Strategi Pemasaran Produk Dengan Promosi Penjualan, Efektifkah?

4: Cara Promosi Penjualan

Ada beberapa cara promosi penjualan yang sering digunakan, yaitu:

A: Cara Promosi Penjualan – Display

01: Pengertian Display

Display, non-personal stimulation of demand for product, service or selling organization to prospective buyera by direct appeal to vision or the other service.

Display adalah keinginan membeli sesuatu yang tidak didorong oleh seseorang, tapi didorong oleh daya tarik, atau oleh penglihatan ataupun oleh perasaan laiinya.

Pengertian display juga dikemukakan oleh William J. Shultz:

Display consist of stimulating customer’s attention and interest in a product or a store, and desire to buy the product or patronize the store, throught direct visual appeal.

Display adalah usaha mendorong perhatian dan minat konsumen pada toko atau barang dan mendorong keinginan membeli melalui daya tarik penglihatan langsung (direct visual appeal).

Memajangkan barang di dalam toko dan di etalase, mempunyai pengaruh besar terhadap penjualan.

Biasanya kita ihat salah satu cara untuk menjual barang ialah dengan membiarkan calon pembeli itu melihat, meraba, mencicipi, mengendarai dan lain sebagainya.

Berhasilnya self service menjual barang-barangnya tergantung dari pelaksanaan display, seperti terlihat di supermarket.

***

Tujuan display dapat digolongkan menjadi:

  • Untuk menarik perhatian (attention interest) para pembeli. Hal ini dilakukan menggunakan warna menarik atau lampu terang.
  • Untuk dapat menimbulkan keinginan memiliki barang-barang yang dipamerkan di toko (attention, interest) kemudian para konsumen masuk ke dalam toko dan melakukan pembelian (desire + action)

contoh promosi barang

02: Jenis Display

Ada 3 (tiga) macam display, yaitu:

#1. Window display

Cara promosi penjualan dengan memajangkan barang-barang, gambar, di bagian depan toko atau etalase.

Dengan cara seperti ini, calon konsumen yang lewat depan toko diharapkan tertarik untuk membeli barang-barang yang dipajangkan.

#2. Interior display

Cara promosi penjualan dengan memajangkan barang-barang, gambar, label harga dan poster di dalam toko, rak, meja dan dinding dan lantai.

Ada 3 jenis interior display, yaitu:

  • Merchandise Display: open dsiplay, closed display, architecture
  • Store sign and decoration
  • Dealer display

#3. Exterior Display

Cara promosi penjualan dengan memajangkan barang-barang di luar toko.

Misalnya pada waktu mengadakan promosi harga.

B: Cara Promosi Penjualan – Show

Dalam promosi penjualan sering juga digunakan Show, seperti mode show dan batik show.

C: Cara Promosi Penjualan – Exposition

Exposition adalah promosi penjualan yang biasanya digunakan untuk promosi penjualan tingkat internasional.

Expo diadakan selang beberapa tahun di berbagai negara di dunia, yang diikuti oleh para produsen kaliber dunia dengan memamerkan produk-produk andalan. Sejarah pertama diadakannya Expo adalah si London tahun 1851.

Pada awalnya expo ini hanya merupakan tempat di mana orang memamerkan kesempatan kumpulan obyek.

Tapi pada tahap selanjutnya expo merupakan kesempatan bagi produsen untuk memamerkan produk dengan teknologi terbaru.

Tengok saja event semacam GIIAS, di mana produsen otomotif berlomba-lomba memamerkan produk terbaru dengan teknologi terbarunya.

D: Cara Promosi Penjualan – Demonstration

Cara promosi penjualan dengan cara memperlihatkan kepada khalayak ramai, percobaan dan penggunaan produk tertentu,

Misalnya, menjual mesin cuci dengan menunjukkan kecanggihan produk tersebut.

Atau calon konsumen diberi kesempatan untuk mencoba mobil keluaran terbaru.

Selain memberikan pengalaman kepada calon pembeli, produsen juga menunjukkan fitur-fitur canggih dari mobil tersebut.

E: Cara Promosi Penjualan – Tradding Stamps

Tradding Stamp adalah cara promosi penjualan dengan memberikan cap dagang atau merk. Cap dan merk ini disematkan di semua yang terkait penjualan, misalnya invoice penjualan.

