Dana Petty Cash dan Kebutuhan Khusus dalam Sistem Akuntansi

Dana Petty Cash dan Kebutuhan Khusus

Strategi perusahaan dalam mengelola dan mengendalikan dana kas antara lain dengan mengalokasikan ke dana petty cash dan dana untuk kebutuhan khusus.

Selain itu, perusahaan juga akan mengalokasikan dana kas untuk keperluan khusus, misalnya gaji dan keperluan lainnya.

Bagaimana cara pengelolaan dan pencatatan transaksi tersebut? Mari dibahas satu per satu….

***

Dana Petty Cash

Dana Kas Kecil (petty cash fund)

Biasanya menulis cek untuk membayar sejumlah kecil pengeluaran, seperti prangko, tidak praktis dilakukan oleh perusahaan.

Selain itu, pembayaran jumlah kecil dapat dilakukan cukup sering sehingga lama-kelamaan jumlah tersebut jika tambahkan akan menjadi besar.

Oleh karena itu, tindakan pengendalian terhadap pembayaran semacam ini juga diperlukan. Untuk tujuan ini maka digunakan pengelolaan kas kecil yang disebut petty cash fund (dana kas kecil).

Pembentukan dana kas kecil pertama-tama dengan memperkirakan jumlah kas yang diperlukan untuk pembayaran selama periode tertentu, misalnya selama satu minggu atau satu bulan.

Setelah persetujuan diberikan, cek ditulis dan diuangkan sebesar jumlah perkiraan tadi. Uang dari cek tersebut, kemudian diberikan kepada karyawan yang berhak untuk mengeluarkan uang dari dana kas.

Untuk tujuan pengendalian, perusahaan dapat menetapkan batasan jumlah maksimum pembayaran dan jenis pembayaran yang dapat dilakukan dari dana tersebut.

Setiap kali uang dibayarkan dari kas kecil (petty cash), karyawan mencatat rincian pembayaran dalam formulir penerimaan kas kecil.

contoh petty cash - pembelian prangko

Salah satu prosedur yang bisa diterapkan untuk pengeluaran kas untuk memenuhi kebutuhan yang mendadak, dapat dipelajari diartikel yang berjudul contoh dan langkah praktis membuat standar operasional prosedur pengeluaran kas bon sementara.

Dana kas kecil biasanya diisi kembali pada jarak periodik atau saat dana habis atau mencapai jumlah minimum.

Saat dana kas kecil (petty cash) diisi kembali, akun yang didebit ditentukan dengan merangkum penerimaan kas kecil. Kemudian cek ditulis sejumlah tertentu dan dimasukkan dalam kas kecil.

Sebagai ilustrasi tentang metode pencatatan dana kas kecil, misalnya pembentukan dana kas kecil pada tanggal 1 Juni 2018 sebesar Rp 500.000.

Perhatikan ayat jurnal untuk mencatat transaksi ini adalah sebagai berikut:

pembentukan dana kas kecil

Jadi ada dana masuk dari kas perusahaan ke ke kas kecil sebesar Rp 500.000. Pembukuan kas kecil adalah dengan mendebit akun Kas Kecil dan mengkredit akun Kas, seperti ditunjukkan pada jurnal di atas.

Pada akhir bulan Juni 2018, penerimaan kas kecil (petty cash) menunjukkan pengeluaran untuk pos-pos berikut:

  • Bahan habis pakai bagian kantor Rp 380.000
  • Prangko (bahan habis pakai) Rp 22.000
  • Bahan habis pakai di outlet Rp 35.000
  • Beban administrasi lain-lain Rp 30.000

Perhatikan ayat jurnal untuk mengisi kembali dana kas kecil pada tanggal 30 Juni 2018 adalah sebagai berikut:

metode pencatatan dana kas kecil

Pengisian kembali dana kas kecil mengembalikan kas ke jumlah awalnya sebesar Rp 500.000. Dan jangan lupa bahwa tidak ada ayat jurnal untuk akun kas kecil saat dana diisi kembali.

