Cara Membersihkan Screen Sablon dengan Caustic Soda

Apa pembersih screen sablon paling ampuh? m3, caustic soda, disetrika, minyak kayu putih, bensin, atau minyak?

Dalam artikel ini tidak akan dibahas cara menghilangkan sablon pada kain, karung, kain, kaos, sandal, tas, hoodie, atau bahan lainnya, namun akan dibahasa secara mendalam obat pembersih screen sablon paling ampuh, baik yang berbentuk cairan atau padat.

Selain itu akan dibahas juga bahan penguat sablon plastik, rubber, transfer paper, dan digital.

Apa saja bahan-bahan pembersih tersebut dan bagaimana resep pencampuran dan prosesnya? Yuk baca, kenali, dan pelajari artikel berikut ini.

 

01: Obat Pembersih Screen Sablon

A: Pengertian

Yang dimaksud obat pembersih atau penghapus sablon adalah jenis obat yang digunakan untuk membersihkan kain screen sebelum proses peng-afdruk-kan atau penghapusan gambar pada screen untuk diganti dengan gambar baru.

 

B: Jenis Pembersih Sablon

Jenis-jenis obat yang biasa digunakan untuk menghapus gambar dari screen ataupun untuk obat pembersih sablon adalah sebagai berikut:

1: Caustic Soda

Fungsi Caustic Soda

Jenis pembersih screen sablon ini juga dikenal sebagai Soda Api. Fungsi caustic soda dalam cetak sablon adalah sebagai pembersih maupun sebagai penghapus gambar pada screen untuk diganti dengan gambar atau tulisan yang lain.

Caustic soda ini memiliki daya tahan yang sangat kuat, sehingga bisa menghilangkan bekas-bekas cat terutama cat yang telah mengering di permukaan screen.

Caustic soda atau soda api mudah bereaksi dengan logam dan udara sehingga mudah meleleh dan mencair bila bersentuhan dengan udara dan air. Bahan ini juga bisa menyebabkan kulit panas serta gatal-gatal bila terkena obat ini. Produk yang dikeluarkan biasanya dikemas dalam karung plastik

Jika caustic soda dicampur dengan air tawar atau air hujan, mula-mula airnya akan berwarna putih serta mengeluarkan panas sampai mencapai suhu 90 derajat. Produk ini banyak tersedia di pasar dengan berbagai merek, salah satunya produksi dari PT Sulfindo

 

Bentuk Caustic Soda

Ada beberapa bentuk caustic soda, antara lain:

  1. Berbentuk seperti gumpalan batu sebesar kepalan tangan tidak beraturan dan biasanya disebut caustic soda batu.
  2. Ada yang berbentuk seperti sisik ikan berwarna putih seperti tawas (putih bening) dan disebut Caustic Soda Flask. Jenis ini yang banyak digunakan.
  3. Dan ada yang berbentuk seperti kristal sebesar telur cecak dan disebut Putash.

 

Cara penggunaan caustic soda

Untuk menghapus atau membersihkan gambar sablon dari screen menggunakan caustic soda, pakailah wadah dari plastik dan alat pendukung lainnya yang terbuat dari bahan plastik atau bambu yang bagian ujungnya dibalut dengan kain.

Pada saat mengolah dan memakai caustic soda, baik dengan konsentrasi rendah maupun tinggi, pakailah sarung tangan yang terbuat dari karet. Dan berikut ini prosedur standar penggunaan larutan caustic soda:

Prosedur bagian I:

  1. Caustic soda dilarutkan dalam air dengan ukuran perbandingan 1 : 4.
  2. Gunakan wadah dari plastik dan pengaduk non logam.
  3. Aduk secara perlahan-lahan sampai kepingan soda api benar-benar larut dengan baik.
  4. Setelah benar-benar larut, pulaskan pada permukaan screen bagian luar dan dalam menggunakan pengaduk dari bahan non logam. Lakukan dengan hati-hati dan merata serta jangan sampai ada percikan yang mengenai mata.
  5. Setelah seluruh permukaan screen dipolesi dengan caustic soda, diamkan selama 10-15 menit agar benar-benar bereaksi. Waktu yang semakin lama justeru semakin baik dan tidak membahayakan bagi screen, bahkan bisa menjamin hilangnya tinta sablon atau larutan pembangkitnya.
  6. Selanjutnya screen dibersihkan dengan semprotan air bersih secara berulang-ulang sampai bekas-bekas larutan soda hilang.

