Karakteristik Perusahaan Dagang

Aktivitas di Indomaret dan Transmart yang merupakan perusahaan dagang berbeda dari aktivitas di kantor pengacara, kantor konsultan keuangan, dan kantor seorang arsitek yang merupakan perusahaan jasa.

Bagaimana konsep dan prinsip-prinsip akuntansi diterapkan untuk perusahaan dagang?

Yuk kita mulai pembahasan tentang:

  • Pengertian dan aktivitas perusahaan dagang
  • Siklus operasi  transaksi pembelian dan penjualan
  • Penjelaskan dan ilustrasi laporan keuangan perusahaan dagang.

 

Pengertian dan Karakteristik Perusahaan Dagang

karakteristik perusahaan dagang

Pengertian perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya membeli dan menjual barang dagangan.

Berikut beberapa perusahaan dagang di indonesia yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia):

Kategori perusahaan dagang besar:

  • PT Wicaksana Overseas International Tbk
  • PT Akbar Indo Makmur Tbk
  • PT AKR Corporindo Tbk
  • PT Arita Prima Indonesia Tbk
  • PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk
  • PT Bintang Oto Global Tbk
  • PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk
  • PT Colorpack Indonesia Tbk
  • PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk
  • PT Explorasi Energi Indonesia Tbk
  • PT Duta Putra Utama Makmur Tbk

Kategori perusahaan dagang eceran:

  • PT Ace Hardware Indonesia Tbk
  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
  • PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk
  • PT Catur Sentosa Adiprana Tbk
  • PT Duta Intidaya Tbk
  • PT Electronic City Indonesia Tbk
  • PT Erajaya Swasembada Tbk
  • PT Global Teleshop Tbk
  • PT Golden Retailinda Tbk
  • PT Hero Supermarket Tbk

Untuk memudahkan penjelasan tentang ciri ciri perusahaan dagang dan operasi perusahaan dagang ini.

Perhatikan ilustrasi laporan laba rugi yang menitik-beratkan pada pendapatan dan beban dalam laporan keuangan berikut:

ringkasan-laporan-keuangan-perusahaan-dagang

Aktivitas pendapatan perusahaan dagang melibatkan pembelian dan penjualan barang dagang.

Di awal usahanya, perusahaan dagang harus membeli barang untuk dijual ke customer/pelanggan.

Saat barang dagangan sudah terjual, pendapatan dari penjualan dilaporkan dan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang dagangan dilaporkan pada pos harga pokok penjualan (HPP).

Biaya barang dagangan yang terjual dikurangkan dari penjualan dan menghasilkan laba kotor (gross profit).

Jumlah ini disebut laba kotor karena masih harus dikurangi dengan biaya-biaya operasi.

Dan bila dituliskan dengan persamaan matematika adalah sebagai berikut:

perhitungan laba bersih

Sisa barang dagang yang belum terjual disebut persediaan barang dagangan yang dilaporkan sebagai aset lancar dalam laporan neraca.

Akuntansi untuk perusahaan dagang dirancang untuk mencatat penerimaan barang untuk dijual kembali.

Memberi informasi jumlah barang yang tersedia untuk dijual, serta mencatat penjualan dan harga pokok barang yang terjual.

 

Siklus Operasi Perusahaan Dagang

flowchart perusahaan dagang

Aktivitas perusahaan dagang adalah:

  • Aktivitas Pembelian barang dagangan untuk dijual
  • Aktivitas Penjualan dan distribusi ke customer
  • Aktivitas penagihan; penerimaan kas dari customer

Jadi secara umum siklus aktivitas perusahaan dagang dapat diilustrasikan seperti gambar di atas.

Siklus aktivitas perusahaan dagang dimulai dari pengeluaran uang dan berakhir dengan menerima uang dari pelanggan.

Panjang pendeknya siklus aktivitas perusahaan dagang tergantung kepada jenis dan karakteristik produknya.

Perhatikan contoh berikut:

Toko perhiasan atau penjual mobil biasanya memiliki siklu aktivitas yang lebih panjang daripada toko perangkat elektronik atau toko kebutuhan seari-hari.

Perusahaan dengan siklus aktivitas lebih panjang biasanya memiliki margin laba yang lebih besar dibandingkan perusahaan dengan siklus kegiatan yang lebih pendek.

Misalnya, toko perhiasan membeli harga 30% – 50% di atas biayanya.

Sedangkan toko kebutuhan sehari-hari mengambil margin laba kecil, bisa di bawah 5%.

Toko kebutuhan sehari-hari mengompensasi kecilnya margin tersebut dengan menjual produknya lebih cepat untuk meningkatkan jumlah laba.

 

Akuntansi untuk Transaksi Dagang

materi akuntansi perusahaan dagang

Karakteristik transaksi dagang adalah setiap transaksi akan mempengaruhi penjual dan pembeli.

Artinya, dalam transaksi yang sama dapat dicatat dari sisi penjual dan sisi pembeli.

Akuntansi untuk transaksi dagang meliputi:

  • Penjualan barang
  • Pembelian barang
  • Ongkos kirim
  • Pajak penjualan
  • Diskon penjualan

Penjelasan masing-masing bagian adalah sebagai berikut:

#1: Penjualan Barang Dagangan

Penjualan (sales) adalah total barang yang terjual,  baik penjualan maupun kredit. Transaksi penjualan dicatat dengan menggunakan aturan debit kredit pada ayat jurnal khusus.