Kas Kecil didebit hanya saat dana awal disediakan atau saat dana dinaikkan jumlahnya di kemudian hari. Sebaliknya Kas Kecil dikredit jika jumlahnya DIKURANGI.

Dana Kas untuk Kebutuhan khusus

Dana Kas untuk Kebutuhan Khusus

Selain kas kecil (petty cash), seringkali perusahaan menggunakan dana kas lainnya untuk memenuhi kebutuhan khusus, seperti gaji atau beban perjalanan dinas untuk tenaga penjual.

Dana sejenis ini disebut dana keperluan khusus (special purpose fund).

Setiap tenaga penjual misalnya diberi uang sejumlah Rp 200.000 untuk beban yang berhubungan dengan penjualan.

Secara berkala, tenaga penjual akan menyampaikan laporan perincian beban dan dana perjalanan dinas akan di-isi kembali.

Contoh lain adalah pada perusahaan ritel, seperti Indomaret dan Alfa Mart juga menggunakan dana khusus untuk uang kembalian pelanggan.

kas kebutuhan khusus - uang pengembalian

Akhirnya, kebanyakan perusahaan menggunakan rekening bank khusus gaji untuk membayar gaji karyawan.

Dana kas keperluan khusus pada awalnya dibentuk dengan memperkirakan jumlah kas yang diperlukan untuk pembayaran dari dana tersebut selama periode tertentu, misalnya selama satu minggu atau satu bulan.

Setelah disetujui, kas dikirimkan ke dana keperluan khusus.

Karyawan yang bertugas mengeluarkan uang dari dana kas akan menyetujui seluruh pengeluaran dari dana kas tersebut.

Untuk tujuan pengendalian, perusahaan dapat menetapkan batasan jumlah maksimum pembayaran dan jenis pembayaran yang dapat dilakukan dari dana kas.

Secara berkala, karyawan dari departemen internal audit  memeriksa pengeluaran dari dana kas, pengeluaran dicatat, dan dana akan di-isi kembali.

contoh petty cash - perusahaan ritel

Untuk mempertajam pemahaman kita tentang metode pencatatan dana kas kecil ini, berikut ini kami sajikan satu contoh lagi:

Transaksi-transaksi yang dilakukan PT Go Berkah, pada bulan Mei 2018 adalah sebagai berikut:

  1. Tanggal 1 Mei 2018 Mengeluarkan cek untuk pembentukan dana kas kecil sebesar Rp 1.500.000
  2. Jumlah kas dalam dana kas kecil (petty cash fund) adalah 120.000. Pada 31 Mei 2018, perusahaan mengeluarkan cek untuk mengisi kembali dana kas berdasarkan ringkasan penerimaan kas kecil berikut ini:
    • Bahan habis pakai Rp 300.000
    • Beban administrasi lain-lain Rp 125.000
    • Selisih kurang/lebih dana kas Rp 5.000

Dari transaksi-transaksi yang terjadi di bulan Mei 2018 tersebut, maka perusahaan melakukan pencatatan sebagai berikut:

Perhatikan ayat jurnal untuk mencatat pembentukan dana kas kecil:

contoh petty cash - pencatatan

Perhatikan juga ayat jurnal untuk mencatat pengisian kembali dana kas kecil:

pengelolaan kas kecil

 

Kesimpulan

Demikian pembahasan tentang dana kas untuk kas kecil dan keperluan khusus lainnya dalam sistem akuntansi.

Intinya perusahaan menetapkan dana kas dalam jumlah tertentu untuk kedua tujuan tersebut, kemudian secara berkala mengganti pengeluaran yang terjadi sehingga dana kas tersebut jumlahnya selalu TETAP.

Lalu berapa jumlah dana kas untuk kas kecil dan keperluan khusus lainnya?

Untuk jumlah tidak ada ketentuan pastinya, namun perusahaan dapat menentukan jumlahnya sesuai dengan kebiasaan dari transaksi-transaksi yang terjadi selama periode tertentu.

Setiap perusahaan tentu berbeda-beda, tergantung pada jenis dan skala bisnisnya.

Bagaimana dengan BISNIS Anda?

***

sop akuntansi keuangan powerful