 

Prosedur bagian II:

  1. Bila bekas-bekas gambar atau cat belum hilang sepenuhnya, ulangi kembali prosedur di atas, kemudian screen dikeringkan.
  2. Setelah screen bersih dan kering, bila perlu pulaskan asam cuka dan semprot kembali dengan air bersih, sebab larutan asam cuka bisa mentralisir serta membersihkan screen dari buih-buih caustic soda dan lainnya sehingga lubang screen benar-benar bersih.
  3. Setelah screen benar-benar bersih dan kering, screen siap untuk digunakan kembali atau disimpan.
  4. Dalam hal ini tidak perlu lagi menggunakan tepung gosok, karena dalam industri sablon, tepung gosok hanya digunakan untuk menghaluskan permukaan gasa yang kasar akibat bekas-bekas cat atau tinta yang masih tertinggal.
  5. Larutan caustic soda bisa langsung digunakan atau bisa juga disimpan dulu pada tempat yang aman.

 

Catatan penggunaan caustic soda

Perhatikan beberapa point penggunaan caustic soda berikut ini:

  1. Pencampuran larutan soda api bisa dirubah sesuai dengan kebutuhan. Bila menginginkan daya kerja larutan tinggi (kuat), perbandingan air harus dikurangi, misalnya 1 : 2. Dengan demikian daya kerja soda api semakin tinggi dan semakin kuat daya hapusnya. Sebaliknya, bila perbandingan air lebih besar, kinerja caustic soda makin lemah.
  2. Soda api yang belum digunakan berbentuk butir-butir kristal atau yang berbentuk gumpalan seperti batu, atau yang sudah dilarutkan harus disimpan dalam wadah non logam dan tertutup rapat, karena soda api termasuk zat yang mudah bereaksi dengan udara.
  3. Untuk yang masih mentah atau belum dilarutkan, sebaiknya disimpan dalam kemasan plastik double luar dan dalam.
  4. Penyimpanan harus di lokasi yang amandan jauh dari jangkauan anak-anak karena termasuk zat yang berbahaya.
  5. Pada saat pemolesan, jangan menggunakan kuas, sebab biasanya antara tangaki kuas dengan serabutnya terdapat lapisan logam seng.
  6. Pada waktu melarutkan dengan air harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai ada kepingan atau percikan yang mengenai mata.
  7. Bila ada kepingan atau larutan yang mengenai tubuh, segera bersihkan dengan air dingin berulangkali sampai bekasnya hilang.
  8. Screen dianggap bersih bila permukaannya tidak licin atau tidak mengandung larutan caustic soda atau bekas-bekas lapisan chrom.

 

2: Cresylic Acid

A: Fungsi Bahan Pembersih Sablon Cresylic Acid

Bahan ini termasuk jenis asam yang berfungsi untuk menghapus atau membersihkan screen, baik screen jenis nytal, monyl, maupun nybolt. Jenis pembersih sablon ini lebih keras dibanding dengan caustic soda, karena itu dalam pemakaiannya harus hati-hati dan jangan sampai merusak kain screen.

B: Tata Cara Penggunaan

Campuran asam cresylic acid digunakan sebagai pembersih kain screen sebelum dipakai. Cara menggunakannya harus lebih hati-hati dan teliti, sebab asam jenis ini bersifat menyerang dan melemahkan screen serta tidak mudah untuk menentukan besar kecilnya kadarasam yang perlu digunakan.

Namun demikian, bukanlah suatu hal yang menyulitkan sebab pabrikan yang memproduksi screen telah memberi aturan cara pemakaian.

