Cara Membuat Jurnal Akuntansi, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Transaksi pertama kali dicatat dalam sebuah jurnal akuntansi pada proses penyusunan Laporan Keuangan.

Jurnal akuntansi adalah alat yang sangat berguna untuk menganalisis pengaruh transaksi.

Setiap transaksi dicatat sesuai aturan Debit dan Kredit.

Aturan debit dan kredit digunakan untuk mencatat kenaikan dan penurunan aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, beban.

Setiap transaksi dicatat dengan jumlah debit yang sama dengan jumlah kredit.

Bagaimana cara membuat jurnal akuntansi?

Ikuti pembahasan lengkapnya beserta contoh jurnal akuntansi keuangan berikut ini…

 

01: Jurnal Akuntansi

Jurnal Akuntansi adalah

A: Prinsip Dasar Jurnal Akuntansi Keuangan

Catatan yang digunakan untuk mencatat transaksi individu disebut account/ akun.

Sekelompok account/ akun disebut besar.

Sistem akun yang menyusun buku besar disebut bagan akun atau chart of account (COA).

Dan transaksi pertama kali dimasukkan dalam catatan disebut jurnal akuntansi

Apakah melakukan pencatatan jurnal akuntansi akan mencegah kecurangan?

Menjurnal transaksi dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan, tapi tidak berarti dapat menghilangkannya.

Sebagai contoh:

Pencurian uang dapat ditutupi melalui sistem pembukuan ayat jurnal berpasangan (double entry accounting system) dengan menciptakan supplier fiktif yang tercatat menerima pembayaran dari perusahaan.

 

B: Cara Membuat Jurnal Akuntansi

Sistem akuntansi dirancang untuk menunjukkan kenaikan dan penurunan di setiap pos laporan keuangan sebagai catatan terpisah.

Catatan ini disebut akun/ account/ rekening/ perkiraan.

Setiap account memiliki tempat untuk mencatat nilai kenaikan dan penurunan pos.

Untuk memudahkan, tempat pencatatan ini dibedakan sisi kiri account yang disebut sisi Debit, dan sisi kanan account yang disebut sisi Kredit.

“Jumlah sisi debit harus sama dengan jumlah sisi kredit”

Istilah debit dan kredit berasal dari bahasa Latin, yaitu debere dan credere.

Setiap ada transaksi, perusahaan akan memasukkan dalam catatan yang disebut JURNAL (journal).

Nama akun yang didebit ditulis dahulu, selanjutnya diikuti oleh nilai yang akan didebit.

Nama akun yang dikredit ditulis dibawahnya, agak menjorok ke kanan diikuti oleh jumlah yang akan dikredit pada sisi kredit.

Fungsi jurnal dapat dianggap seperti buku harian seseorang yang mencatat kejadian-kejadian penting dalam hidupnya J

Proses pencatatan transaksi dalam jurnal disebut MENJURNAL (journalizing).

Bentuk pencatatan transaksi ini disebut ayat jurnal (journal entry)

Bagaimana cara membuat jurnal akuntansi?

Bagaimana cara memasukkan nilai transaksi di sisi debit dan kredit?

Begini cara mudahnya…

Perlu dipahami bahwa setiap transaksi bisnis mempengaruhi setidaknya dua account.

Apa saja akun-akun yang ada di Laporan Keuangan?

Klasifikasi account Laporan Keuangan ada 5 (lima), yaitu:

 

#1: Aset (assets/ aktiva/ harta)

Aset adalah sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.

Sumber daya itu bisa berupa benda yang berwujud fisik, seperti kas dan setara kas.

Atau berupa benda yang tidak berwujud tapi memiliki nilai, seperti hak paten.

 

#2: Kewajiban (liabilities)

Kewajiban adalah utang kepada pihak luar.

Contoh, utang usaha, utang gaji, kas diterima di muka.

 

#3: Ekuitas

Ekuitas adalah hak pemilik terhadap aset perusahaan.

Contoh: modal pemilik, prive atau penarikan pemilik yang dilakukan pemilik untuk kepentingan pribadi.

 

#4: Pendapatan (revenue)

Pendapatan adalah kenaikan dalam ekuitas pemilik sebagai hasil penjualan produk atau jasa.

Contoh: pendapatan jasa, penjualan, pendapatan komisi, pendapatan sewa.

 

#5: Beban

Pengertian beban adalah hasil dari penggunaan aset dan jasa untuk menghasilkan pendapatan.

Contoh: gaji, biaya pengiriman, biaya pemeliharaan.

Akun aset, kewajiban, dan ekuitas disajikan dalam Neraca atau Laporan Posisi Keuangan.

Sedangkan akun Pendapatan dan Beban disajikan dalam Laporan Laba Rugi.

Aturan debit dan kredit untuk akun Neraca adalah sebagai berikut:

Aturan debit dan kredit
Tabel: Aturan debit dan kredit

 

Keterangan:

Kenaikan account aset dicatat di sisi kiri (debit), sedangkan sisi kanan (kredit) digunakan untuk mencatat penurunan account.

Kenaikan account kewajiban dan ekuitas dicatat di sisi kanan (kredit). Sedangkan sisi kiri (debit) digunakan untuk mencatat penurunan.

Aturan debit dan kredit untuk menganalisis transaksi yang disajikan di Laporan Laba Rugi adalah sebagai berikut:

aturan debit dan kredit
Table: Aturan debit dan kredit – Laporan Laba Rugi

Keterangan:

Kenaikan account pendapatan dicatat di sisi kanan (kredit), sedangkan sisi kanan (debit) digunakan untuk mencatat penurunan akun pendapatan.

