Cara Praktis dan Efektif Membuat Jurnal Akuntansi dengan Contoh Nyata

B: Contoh Jurnal Khusus Akuntansi

Berikut ini contoh -contoh jurnal akuntansi yang dikelompokkan dalam jurnal khusus akuntansi:

51: Tanggal 30 April 2020:

Persediaan bahan baku Pembelian bahan baku (raw material) senilai Rp 43.975.100.

Analisis transaksi:

Pembelian bahan baku mengakibatkan kenaikan nilai utang usaha, dan dicatat pada sisi kredit, dan juga menaikan nilai persediaan bahan baku, sehingga dicatat pada sisi debit. Transaksi ini dicatat dalam jurnal akuntansi seperti berikut ini:

[Debit] Persediaan Bahan Baku … Rp 43.975.100
[Kredit] Utang Usaha … Rp 43.975.100

Persediaan Bahan Baku

52: Tanggal 30 April 2020:

Persediaan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi adalah Rp 1.175.480.

Analisis:

Dalam proses produksi akan mengurangi bahan baku sehingga dicatat di sisi kredi. Tahap proses produksi ini menghasilkan menambah persediaan barang dalam proses, sehingga dicatat di sisi debit, sehingga pencatatan proses produksi ini dalam jurnal akuntansi biaya adalah:

[Debit] Persediaan barang dalam proses … Rp 1.175.480
[Kredit] Persediaan bahan baku … Rp 1.175.480

53: Tanggal 30 April 2020:

Dalam proses produksi menggunakan bahan pembantu  dan menghasilkan persediaan barang dalam proses senilai Rp 20.168.000.

Analisis:

Kenaikan persediaan barang dalam proses dicatat di sisi debit, sedangkan penggunaan bahan pembantu  akan mengurangi persediaannya dan dicatat di sisi kredit. Untuk mencatat tahap proses produksi ini ke dalam jurnal akuntansi biaya adalah sebagai berikut:

[Debit] Persediaan Barang dalam Proses … Rp 20.168.000
[Kredit] Persediaan Bahan Pembantu … Rp 20.168.000

Persediaan Barang dalam Proses

54: Tanggal 30 April 2020:

Proses produksi menghasilkan barang jadi siap dijual senilai Rp Rp 17.739.230

Analisis transaksi:

Proses ini berdampak pada kenaikan persediaan barang jadi dicatat di sisi kiri (debit). Sebaliknya menurunkan persediaan barang dalam proses, dicatat di sisi kanan (kredit). Tahap proses ini dicatat dalam jurnal akuntansi biaya sebagai berikut:

[Debit] Persediaan Barang Jadi … Rp 17.739.230
[Kredit] Persediaan Barang dalam Proses … Rp 17.739.230

55: Tanggal 30 April 2020:

Harga Pokok Penjualan Rp 19.763.876.

Analisis:

Proses produksi menghasilkan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebesar Rp 19.763.876. Pencatatan tahap proses ini dalam jurnal akuntansi biaya adalah:

[Debit] HPP … Rp 19.763.876
[Kredit] Persediaan Barang Jadi … Rp 19.763.876

jurnal akuntansi biaya

56: Tanggal 30 April 2020:

Beban Penyusutan Aktiva Tetap Rp 1.204.287

Analisis:

Proses penyesuaian biaya depresiasi atau penyusutan berpengaruh terhadap kenaikan saldo biaya dan akumulasi depresiasi aset tetap. Pencatatan jurnal akuntansi proses penyesuaian beban penyusutan tersebut adalah sebagai berikut:

[Debit] Beban Depresiasi … Rp 299.088
[Kredit] Akum. Depresiasi Aset Tetap… Rp 299.088

Kesimpulan

Suatu transaksi pertama kali dicatat dalam sebuah jurnal akuntansi.

Bentuk pencatatan jurnal transaksi yang digunakan perusahaan tidak sama, ada suatu perusahaan yang menggunakan satu jurnal akuntansi untuk mencatat semua transaksi, yang biasa disebut sebagai jurnal dua kolom, tapi ada juga perusahaan yang menggunakan lebih dari satu jurnal.

Setiap jurnal akuntansi digunakan untuk mencatat jenis transaksi yang berbeda, seperti jurnal akuntansi untuk penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, dan jurnal penyesuaian.

Untuk mencatat transaksi keuangan dalam jurnal akuntansi digunakan aturan debit dan kredit. Sisi kiri disebut sisi Debit, sisi kanan disebut sisi Kredit. Jumlah yang dicatat sisi debit harus sama dengan sisi kredit.

Dan sebagai penjelasan proses analisis dan cara pencatatan transaksi ke dalam jurnal akuntansi dalam sistem akuntansi, saya sudah sajikan 50+ contohnya di atas. Semua jurnal tersebut menjadi bagian dari sistem akuntansi perusahaan. Apabila Anda masih merasa kesulitan, coba aplikasi SOP Keuangan dengan Accounting Tools-nya.

Video Tutorial Membuat Jurnal Akuntansi dengan Excel

Dan untuk melengkapi pembahasan materi jurnal akuntansi, berikut saya sajikan video pendek untuk memperluas pemahaman kita, yaitu tutorial step-by-step membuat jurnal akuntansi dengan rumus IF dan Data Validation Excel.

Tonton sampai selesai videoanya ya, agar tidak salah intepretasi. Selamat menyaksikan…

Bagaimana menurut pendapatan Anda? Ada saran dan masukkan. Jika ada, silahkan tuliskan di kolom komentar setelah artikel ini ya.

Demikian yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.*****

Note:
Boleh mengutip artikel ini, mohon untuk mencantumkan sumbernya ya.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.