Larutan asam cresylic acid biasanya dipakai untuk membersihkan screen yang sudah ada gambarnya untuk diganti dengan gambar yang baru, tapi bisa juga digunakan untuk membersihkan screen yang belum dipakai. Untuk keperluan yang bagaimanapun juga, asam ini harus digunakan dengan hati-hati.

Perhatikan tata cara penggunaannya berikut ini:

Resep campuran cresylic acid:

  1. Cresylic acid = satu bagian
  2. Methylited spirit = sembilan bagian

 

Cara Mencampur Bahan:

Campur dan aduk bahan sampai benar-benar merata (jangan menggunakan wadah dan pengaduk dari logam). Setelah benar-benar tercampur dipoleskan ke kain screen dan biarkan kurang lebih selama satu menit, tujuannya agar bahan tersebut bereaksi.

Selanjutnya bersihkan saputan larutan yang menempel pada screen dengan kain yang lembut sambil ditekan-tekan. Selama melakukan pemolesan screen tidak boleh digosok-gosok atau terkena air.

Bila pemolesan telah selesai dan screen telah kering, semprot dengan air dingin hingga benar-benar bersih.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pekerjaan ini, yaitu:

  1. Cresylic acid hanya boleh digunakan sekali saja, yaitu pada waktu screen baru dipasang pada bingkainya.
  2. Campuran antara cresylic acid dengan methylited spirit harus selalu dibuat segar dan baru.
  3. Usahakan prosentase asam dalam keadaan tetap serta harus tepat mengaduknya, sebab jenis methylited spirit adalah larutan yang cepat sekali menguap dan dapat menyebabkan screen cepat rusak.
  4. Menguapnya methylited spirit dari screen akan meninggalkan sisa-sisa cresylic acid, dan karena itu screen harus disemprot dengan air sampai benar-benar bersih. Bila ada sisa-sisa yang masih tertinggal bisa menyebabkan rusaknya screen dan merusak obat pembangkit pada saat proses afdruk akan dilakukan, sehingga harus dibersihkan dengan semprotan air hingga benar-benar bersih.

 

3: Pregant Paste

A: Bentuk Bahan

Obat sablon ini berbentuk pasta dan berwarna kuning gading, termasuk jenis bahan pembersih yang berdaya tinggi dan lebih keras dari caustic soda.

Bekas-bekas noda yang ditinggalkan oleh lapisan chromatine maupun chrom gelatine yang tidak bisa dihapus oleh caustic soda, bisa hilang dengan menggunakan pregant paste. Kemasannya biasanya ditempatkan dalam tabung.

Cara menggunakan pregant pasta pun harus hati-hati, bila sampai tersentuh atau terkena kulit akan terasa licin dan gatal.

Reaksinya terhadap logam sangat kuat, sehingga ketika digunakan, jangan menempatkan dalam wadah yang terbuat dari logam, tapi gunakanlah wadah plastik atau porselin untuk mengolahnya.

 

B: Cara Menggunakan Bahan Pembersih Sablon

Meskipun larutan soda api adalah jenis bahan pembersih sablon yang efektif dan paling umum digunakan, tapi daya kerjanya terbatas. Tidak semua noda bekas gambar bisa dihilangkan. Jika terjadi hal seperti ini, maka bisa menggunakan jenis bahan penghapus yang cocok, yaitu cairan pregant paste.

Perhatikan proses penggunaannya berikut ini:

Bagian pertama:

1: Gunakan wadah yang terbuat dari plastik untuk mencampur larutan pregant paste dan air dengan perbandingan 1 : 1, misalnya satu sendok pregant paste dengan satu sendok air. Perlu diingat bahwa pregant paste berwarna kuning berbentuk pasta licin dan gatal bila terkena kulit.

2: Gunakan batang kayu atau bambu atau sendok dari kaca/porselin untuk mengaduknya hingga benar-benar tercampur.

3: Oleskan larutan tersebut secara merata ke permukaan screen dengan batang bambu atau kayu yang ujungnya telah dibalut kain. Pemolesan dilakukan pada bagian luar dan dalam screen.

4: Jika noda-noda yang melekat pada screen hanya ada di beberapa bagian saja, maka hanya pada bagian-bagian itulah yang diolesi larutan pregant paste. Tidak perlu dipoles secara merata.