Kenaikan account Beban dicatat di sisi kiri (debit), sedangkan sisi kanan (kredit) digunakan untuk mencatat penurunan account beban.

Setiap kita mencatat transaksi, jumlah sisi debit SELALU sama dengan jumlah sisi kredit.

Aturan debit dan kredit untuk setiap transaksi dikembangkan dari persamaan dasar akuntansi sebagai berikut:

Aset = Kewajiban + Ekuitas

 

C: Proses Analisis Transaksi Keuangan

Jurnal akuntansi adalah alat yang sangat berguna untuk menganalisis pengaruh sebuah transaksi bisnis bagi perusahaan.

Untuk menganalisi transaksi-transaksi bisnis dengan menggunakan jurnal akuntansi, secara sederhana bisa dilakukan sebagai berikut:

 

Langkah #1: Tentukan Account yang Terpengaruh

Untuk menentukan account apa yang terpengaruh oleh transaksi bisnis tersebut adalah dengan cara membaca dan memahami transaksi.

Dengan membaca secara cermat, kita akan bisa mengklasifikasi dan menggolongkan transaksi sesuai dengan account-nya.

Apakah termasuk aset, liabilities, ekuitas, pendapatan, atau beban?

 

Perhatikan contoh berikut:

Tanggal 3 Mei 2020, PT Xidev Fahima Jaya membayar biaya pengiriman barang dagang ke distributor utamanya di Surabaya sebesar Rp 1.000.000.

Analisis:

Dari transaksi di atas, kita dapat menentukan dua akun yang terpengaruh, yaitu: account Kas dan Biaya.

 

Langkah #2: Tentukan Naik atau Turun

Setelah menentukan jenis account yang terpengaruh oleh transaksi.

Selanjutnya adalah melakukan analisis, apakah pengaruh transaksi tersebut mengakibatkan kenaikan atau penurunan account.

Dengan mengambil contoh transaksi dari langkah (#1) di atas, kita bisa menentukan pengaruh transaksi terhadap account?

Transaksi tersebut menurunkan nilai Kas dan menaikkan nilai Biaya sebesar Rp 1.000.000.

 

Langkah #3: Lakukan Pencatatan Sesuai Aturan Debit dan Kredit

Setelah mengetahui dan menentukan account apa yang terpengaruh dan jenis pengaruhnya.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pencatatan ke dalam jurnal akuntansi sesuai aturan debit dan kredit.

Dari contoh transaksi pada langkah (#1) di atas, kita melakukan pencatatan jurnal akuntansi dasar adalah sebagai berikut:

langkah membuat jurnal akuntansi

 

Keterangan:

Pembayaran biaya pengiriman mengakibatkan penurunan nilai account Kas dan kenaikan nilai acount Biaya Pengiriman sebesar Rp 1.000.000.

Penurunan nilai account Kas ini dicatat di sisi kanan atau sisi Kredit.

Sedangkan kenaikan nilai account Biaya Pengiriman dicatat di sisi kiri atau sisi Debit.

Sudah jelas dan cukup gampang ya…

 

02: Contoh Jurnal Akuntansi Keuangan

Contoh Jurnal Akuntansi Keuangan

Secara umum, macam-macam jurnal akuntansi dibedakan menjadi 2 yaitu:

  • jurnal umum dan
  • jurnal khusus.

Namun dalam contoh jurnal akuntansi dan keuangan kali ini, saya akan menyajikan berdasarkan klasifikasi account Laporan Keuangan.

Langsung saja berikut ini 50+ contoh jurnal akuntansi keuangan….

 

A: Contoh Jurnal Umum Akuntansi

1: Tanggal 1 April 2020:

Penjualan produk hijab merk ZX sebanyak 3 pcs senilai Rp 299.088. Pembayaran ditransfer melalui Bank Mandiri.

Analisis transaksi:

Transaksi penjualan akan mengakibatkan kenaikan saldo akun Bank Mandiri dan saldo akun Penjualan.

Pencatatan transaksi penjualan dalam jurnal akuntansi adalah sebagai berikut:

[Debit] Bank Mandiri …. Rp 299.088
[Kredit] Penjualan … Rp 299.088

 

contoh jurnal akuntansi perusahaan dagang

 

2: Tanggal 1 April 2020:

Penjualan produk hijab merk IST sebanyak 2 pcs senilai Rp 200.000, diskon 25%. Pembayaran ditransfer melalui BNI.

Analisis transaksi:

Transaksi ini akan menaikan saldo akun penjualan dan akun BNI sebesar Rp 200.000.

Selain itu akan menaikan beban diskon sebesar:

= Rp 200.000 x 25%
= Rp 50.000

Kenaikan saldo account penjualan dicatat di sisi kredit. Sedangkan kenaikan saldo account BNI dan saldo akun beban diskon dicatat di sisi debit.

Sehingga pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi keuangan akan nampak sebagai berikut:

[Debit] BNI … Rp 150.000
[Debit] Diskon … Rp 50.000
[Kredit] Penjualan … Rp 200.000

 

3: Tanggal 2 April 2020:

Penjualan Hijab Milenial kepada reseller senilai Rp 1.500.000. Pembayaran akan dilakukan 14 hari kedepan.

Analisis transaksi:

Transaksi bisnis ini akan mempengaruh rekening penjualan dan piutang usaha.

  • Saldo rekening pendapatan dan piutang usaha akan naik.
  • Kenaikan saldo pendapatan dicatat di sisi kredit,
  • Kenaikan saldo akun piutang usaha dicatat di sisi debit.

