Sejarah dan Pengertian Akuntansi

Memahami pengertian akuntansi sangat bermanfaat bagi pemilik perusahaan dan menajemen perusahaan.

Saya tunjukkan satu contoh.

Akuntansi digunakan untuk ‘mencatat angka’.

Jika seorang manajer suatu perusahaan tidak tahu angkanya, maka ia tidak akan tahu apakah tindakan yang dilakukannya tepat atau tidak.

So, bagaimana ia bisa menentukan keputusan strategis?

Nunggu wangsit kah 🙂

Jadi pihak internal membutuhkan informasi akuntansi.

 

Pengertian Akuntansi

Bagaimana Sejarah Akuntansi dan Laporan Keuangan Dimulai?

Sekarang satu contoh lagi…

Jika anda sebagai mahasiswa atau pelajar dan menjalani ujian, tapi tidak diberi tahu nilai yang diperoleh, anda akan kesulitan meningkatkan nilai anda.

Hal yang sama berlaku pula dalam dunia usaha,

jika seorang manajer perusahaan, apakah dari bagian pemasaran, personalia, produksi atau keuangan dan tidak memahami laporan keuangan, mereka tidak akan dapat menilai efek dari tindakan yang dilakukanya.

Walaupun hanya para akuntan yang perlu mengetahui cara membuat laporan keuangan dan Siklus Akuntansi Lengkap dari A Sampai Z.

Namun. semua orang yang terlibat dengan dunia usaha: dagang, jasa, manufaktur perlu mengatahui cara membaca dan menggunakan laporan keuangan Laba Rugi, Neraca, Arus Kas dan laporan perubahan modal.

Jadi apa pengertian akuntansi itu?

Sebenarnya banyak pengertian akuntansi yang tergantung dari sudut pandangnya, antara lain:

  • Pengertian akuntansi sebagai sistem informasi
  • Pengertian akuntansi sektor publik
  • Pengertian akuntansi lembaga nirlaba/lembaga non profit
  • Pengertian akuntansi Islam/perbankan syariah
  • Pengertian akuntansi menurut PSAK
  • Pengertian akuntansi pemerintahan
  • Pengertian akuntansi lingkungan
  • Pengertian akuntansi secara proses

Saya tidak sampaikan semua pengertian itu, hanya salah satu pengertian akuntansi secara umum dan mewakili definisi lainnya.

Dan berikut ini pengertian akuntansi menurut AICPA:

“Pengertian akuntansi secara umum dan menurut para ahli adalah suatu kegiatan jasa.
Fungsinya adalah menyediakan data kuantitatif, terutama yang mempunyai sifat keuangan dari kesatuan usaha ekonomi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dalam memilih alternatif-alternatif dari suatu keadaan”

Pengertian akuntansi menurut AICPA di atas menjawab pertanyaan apa pengertian akuntansi dari sudut pandang kegiatan jasa atau pengertian akuntansi jasa.

Selain definisi tersebut, terdapat berbagai macam definisi yang sudut pandangnya berbeda, misalnya pengertian akuntansi menurut AAA, silahkan ke websitenya di www.aaahg.org.

Agar fungsi akuntansi dapat tercapai, yaitu menyediakan data yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan, maka disusun prinsip akuntansi.

Penyusunan prinsip akuntansi didasarkan pada asumsi-asumsi dan konsep-konsep dasar.

Prinsip akuntansi yang berlaku biasanya dapat diterapkan melalui berbagai metode dan standar operasional prosedur (SOP).

Hubungan ini akan tampak jelas dengan gambar ilustrasi berikut ini:

pengertian akuntansi

Dari gambar di atas, kita bisa membaca bahwa agar laporan keuangan sesuai dengan tujuannya, maka disusun dengan menggunakan asumsi dan konsep dasar, prinsip akuntansi, dan metode serta prosedur tertentu dan disepakati oleh semua pihak.

 

Lalu apa itu Laporan Keuangan?

“Laporan keuangan adalah beberapa lembar kertas dengan angka-angka yang tertulis di atasnya”

Namun yang terpenting lagi adalah memikirkan aset-aset nyata yang berada di balik angka-angka tersebut.

Bila anda bisa memahami bagaimana dan mengapa akuntansi ada serta BAGAIMANA Laporan Keuangan digunakan,.

Maka anda akan dapat membayangkan dengan lebih baik apa yang sedang terjadi dan mengapa informasi akuntansi memiliki arti yang begitu penting.

Pada gambar di atas, ada 5 jenis laporan keuangan, yaitu:

  1. Neraca atau Laporan Posisi Keuangan
  2. Laporan Laba Rugi (Income Statement)
  3. Laporan Perubahan Modal
  4. Laporan Arus Kas (Statements of Cash Flow) dan
  5. Catatan atas Laporan Keuangan

 

Bagaimana Sejarah Akuntansi dan Laporan Keuangan Dimulai?

pengertian akuntansi bisnis

Ribuan tahun silam, individu atau keluarga mampu untuk hidup sendiri, artinya mereka mencari makan sendiri, membuat pakaian sendiri, dan membangun tempat tinggal sendiri.

Kemudian, dimulailah spesialisasi, di mana beberapa orang menjadi mahir dalam membuat tembikar, mata panah, pakaian dan lainnya.

Ketika spesialisai dimulai, begitu pula dengan perdagangan, yang awalnya dalam bentuk pertukaran (barter).