5: Setelah pemolesan dilakukan diamkan selama kurang lebih 30 menit agar larutan benar-benar bereaksi dengan baik.

 

Bagian kedua:

1: Setelah olesan dibiarkan selama 30 menit, screen dicuci dengan cara menyemprotkan air hangat, dilanjutnya dengan mengunakan air dingin.

2: Bila proses pencucian telah selesai, gunakan kertas halus untuk menggosok bagian luar dan dalam screen secara bersamaan agar bisa saling menekan.

3: Lakukan prosedur di atas secara berulang-ulang hingga screen benar-benar bersih, baik dari noda bekas lapisan pembangkit maupun noda bekas tinta sablon.

4: Larutan pregant paste juga efektif digunakan sebagai obat cairan pembersih larutan pembangkit jenis chromatine.

5: Perlu diperhatikan, dalam menggunakan pregant paste haruslah berhati-hati, jika terlalu sering mengenai tangan. Pakailah sarung tangan dari plastik atau karet pada saat akan menggunakannya.

6: Setelah selesai menggunakan, pregant paste harus ditempatkan pada lokasi yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak serta dalam wadah tertutup rapat.

 

4: Reducer PVC

Berbentuk cairan berwarna kuning. Obat sablon ini termasuk jenis minyak yang berbau keras menyengat. Bahan ini sebenarnya berfungsi sebagai pelarut cat PVC, tapi karena sifatnya yang demikian maka mampu digunakan sebagai cairan pembersih cat sablon pada screen yang telah mengering.

Reducer PVC lebih sering digunakan sebagai bahan pembantu dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berbentuk cairan dan berbau menyengat.
  • Umumnya digunakan sebagai bahan untuk mencampur PVC.
  • Mudah menguap dan terbakar.
  • Mudah untuk menghancurkan bekas-bekas cat yang mengering.
  • Bila tersentuh atau terkena kulit terasa panas.
  • Sebagai bahan pembantu pembersih sablon.
  • Jika digunakan untuk membersihkan bekas-bekas cat pada barang cetakan sablon bisa melunturkan warna dasar benda tersebut.

 

5: Sodium Hypochloride

Bentuk dan Fungsi

Bahan pembersih sablon ini berbentuk cairan, tapi tidak termasuk jenis minyak. Biasanya digunakan untuk membersihkan bekas-bekas cat sablon yang ada pada screen yang tertinggal karena pemakaian bahan pembangkit super emulsion 5.

Proses afdruk sablon yang menggunakan bahan pembangkit super emulsion 5, jika akan dibersihkan dan diganti dengan gambar baru, maka proses pembersihan itu tidak bisa dilakukan oleh caustic soda maupun pragent paste.

Lapisan atau polesan yang dibuat oleh super emulsion 5 hanya bisa dibersihkan dengan sodium hypochloride. Bentuk cairannya berwarna bening agak keputih-putihan, jika bahan tersebut digosokkan akan menimbulkan panas dan berubah warna menjadi putih.

 

Cara menggunakan sodium hypochloride

Jenis bahan ini umumnya dijual dalam bentuk cair dengan konsentrasi 13% – 16% dari chlorine. Bila menggunakan bahan ini harus memakai ukuran konsentrasi yang tepat, yaitu cukup dengan kekuatan 4% – 5%. Bila lebih dari ukuran itubisa merusak screen.

Cara memoleskannya adalah bagian depan dan belakang screen serta diamkan selama 5 menit, kemudian bersihkan dengan air dingin. Bila masih terdapat bekas-bekas lapisan pembangkit atau cat sablon yang belum bersih, bisa diulangi lagi dengan cara yang sama.

Setelah dicuci atau disiram dengan air bersih, poleskan asam cuka untuk menetralisir screen. Cara mencampur zat ini adalah dengan air panas 30  – 40  dengan perbandingan 1 : 4.

***

Selain menghapus atau membersihkan dengan bahan-bahan yang telah disebutkan di atas, ada juga bahan-bahan lain yang bisa digunakan, contoh carbon tetrachloride, trichloruethylene, methychlorida.