Pencatatan transaksi penjualan ini dalam jurnal akuntansi dan keuangan adalah:

[Debit] Piutang Usaha Rp 1.500.000
[Kredit] Pendapatan Rp 1.500.000

 

jurnal penjualan

 

4: Tanggal 2 April 2020:

Penjualan Hijab Milenial senilai Rp 4.456.990, Down Payment  1.500.000 melalui rekening BCA.

Analisis transaksi:

Transaksi penjualan dengan uang muka pembayaran ini akan mempengaruhi saldo akun pendapatan, akun bank, dan piutang usaha.

  • Kenaikan saldo akun pendapatan dicatat di sisi kredit,
  • Kenaikan saldo akun bank dicatat di sisi debit, dan
  • Kenaikan saldo akun piutang usaha dicatat di sisi debit.

Sehingga pencatatan jurnal akuntansi dari transaksi ini adalah seperti berikut ini:

[Debit] Bank BCA  Rp 1.500.000
[Debit] Piutang Usaha  Rp Rp2.956.990
[Kredit] Pendapatan  Rp 4.456.990

 

5: Tanggal 2 April 2020:

Penjualan Hijab Milenial senilai Rp 139.050, pembayaran tunai.

Analisis transaksi:

Transaksi ini akan menaikan saldo akun kas dan saldo akun pendapatan.

  • Kenaikan saldo akun kas, dicatat di sisi kiri atau debit.
  • Kenaikan saldo akun penjualan dicatat di sisi kanan atau kredit.

So, pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi keuangan adalah:

[Debit] Kas Rp 139.050
[Kredit] Penjualan  Rp 139.050

 

penerimaan kas

 

6: Tanggal 3 April 2020:

Penjualan Asesoris Hijab Milenial senilai Rp 200.000. Pembayaran melalui rekening Bank Mandiri.

Analisis transaksi:

Transaksi ini mirip dengan transaksi penjualan di contoh sebelumnya. Namun yang dijual bukan produk utama.

Transaksi ini mempengaruhi kas dan rekening Bank Mandiri. Kedua rekening ini mengalami kenaikan.

Kenaikan nilai kas dicatat di sisi Kredit, sedangkan rekening Bank Mandiri di sisi Debit.

Dan untuk pencatatan jurnal akuntansi dan keuangannya dilakukan seperti berikut ini:

[Debit] Rekening Bank Mandiri  Rp 200.000
[Kredit] Penjualan Asesoris  Rp 200.000

 

7: Tanggal 3 April 2020:

Pembayaran gaji 7 orang karyawan sebesar Rp 24.500.000. Pembayaran dilakukan melalui transfer Bank Mandiri.

Analisis transaksi pembayaran gaji:

Ada dua pos yang terpengaruh karena transaksi ini, yaitu:

  • Pos gaji karyawan
  • Pos Rekening Bank Mandiri

Pos beban gaji mengalami kenaikan dan dicatat pada sisi Debit.

Sedangkan pos rekening Bank Mandiri mengalami penurunan dan dicatat pada sisi Kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi untuk transaksi pembayaran gaji karyawan adalah:

[Debit] Beban Gaji Karyawan   Rp 24.500.000
[Kredit] Rekening Bank Mandiri   Rp 24.500.000

 

8: Tanggal 3 April 2020:

Pengisian Kas Toko dari Kas Pusat sebesar Rp 5.000.000, transfer melalui Bank Mandiri.

Analisis transaksi:

Transaksi ini menaikkan saldo Kas Toko, dan dicatat di sisi Debit.

Di sisi lain terjadi penurunan saldo rekening Bank Mandiri.

Pencatatan jurnal akuntansi terhadap transaksi pemindahan kas ini adalah:

[Debit] Kas Toko  Rp 5.000.000
[Kredit] Rekening Bank Mandiri  Rp 5.000.000

 

9: Tanggal 4 April 2020:.

Penjualan Hijab Syar’i kepada distributor di Surabaya senilai Rp 3.272.459. Pembayaran 14 hari ke depan. Diskon 10 %.

Analisis transaksi:

Ini adalah transaksi penjualan kredit dan diskon.

Pengaruh transaksi ini adalah menaikkan pendapatan, beban diskon, dan piutang usaha.

Kenaikan pendapatan dicatat di sisi Kredit. Kenaikan beban diskon dan piutang usaha dicatat di sisi Debit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut adalah:

[Debit] Piutang Usaha  Rp 2.945.213
[Debit] Beban Diskon  Rp 327.246
[Kredit] Penjualan Rp 3.272.459

 

10: Tanggal 4 April 2020:

Biaya pengiriman (ongkir) ke distributor Surabaya melalui JNT sebesar Rp 300.000, pembayaran tunai.

Analisis transaksi:

Transaksi ini mempengaruhi akun Biaya Pengiriman dan Kas.

Saldo akun Beban Pengiriman naik sehingga dicatat pada sisi Debit, sedangkan saldo akun kas turun dan dicatat pada sisi Kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi pengiriman ini adalah sebagai berikut:

[Debit] Beban Pengiriman … Rp 300.000
[Kredit] Kas … Rp 300.000

contoh jurnal akuntansi biaya

 

11: Tanggal 4 April 2020:

Biaya konsumsi persiapan paket pengiriman barang ke distributor Surabaya sebesar Rp 100.000.

Analisis transaksi bisnis:

Transaksi ini mengakibatkan kenaikan biaya konsumsi dan penurunan kas.

Kenaikan nilai biaya konsumsi dicatat pada sisi Debit, dan Penurunan Kas dicatat pada sisi Kredit.

