37 Strategi Pelatihan yang Bikin Kamu Jago dan Profesional dalam Karir

21: Berdo’a Setelah Training Selesai

Sebaik-baik kegiatan diawali dan diakhiri dengan do’a. Di awal pelatihan kita sudah berdo’a, di akhir kegiatan training juga berdo’a.

Berterima-kasihlah kepada Tuhan karena tanpa seijin-Nya pelatihan atau training kerja ini dapat terlaksana dan berjalan dengan baik.

22: Sesuaikan Kebutuhan Materi

Lakukan adaptasi materi yang akan disampaikan dengan gaya belajar peserta kursus, termasuk menyesuaikan dengan metode penyampaian dengan gaya belajar yang beragam di antara peserta.

23: Media Pembelajaran

Untuk memperkaya pengalaman belajar peserta, maka sebaiknya gunakan multimedia secara efektif dalam menyampaikan presentasi multimedia, video, atau grafis

24: Libatkan Peserta dalam Proses Pembelajaran

Upayakan untuk mengajak aktif para peserta dalam berpartisipasi aktif melalui diskusi, studi kasus, atau latihan praktis.

25: Evaluasi dan Feedback Secara Balik Real-time

Berikan feedback sepanjang training dan beradaptasi dengan kebutuhan peserta secara real-time, jangan ditunda nanti, apalagi besok pagi.

26: Integrasi Teknologi Pendidikan

Perkembangan teknologi pendidikan saat ini cukup masif dan banyak berpengaruh di dunia edukasi. Salah satunya platform pembelajaran online, maka segera manfaatkan platform digital atau alat pembelajaran online untuk meningkatkan interaktifitas.

27: Berkolaborasi dengan Para Ahli dan Pakar

Sekali waktu atau beberapa kali, undang ahli dan pakar yang kompeten dibidangnya sebagai bintang tamu untuk berbagi wawasan atau pengalaman khusus yang bisa memperkaya pelatihan.

28: Buat Kelompok Diskusi Online

Perkembangan teknologi yang pesat telah menyediakan berbagai tools dan prasaran pembelajaran yang bisa dimanfaatkan, seperti grup diskusi online. Fasilitasi forum online untuk melibatkan peserta dalam diskusi berkelanjutan setelah pelatihan.

29: Pertimbangkan Keterlibatan Fisik

Pada saat menyampaikan materi training, pertimbangkan aktivitas fisik atau simulasi untuk meningkatkan pengalaman belajar, misalnya dengan game atau permainan edukasi yang bisa menunjang proses pembelajaran.

30: Berikan dan Latih Keterampilan Praktis

Salah satu tujuan training adalah untuk diaplikasikan dalam dunia nyata, sehingga selain berfokus pada teori, namun sangat perlu untuk mengembangkan keterampilan praktis yang bisa diterapkan langsung di tempat kerja.

31: Berikan Contoh dan Studi Kasus yang Relevan

Agar materi yang disampaikan benar-benar bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari, maka trainer harus memberikan contoh dan studi kasus nyata untuk mengilustrasikan penerapan konsep dalam konteks dunia nyata.

32: Berkolaborasi dengan Peserta dalam Proses Evaluasi

Selain feedback secara umum, perlu juga mengajak peserta untuk memberikan masukan khusus tentang training dan hal tertentu yang perlu dikembangkan berdasarkan umpan balik mereka.

33: Jaga Ketahanan Energi Peserta

Mengapa seorang trainer perlu mempertahankan ketahanan energi peserta? Karena akan sangat membantu peserta dalam menerima dan memahami materi yang disampaikan.

Bagaimana cara mempertahankan daya tahan peserta?

Untuk menjaga tingkat energi dan antusiasme selama sesi pelatihan adalah dengan menghindari monoton atau terlalu panjang. Batasi waktu training kurang lebih dua jam.

34: Bentuk dan Aktifkan Komunitas Pembelajaran

Untuk menjaga kesinambungan proses pembelajaran, maka penyelenggara training perlu mendukung pembentukan komunitas pembelajaran di antara peserta untuk pertukaran pengalaman dan dukungan setelah pelatihan.

35: Gunakan Analogi atau Metafora

Untuk memudahkan proses pembelajaran dan membantu peserta dalam memahami materi trainig, maka sampaikan konsep-konsep kompleks melalui analogi atau metafora untuk memudahkan pemahaman.

36: Inisiasi Kolaborasi Pasca-Pelatihan

Untuk menjaga keberlangsungan proses edukasi, maka penyelenggara memfasilitasi setiap peserta untuk membangun kolaborasi setelah pelatihan. Salah satu manfaat yang bisa dipetik dari aktivitas ini adalah untuk mendorong penerapan konsep.

37: Gunakan Alat Evaluasi yang Relevan

Banyak metode dan cara yang bisa digunakan untuk melakukan evaluasi pembelajaran. Pilih satu metode evaluasi yang sesuai untuk mengukur pemahaman dan penerapan materi.

Penutup dan Kesimpulan

Program pelatihan yang diselenggarakan perusahaan kepada karyawannya adalah salah satu ‘hadiah’ perusahaan untuk karyawannya.

Selain ‘hadiah/bonus’ program saham untuk karyawan

Agar tujuan dan manfaat training tersebut benar-benar bisa dirasakan dan berdampak positif bagi peserta dan perusahaan maka 21 cara mempersiapkan dan menjalankan proses pelatihan di atas harus benar-benar  diperhatikan.

Dan, bila Anda atau karyawan Anda ingin mengadakan training akuntansi sehingga tahu, paham dan bisa membuat sistem akuntansi keuangan perusahaan, langsung saja ke SOP

Video Ice Breaking

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, berikut ini disajikan satu contoh ice breaking saat memberikan pelatihan. Langsung saja, mari tonton videonya berikut ini:

Bagaimana menurut pendapat Anda?

Demikian yang dapat saya sampaikan. semoga bermanfaat.

Terima kasih. *****

Note:
Mohon disebutkan dan sertakan link artikel bila Anda mengutip artikel ini. Thanks

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.