9: Modifikasi Jurnal Khusus
A: Jenis Perusahaan
Apa saja jenis perusahaan yang ‘sering’ melakukan modifikasi jurnal akuntansi?
Selama ini kita sering mendengar istilah ‘modifikasi’ atau ‘modif’ untuk sepeda motor atau mobil. Di akuntansi pun ada istilah tersebut untuk jurnal khusus.
Perusahaan dapat memodifikasi jurnal khusus yang digunakan dengan menambahkan satu atau lebih kolom untuk mencatat transaksi yang sering terjadi, sebagai contoh, perusahaan dapat memotong pajak penjualan yang harus disetorkan secara periodik ke kantor pajak.
Oleh karena itu perusahaan dapat menambahkan kolom khusus untuk Cr. Utang Pajak Penjualan dalam jurnal pendapatannya, seperti ditunjukkan berikut ini:

Beberapa contoh lain bagaimana jurnal khusus dapat dimodifikasi untuk berbagai jurnal perusahaan yang berbeda adalah:

Agribisnis
Jurnal pembelian dapat dimodifikasi untuk memasukkan kolom untuk berbagai jenis bibit (kacang, padi), ternak (sapi, kambing, sapi, ayam) pupuk, dan bahan bakar.
Jasa Bengkel Perbaikan Kendaraan
Jurnal pendapatan dapat dimodifikasi untuk memasukkan kolom untuk setiap jenis jasa perbaikan. Kolom untuk perbaikan dengan garansi, beban kartu kredit, dan pajak penjualan juga dapat ditambahkan.
Rumah Sakit
Jurnal penerimaan kas dapat dimodifikasi untuk memasukkan kolom untuk penerimaan dari pasien yang membayar secara kredit, pasien peserta BPJS, atau perusahaan asuransi lainnya.
Industri Film/Bioskop
Jurnal penerimaan kas dapat dimodifikasi untuk memasukkan kolom untuk pendapatan dari penjualan tiket, beban atas pemberian tiket hadiah, dan penjualan tiket diskon.

Rumah Makan dan Industri Kuliner
Jurnal pembelian dapat dimodifikasi untuk memasukkan kolom untuk bahan makanan, peralatan makan, dan bumbu dapur.
B: Contoh Modifikasi Jurnal Khusus
Perhatikan contoh pencatatan jurnal khusus yang telah dimodifikasi berikut ini:
Asumsikan bahwa pajak pertambahan nilai adalah 10%. PT Go Smart memiliki dua transaksi pendapatan sebagai berikut:
Tanggal 3 Mei 2018: Mengeluarkan faktor nomor 03 untuk Sukses Jaya atas jasa yang diberikan secara kredit Rp 5.000.000 ditambah PPN.
Tanggal 5 Mei 2018: Mengeluarkan faktur nomor 05 untuk Berkah Jaya atas jasa yang diberikan secara kredit, Rp 9.000.000 ditambah PPN.
Kedua transaksi di atas dicatat dalam jurnal pendapatan seperti berikut:

Tanpa melihat bagaimana sebuah jurnal khusus dimodifikasi, prinsip dan prosedur dasar yang dibahas dalam artikel ini dapat diterapkan, sebagai contoh, kolom dalam jurnal khusus biasanya merupakan jumlah dari jarak periodik.
Jumlah dari kolom debit dan kredit kemudian dibandingkan untuk memastikan kesamaan sebelum jumlah tersebut diposting ke akun-akun dalam buku besar.
Kesimpulan
Kesimpulan dari pembahasan tentang sistem akuntansi – jurnal khusus dan general journal adalah: Jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat transksi-transaksi yang terjadi di perusahaan dapat di ringkas sebagai berikut:

Sedangkan jurnal umum adalah (general journal) atau sering disebut jurnal saja, digunakan untuk ayat jurnal yang tidak cocok untuk dicatat di jurnal pendapatan, jurnal penerimaan kas, jurnal pembelian, dan jurnal pembayaran kas, misalnya: ayat jurnal penyesuaian dan ayat jurnal penutup, kedua ayat jurnal ini dicatat di jurnal umum atau bila ingin membangun sistem keuangan dengan SOP Keuangan
Demikian pembahasan tentang materi jurnal umum adalah dan jurnal khusus. Semoga bermanfaat. Thanks
Note:
Boleh mengutip artikel ini dengan menyebutkan dan menyertakan link artikel. Terima kasih