Perhatikan cara mencatat jurnal akuntansi transaksi persiapan pengiriman:

[Debit] Biaya Konsumsi … Rp 100.000
[Kredit] Kas … Rp 100.000

 

12: Tanggal 5 April 2020:

Pembayran gaji karyawan harian lepas sebesar Rp 22.988.000. Pembayaran dilakukan tunai.

Analisis transaksi bisnis:

Transaksi ini mempengaruhi akun biaya gaji dan kas.

  • Saldo akun Biaya Gaji naik, maka dicatat di sisi Debit.
  • Saldo akun Kas turun, maka dicatat pada sisi Kredit.

Sehingga cara mencatat transaksi dalam jurnal akuntansinya adalah:

[Debit] Gaji Karyawan Rp 22.988.000
[Kredit] Kas Rp 22.988.000

 

13: Tanggal 5 April 2020:

Penjualan ‘Hijab Oke’ kepada reseller senilai Rp 1.065.661 diskon 25%. Pembayaran melaui Bank Maspion.

Analisis transaksi bisnis:

Transaksi ini mempengaruhi akun pendapatan, biaya pemasaran (diskon), dan akun Bank Maspion.

Pengaruhnya adalah menaikkan saldo akun Bank,  pendapatan dan beban diskon.

Kenaikan saldo akun bank dicatat di sisi Debit, dan disisi Kredit untuk saldo akun pendapatan.

Sedangkan saldo akun beban dicatat di sisi Debit.

Sehingga pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi nampak seperti berikut ini:

[Debit] Rekening Bank Maspion  Rp 799.246
[Debit] Diskon Penjualan Rp 266.415
[Kredit] Penjualan Rp 1.065.661

 

14: Tanggal 5 April 2020:

Penjualan online senilai Rp 2.002.568. Pembayaran melalui Bank BRI

Analisis transaksi bisnis:

Pengaruh transaksi ini adalah menaikkan saldo pendapatan dan saldo bank.

Kenaikan saldo akun pendapatan dicatat di sisi Kredit, sedangkan saldo bank dicatat di sisi Debit.

Sehingga pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut adalah:

[Debit] Bank BRI Rp 2.002.568
[Kredit] Penjualan  Rp 2.002.568

 

15: Tanggal 6 April 2020:

Pembelian bahan baku hijab dan asesorisnya senilai Rp 46.029.254. Pembayaran transfer malalui BNI.

Analisis transaksi:

Transaksi pembelian ini mempengaruhi persediaan bahan baku, asesoris, dan bank.

Saldo akun persediaan bahan baku dan asesoris naik, sedangkan saldo rekening bank turun.

Pencatatan jurnal akuntansi dari transaksi tersebut adalah:

[Debit] Persediaan Bahan Baku dan Asesoris  Rp 46.029.254
[Kredit] Rekening BNI  Rp 46.029.254

 

jurnal pembelian

 

16: Tanggal 7 April 2020:

Penjualan kain bahan baku hijab senilai Rp 3.133.976. Pembayaran melaui rekening BCA.

Analisis transaksi bisnis:

Transaksi ini berpengaruh terhadap akun persediaan dan pendapatan.

Akun persediaan bahan baku berkurang dan dicatat pada sisi Kredit, sedangkan akun pendapatan naik dan dicatat di sisi Debit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut terlihat sebagai berikut:

[Debit] Rekening BCA  Rp 3.133.976
[Kredit] Pendapatan Rp 3.133.976

 

17: Tanggal 7 April 2020:

Penjualan Hijab Milenial di gerai mal sebesar Rp 2.500.000

Analisis transaksi:

Akun yang terpengaruh adalah pendapatan dan kas.

Saldo akun pendapatan naik dan dicatat di sisi kredit, sedangkan saldo akun kas dicatat di sisi Debit,

Sehingga format pencatatan jurnal akuntansi untuk transaksi tersebut adalah:

[Debit] Kas 2.500.000
[Kredit] Pendapatan 2.500.000

 

18: Tanggal 8 April 2020:

Pembelian komputer untuk bagian administrasi Rp 5.114.362

Analisis transaksi keuangan:

Transaksi ini mempengaruhi akun inventaris kantor dan akun kas turun.

Saldo akun inventaris kantor dan akun kas naik.

Kenaikan akun inventaris kantor dicatat di sisi Debit sedangkan akun kas di sisi Kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut

[Debit] Inventaris kantor  Rp 5.114.362
[Kredit] Kas Rp 5.114.362

 

19: Tanggal 8 April 2020:

Pembayaran fee konsultan Rp 2.200.000. Dibayarkan melalui  BCA

Analisis transaksi keuangan:

Akun yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah biaya dan bank.

  • Saldo akun biaya fee naik, dan dicatat di kolom debit.
  • sedangkan saldo akaun bank turun, dan dicatat di kolom kredit.

Sehingga untuk mencatat transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Fee Konsultan Rp 2.200.000
[Kredit] Rekening BCA Rp 2.200.000

 

20: Tanggal 9 April 2020:

Bayar tukang untuk pemeliharaan kantor Rp 2.500.000. Pembayaran tunai.

Analisis transaksi keuangan:

Transaksi ini mempengaruhi Akun biaya pemeliharaan kantor dan kas.

  • Saldo akun biaya pemeliharaan naik dan dicatat di sisi Debit.
  • Sedangkan saldo kas turun dan dicatat di sisi Kredit.