Perhatikan contoh pencatatan transaksi berikut:

PT Manajemen Keuangan Network adalah perusahaan retail yang menjual komputer, laptop dan asesorisnya.

Perusahaan menjual barang dagangan berupa personal computer secara kredit kepada Pak Budi senilai Rp 6.300.000, n/60, harga pokok penjualan sebesar Rp 5.500.000

Atas transaksi tersebut, Perusahaan melakukan pencatatan ayat  jurnal khusus penjualan sebagai berikut:

[Debit] Piutang Dagang  Rp 6.300.000
[Kredit] Penjualan                       Rp 6.300.000

[Debit] Harga Pokok Penjualan  Rp 5.500.000
[Kredit] Persediaan                               Rp 5.500.000

 

#2: Pembelian Barang Dagangan

Pembelian adalah jumlah barang yang dibeli untuk kemudian dijual kembali, baik secara tunai maupun kredit.

Untuk mencatat transaksi pembelian menggunakan aturan debit kredit.

Misalnya dengan menggunakan contoh transaksi #1, Manajemen Keuangan Network sebagai pembeli membuat ayat jurnal khusus pembelian sebagai berikut:

[Debit] Persediaan                    Rp 5.500.000
[Kredit] Utang Dagang – Pak Budi      Rp 5.500.000

 

#3: Ongkos kirim

Ongkos kirim adalah beban yang harus ditanggung saat berpindahnya kepemilikan barang.

Syarat penjualan harus menunjukkan saat kepemilikan barang diserahkan kepada pembeli. Titik ini menentukan pihak pembeli atau penjual  yang harus membayar ongkos kirim (transportation cost).

 

#4: Pajak Penjualan

Pajak penjualan adalah kewajiban atas pajak yang timbul saat terjadi penjualan, misalnya Pajak Pertambahan Nilai.

Saat perusahaan membeli barang yang dikenakan PPN, maka PPN yang dibayarkan disebut PPN-Masukan. Selanjutnya, saat perusahaan menjual barang dagangan dan memungut PPN dari pembeli, maka PPN ini disebut PPN-Keluaran.

PPN yang disetorkan ke pemerintah (Dirjen Pajak) adalah PPN net, yaitu selisih positif dari PPN-Keluaran dikurangi PPN-Masukan.

 

#5: Diskon Penjualan (sales discount)

Diskon penjualan adalah potongan harga yang diberikan oleh penjual pada pelanggan untuk pembayaran lebih awal atas penjualan secara kredit.

Sebagai contoh, penjual dapat menawarkan diskon 3% atas penjualan senilai Rp 5.000.000 jika pembeli membayar dalam 10 hari setelah tanggal faktur.

Jika pembeli tidak mengambil diskon ini, maka akan jatuh tempo 30 hari sebesar yang tertera pada faktur.

Syarat seperti ini akan ditulis pada faktur sebagai berikut: 2/10, n/30.

 

Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Sebagaimana telah dibahas pada bab akuntansi untuk transaksi dagang di atas, maka akun-akun yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan perusahaan dagang,

harus mencerminkan transaksi-transaksi yang biasa terjadi di perusahaan dagang antara lain akun:

  • Persediaan, akun ini termasuk dalam akun laporan posisi keuangan perusahaan
  • Penjualan; sebagai akun Laporan Laba Rugi
  • Retur dan Potongan penjualan; sebagai akun Laporan Laba Rugi
  • Diskon Penjualan; sebagai akun Laporan Laba Rugi
  • Harga Pokok Penjualan; sebagai akun Laporan Laba Rugi
  • Ongkos kirim penjualan; sebagai akun Laporan Laba Rugi

Dan berikut ini contoh laporan keuangan perusahaan dagang yang terdaftar di BEI, PT Wicaksana Overseas International Tbk. Sebuah perusahaan dengan aktivitas utama melakukan distribusi dan perdagangan.

 

#1: Laporan Laba Rugi

laporan laba rugi perusahaan dagang
laporan laba rugi PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 1

 

laporan laba rugi perusahaan dagang
laporan laba rugi PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 2

Cara menghitung jumlah harga pokok penjualan (HPP – dalam kotak merah) adalah sebagai berikut:

Cara menghitung harga pokok penjualan perusahaan dagang

 

 

 

 

#2: Laporan Posisi Keuangan / Neraca

Berikut ini contoh neraca perusahaan dagang lengkap an. PT Wicaksana Overseas International Tbk

Contoh neraca perusahaan dagang
Neraca PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 1

 

Contoh neraca perusahaan dagang
Neraca PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 2

 

Contoh neraca perusahaan dagang
Neraca PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 3

Perhatikan tanda kotak merah, rincian jumlah persediaan adalah:

cara menghitung persediaan perusahaan dagang

 

 

 

 

#3: Laporan Perubahan Ekuitas

Contoh laporan perubahan ekuitas
Laporan Perubahan Ekuitas PT Wicaksana Overseas International Tbk

 

#4: Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang
Laporan Arus KasPT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 1

 

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang
Laporan Arus Kas PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 2

 

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang
Laporan Arus Kas PT Wicaksana Overseas International Tbk – bagian 3

 

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatannya jual beli barang dagangan.

Pengertian kegiatan perusahaan, adalah aktivitas-aktivitas yang dilakukan perusahaan dagang sejak dari pembelian barang dagangan yang akan dijual, sampai menerima uang dari pelanggan karena menjual barang dagangan.

***

manajemen keuangan dan SOP