 

02: Obat Pelindung/Penguat Screen Sablon

A: Fungsi Penguat Afdruk Sablon

Penguat sablon berfungsi sebagai pelindung lapisan obat afdruk yang terdapat pada screen, sebab dengan diberinya bahan penguat, maka lapisan chrom yang terdapat pada screen tidak akan mudah aus oleh gesekan rakel dan juga tidak mudah terpengaruh oleh sentuhan cat sablon pada proses pencetakan dilakukan.

Gambar atau tulisan yang terdapat pada screen perlu dilindungi agar bisa digunakan berulangkali. Oleh karena itu, diberi lapisan obat penguat sablon agar gambar pada screen sheet menjadi lebih kuat dan bisa digunakan untuk mencetak dalam jumlah banyak.

 

B: Jenis Penguat Sablon

Ada berbagai jenis obat penguat sablon yang masing-masing memiliki kualitas dan kemampuan sendiri-sendiri. Tapi yang umum digunakan dalam sistem cetak sablon adalah sebagai berikut:

01: Vernis Sintetis

Vernis sintetis sama dengan cat sintetis, baik dalam jenis maupun kegunaannya, tapi dilihat dari segi kegunaannya, ternyata vernis sintetis hanya cocok untuk melapisi screen yang digunakan untuk melakukan proses sablon kain.

 

02: Screen Lack

Bentuk screen lack menyerupai vernis, cairan kental dan mudah bereaksi dengan udara, serta memiliki daya tahan yang cukup tinggi. Bila terkena udara (diangin-anginkan), mudah menimbulkan lapisan pada permukaan larutan.

Oleh karena itu screen lack harus selalu dalam kondisi tertutup. Sebagai langkah pengamanan tersendiri, setelah digunakan wadah harus ditutup kembali dengan rapat untuk menghindari kemungkinan pembekuan secara menyeluruh.

Daya sasarannya terbatas, dan hanya cocok untuk melapisi screen yang digunakan untuk menyablon kain dan tidak dapat digunakan untuk melapisi screen yang sasaran cetaknya bahan-bahan imitasi. Hal ini karena adanya Reducer PVC dalam tinta yang menyebabkan lapisan lack mudah rusak.

Screen lack biasanya hanya digunakan untuk pelapisan pada jenis screen yang berukuran kasar, contohnya screen yang digunakan untuk mencetak kain, sebab jenis cat kain umumnya mengandung kadar air tertentu.

Sedikit atau banyaknya kandungan air dalam cat kain sudah bisa membawa akibat tersendiri, yaitu dapat menghancurkan lapisan chrom yang ada pada screen. Hal ini berarti screen yang digunakan untuk mencetak kain harus diberi perlindungan agar memperoleh daya tahan yang cukup.

Oleh sebab itu, obat afdruk yang telah melekat pada screen harus dilapisi lagi dengan bahan penguat (pelapis) berupa screen lack sehingga memiliki daya tahan cetak yang baik serta tidak mudah rusak karena gesekan alat sablon rakel.

Jadi, secara garis besar fungsi dari screen lack adalah sebagai pelindung lapisan chrom pada screen.

 

03: Kesimpulan tentang Penguat dan Pembersih Sablon

Bahan pembersih sablon adalah salah satu materi yang digunakan untuk mendukung usaha sablon. Fungsi dari bahan pembersih sablon adalah untuk membersihkan screen dari sisa-sisa tinta dan cat yang digunakan dalam proses penyablonan. Selain itu, bisa juga digunakan untuk menghapus gambar yang sudah tidak terpakai, sehingga bisa digunakan lagi untuk gambar, tulisan atau obyek yang akan disablon.

Ada berbagai jenis bahan penguat dan pembersih yang tersedia di toko-toko peralatan sablon di kota Anda, dengan harganya bervariasi, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi usaha Anda. Beberapa jenis bahan penguat dan pembersih sablon telah disebutkan di atas.

Demikian yang bisa disajikan tentang obat penguat dan pembersih sablon, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.