Pada awalnya, setiap pengrajin bekerja sendirian dan perdagangan sepenuhnya masih dilakukan secara lokal.

Namun para ahli pengrajin lama kelamaan membuat pabrik-pabrik kecil dan mempekerjakan buruh,

Yang yang kala itu dalam bentuk kulit kerang mulai digunakan, dan perdagangan meluas tidak terbatas di daerah lokal saja.

Seiring dengan perkembangan ini, dimulailah bentuk primitif dari perbankan.

Pedagang kaya yang meminjamkan hasil keuntungannya dari transaksi-transaksi yang telah lalu kepada pemilik pabrik swasta yang membutuhkan uang untuk membeli kereta kuda, kapal dan barang dagangan.

Ketika pinjaman pertama diberikan, pihak pemberi pinjaman dapat secara fisik memeriksa harta pihak peminjam dan menilai kemungkinan pinjaman tersebut dilunasi.

Namun, lama-kelamaan, keadaan menjadi makin komplek.

Peminjam mulai mengembangkan pabrik-pabrik besar, pedagang membeli armada kapal dan kereta barang, dan pinjaman diberikan untuk mengembangkan tambang dan pos perdagangan yang jaraknya jauh.

Pada titik tersebut, para pemberi pinjaman tidak dapat lagi memeriksa sendiri harta yang mendukung pinjaman mereka, dan mereka membutuhkan suatu cara untuk meng-ikhtisarkan harta dari si peminjam.

Beberapa investasi juga dibuat atas dasar bagi hasil, dan ini berarti laba harus ditentukan.

Pada waktu yang sama, pemilik pabrik dan pedagang besar membutuhkan LAPORAN untuk melihat seberapa efektif perusahaan mereka telah dijalankan dan pemerintah informasi yang dapat digunakan untuk menilai pajak.

Semua alasan tersebut, menyebabkan munculnya kebutuhan akan adanya LAPORAN KEUANGAN, adanya kebutuhan akan AKUNTAN untuk membuat laporan tersebut.

Dan AUDITOR untuk memverifikasi keakuratan hasil pekerjaan akuntan.

Sistem ekonomi telah berkembang pesat sejak awal dimulainya, dan akuntansi menjadi makin kompleks.

Namun alasan-alasan awal adanya laporan keuangan masih tetap berlaku, yaitu :

  • Bankir dan investor membutuhkan informasi akuntansi untuk mengambil keputusan brilian dan cerdas.
  • Manajer membutuhkannya untuk meng-operasikan usaha secara efisien.
  • Badan perpajakan membutuhkannya untuk menilai pajak dengan cara yang wajar.

 

Bagaimana Akuntan Bekerja Membuat Laporan Keuangan?

pengertian akuntansi sebagai sistem informasi

Sangat disadari bahwa pekerjaan menerjemahkan aset FISIK ke dalam ANGKA.

Dan angka bukanlah suatu hal yang mudah, seperti yang harus dilakukan oleh akuntan ketika menyusun laporan keuangan.

Angka yang disajikan pada neraca umumnya menggambarkan biaya historis dari aset dikurangi persediaan.

Tapi, persediaan dapat rusak, usang, atau bahkan hilang, contohnya aset tetap seperti mesin dan bangunan dapat memiliki nilai yang lebih tinggi.

Atau lebih rendah daripada biaya historis yang telah disusutkan dan piutang bisa jadi tidak dapat tertagih.

Dari sisi kewajiban, beberapa klaim yang sah mungkin tidak tersaji dalam neraca, misalnya kewajiban untuk membayar biaya kesehatan pensiunan.

Beberapa biaya yang dilaporkan pada Laporan LABA RUGI juga mungkin kurang saji, seperti yang terjadi ketika sebuah pabrik dengan masa manfaat 10 tahun disusutkan selama 20 tahun.

Saat memeriksa seperangkat laporan keuangan, anda harus tetap ingat bahwa ada realitas yang nyata di balik angka-angka tersebut.

pengertian akuntansi secara singkat

Dan anda hendaknya menyadari bahwa realitas yang nyata di balik angka-angka tersebut.

Selain itu, sebaiknya anda juga harus menyadari bahwa penerjemahan aset-aset fisik menjadi angka yang benar adalah sesuatu yang jauh lebih akurat.

Sebagaimana dijelaskan dalam paragraf-paragraf sebelumnya, bahwa para akuntan harus dapat membuat laporan keuangan.

Sedangkan pihak lain yang terlibat di dunia usaha perlu mengetahui CARA MENGARTIKANnya.

Agar efektif, baik investor maupun manajer umum harus memiliki pengetahun kerja atas Laporan Keuangan dan apa yang mereka ungkapkan.

Demikian pembahasan tentang pengertian akuntansi dan laporan keuangan serta sejarahnya.

Sebenarnya semua bidang memerlukan akuntansi, sehingga pengertian akuntansi pun banyak, sesuai dengan bidang yang menggunakan akuntansi.

Sehingga ada pengertian akuntansi bisnis, manufaktur, forensik, sosial, koperasi, auditing, biaya, keuangan, keuangan daerah, internasional, pendidikan, perpajakan, anggaran, manajemen, dan pemerintahan.

Ada yang akan ditambahkan tantang pengertian akuntansi?

***

manajemen keuangan dan SOP

sop akuntansi keuangan powerful