Cara membuat jurnal akuntansi atas transaksi tersebut adalah:

[Debit] Biaya Pemeliharaan Kantor … Rp 2.500.000
[Kredit] Kas … Rp 2.500.000

 

Jurnal akuntansi biaya pemeliharaan

 

21: Tanggal 9 April 2020:

Bayar listrik Rp 1.500.000, PDAM Rp 750.000, iuran keamanan dan kebersihan Rp 100.000

Analisis transaksi keuangan:

Akun yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah biaya utilitas; listrik, PDAM, keamanan dan Kas

  • Akun biaya utilitas dan keamanan naik dan dicatat di sisi Debit.
  • Akun Kas turun dan dicatat di sisi Kredit.

Cara mencatat transaksi ke dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Beban Listrik … Rp 1.500.000
[Debit] Beban PDAM … Rp 750.000
[Debit] Biaya Keamanan … Rp 100.000
[Kredit] Kas … Rp 2.350.000

 

22: Tanggal 10 April 2020:

Biaya Marketing offline dan online Rp 3.000.000. Pembayaran transfer melalui Bank BCA

Analisis:

Transaksi ini akan mempengaruhi rekening Biaya Marketing dan Bank.

  • Saldo rekening Biaya Marketing naik, dan dicatat di kolom debit.
  • Saldo rekening Bank turun, dan dicatat di kolom kredit.

Cara mencatat transaksi ke dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Biaya Marketing … Rp 3.000.000
[Kredit] Bank BCA … Rp 3.000.000

 

23: Tanggal 10 April 2020:

Biaya iklan melalui Google Ads sebesar Rp 1.500.000. Pembayaran melalui transfer Bank Mandiri.

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah:

  • Biaya Iklan, saldo rekening naik dan dicatat di kolom debit.
  • Bank Mandiri, saldo rekening turun dan dicatat di kolom kredit.

Cara melakukan pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Biaya Iklan … Rp 1.500.000
[Kredit] Bank Mandiri … Rp 1.500.000

 

24: Tanggal 10 April 2020:

Biaya iklan melalui Facebook Ads sebesar Rp 500.000. Pembayaran melalui rekening Bank Permata.

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah:

  • Biaya Iklan, saldo rekening naik dan dicatat di kolom debit.
  • Rekening Bank, saldo rekening naik dan dicatat di kolom kredit.

Sehingga cara mencatat biaya iklan dalam jurnal akuntansi manajemen adalah:

[Debit] Biaya Iklan … Rp 500.000
[Kredit] Rekening Bank Permata … Rp 500.000

 

25: Tanggal 11 April 2020:

Biaya administrasi Bank BNI  Rp 46.000

Analisis:

Transaksi ini berpengaruh terhadap account:

  • Biaya Administrasi, saldo account naik dan dicatat di sisi debit.
  • Account Bank BNI, saldo account naik dan dicatat di sisi kredit.

Cara pencatatan transaksi dalam  jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Biaya Administrasi … Rp 46.000
[Kredit] Bank BNI … Rp 46.000

 

Contoh jurnal akuntansi keuangan

 

26: Tanggal 12 April 2020:

Penerimaan dana pinjaman dari BNI sebesar Rp 45.000.000. Bunga 10%.

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah:

  • Bank BNI, saldo rekening naik dan dicatat di sisi debit.
  • Utang Jangka Panjang, saldo rekening naik dan dicatat di sisi kredit.
  • Beban Bunga, saldo rekening naik dan dicatat di kolom debit.

Pencatatan transaksi utang bank dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Bank BNI … Rp 45.000.000
[Debit] Beban Bunga … Rp 4.500.000
[Kredit] Utang Jangka Panjang … Rp 45.000.000
[Kredit] Utang Bunga …. Rp 4.000.000

 

27: Tanggal 13 April 2020

Pembayaran pekerja borongan jahit Hijab Milenial sebesar Rp 1.775.111, tunai.

Analisis:

Transaksi ini mempengaruhi rekening:

  • Pembayaran Upah Borongan, saldo naik dan dicatat di kolom debit.
  • Kas, salo turu dan dicatat di kolom kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut adalah:

[Debit] Pembayaran Upah Borongan … Rp 1.775.111
[Kredit] Kas … Rp 1.775.111

 

28: Tanggal 13 April 2020:

Pembayaran cicilan utang kepada pihak ketiga melalui rekening Bank Mandiri sebesar Rp 1.500.000

Analisis transaksi:

Akun yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah:

  • Utang Usaha, saldo turun, dicatat di sisi debit.
  • Bank Mandiri, saldo turun dan dicatat di sisi kredit.

Cara mencatat transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Utang Usaha … Rp 1.500.000
[Kredit] Bank Mandiri … Rp 1.500.000

 

29: Tanggal 14 April 2020

Penjualan Hijab Milenial Y sebesar Rp 878.201, pembayaran melaui BRI.

Penjualan Hijab Milenial X  sebesar Rp 2.179.615, pembayaran melalui BCA.

Analisis transaksi:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Rekening penjualan, saldo naik, dicatat di kolom kredit.
  • Rekening Bank, saldo naik, dicatat di kolom debit.

Perhatikan cara pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi berikut ini:

[Debit] Penjualan Hijab Milenial Y … Rp 878.201
[Debit] Penjualan Hijab Milenial X  … Rp 2.179.615
[Kredit] BRI … Rp 878.201
[Kredit] BCA … Rp 2.179.615

 

30: Tanggal 15 April 2020:

Bayar upah borongan pembuatan hijab dan asesorisnya melalui bank BCA sebesar Rp 2.808.000

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Upah Borongan, saldo naik, pencatatan di sisi debit.
  • Rekening Bank, pencatatan di sisi kredit.

Pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Upah Borongan … Rp 2.808.000
[Kredit] Rekening Bank Central Asia … Rp 2.808.000

 

contoh jurnal akuntansi

 

31: Tanggal 15 April 2020:

Pembayaran biaya pemasaran sebesar Rp 269.893. Pembayaran melalui rekening BRI.

Analisis transaksi:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Biaya Pemasaran, saldo naik, pencatatan di sisi debit.
  • Rekening Bank, saldo turun, pencatatan di sisi kredit.

Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal akuntansi sebagai berikut:

[Debit] Biaya Pemasaran … Rp 269.893
[Kredit] Rekening BRI …. Rp 269.893

 

32: Tanggal 16 April 2020:

Pembelian Bahan Baku Rp 2.400.000. Pembayaran melalui Bank Mandiri dengan biaya administrasi Rp 6.500.

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Persediaan Bahan Baku, saldo naik, pencatatan di sisi debit.
  • Rekening Bank Mandiri, saldo turun, pencatatan di sisi kredit.
  • Biaya Administrasi, saldo naik, pencatatan di sisi debit.

Perhatikan cara pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi:

[Debit] Persediaan Bahan Baku .. Rp 2.400.000
[Debit] Biaya Administrasi … Rp 6.500
[Kredit] Rekening Bank Mandiri … Rp 2.400.000
[Kredit] Rekening Bank Mandiri …. Rp 6.500

 

33: Tanggal 16 April 2020:

Biaya konsumsi meeting Rp 200.000. Pembayaran tunai.

Analisis transaksi

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Biaya Konsumsi, saldo naik, dicatat di kolom debit.
  • Kas, saldo turun, dicatat di kolom kredit.

Cara mencatat transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Biaya Konsumsi … Rp 200.000
[Kredit] Kas … Rp 200.000

 

34: Tanggal 17 April 2020:

Biaya pulsa telpon dan internet Rp 243.450. Pembayaran dengan OVO.

Analisis transaksi

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Biaya Komunikasi, saldo naik, dicatat di sisi debit.
  • Rekening OVO, saldo turun, dicatat di sisi kredit.

Perhatikan cara pencatatan transaksi dalam  jurnal akuntansi:

[Debit] Biaya Komunikasi … Rp 243.450
[Kredit] Rekening OVO … Rp 243.450

 

35: Tanggal 20 April 2020:

Pembelian Bahan Pembantu Rp 445.000 Pembayaran dengan OVO

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah:

  • Persediaan Bahan Pembantu, saldo naik dan dicatat di sisi debit.
  • Rekening OVO, saldo turun dan dicatat di sisi kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut

[Debit] Persediaan Bahan Pembantu … Rp 445.000
[Kredit] Rekening OVO … Rp 445.000

 

pembelian bahan baku

 

36: Tanggal 20 April 2020:

Pembelian Bahan Pembantu Rp 4.327.500. Pembayaran melalui Bank  BCA

Analisis:

Rekening yang terpengaruh oleh transaksi adalah:

  • Bank BCA, saldo rekening turun dan dicatat di sisi kredit.
  • Persediaan Bahan Pembantu, saldo rekening naik dan dicatat di sisi debit.

Cara mencatat transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Persediaan Bahan Pembantu … Rp 4.327.500
[Kredit] Bank BCA … Rp 4.327.500

 

37: Tanggal 21 April 2020:

Penjualan Hijab Milenial XY senilai Rp 1.121.970. Pembayaran melalui Bank Mandiri.

Analisis:

Transaksi ini akan mempengaruhi rekening Bank Mandiri dan Rekening Penjualan.

  • Saldo rekening Bank Mandiri naik dan dicatat di kolom debit.
  • Saldo rekening Penjualan naik dan dicatat di kolom kredit.

Sehingga pencatatan transaksi dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Bank Mandiri … Rp 1.121.970
[Kredit] Penjualan …. Rp 1.121.970

 

 38: Tanggal 21 April 2020:

Pengiriman bahan pembantu hijab ke pemborong dengan Gojek sebesar Rp 200.000, dibayar tunai.

Analisis:

Akun yang terpengaruh adalah:

  • Biaya Pengiriman, saldo akun naik dan dicatat di sisi debit.
  • Kas, saldo akun turun dan dicatat di sisi kredit.

Bentuk pencatatan transaksi adalah:

[Debit] Biaya Pengiriman …. Rp 200.000
[Kredit] Kas …. Rp 200.000

 

39: Tanggal 22 April 2020:

Sumbangan pencegahan penyebaran Coronavirus sebesar Rp 2.000.000

Analisis:

Akun yang terpengaruh adalah:

  • Sumbangan, saldo akun naik dan dicatat di kolom debit.
  • Kas, saldo akun turundan dicatat di kolom kredit.

Cara mencatat jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Sumbangan …. Rp 2.000.000
[Kredit] Kas … Rp 2.000.000

 

40: Tanggal 22 April 2020:

Biaya sewa bulanan outlet di mal Rp 1.750.000. Pembayaran melalui Bank BCA

Analisis:

Rekening yang terpengaruh adalah:

  • Biaya Sewa, naik dan dicatat di kolom debit.
  • Rekening Bank BCA, turun dan dicatat di kolom kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi pembayaran sewa adalah:

[Debit] Biaya Sewa … Rp 1.750.000
[Kredit] Bank BCA …. Rp 1.750.000

 

contoh jurnal pembayran sewa

 

41: Tanggal 23 April 2020:

Retur Penjualan by Hijab Milenial melalui rekening Bank BRI sebesar Rp 1.055.621

Analisis:

Rekening yang terpengaruh transaksi ini adalah:

  • Retur Penjualan, dicatat di kolom debit.
  • Bank Rakyat Indonesia, dicatat di sisi kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut

[Debit] Retur Penjualan Rp 1.055.621
[Kredit] Bank Rakyat Indonesia Rp 1.055.621

 

42: Tanggal 23 April 2020:

Pembayaran biaya lain-lain sebesar Rp 1.138.000. Pembayaran tunai.