F: Cara Promosi Penjualan – Packaging

Cara promosi penjualan dengan memberikan packaging yang menarik dan unik pada suatu produk.

Konsumen dan calon konsumen mungkin akan memandang suatu barang lebih baik dari barang lain hanya disebabkan oleh package-nya (pembungkus), walaupun isi dan kualitasnya sama.

Apalagi bila kualitas produk dan packaging-nya sama-sama bagus, tentu akan menambah kepercayaan konsumen dan memungkinkan terjadinya pembelian yang berulang.

G: Cara Promosi Penjualan – Labelling

Pengertian labelling adalah cara promosi penjualan dengan memberikan suatu keterangan atau ciri dari suatu produk. Grade labelling adalah dengan mencantumkan keterangan tentang ciri barang.

Descriptive labelling adalah penempatan keterangan-keterangan secara rinci, misalnya unsur kimia, ukuran, warna, persentase campuran, penggunaan produk.

Labelling ini biasanya sering dijumpai pada pembungkus obat, di mana informative labelling sama dengan descriptive labelling, hanya memuat keterangan yang lebih lengkap.

H: Cara Consumer Promotion dan Dealer Promotion

Consumer Promotion adalah cara promosi penjualan yang diarahkan kepada konsumen, sedangkan Dealer Promotion adalah cara promosi penjualan yang diarahkan kepada para penyalur (retailer).

Cara promosi penjualan dalam consumer promotion antara lain:

  • Memberikan hadiah berupa contoh produk.
  • Memberikan diskon untuk pembeli
  • Mengadakan sayembara untuk menarik perhatian konsumen terhadap barang yang dijual
  • Mengadakan demonstrasi penggunaan produk
  • Membantu konsumen dalam memilih produk yang dibutuhkan.

mobil merah

Dealer promotion, adalah strategi pemasaran dengan cara promosi penjualan yang bisa digunakan untuk membantu para retailer, antara lain:

  1. Memberi hadiah pada hari-hari tertentu pada retailer
  2. Memberi bantuan pada bidang kepemimpinan pada para retailer.
  3. Menyediakan alat-alat display
  4. Memberi petunjuk-petunjuk kepada pelayanan dan SPG retailer bagaimana cara menjual produknya agar lebih efektif.
  5. Turut serta dalam reklame yang dipasang oleh retailer dengan ikut menyumbang sebagian biayanya.
  6. Mengadakan sayembara di antara para retailer, siapa di antara mereka yang menjual produknya paling banyak atau display siapa yang paling baik.

I: Cara Promosi Penjualan – Special Sales

Strategi pemasaran special sales dilakukan untuk semua barang-barang yang dijual dalam suatu toko, atau departemen tertentu dari tokok itu.

Biasanya barang-barang yang ditawarkan dalam special sales ini mengalami penurunan harga, dan memang umumnya konsumen mengharapkan price reduction atau dikenal dengan harga promo ini.

Tujuan diadakannya special sales antara lain:

  1. Agar merk sendiri dikenal dan diterima masyarakat.
  2. Menghilangkan / menghabiskan barang-barang yang sudah lama.
  3. Menghabiskan barang-barang musim, karena musimnya sudah hampir habis.
  4. Menciptakan reputasi untuk toko.
  5. Untuk menarik pelanggan baru.
  6. Untuk mempebesar penjualan barang-barang yang dicantumkan dalam price lines tertentu.
  7. Untuk menunjukkan bahwa harga-harga di toko ini lebih rendah daripada pesaing lainnya.

Kekurangan terhadap special sales:

  • Promosi penjualan khusus (special sales promotion) tidak akan mempertinggi penjualan secara teratur, hanya bersifat sementara, dalam periode di mana dilakukan special sales, mungkin penjualan akan memuncak untuk kemudian diikuti oleh kemerosotan dalam penjualan setelah lewat periode itu.
  • Walaupun promosi penjualan khusus (special sales promotion) dapat memperbesar pelanggan, namun di lain pihak biaya-biaya akan meningkat berarti laba yang akan diterima akan berkurang.
  • Ketika ada event special sales pelanggan bertambah, sebaliknya bila special sales berhenti terjadi penurunan pelanggan.

Namun demikian banyak juga keuntungan dari special sales ini, yaitu dapat mengenalkan produk ke masyarakat dan menarik pelanggan baru serta meningkatkan penjualan.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.