Bagaimana Aplikasi Jurnal Umum dan Jurnal Khusus dalam Bisnis Sehari-hari?

3: Jurnal Umum (General Journal)

A: Apa itu Jurnal Umum?

Menurut para ahli, pengertian Jurnal Umum (general journal) adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang tidak dapat dicatat dalam jurnal pendapatan, jurnal penerimaan kas, jurnal pembelian, dan jurnal pembayaran kas. Contoh: ayat jurnal penyesuaian dan penutup.

Bagaimana Cara dan Prosedur Pencatatan Jurnal Umum? Agar lebih jelas, to the point saja langsung ke contoh pembuatan jurnal umum adalah sebagai berikut:

B: Contoh Jurnal Umum

Perhatikan contoh jurnal umum perusahaan dagang :

ayat jurnal penyesuaian berikut ini:

contoh-jurnal-penyesuaian
Contoh jurnal penyesuaian

Perhatikan juga contoh ayat jurnal penutup berikut ini:

Contoh Jurnal Penutup

Bagaimana, sudah jelas ya apa itu jurnal umum?

4: Jurnal Khusus (Special Journal)

A: Apa itu Jurnal Khusus?

Pengertian jurnal khusus (special journals) adalah metode untuk merangkum transaksi yang merupakan komponen dasar dalam sistem akuntansi.

Salah satu metode pengolahan data yang lebih efisien dalam sistem akuntansi adalah memindahkan jurnal umum adalah dua kolom ke jurnal multi kolom.

Setiap kolom dalam jurnal multi kolom digunakan hanya untuk mencatat transaksi yang memengaruhi akun tertentu, sebagai contoh, kolom khusus dapat digunakan hanya untuk mencatat kredit pada akun kas.

Penambahan dua kolom khusus akan menghilangkan tulisan Kas dalam jurnal untuk setiap penerimaan dan pembayaran kas, selain itu, posting setiap debit dan kredit satu demi satu ke akun Kas di buku besar juga tidak perlu dilakukan.

Pengertian Jurnal Khusus

B: Prosedur Pencatatan Jurnal Khusus

Aturan Debit Kredit

Tabel akuntansi debet kredit Kas dapat dijumlahkan secara periodik dan hanya jumlah akhir tiap kolom saja yang akan diposting ke dalam buku besar.

Dengan cara yang sama, kolom khusus dapat ditambahkan untuk mencatat kredit pada akun pendapatan, debit dan kredit pada Piutang Usaha dan Utang Usaha, serta untuk ayat jurnal lainnya yang sering dibuat berulangkali.

Jurnal umum adalah multikolom dapat memenuhi kebutuhan usaha kecil yang memiliki banyak transaksi dengan karakteristik yang sama.

Tapi perlu diperhatikan, bahwa sebuah jurnal yang memiliki banyak kolom untuk mencatat banyak jenis transaksi menjadi tidak  praktis bagi perusahaan yang terlalu besar. Selengkapnya bisa anda baca mengenai Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Tbk yang Sudah Diaudit.

Posting logis berikutnya pada sistem akuntansi adalah dengan mengganti jurnal multikolom satuan dengan beberapa jurnal khusus (special journals).

Apa fungsi jurnal khusus?

Jurnal khusus dirancang untuk mencatat satu jenis transaksi yang terjadi berulangkali. Misalnya, karena kebanyakan perusahaan memiliki banyak transaksi pembayaran kas.

Perusahaan-perusahaan tersebut akan menggunakan jurnal khusus untuk mencatat penerimaan kas. Mereka juga akan menggunakan jurnal khusus lain untuk mencatat pembayaran kas.

Bentuk dan jumlah jurnal khusus yang digunakan perusahaan bergantung pada karakteristik bisnisnya.

Perusahaan yang memberikan kredit mungkin menggunakan jurnal khusus yang dirancang hanya untuk mencatat pendapatan atas jasa yang diberikan secara kredit.

Di sisi lain, perusahaan yang tidak memberikan kredit tidak akan memerlukan jurnal seperti itu.

Pada kasus lain, biaya penyimpanan catatan dapat dikurangi dengan menggunakan dokumen pendukung seperti jurnal khusus.

C: Apa saja Jenis Jurnal Khusus?

Ada 4 jurnal khusus, yaitu:

  1. Pendapatan
  2. Penerimaan kas
  3. Pembelian
  4. Pembayaran kas.

Yuk dibahas satu per satu  berikut ini ya….

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.