Analisis:

Pengaruh transaksi ini adalah pada rekening Kas dan Biaya Lain-lain.

Saldo rekening Kas turun, maka dicatat di kolom kredit.

Sedangkan saldo rekening Biaya Lain-lain mengalami kenaikan, maka dicatat di kolom debit.

Pencatatan jurnal akuntansi terhadap pembayaran lain-lain adalah:

[Debit] Biaya Lain-lain … Rp 1.138.000
[Kredit] Kas … Rp 1.138.000

 

43: Tanggal 24 April 2020:

Pembelian Bahan Baku senilai Rp 2.000.000 dibayar 7 hari setelah tanggal invoice pembelian.

Analisis:

Transaksi ini mempengaruhi rekening Utang Dagang dan Persediaan Bahan Baku.

Saldo rekening persediaan bahan baku naik, demikian juga dengan rekening utang dagang pun naik.

Kenaikan saldo rekening persediaan bahan baku dicatat di kolom debit.

Kenaikan saldo rekening utang dagang dicatat di kolom kredit.

Sehingga pencatatan dalam jurnal akuntansi nampak seperti berikut:

[Debit] Persediaan Bahan Baku … Rp 2.000.000
[Kredit] Utang Dagang … Rp 2.000.000

 

44: Tanggal 24 April 2020:

Pembelian Bahan Baku produksi sebesar Rp 597.500. Pembayaran tunai.

Analisis:

Akun yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah Kas dan Persediaan Bahan Baku.

Saldo akun Kas mengalami penurunan, maka dicatat di sisi kredit.

Saldo akun Persediaan Bahan Baku mengalami kenaikan, maka dicatat di sisi debit,

Sehingga cara mencatat transaksi ini dalam jurnal akuntansi adalah:

[Debit] Persediaan Bahan Baku … Rp 597.500
[Kredit] Kas … Rp 597.500

 

45: Tanggal 25 April 2020:

Pembayaran Upah Tenaga Kerja Langsung sebesar Rp 2.151.000

Analisis:

Akun yang terpengaruh oleh transaksi ini adalah account Upah TK Langasung dan Kas.

Saldo account kas turun, maka dicatat di kolom kredit.

Sedangkan account upah TK langsung naik, maka dicatat di kolom debit.

Sehingga pencatatan jurnal akuntansi untuk transaksi akan nampak seperti berikut ini:

[Debit] Upah Tenaga Kerja Langsung … Rp 2.151.000
[Kredit] Kas … Rp 2.151.000

 

jurnal gaji

 

46: Tanggal 25 April 2020:

Pembayaran Biaya Kerumahtanggaan sebesar Rp 600.000. Pembayaran tunai.

Analisis:

Akun yang terpengaruh adalah Kas dan Beban Kerumahtanggaan.

Saldo akun kas turun, maka dicatat di kolom kredit.

Saldo akun beban kerumahtanggaan naik, maka dicatat di kolom debit.

Sehingga pencatatan jurnal akuntansi untuk transaksi tersebut adalah:

[Debit] Beban Kerumahtanggaan … Rp 600.000
[Kredit] Kas … Rp 600.000

 

47: Tanggal 25 April 2020:

Pembelian Perlengkapan Kantor senilai Rp 3.124.000. Diskon 10%. Pembayaran tunai.

Analisis transaksi:

Akun yang terpengaruh adalah Perlengkapan Kantor, Kas, dan Diskon Pembelian.

Saldo akun perlengkapan kantor naik dan dicatat di kolom debit.

Saldo akun kas turun dan dicatat di kolom kredit.

Saldo akun diskon pembelian bertambah dan dicatat di kolom kredit.

Sehinggap pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut adalah:

[Debit] Perlengkapan Kantor … Rp 3.124.000
[Kredit] Diskon Pembelian … Rp 312.400
[Kredit] Kas … Rp 2.811.600

 

48: Tanggal 26 April 2020:

Pembayaran biaya pengurusan perijinan sebesar Rp 1.000.000.

Analisis transaksi:

Transaksi ini akan menaikan saldo akun biaya, dan dicatat pada sisi debit.

Dan juga mengurangi saldo akun kas, sehingga dicatat di sisi kredit.

Transaksi ini dicatat dalam jurnal akuntansi sebagai berikut:

[Debit] Biaya Pengurusan Perijinan … Rp 1.000.000
[Kredit] Kas … Rp 1.000.000

 

49: Tanggal 27 April 2020:

Pembelian alat tulis kantor (ATK) senilai Rp 199.800. Pembayaran tunai.

Analisis transaksi:

Transaksi ini mempengaruhi pos alat tulis kantor dan kas.

Pengaruhnya adalah meningkatkan saldo pos alat tulis, sehingga dicatat di sisi debit.

Dan menurunkan saldo kas, dan dicatat di sisi kredit.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut

[Debit] Alat Tulis Kantor (ATK) …. Rp 199.800
[Kredit] Kas ….. Rp 199.800

 

50: Tanggal 28 April 2020:

Menerima pembayaran piutang usaha dari distributor Jakarta senilai Rp 58.000.000. Pembayaran melalui rekening Bank BCA.

