6: Sampai di Lokasi Training Lebih Awal
Training adalah event penting yang memerlukan persiapan sebaik-baiknya, maka, datanglah lebih awal, paling tidak setengah jam sebelum pelatihan dimulai.
Perikasalah semua kelengkapan yang dibutuhkan untuk pelatihan nanti, walaupun penyelenggara pelatihan sudah menyiapkannya.
7: Datangi dan Bergabunglah dengan Peserta Training
Ajak bicara peserta pelatihan. Berkenalanlah dengan mereka.
Hafalkan beberapa nama mereka, dapatkan masukan mengenai harapan mereka tentang pelatihan Anda. Aktivitas ini akan memberikan pemahaman tentang peserta pelatihan.
8: Minta Ijin Sebelum Memulai Pelatihan
Ketika anda dipersilahkan untuk memulai presentasi, mintalah ijin untuk memulai, kepada yang mengundang dan kepada hadirin.
9: Cara Berjalan Menuju Arena Training
Berjalanlah dengan santai, tetapi dengan langkah yang terhitung pasti.
Cara berjalan seperti ini akan membantu kita untuk tidak nervous, percaya diri dan yakin dengan materi training yang akan disampaikan. Sebaiknya lakukan latihan sendiri secara terus menerus, hingga kelihatan natural.
10: Beri Jeda Sebelum Memulai Pelatihan
Ketika akan memulai pelatihan, jangan langsung memberikan salam pembuka.
Mulailah dulu dengan memastikan kepala anda terangkat datar, dan melihat ke keseluruhan ruangan dengan senyum ramah dan hormat. Tersenyumlah, dan mengangguklah dengan samar ke arah orang-orang yang telah anda kenal tadi.

11: Beri Salam yang Tepat Ketika Memulai Training
Sampaikan salam pembukaan dengan baik, jelas, dan volume suara yang sesuai dengan ukuran ruangannya.
Tidak usah berteriak, tapi tidak juga memaksa orang memajukan telinga mereka untuk mendengar apa yang Anda katakan.
12: Sampaikan Kalimat Pembuka yang Hangat di Awal Training
Sampaikan rasa senang dan terima kasih atas kesempatan baik yang telah diberikan kepada anda.
Berbicaralah dulu kepada wajah-wajah ramah yang anda bisa lihat dari tempat anda berbicara.
Untuk sementara, hindarilah wajah-wajah yang bisa mengganggu ketenangan anda.
13: Penyampaian Materi Training
Cara penyampaian training adalah dengan menyampaikan materi pelatihan secara menyeluruh dan jelas mengenai apa yang akan diperoleh oleh peserta dari pelatihan ini.
Berikan alasan mengapa pelatihan ini penting bagi mereka.
14: Proses Pelatihan (Training)
Persiapkan alur dan proses pelatihan dengan jelas dan sistematis dari awal hingga akhir.
Gambarkan dan jelaskan disain metode pelatihan,namun bersiaplah untuk menyesuaikan dengan perkembangan yang bisa timbul tak terduga dalam pelatihan ini.
Usahakan agar proses pelatihan berjalan sesuai dengan alur yang telah disiapkan.
Bila di tengah perjalanan pelatihan tersebut mengarah ke luar alur presentasi, gunakan semua keterampilan untuk bisa kembali ke alur semula.
15: Cara Memberi Jawaban Pertanyaan
Cara menjawab pertanyaan peserta training adalah sebagai berikut:
Saat menjawab pertanyaan dan komentar dari peserta pelatihan, gunakan jawaban, contoh-contoh yang logis dan relevan.
Sadarilah bahwa kita tidak selalu lebih pandai dari peserta pelatihan kerja. Keberadaan kita di depan mereka bisa jadi karena mengetahui lebih dulu dibandingkan mereka. Hindari menggunakan judul-judul teori saja, tanpa penguasaan yang baik tentang teori itu.
Bila Anda membahas cara membuat Laporan Arus Kas, maka Anda memang benar-benar menguasi materi itu dan pernah menyusun laporan arus kas pada berbagai bidang usaha.
Hal itu akan memperkuat persepsi dan penerimaan peserta terhadap Anda.
Sebagaimana pengalaman penulis, setiap kali memberikan pelatihan selalu saya berikan contoh-contoh nyata dari beberapa perusahaan dan sektor industri di mana saya pernah bekerja di sana.
16: Ice Breaking dan Interval Training
Lakukan ice breaking dengan menggunakan humor yang cerdas , bukan hanya lelucon.
Yang perlu diperhatikan adalah hindari menggunakan lelucon yang merendahkan wanita, merendahkan agama, bangsa, atau suku tertentu.
Humor adalah penguat rekatan pengertian yang dibangun oleh konsep, logika, dan contoh-contoh yang telah disampaikan.
Fakta membuktikan bahwa orang akan lebih mudah percaya kepada yang bisa membuatnya tertawa, daripada kepada yang membuatnya mengerti, karena sebetulnya tertawa itu berasal dari pengertian.
Bagaimana mungkin orang akan tertawa bila tidak mengerti.
17: Cara Menangani Penolakan
Agar bisa menangani segala penolakan dari para peserta training adalah dengan belajar untuk menguasai teknik menangani penolakan atau keberatan.
Gunakanlah teknik itu dengan berhati-hati terhadap peserta yang menolak, karena Anda didengarkan oleh banyak orang yang kepentingannya sangat beragam. Bila anda tidak berhati-hati, anda bisa menimbulkan masalah baru saat menyelesaikan sebuah masalah lain.
18: Berterima Kasih untuk Mereka yang Telah Mendukung
Berterima kasih kepada peserta training adalah salah satu cara mengungkapkan dan menyampaikan rasa terima kasih kepada orang lain, tak terkecuali para peserta pelatihan. Pujilah dan berterimakasihlah kepada hadirin yang sependapat dan mendukung apa yang anda sampaikan.
19: Summary Materi Training
Summary materi training adalah sebaiknya dibuat setelah menyampaikan tiap materi pelatihan.
Buatlah rangkuman dan kesimpulan setiap bab atau bagian dari pelatihan anda, sehingga kesimpulan-kesimpulan awal itu akan menyusun sebuah progresi logis kepada tujuan pelatihan anda.
Progres ini akan membuat penerimaan dari tujuan pelatihan anda menjadi sesuatu yang wajar bagi peserta pelatihan.
20: Menutup Training

Saat pelatihan sudah berakhir, tutuplah pelatihan dengan beberapa hal berikut ini:
- Kesimpulan akhir dari keseluruhan pelatihan.
- Ungkapan terima kasih atas dukungan peserta kepada pelatihan anda.
- Sebuah komitmen untuk tindakan nyata yang harus di-follow-up setelah pelatihan ini.
- Ulangi lagi rasa terima kasih anda atas kesempatan baik yang telah anda terima.
- Salam penutup.
Melangkahlah turun dengan baik, dan salamilah orang-orang yang senior dari peserta pelatihan atau orang-orang yang terdekat.