Hijab Syar’i
F: Akun-akun Beban Lain-lain
- 8-00000 Beban lain-lain
- 8-10000 Biaya adm BCA
- 8-20000 Biaya adm mandiri
- 8-30000 Biaya adm BNI
- 8-40000 Biaya adm Mandiri Hijab Syar’i
2: Kertas Kerja/Neraca Lajur Kolom 05 dan 06 – Kolom Penyesuaian
Kolom ini berisi saldo tiap akun setelah ada proses penyesuaian. Perhatikan bentuk format worksheet kolom neraca percobaan setelah disesuaikan:
Bagian #1: Aktiva Lancar dan Utang

Bagian #2: Modal, Pendapatan, HPP, Beban

Bagian #3: Beban Adm, Pendapatan dan Beban Lain-lain

3: Kertas Kerja atau Neraca Lajur Kolom 07 dan 08 – Kolom Laba Rugi
Kolom ini berisi saldo masing-masing akun yang akan disajikan di Laporan Laba Rugi
Dan berikut ini bentuk worksheet kolom laba rugi:
Bagian #1:

Bagian #2:

Bagian #3:

Keterangan:
Dikolom ini, kita sudah tahu berapa nilai laba dan rugi perusahaan. Seperti terlihat contoh neraca lajur perusahaan dagang di atas, kita sudah tahun nilai keuntungan perusahaan adalah Rp 57.703.838.
#4: Kertas Kerja atau Neraca Lajur Kolom 09 dan 10 – Kolom Posisi Keuangan (Balance Sheet)
Kolom ini terdiri dari saldo masing-masing akan yang akan disajikan di Laporan Posisi Keuangan (Neraca). Perhatikan komponen kertas kerja Excel berikut ini:
Kolom balance sheet Bagian #1:

Bagian #2:

Bagian #3:

Keterangan:
Pada kolom ini, kita sudah mengetahui jumlah aset, hutang dan modal. Seperti terlihat pada contoh neraca lajur perusahaan dagang di atas, kita mengetahui bahwa jumlah aset adalah Rp 1.190.088.626, dan jumlah hutang dan modal juga sebesar itu, setelah ditambah dengan nilai laba periode ini.