Analisis transaksi pembayaran piutang:

Transaksi tersebut mengakibatkan kenaikan saldo rekening Bank BCA, dan menurunkan saldo akun piutang usaha.

Pencatatan jurnal akuntansi transaksi tersebut adalah sebagai berikut:

[Debit] Bank BCA … Rp 58.000.000
[Kredit] Piutang Usaha … Rp 58.000.000

 

contoh jurnal akuntansi

 

B: Contoh Jurnal Khusus Akuntansi

perempuan sedang menulis

Berikut ini contoh -contoh jurnal akuntansi yang dikelompokkan dalam jurnal khusus akuntansi:

51: Tanggal 30 April 2020:

Persediaan bahan baku Pembelian bahan baku (raw material) senilai Rp 43.975.100.

Analisis transaksi:

Pembelian bahan baku mengakibatkan kenaikan nilai utang usaha, dan dicatat pada sisi kredit.

Dan juga menaikan nilai persediaan bahan baku, sehingga dicatat pada sisi debit.

Transaksi ini dicatat dalam jurnal akuntansi seperti berikut ini:

[Debit] Persediaan Bahan Baku … Rp 43.975.100
[Kredit] Utang Usaha … Rp 43.975.100

 

Persediaan Bahan Baku

 

52: Tanggal 30 April 2020:

Persediaan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi adalah Rp 1.175.480.

Analisis:

Dalam proses produksi akan mengurangi bahan baku sehingga dicatat di sisi kredi.

Tahap proses produksi ini menghasilkan menambah persediaan barang dalam proses, sehingga dicatat di sisi debit.

Sehingga pencatatan proses produksi ini dalam jurnal akuntansi biaya adalah:

[Debit] Persediaan barang dalam proses … Rp 1.175.480
[Kredit] Persediaan bahan baku … Rp 1.175.480

 

53: Tanggal 30 April 2020:

Dalam proses produksi menggunakan bahan pembantu  dan menghasilkan persediaan barang dalam proses senilai Rp 20.168.000.

Analisis:

Kenaikan persediaan barang dalam proses dicatat di sisi debit.

Sedangkan penggunaan bahan pembantu  akan mengurangi persediaannya dan dicatat di sisi kredit.

Untuk mencatat tahap proses produksi ini ke dalam jurnal akuntansi biaya adalah sebagai berikut:

[Debit] Persediaan Barang dalam Proses … Rp 20.168.000
[Kredit] Persediaan Bahan Pembantu … Rp 20.168.000

 

Persediaan Barang dalam Proses

 

54: Tanggal 30 April 2020:

Proses produksi menghasilkan barang jadi siap dijual senilai Rp Rp 17.739.230

Analisis transaksi:

Proses ini berdampak pada kenaikan persediaan barang jadi dicatat di sisi kiri (debit).

Sebaliknya menurunkan persediaan barang dalam proses, dicatat di sisi kanan (kredit)

Tahap proses ini dicatat dalam jurnal akuntansi biaya sebagai berikut:

[Debit] Persediaan Barang Jadi … Rp 17.739.230
[Kredit] Persediaan Barang dalam Proses … Rp 17.739.230

 

55: Tanggal 30 April 2020:

Harga Pokok Penjualan Rp 19.763.876.

Analisis:

Proses produksi menghasilkan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebesar Rp 19.763.876.

Pencatatan tahap proses ini dalam jurnal akuntansi biaya adalah:

[Debit] HPP … Rp 19.763.876
[Kredit] Persediaan Barang Jadi … Rp 19.763.876

 

jurnal akuntansi biaya

 

56: Tanggal 30 April 2020:

Beban Penyusutan Aktiva Tetap Rp 1.204.287

Analisis:

Proses penyesuaian biaya depresiasi atau penyusutan berpengaruh terhadap kenaikan saldo biaya dan akumulasi depresiasi aset tetap.

Pencatatan jurnal akuntansi proses penyesuaian beban penyusutan tersebut adalah sebagai berikut:

[Debit] Beban Depresiasi … Rp 299.088
[Kredit] Akum. Depresiasi Aset Tetap… Rp 299.088

Dan melengkapi pembahasan materi jurnal akuntansi, berikut saya sajikan video pendek untuk memperluas pemahaman kita.

Selamat menyaksikan…

 

03: Kesimpulan

Suatu transaksi pertama kali dicatat dalam sebuah jurnal akuntansi.

Bentuk pencatatan jurnal transaksi yang digunakan perusahaan tidak sama.

Ada suatu perusahaan yang menggunakan satu jurnal akuntansi untuk mencatat semua transaksi, yang biasa disebut sebagai jurnal dua kolom.

Tapi ada juga perusahaan yang menggunakan lebih dari satu jurnal.

Setiap jurnal akuntansi digunakan untuk mencatat jenis transaksi yang berbeda.

Seperti jurnal akuntansi untuk penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, dan jurnal penyesuaian.

Untuk mencatat transaksi keuangan dalam jurnal akuntansi digunakan aturan debit dan kredit.

Sisi kiri disebut sisi Debit, sisi kanan disebut sisi Kredit.

Jumlah yang dicatat sisi debit harus sama dengan sisi kredit.

Dan sebagai penjelasan proses analisis dan cara pencatatan transaksi ke dalam jurnal akuntansi dalam sistem akuntansi, saya sudah sajikan 50+ contohnya di atas.

Semua jurnal tersebut menjadi bagian dari sistem akuntansi perusahaan.

Demikian yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.*****

manajemen keuangan dan SOP